Korelasi Antara Lari 100 Meter Dengan Prestasi Lompat Jauh Pada Siswa Kelas V SDK Lewodere Tahun Pelajaran 2018/2019
DOI:
https://doi.org/10.58258/jime.v5i1.696Keywords:
Lari 100 Meter, Lompat JauhAbstract
Agar dapat meningkatkan prestasi lompat jauh, maka terlebih dahulu kita harus mengetahui faktor-faktor yang dapat memberikan kontribusi bagi peningkatan prestasi lompat jauh tersebut. Kecepatan lari dan kekuatan otot kaki merupakan salah satu faktor penting dalam lompat jauh. Pelompat dapat melakukan awalan dengan baik yaitu berlari secepat-cepatnya yang diakhiri dengan menolak atau menumpu dengan sekuat-kuatnya. Dengan demikian daya dorong ke depan semakin besar, sehingga akan menghasilkan lompatan yang jauh. Apabila seseorang berlari dengan cepat, maka prestasi lompat jauhnya akan baik. Begitupun sebaliknya, apabila seseorang berlari dengan lambat maka prestasi lompat jauhnya kurang baik. Tapi kenyataanya tidak selalu demikian, dalam arti bahwa seseorang yang berlari dengan cepat belum tentu prestasi lompat jauhnya akan selalu baik. Sebaliknya, seseorang yang berlari dengan lambat tidak selalu prestasi lompat jauhnya kurang baik. Tujan penelitan ini adalah “untuk mengetahui ada atau tidakknya korelasi antara kecepatan lari 100 meter dengan prestasi lompat jauh pada sisiwa kelas V SDK Leworere tahun pelajaran 2018/2019. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah experimen dengan memberikan tes dengan jenis penelitian kualitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa SDK Lewodere yang berjumlah 37 orang. Teknik sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah proporsional random sampling. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini 1)Tes perbuatan, 2) Observasi, 3) Dokumentasi. Instrumen penelitian ini dengan tes lari 100 meter dan lompat jauh. Analisis data dengan teknik product moment. Dari hasil uji korelasi product moment diperoleh nilai sebesar 0,765 dengan jumlah sampel N = 37 pada taraf signifikansi 5 % ternyata besarnya angka batas penolakan hipotesis nol yang dinyatakan dalam tabel product moment “r” adalah 0,325 Kenyataan ini menunjukkan bahwa “r” yang diperoleh dari hasil analisis data sebesar 0,765 berada diatas angka batas penolakan hipotesis nol yang besarnya 0,325 (nilai rhitung = 0,765 > rtabel = 0,325) maka dapat disimpulkan bahwa : “Ada Korelasi antara kecepatan lari 100 meter dengan prestasi lompat jauh pada sisiwa kelas V SDK Leworere tahun pelajaran 2018/2019References
Aip, Syarifuddin. 1997 . Panduan Guru Pendidikan Jasmani dan Kesehatan. Jakarta: CV. Grasindo.
Arikunto, Suharsimi. 2002. Prosedur Penelitian. Jakarta: PT. Rineka Cipta.
Carr, A. Gerry. 1997. Atletik untuk Sekolah. Jakarta PT. Raja Grafindo Persada.
Depdikbud. 1984. Petunjuk Praktis Olahraga. Jakarta: Depdikbud.
Hadi, Sutrisno. 1980. Metodologi Research. Yogyakarta: Yaspen. UGM. Yogyakarta.
I.B. Netra. 1974. Statisktik Infrensial. Surabaya: Usaha Nasional.
Khori, Arief. 1987 Kamus Bahasa Bahasa Inggris. Surabaya Mekar
Nurhasan. 2001 Tes dan Pengukuran Dalam Pendidikan Jasmani Kelas Olahraga. Jakarta Direktorat Jendral Olahra
Nurkencana. 1973. Pengukurn dan Penilaian Hasil Belajar. Singaraja Universitas Udayana
Purwadarminto. 1976. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta Balai Pustaka
Riduwan. 2004. metode Riset. Jakarta : Rineka Cipta
Riyadi, Tamsir. 1982. Petunjuk Atletik. Yogyakarta IKIP Yogyakarta
Sugiyono. 2006 Statistik dan Penelitian. Bandung CV. Alfabeta
Surachmad, Winarno. 1972. Metodologi Pengajaran Nasional. Bandung Tarsito
Sutaryono, Yusuf Ahyar. 2003. Pedoman Penulisan Skripsi. IKIP Mataram
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright Notice
Authors who publish with Jurnal Ilmiah Mandala Education agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License (CC BY-SA 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.Â
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.


