STUDI DESKRIPTIF PERAN PEREMPUAN DALAM PERENCANAAN PEMBANGUNAN PARTISIPATIF DI KOTA MATARAM
DOI:
https://doi.org/10.58258/jime.v4i1.545Keywords:
Peran Perempuan, Perencanaan Pembangunan PartisipatifAbstract
Penelitian ini bertujuanUntuk menganalisis bentuk partisipasi perempuan dalam Musrenbang/ MPBM Tingkat Kota Mataram dan untuk menganalisis kendala-kendala yang mempengaruhi tingkat peranan perempuan dalam Musrenbang/ MPBM Tingkat Kota Mataram. Penelitian ini, penulis menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan menekankan pada pembangunan naratif atau deskripsi tekstual atas fenomena yang akan diteliti. Pendekatan kualitatif adalah suatu proses penelitian dan pemahaman yang berdasarkan pada metodologi yang menyelidiki suatu fenomena sosial dan masalah manusia. Pada pendekatan ini, peneliti menekankan sifat realitas yang terbangun secara sosial serta hubungan erat antara peneliti dan subjek yang diteliti. Hasil penelitian menunjukan bahwa Musrenbang Kota Mataram diselenggarakan berdasarkan pada Peraturan Walikota Mataram Nomor 8 Tahun 2016 Tentang Perubahan Atas Peraturan DaerahNomor 27 Tahun 2001 Tentang MusyawarahPembangunan Bermitra Masyarakat, pelaksanaan Musrenbang yang dilaksanakan di Kota Mataram Tahun 2017 telah berjalan sesuai dengan Peraturan Walikota Mataram.kehadiran perempuan di Kota Mataram belum mencapai kuota minimal 30% dari jumlah peserta,keterlibatan perempuan dalam komisi fisik dan prasarana (0%), komisi umum (11,8%), komisi ekonomi (11,8%) dan komisi sosial budaya (21,1%). Akses perempuan didalam Musrenbang Kota Mataram Tahun 2017 melalui sidang komisi paling banyak berada di komisi sosial budaya karena keahlian perempuan lebih dimanfaatkan dalam komisi sosial budaya dibandingkan dengan komisi yang lainnya. Minimnya tingkat keterlibatan perempuan dalam Musrenbang Kota Mataram tahun 2017 disebabkan oleh beberapa factor : Beban kerja domestik yang menimbulkan beban ganda bagi perempuan yang hendak beraktivitas public, Masyarakat yang telah menyakini bahwa perempuan identik dengan domestik maka menjadi wajar jika banyak perempuan yang enggan untuk mengikuti aktivitas di forum publik seperti Musrenbang,rendahnya pendidikan perempuan yang berakibat tidak siapnya perempuan memasuki wilayah-wilayah publik yang kompetitif dan maskulin,aktivitas publik seperti waktu rapat yang mempertimbangkan kebutuhan perempuanReferences
Alexander Abe, 2001. Perencanaan Daerah Memperkuat Prakarsa Rakyat Dalam Otonomi Daerah. Lapera Pustaka Utama, Yogyakarta.
Anggarini, Yunita dan Puranto, Hendra, B., 2010. Anggaran Berbasis Kinerja PenyusunanAPBD Secara Komprehensif, UPP STIM YKPN, Yogyakarta.
Arifin Nasution. 2007. Perencanaan Pembangunan Partisipatif (Studi tentang Penyusunan Jangka Menengah Kota Medan Tahun 2006-2010). Medan: Universitas Sumatera Utara
Arikunto, Suharsimi. 2006. Metodelogi penelitian. Yogyakarta: Bina Aksara.
Baron & Byrne. (2000). Social Psychology. (9th Edition). Massachusetts: APearson Education Company.
Bintoro Tjokroamidjojo, 1988, Pengantar Administrasi Pembangunan, LP3ES, Jakarta.
Bryant,Coralie&LouiseG.White.1987.Manajemen PembangunanUntukNegara-negara Berkembang.Jakarta:LP3ES
Bogdan, R.C & Biklen, S.K. 1982. Methods of Social Research. Boston: Allyn and Bacon, Inc.
Bogdan, Robert & Steven J.Taylor. 1998. Introduction to Qualitative Research Methods, John Wiley & Sons.
Bungin, B. 2007. Penelitian Kualitatif. Prenada Media Group: Jakarta.
_________, dkk. 2008. Penelitian Kualitatif; Komunikasi, Ekonomi, Kebijakan Publik, dan Ilmu Sosial Lainnya. Jakarta: Kencana.
Bradley, Tamsin. 2006. Challenging the NGOs: Women, Religion and Western.
Conyers, Diana. (1994). Perencanaan Sosial di Dunia Ketiga: Suatu Pengantar.Yogyakarta.Gadjah Mada University Press.
Dadang Juliantara. (2002). Pembaruan Desa: Bertumpu pada Apa yang Terbawa.Yogyakarta:Lapera Pustaka Utama
Depdiknas. (2001). Partisipasi Masyarakat. Jakarta: Depdiknas.
Fakih, M. (2006). Analisis Gender danTransformasi Sosial. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Gatot Sulistoni, Hendriadi 2004. Anggaran Tak Sampai. Penerbit Solidaritas Masyarakat Transparansi NTB, Jl. Pariwisata N0.41 Mataram NTB 83121. Fax 0370-628251, email: somasi@indo.net.id
Hidayat syarif 2000. Refleksi Realitas Daerah Dalam Tantangan Kedepan PT Pustaka Quatum :Jakarta.
Lugiarti E.2004. PartisipasiMasyarakat Dalam Proses Pembangunan. Khanata. Jakarta.
Mikkelsen. Britha, 2001. Metode Penelitian Partisipatoris dan Upaya-Upaya Pemberdayaan. Alih Bahasa Nalle, Matheos. Yayasan Obor Indonesia.Jakarta.
Moleong, Lexy J. 2007. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosda Karya.
Moeljarto, T. 1987. Politik Pembangunan, Sebuah Analisis, Konsep, Arah danStrategi. Tiara Wacana. Yogyakarta.
Mubyarto. 2003. Pengantar Ekonomi Pertanian Edisi Ketiga. LP3ES. Jakarta
Munir. 2002. Perencanaan Pembangunan Daerah Dalam Perspektif Otonomi. NTB, Bappeda.
Nasution, S.2003.Metode Penelitian Naturalistik-Kualitatif. Bandung:Tarsito.
Oetomo, Budi Sutedjo Dharma. Perencanaan dan Pembangunan SistemInformasi. Yogyakarta: ANDI, 2002
Pierson, John. 2002. Tackling Social Exclusion. London and New York: Routledge.
Rogers, Everett M., dan Shoemaker, F. Floyd. (1981). Communication of lnnovatin. Edisi Indonesia disarikan oleh Abdillah Hanafi. Memasyarakatkan Ide Baru. Surabaya: Usaha Nasional.
Riyadi Dan Bratakusumah, 2005 : Peran Masyarakat dalam Pembangunan, Multigrafika,Jakarta.
Riant Nugroho, 2011. Gender dan Strategi Pengarus-Utamannya di Indonesia, Pustaka Pelajar, Yogyakarta.
Sastropoetro, Santoso. 1988. Partisipasi, Komunikasi, Persuasi, dan disiplindalam Pembangunan Nasional. Bandung : Alumni.
Sondang P. Siagian (2004). Manajemen Sumber Daya Manusia.Penerbit PT.Bumi Aksara, Jakarta.
Sumarto dan Hetifah (2003). Inovasi, Partisipasi dan Good Governance 20Prakarsa Inovatif dan Partisipatif di Indonesia. Jakarta: Yayasan OborIndonesia
Sugiyono. 2005. Memahami Penelitian Kualitatif. Bandung: ALFABETA.
Sumardjo dan Saharudin. 2003. Metode-metode Partisipatif dalamPengembangan Masyarakat. Bogor : IPB press.
Tjokroamidjojo, B. (1996), Perencanaan Pembangunan, Edisi ke -19, PT Gunung Agung , Jakarta.
Widodo, Tri. 2006. Perencanaan Pembangunan. Aplikasi Komputer (EraOtonomi Daerah). UUP STIM YKPN. Yogyakarta.
Zulkarimen Nasution, 2007. Komunikasi Pembangunan (Pengenalan Teori danPenerapannya). Yang Menerbitkan PT Raja Grafindo Persada : Jakarta
Undang-undang & Peraturan Pemerintah :
Undang-Undang Republik Indonesia No. 25 Tahun 2004, Tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional(Lembaga Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 126);
Undang-Undang Nomor 22 Tahun 1999 Tentang Pemerintahan daerah Yang Kemudian Direvisi Menjadi Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 Tentang Pemerintahan Daerah Sebagaimana Telah Diubah Dengan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan daerah (Lembaran Negara Republic Indonesia Nomor 125 Tahun 2004);
UU Nomor 33 Tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan Antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah
SE Bersama Menteri Negara Perencanaan Pembangunan Nasional/ Kepala Bappenas Dan Menteri Dalam Negeri Nomor 0259/M.PPN/I/2005-050/166/SJ Tentang Petunjuk Teknis Penyelenggaraan Musrenbang Tahun 2005
Peraturan Daerah Kota Mataram Nomor 27 Tahun 2001 Tentang Musyawarah Pembangunan Bermitra Masyarakat;
Peraturan Walikota Mataram Nomor 35/KPTS/2004 Tentang Pedoman Pelaksanaan MPBM
Jurnal, Tesis & Artikel Internet :
Detha Riristuningsia, 2017, Partisipasi Masyarakat Dalam Perencanan Pembangunan Pedesaan (Studi Di Desa Lopok Kecamatan Lopok Kabupaten Sumbawa).
Diana Djuwita, 2009, Peran Perempuan Masyarakat Pesisir Dalam Meningkatkan Pendapat Keluarga Nelayan Di Desa Mertasinga.
Farida Hydro Foilyani, 2009, Pemberdayaan Perempuan Desa Dalam Pembangunan (Studi Kasus Perempuan Di Desa Samboja Kuala, Kecamatan Samboja, Kabupaten Kutai Kertanegara).
Harvard Institute For Internasional Development; Analisis Model Harvard Dan Women In Development (WID)
Hendriadi, 2016, Studi Fenomenologi Penerapan Prinsip Transparansi Dalam Perencanaan Dan Pengganggaran Di Kota Mataram. Unversitas Mataram
Hunia Djumati, 2010, Partisipasi Perempuan Dalam Pembangunan Desa di Kecamatan Kao Utara Kabupaten Halmahera Utara.
Listyaningsih, 2010, Partisipasi Perempuan Dalam Politik Dan Pembangunan di Banten
Murniati Ruslan, 2010, Pemberdayaan Perempuan Dalam Dimensi Pembangunan Berbasis Gender.
Oktaviani Adhi Suciptaningsih, 2010, Partisipasi Perempuan Dalam Lembaga Legislatif di Kabupaten Kendal.
Syaifullah, 2008, Analisis Perencanaan Pembangunan Tahunan Daerah di KotaMagelang (Studi Kasus Perencanaan Pembangunan Tahun 2007), Tesis,Program Pasca Sarjana Universitas Diponegoro, Magister IlmuAdministrasi, Semarang
Sahidu, A. 1998. ”Partisipasi masyarakat tani pengguna lahan sawah dalampembangunan pertanian di daerah Lombok, NTB.” Disertasi. Bogor:Program Pascasarjana IPB.
Soemarmo, 2005, Analisis Pelaksanaan Pendekatan Partisipatif Pada ProsesPerencanaan Pembangunan Di Kota Semarang (Studi KasusPelaksanaan Penjaringan Aspirasi Masyarakat Di KecamatanBanyumanik), Tesis, Magister Administrasi Publik, UniversitasDiponegoro, Semarang.
Triana Sofiani, 2009, Membuka Ruang Partisipasi Perempuan Dalam Pembangunan.
http://bapemas.jatimprov.go.id/index.php/program/kegiatan-sosbud/287-sistem-manajemen-pembangunan-partisipatif-smpp
http/:/dumadia.wordpress.com/2009/09/02/perencanaan-pembangunan- partisipatif/
Ardhana. Teknik Pengumpulan Data Kualitatif. Tersedia: http://ardhana12.wordpress.com/2008/02/08/teknik-pengumpulan-data-kualitatif/
Somerville, Peter. 1998. “Explanations of social exclusion: where does housing fit in?” Housing Study, Vol. 13, No. 6: 761-780.
http://mhs.blog.ui.ac.id/harry.surjadi/2009/06/15/eksklusi-sosial-gender-dan-pembangunan/
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright Notice
Authors who publish with Jurnal Ilmiah Mandala Education agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License (CC BY-SA 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.Â
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.


