Pemberian Terapi Latihan Pada Kasus Post Orif Fracture Femur 1/3 Distal Sinistra Di Rsud Kota Semarang

Authors

  • Firmansyah Firmansyah

DOI:

https://doi.org/10.58258/rehat.v1i1.3163

Keywords:

fraktur femur 1/3 distal sinistra, Infra Red dan terapi latihan.

Abstract

Latar Belakang: Fraktur adalah suatu patahan pada hubungan kontinuitas struktur tulang. Fraktur dapat terjadi pada semua bagian tubuh salah satunya adalah fraktur femur 1/3 distal yaitu suatu patahan yang mengenai 1/3 bagian bawah tulang paha. Problematik fisioterapi pasca operasi open fraktur femur sinistra 1/3 distal dengan plate and screws meliputi impairment dan functional limitation. Tujuan: Untuk mengetahui manfaat terapi latihan dalam meningkatkan LGS, meningkatkan kekuatan otot, mengurangi nyeri dan kemampuan berjalan tanpa alat bantu, pada penderita Fraktur Femur 1/3 Distal Sinistra. Hasil: Setelah dilakukan terapi sebanyak 6 kali didapat hasil adanya peningkatan kekuatan kekuatan otot, adanya peningkatan LGS, berkurangnya rasa nyeri dan pola jalan yang baik. Kesimpulan: Adanya peningkatan namun tidak begitu maksimal hal ini dikarenakan keterbatasan waktu penulis dalam memberikan terapi dan tidak dilaksanakannya home program dengan baik.

References

Adams, C.J. 1992. Outline of Fracture Including Joint Injuries. Tenth Edition, Churchill Livingstone.

Appley, A. G. and Louis Solomon. 1995. Terjemahan Ortopedi dan Fraktur Sistem Appley (Edisi ke-7).

Brunner and Suddarth. 2002. Buku Ajar Keperawatan Bedah. Jakarta: EGC.

Carpenito. 2000. Buku Saku Diagnosis Keperawatan. Edisi 10, Alih Bahasa Yasmin Asih. Editor Monica Ester, Jakarta: EGC.

Davis Company. Lachmann, Sylvia. 1988. Soft Tissue Injuries in Sport. London: Blackwell Scientific Publication.

Gartland, John. 1974. Fundamental of Orthopedics. Second Edition, Philadelpia: W.B. Sanders Company.

Kisner, Carolyn and Lynn Colby. 1996. Therapeutic Exercise Foundation and Techniques (Third Edition). Philadelphia: F.A.

Mansjoer A., 2002. Kapita Selekta Kedokteran Jilid I. Jakarta: Media Aesculapius.

Priatna. 1985. Home Range and Movements of Male Translocated Problem Tigers in Sumatra. Asian: Journal of Conservation Biology.

Price and Wilson. 2006. Patofisiologi Konsep Klinis Proses-proses Penyakit. Edisi 6. Jakarta: EGC.

Smeltzer and Bare. 2002. Buku Keperawatan Medical Bedah Brunner and Suddarth. Edisi 8. Jakarta: EGC.

Snell, RS. 2006. Anatomi Klinik Untuk Mahasiswa Kedokteran. Edisi 6. Ali Bahasa Lilianan Sugiharto. Jakarta: Penerbit Buku Kedokteran EGC.

Widya Medika. Basmaijan. 1978. Therapeutic Exercise. Third Edition. London: The William and Wilkins Baltimore.

Downloads

Published

2020-06-11