Eksistensi Metode Dakwah Konvensional Pada Era Modern
DOI:
https://doi.org/10.58258/jime.v9i3.5554Keywords:
Eksitensi, Dakwah Konvensional, Era ModernAbstract
Tesis dengan judul eksistensi metode dakwah konvensional pada era modern di majelis ta’lim Pringgarata ini bertujuan untuk mengetahui eksistensi metode dakwah konvensional pada era modern di majlis-majelis ta’lim yang masih ada di kecamatan Pringgarata. Permasalahan yang terjadi terkait dengan kemajuan teknologi dan pengunaan media sosial yang semakin banyak menimbulkan berbagai implikasi termasuk dalam kehidupan beragama. Dan dibuktikan dengan jumlah pengguna internet di Indonesia sangat besar dan sebagian besar pengguna internet dan media sosial baik dari kalangan anak-anak hingga orang tua. Dan dengan perkembangan teknologi sangat mempengaruhi kegiatan dakwah yang sebelumnya dilakukan secara konvensional kini berubah digital, sehingga kegiatan dakwah Islam mengalami evolusi dalam ruang publik. Fokus permasalaahan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui bagaimana eksitensi metode dakwah konvensional pada era modern ini khususnya di majelis-majelis ta’lim dan untuk megetahui efektivitas dan hambatan-hamabatan dalammenggunakan metode dakwah konvensional pada era modern. Pendekatan dalam penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan jenis deskriptif, degan prosedur pengumpulan data menggunakan wawancara semi terstuktur, observasi non partisipasi dan dokumentasi. Data yang diperoleh berasal dari dua sumber yaitu sumber primer dan sekunder, sumber primernya yaitu hasil wawancara dan pengamatan yang telah dilakukan, dan untuk sumber sekundernya yait dari segala bentuk dokumentasi yang berkaitan dengan focus penelitian. Hasil dari penelitian ini mengungkapkan beberapa hal yaitu pertama faktor-faktor yang menyebabkan dakwah konvensional tetap eksis pada era modern ini yaitu: Mengambil keberkahan dari majelis ta’lim atau ulama, bisa bertanya, praktek dan ada timbal balik dari para jamaah dan pendakwah, antusias para jamaah masih tetap ingin menuntut ilmu, semangat yang tinggi dari para pendakwah atau ustadz dalam menyampikan dakwahnya, sebagian besar masih banyak yang belum paham teknologi dari kalangan jamaah, Efektivitas-efektivitas yang terlihat nyata di kalangan para jamaah majelis ta’lim yaitu: memberikan perubahan yang baik dan kehidupan sosial yang makin tentram, tidak ada pertengkaran. Adapun hal yang membuat beberapa hambatan dalam penyampaian dakwah menjadi kurang efektif. Diantaranya yang pertama adalah penyalahgunaan kata dalam berdakwah yang membuat isi menjadi sulit dimengerti, Kedua, cara penyampaian yang masih tradisional, terkadang para jamaah merasa bosan saat mendengarkan dakwah Ketiga, waktu terkadang menjadi hambatan dalam menyampaikan dakwah.References
Abdullah, Ilmu Dakwah Kajian Ontologi, Epistemologi, Aksiologi dan Aplikasi Dakwah, (Depok: Rajawali Pers, 2018)
Alhidayatillah, Nur, “Urgensi Dakwah bil Hikmah pada Generasi Milenial”, Idarotuna Vol.1, No. 2 (April 2019)
Alimuddin, Nurwahidah, “Konsep Dakwah Dalam Islam” Jurnal Hunafa Vol, 4, No. 1 (Maret 2007)
Aliyudin, “Prinsip-prinsip Metode Dakwah Menurut Al-Qura’n”, Jurnal Ilmu Dakwah Vol. 4 No. (15 Januari-Juni 2010)
Arikonto, Suharsimi, Prosedur Penelitian, (Jakarta: PT. Rineka Cipta, 2010)
Basit, Abdul, Wacana Dakwah Kontemporer, (Yogyakarta: Stain Porwokerto Press, 2006)
Budi, “Biografi Tuan Guru Turmudzi”, Laduni, Oktober 2020
Firmansyah, Diskursus Covid-19 Dalam Perspektif Komunikasi, (Depok: MBridge Press, 2020)
Gunawan, Imam Metode Penelitian Kuaitatif Teroi & Praktik, (Jakarta: Bumi Aksara, 2014)
Harahap, Nursapia, Penelitian Kualittaif, (Medan: Wal ashri Publishing), 87
Hasan, Muhammad, Metodelogi Pengembangan Ilmu Dakwah, (Surabaya: Pena Salsabila, 2013)
Mahardika, Lukman Hakim, “Pelaksanaan Metode Dakwah Mauidzah Hasanah Oleh Pengasuh Dalam Menumbuhkan Akhlakul Karimah Santri di Pondok Pesantren An-nur Troso Pecangaan Jepara” (tesis, STAIN Kudus, 2017)
Moleong, Lexy J., Metodelogi Penelitian Kualitatif, (Bandung: Rosdakarya, 1998)
Myers, Michael D., Penelitian Kualitatif di Manajemen & Bisnis, (Sidoarjo: Zifatama Publisher, 2014)
Rahardjo, Mudjia, Studi Kasus Dalam Penelitian Kualitatif: Konsep dan Prosedurnya (tulisan disampaikan pada mata kuliah Metodelogi Penelitian, Pascasarjana UIN Maulana Malik Malang, 31 Januari 2017)
Samsu, Metode Penelitian (Teori dan Aplikasi Penelitian Kualitatif, Kuantitatif, Mixed Methods, serta Research &Development), (Jambi: Pusaka Jambi, 2017)
Siyoto, Sandu dan Sodik, M. Ali, Dasar Metodelogi Penelitian, (Yogyakarta: Literasi Media Publishing, 2015)
Sugiyono, Metode Penelitian Kuantitatif Kualittaif dan R&D, (Bandung: Alfabeta, 2013)
Suparta, Munzier, dan Hefni, Harjani Metode Dakwah, (Jakarta: Prenada Media, 2003)
Suprima dan Parhan, Muhammad, “Dakwah di Masa Pandemi Covid-19: Eksistensi, Problematika serta solusi”, Jurnal.Walisongo, Vol. 41, No. 1 tahun (2021)
Wahyu Ilaihi, Komunikasi Dakwah, (Bandung: PT Remaja Rosdakarya, 2010)
Widiyanti, Ika Nur & Mujahidin, Muhammad Ihsanul “Transformasi Metode Dakwah Konnvesional Komunitas Tauhid Kota Salatiga di Tengah Pandemi Covid-19”, Islamic Management and Empowerment Journal, VOl. 3, No 1 (Juni 2021)
Zaenuri, Lalu Ahmad, Dakwah itu Menyantuni (Pemikiran dan Aktivitas Dakwah TGH. Shafwan Hakim), (Mataram: Alamtara Institute Mataram)
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright Notice
Authors who publish with Jurnal Ilmiah Mandala Education agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License (CC BY-SA 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.Â
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.


