Kajian PKN: Selandia Baru dan Indonesia
DOI:
https://doi.org/10.58258/jime.v9i3.5442Keywords:
Sumber dana, Alokasi Dana, Pendanaan, Pendidikan Islam.Abstract
Penelitian ini menjelaskan tentang kajian terhadap pengembangan sumber dan alokasi pendanaan pendidikan isalm. Metode yang digunakan dalam kajian ini menggunakan metode atau pendekatan kepustakaan (library research), bahwa studi pustaka atau kepustakaan dapat diartikan sebagai serangkaian kegiatan yang berkenaan dengan metode pengumpulan data pustaka, membaca dan mencatat serta mengolah bahan penelitian. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengembangan sumber dan alokasi merupakan sebuah proses dalam mengoptimalkan sumber dana yang ada, mengalokasikan dana yang tersedia dan mendistribusikannya sebagai fasilitas atau sarana pendukung proses pembelajaran sehingga tercipta proses pembelajaran yang efektif dan efisien. Dana pendidikan merupakan salah satu komponen yang sangat penting dalam penyelenggaraan pendidikan. Dalam segala upaya pencapaian tujuan pendidikan, dana dan pendanaan pendidikan memiliki peranan yang sangat menentukan. Hampir tidak ada upaya pendidikan yang dapat mengabaikan peranan pendanaan, sehingga dapat dikatakan bahwa tanpa dana, proses pendidikan belum bisa berjalan secara maksimal. Ada beberapa sumber dana pendidikan Islam yang bisa dimanfaatkan untuk mendanai pendidikan Islam yaitu bantuan dari pemerintah, bantuan dari orang tua siswa dan bantuan darimasyarakat seperti wakaf, zakat, sedekah dan hibah lain sebagainya.References
Archer, E. & Openshaw, R. (1992) Citizenship as 'official' goals in social studies in New Zealand. In R. Openshaw (ed.) New Zealand Social Studies: Past, Present and Future. Palmerston North, New Zealand: Dunmore Press.
Barr, H. (1998) Citizenship education without a textbook. Children's Social and Economics Education.
Barr, H., Hunter, P. & Keown, P. (1999) The common good in the New Zealand social studies curriculum. A paper presented at the Annual Conference of the National Council for Social Studies, Orlando, Florida, USA, November.
Cogan, J. (1997) Multi-dimensional Citizenship: Education Policy for the Twenty-first Century. Tokyo: Sasakawa Peace Foundation
Gilbert, R. (1996) Studying Society and Environment: A Handbook for Teachers. Melbourne, Australia: Macmillan Education.
Grossman, D. L., Lee, W. O., & Kennedy, K. J. (Ed.). (2008). Citizenship curriculum in Asia and the Pacific. Springer.
Hartanto, S. R., & Dani, H. (2020). Studi Literatur: Pengembangan Media Pembelajaran Dengan Software Autocad. Kajian Pendidikan Teknik Bangunan, 6(1), 1–6.
Hidayat, E. N. (2021). Peningkatan Partisipasi Aktif Dan Hasil Belajar Ppkn Siswa Smp Melalui Pendekatan Kooperatif Tipe Student Team Achievement Divisions (Stad) Pada Materi Norma Dan Keadilan. Jira: Jurnal Inovasi Dan Riset Akademik, 2(3), 312–334. Https://Doi.Org/10.47387/Jira.V2i3.100
Kerr, D. (2000) Citizenship Education: An international comparison across 16 countries. A paper presented at the American Educational Research Association Conference, New Orleans, USA, April, 2000.
McGee, J. (1998) Curriculum in conflict: Historical development of citizenship in social studies. In P. Benson and R. Openshaw (eds.) New Horizons for New Zealand Social
Milligan, A., Taylor, M., Wood, B. E. (2011). Teachers' conceptions of citizenship in New Zealand social studies education. Citizenship Teaching and Learning.
Muchson. (2004). Pendidii(An Kewargaiiegaraan Paradigma Baru Dan Implementasinya Datatii Kurikuluiii Berbasis Kotpetensi. Civic, 1(1), 29–41.
Mutch, C. (2003). Citizenship education in New Zealand: Inside or outside the curriculum? Citizenship, Social and Economic Education.
Raharjo, R. (2020). Analisis Perkembangan Kurikulum Ppkn: Dari Rentjana Pelajaran Sampai Dengan Merdeka Belajar 2020. Pkn Progresif: Jurnal Pemikiran Dan Penelitian Kewarganegaraan, 15(1), 63. Https://Doi.Org/10.20961/Pknp.V15i1.44901
Rahayu, R. S. (2018). Studi Literatur : Peranan Bahasa Inggris Untuk Tujuan Bisnis Dan Pemasaran. Jurnal Pemasaran Kompetitif, 1(4), 149–158.
Samsuri. (2011). Kebijakan Pendidikan Kewarganegaraan Era Reformasi Di Indonesia Samsuri. Cakrawala Pendidikan, 30(2), 267–281.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright Notice
Authors who publish with Jurnal Ilmiah Mandala Education agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License (CC BY-SA 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.Â
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.


