Profil Proses Berpikir Siswa Dalam Pemecahan Masalah Matematika Materi Luas Permukaan dan Volume Bangun Ruang Kubus dan Balok Ditinjau Dari Tingkat Kemampuan Berpikir Kreatif Di Kelas VIII C SMP Negeri 5 Jayapura.
DOI:
https://doi.org/10.58258/jime.v5i2.752Keywords:
Profil berpikir, kemampuan berpikir kreatif, pemecahan masalah, luas Permukaan, volume kubus dan balokAbstract
Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif, yang dilakukan di SMP Negeri 5 Jayapura kelas VIIIC. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan proses berpikir siswa dalam pemecahan masalah materi luas permukaan dan volume bangun ruang kubus dan balok ditinjau dari tingkat kemampuan berpikir kreatif. Proses berpikir dalam penelitian ini menggunakan proses berpikir model Wallas yang terdiri dari empat tahapan yaitu Persiapan, inkubasi, iluminasi dan verifikasi. Subjek penelitian berjumlah tiga orang dengan tingkat kemampuan berpikir kreatif yang berbeda, yaitu siswa kreatif, siswa kurang kreatif dan siswa kurang kreatif teknik pengambilan subjek menggunakan purposive Sampling. Pengambilan data dilakukan dengan teknik tes dan wawancara. Tes yang diberikan berupa tes pemecahan masalah sebanyak tiga butir soal. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh bahwa: (1) tahap persiapan, subjek yang kreatif dapat memahami maksud dari semua soal. Subjek tersebut dapat menuliskan dan menyebutkan apa yang diketahui dan apa yang ditanya dengan menggunakan bahasanya sendiri untuk semua soal. Subjek yang kurang kreatif dapat memahami maksud dari semua soal. Namun subjek tersebut hanya dapat menuliskan dan menyebutkan apa yang diketahui dan apa yang ditanya pada beberapa soal. Subjek yang tidak kreatif tidak dapat memahami maksud dari semua soal yang diberikan. Saat akan memulai mengerjakan soal, semua subjek selalu memikirkan rumus atau konsep matematika yang sesuai dengan soal. (2) tahap inkubasi, semua subjek berusaha menemukan cara penyelesaian soal dengan mencoret-coret di kertas kosong (kertas buram). Pada tahap ini juga, semua subjek menunjukkan gerak-gerik tertentu saat mengerjakan soal. (3) tahap iluminasi, subjek yang kreatif dapat menunjukkan langkah-langkah kerja yang tepat dalam mengerjakan soal. Subjek tersebut menunjukkan ekspresi puas setelah selesai mengerjakan soal. Subjek yang kurang kreatif menunjukkan proses yang sama pada tahap iluminasi dengan subjek yang kreatif. Subjek yang tidak kreatif tidak dapat menunjukkan langkah-langkah kerja yang tepat dalam mengerjakan soal. Subjek tersebut tidak menunjukkan ekspresi puas setelah selesai mengerjakan soal. (4) tahap verifikasi, subjek yang kreatif merasa yakin dengan semua jawaban yang diberikan, subjek yang kurang kreatif merasa yakin dengan beberapa jawabannya, sedangkan subjek yang tidak kreatif tidak yakin dengan semua jawaban yang diberikan.References
Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP). 2006. Standar Isi untuk Satuan Pendidikan dasar dan Menengah. Jakarta: Kementerian Pendidikan Nasional.
Luviyandari, A. 2014. Analisis Proses Berpikir Kreatif Siswa dalam Menyelesaikan Masalah Sistem Persamaan Linear Dua Variabel di Kelas X-A Madrasah Aliyah Unggulan Bandung Tulungagung. Skripsi. Tulungagung: Jurusan Tadris Matematika, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Institut Agama Islam Negeri Tulungagung.
Siswono, T. Y. E. 2007. Penjenjangan Kemampuan Berpikir Kreatif dan Identifikasi Tahap Berpikir Kreatif Siswa dalam Memecahkan dan Mengajukan Masalah Matematika. Ringkasan disertasi tahun 2007 dalam artikel ilmiah SuaraGuru.WordPress.Com.
(https://suaraguru.wordpress.com/2009/02/02/ringkasan-disertasi-tatag-yuli-eko-siswono-2/).
Siswono, T. Y. E. 2006. Desain Tugas untuk Mengidentifikasi Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa dalam Matematika. Jurnal terakreditasi “Pancaran Pendidikan”, FKIP Universitas Negeri Jember. Tahun XIX, No. 63, April 2006. ISSN 0852-601 X, hal 495-509.
(https://tatagyes.files.wordpress.com/2007/10/tatag_jurnal_unej.pdf).
Siswono, T. Y. E. 2004. Identifikasi Proses Berpikir Kreatif Siswa dalam Pengajuan Masalah (Problem Posing) Matematika Berpandu dengan Model Wallas dan Creative Problem Solving (CPS). Buletin Pendidikan Matematika Volume 6 Nomor 2, Oktober 2004. Prodi Pend. Mat. FKIP UNPATTI Ambon. ISSN: 1412-2278.
(https://tatagyes.files.wordpress.com/2009/11/paper04_wallascps1.pdf).
Solso, R. L. 2208. Psikologi Kognitif. Jakarta: Erlangga
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright Notice
Authors who publish with Jurnal Ilmiah Mandala Education agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License (CC BY-SA 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.Â
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.


