Evaluasi Dampak Program Pembelajaran Jarak Jauh Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pertiwi (Sebuah Pendekatan Kualitatif dengan Menggunakan Disscrepancy Model)
DOI:
https://doi.org/10.58258/jime.v7i1.1721Keywords:
Evaluasi PJJ, Disscrepancy ModelAbstract
Artikel ini bertujuan untuk mengevaluasi dampak program pembejaran jarak jauh menggunakan Disscrepancy Model, dikembangkan oleh Malcolm Provus. Menekankan pada pandangan adanya kesenjangan dalam pelaksanaan program. Kata discrepancy berarti kesenjangan, model ini menurut Madaus, Sriven & Stufflebeam (1993: 79-99) berangkat dari asumsi bahwa untuk mengetahui kelayakan suatu program, evaluator dapat membandingkan antara apa yang seharusnya diharapkan terjadi (standard) dengan apa yang sebenarnya terjadi (performance). Membandingkan kedua hal tersebut, maka dapat diketahui ada tidaknya kesenjangan (discrepancy), yaitu standar yang ditetapkan dengan kinerja yang sesungguhnya. Model ini dikembangkan oleh Malcolm Provus, bertujuan untuk menganalisis suatu program apakah program tersebut layak diteruskan, ditingkatkan, atau dihentikan. evaluasi pengajaran merupakan suatu komponen dalam sistem pengajaran, sedang sistem pengajaran itu sendiri merupakan implementasi kurikulum, sebagai upaya untuk menciptakan belajar di kelas. Oemar Hamalik (2001: 145) menyatakan, proses evaluasi umumnya berpusat pada siswa. Ini berarti evaluasi dimaksudkan untuk menngamati hasil belajar siswa dan berupaya menentukan bagaimana kesempatan belajar. Dari dua pendapat di atas evaluasi dimaksudkan untuk mengamati suatu proses pengajaran, di dalamnya meliputi peranan guru, strategi pengajaran, materi kurikulum, dan prinsip-prinsip belajar yang diterapkan pada pengajaran.References
Arikunto,Suharsimi. 2002. Prsedur penelitian Suatu Pendekatan Praktek.
Jakarta: PT Adi Mahasatya.
Darsono, Max. 2000. Belajar dan Pembelajaran. Semarang: CV. IKIP Semarang Perss.
E-learning Suatu Paradigma Pendidikan Era Digital.http://www.kecoakelektronik.net (25 April 2008).
Hamalik,Oemar.2001. Kurikulumdanpembelajaran. Jakarta:BumiAksara
Hamzah. 2006. Perencanaan Pembelajaran. Jakarta: Bumi Aksara
House,Ernest R.(2005). “Qualitative Evaluation and Changing Social Policy”, dalam The SageHandbook of Qualitative Research (3rd ed), Norman K. Denzin dan Yvonna S. Lincoln (eds). Sage: Thousand Oaks,London, New Delhi.
Kusumanegara, Solahuddin. (2010). Model dan Aktor Dalam Proses Kebijakan Publik. Edisi pertam. Yogyakarta, Gava Media.
Kasinath, H. M. (2013). Understanding and using qualitative methods in performance measurement. Journal of Educational Studies, Trend and Practices.
Berrett-Koehler Publisher, Inc.
Kunandar. (2014). Penilaian Autentik (Pe-nilaian Hasil Belajar Peserta Didik Berdasarkan Kurikulum 2013): Sua-tu Pendekatan Praktis disertai de-ngan Contoh. Jakarta: Rajawali Pers.
Leiber, Theodor., Moutafidou, Nana., & Welker, Bertram. (2018) Impact evaluation of programme review at University of Stuttgart (Germany), European Journal of Higher Education.
Leiber, Theodor (2018): Impact evaluation of quality management in higher education: a contribution to sustainable quality development in knowledge societies, European Journal of Higher Education.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright Notice
Authors who publish with Jurnal Ilmiah Mandala Education agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License (CC BY-SA 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.Â
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.


