Wacana Sejarah Orde Baru Dalam Novel Pulang Dan Laut Bercerita Karya Leila S. Chudori: Teori Subjek Slavoj Žižek Dan New Historicism
DOI:
https://doi.org/10.58258/jime.v9i2.5074Keywords:
Radical Subjects New Historicism Reconstruction of PowerAbstract
Latar belakang muncul dalam novel Pulang dan Laut bercerita karya Leila S. Chudori apa yang diketahui subjek, melainkan apa yang hendak dijalani subjek. Mereka ulang memori Indonesia buat memberitahukan pertarungan kuasa serta fikrah yang berlangsung. riset ini memakai 2 pendetuturn skema subjek Slavoj Žižek serta new historicism. Tujuan studi ini buat sanggup dimaknai momen mahasiswa selaku subjek ideologi, wujud-bentuk simbolik selaku subjek sinisme, tindakan kalangan mahasiswa selaku subjek radikal, rekonstruksi kuasa, representasi ekonomi serta representasi adat dalam roman berbalik serta Laut menceritakan karya Leila S. Chudori. Prosedur penelitian menggunakan memakai studi kualitatif. Sumber data novel Pulang dan Laut bercerita karya Leila S. Chudori serta data penelitian berwujud kata, berbagai wacana maupun alinea. Teknik pengumpulan data studi ini berwujud teknik riset pustaka serta teknik baca tulis. Teknik yang dibubuhkan pengamat dalam menilik data ini yaitu teknik hermeneutika. Teknik absahan data yaitu triangulasi. Hasil dan pembahasan ketika subjek leluasa dari subjek simbolik berwujud jasmani serta menyentuh yang jelas kayak para para tokoh yang terkana doktrin pemerintah paham komunisme. Laut serta penggerak yang lain yang gugur, kebermanfaatan serta tujuan sanggup dirasakan oleh subjek lain. Membelakangi efek ialah bentuk dari subjek sinis. Mereka tidak hirau otoritas serdadu yang terletak di dasar pemerintahan. pemulihan kuasa melewati negeri dengan kepemimpinan yang oleh intensitas serdadu dengan cara despotis serta represif. status ekonomi yang tengah inflasi serta budaya terkini yang tidak berikan independensi.References
Arifin, M. Z. (2016). Membaca Sinisme Seorang Absurd Dalam Novel Orang Asing Karya Albert Camus: Perspektif Subjek Imanen Slavoj Žižek. Jurnal Bebasan, 3(1).
Budianta, M. (2006). Budaya, Sejarah, dan Pasar: New Historicism dalam
Perkembangan Kritik Sastra. Jakarta. Yayasan Obor Indonesia.
Barry, P. (2010). BEGINNING THEORY. Yogyakarta: JALASUTRA Anggota IKAPI
Chudori, L.S. (2018). Laut Bercerita. Jakarta: Gramedia.
Chudori, L.S. (2015). Pulang. Jakarta: Gramedia.
Con, R. &Ronald S. (1989). Contemporary Literary: Literary and Cultur Study. New York: Longman
Creswell, J.W. (2016). Research Design Pendekatan Kualitatif, Kuantitatif, dan. Mixed Terjemahan. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Faruk. (2012). Metode Penelitian Sastra. Yogyakarta. Pustaka Pelajar.
Fink, B. (1995). The lacanian Subject: Between Language and Jouissance. Princeton: Princeton University Press.
Greenblatt, S. (2005). Renaissance Self Fashioning. Chicago: The University of Chicago Press.
Greenblatt, S. & Gallagher, C. (2005). Practicing New Historicsm. Chicago: The University of Chicago Press.
Kristiatmo, T. (2011). Redefinisi Subjek dalam Kebudayaan: Pengantar Memahami Subjektivitas Modern Menurut perspektif Slavoj Žižek. Yogyakarta: Jalasutra.
Lydiana, S. & Ramdhon, A. (2020). DINAMIKA KONFLIK KERUSUHAN MEI 1998 DI KOTA SURAKARTA MELALUI PERSPEKTIF KORBAN. Journal of Development and Social Change.
Myers, T. (2009) “The New Historicism in Literature” id diakses pada tanggal 05 Maret 2023 http://wwwenglish.tamu.edu/pers/fac/myers/newhistoricism.html.
Myers, T. (2003). Slavoj Žižek. London: Routledge.
Nurusysyamsi , M. (2019). Paradigma Baru Muncul tentang definisi Tokoh saat Teori Subjek Slavoj Žižek Digunakan dalam Pebelitian Karya Sastra. Surabaya: Digilib.unesa.ac.id.
Ricoeur, P. (2006). Hermeneutika Ilmu Sosial, Bandung: Kreasi Wacana.
Ricoeur, P. (2014). Teori Interpretasi Membelah Makna dalam Anatoni Teks. Yogyakarta: IRCiSoD.
Rifa’i, I. (2014). Hermeneutika Fenomenologi Paul Ricouer (Telaah Filosofis-Historis). Yogyakarta : Universitas Islam Negri Sunan Kalijaga.
Robert, R. (2010). Manusia Politik: Subyek Radikal dan Politik Emansipasi di Era Kapitalisme Global menurut Slavoj Žižek. Tangerang: Marjin Kiri.
Sarup, M. (2003). Post-Strukturalism and Posmodernism: Sebuah Pengantar Kritis. (Y. Martanto, Ed.) (I). Yogyakarta: Jendela.
Setiawan, R. (2021). Subjektivitas dalam Filsafat Politik Alain Badiou dan Slavoj Žižek. IRCISOD.
Setiawan, R. (2018). Žižek, Subjek, dan Sastra. Yogyakarta: Jalan Baru.
Žižek. S. (1991). For They Know Not What They Do: Enjoyment as a Political Factor. London: Verso.
Žižek. S. (1997). The Plague of Fantasies. London and New York: Verso.
Žižek. S. (1992). Enjoy Your Symptom: Jacques Lacan in Hollywood and Out London and New York: Routledge.
Žižek. S. (1993). Tarrying With The Negative: Kant, Hegel and the Critique of Ideology. Durham: Duke University Press.
Žižek. S. (1996). The Indivisible Remainder: An Essay on Schelling and Related Matters. London: Verso.
Žižek. S. (2004). On Belief. New York: Routledge.
Zuhirawati, Z. (2019). Sastra dan Konflik Sosial Pasca Arab Spring Pemerintahan Bashar Assad Dalam Novel Amal fī Sūriā: Telaah Sosiologi Sastra. Al-Irfan: Journal of Arabic Literature and Islamic Studies, 2(1), 69-93.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright Notice
Authors who publish with Jurnal Ilmiah Mandala Education agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License (CC BY-SA 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.Â
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.


