Synthesis of Essentialism and Reconstructionism: Philosophical Relevance in the Transformation of General Education and Christian Religious Education

Authors

  • Sendi Marlina Manu Institut Agama Kristen Negeri Kupang
  • Sari Josefina Institut Agama Kristen Negeri Kupang
  • Sandro Tateni Institut Agama Kristen Negeri Kupang
  • Ireni Irnawati Pellokila Institut Agama Kristen Negeri Kupang

DOI:

https://doi.org/10.58258/jupe.v11i1.10273

Keywords:

Essentialism, Reconstructionism, Christian Religious Education, Educational Transformation.

Abstract

This research aims to formulate a philosophical synthesis between Essentialism and Reconstructionism and its relevance to the transformation of General Education and Christian Religious Education (CRE). On one hand, Essentialism emphasizes the preservation of core values and established cultural heritage. On the other hand, Reconstructionism encourages education as an instrument of social change towards a more just world order. Using a qualitative research method with a literature study approach, the results indicate that the synthesis of these two schools of thought creates an educational model that is "rooted yet impactful." In the context of CRE, this synthesis allows churches and Christian schools to remain steadfast in Biblical authority (essential aspect) while actively engaging in social-societal transformation (reconstruction aspect). This integration serves as a solution to the dichotomy between dogmatic teaching and the demand for social relevance in the contemporary era.  

References

Aini, F., & Ramadhan, Z. H. (2024). Peran Guru Dalam Mengembangkan Nilai Etika Dan Moral Peserta Didik Sekolah Dasar. ELSE (Elementary School Education Journal): Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Sekolah Dasar, 8(2).

Farih, N. M., & A’yun, D. (2024). Implikasi Aliran Esensialisme dalam Budaya Pendidikan Indonesia di Sekolah Dasar. Jurnal Kajian Dan Penelitian Umum, 2(1), 12–26.

Fitrah, M., Umar, U., Jayanti, M. I., & Syafruddin, S. (2024). Penguatan pendidikan karakter di Indonesia: Landasan filosofis dan yuridis dalam membentuk generasi yang berkarakter. EL-Muhbib Jurnal Pemikiran Dan Penelitian Pendidikan Dasar, 8(2), 378–393.

Franklin, F., & Bilo, D. T. (2024). Transformasi Kurikulum Pendidikan Agama Kristen: Menjawab Tantangan Pendidikan Abad 21. Regula Fidei: Jurnal Pendidikan Agama Kristen, 9(2), 215–223.

Gulo, R. P., & Zai, N. (2025). Kontekstualisasi Filsafat Pendidikan Kristen di Era Digital : Menuju Pembelajaran yang Adaptif dan Relevan. 5(1), 241–252.

Halim, M., Batubara, E. A., Nasution, A. K. P., Dallion, R., Ananda, R., Siregar, I. K., Efendi, B., Siburian, E. P. T., Hafidza, H., & Bangun, O. (2025). Transformasi Paradigma Filsafat Pendidikan Di Era Digital: Dari Humanisme Ke Posthumanisme Dalam Pembelajaran Berbasis Teknologi. Serasi Media Teknologi.

Indonesia, P. D. I. (2015). Leksi metafisika pancasila). V(2), 832–842.

Indriani, N., & Suryani, I. (2023). Implementasi kurikulum merdeka belajar dalam pembentukan karakter disiplin peserta didik di sekolah dasar. Khazanah Pendidikan, 17(1), 242–252.

Jurnal Visionary (VIS) Prodi AP UNDIKMA 2020. (2020). 10, 37–41.

Kia, A. D., Th, M., Majesty, G. T., & Th, M. (2025). BUKU KONSTRUKSI PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN DI ERA DISRUPSI. Penerbit Widina.

Kristen, P. A., Belakang, L., & Esensialisme, F. (n.d.). Noh Ibrahim Boiliu. 25–48.

Kurniawan, B. A., Fatimah, S. M., Maharani, B. A., & Putra, M. (2025). PERAN FILOSOFI PENDIDIKAN PANCASILA SEBAGAI LANDASAN UNTUK PEMBENTUKAN KARAKTER KUALITAS MANUSIA. Jurnal Riset Pendidikan Dasar (JRPD), 1–9.

Ma’arif, M., Tamaela, K. A., Lestariningrum, A., Gunawan, H. S., Suwenti, R., Hernadi, N. A., Octrianty, E., Dewi, R., Muliasari, A., & Wajdi, F. (2024). PENGANTAR PENDIDIKAN TEORI, METODE DAN PRAKTIK. Penerbit Widina.

Nawawi, M. L., Asmuni, A., Winingsih, H., Fuadi, M., Harto, K., & Astuti, M. (2024). Konsep Aliran Filsafat Utama Pendidikan (Perenialisme, Esensialisme, Progresivisme, dan Rekonstruksionisme) dalam Pendidikan. Raudhah Proud To Be Professionals: Jurnal Tarbiyah Islamiyah, 9(2), 382–395.

Pendidikan, D. A. N. U., & Makassar, M. (2022). Pengertian pendidikan, ilmu pendidikan dan unsur-unsur pendidikan. 2(1), 1–8.

Pratama, R., & Nursikin, M. (2024). SOSIAL DALAM FILSAFAT PENDIDIKAN. 06(04), 939–959.

Sadani, A. N. A., Umayyah, S., & Ruslan, A. (2024). STRATEGI PEMBELAJARAN REKONSTRUKSIONISME UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN PEMIKIRAN KRITIS SISWA. Didaktik: Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang, 10(04), 221–231.

Solihah, S. N., Nurislamiah, S., & Kurniawan, A. F. (2024). Konsep merdeka belajar dalam perspektif filsafat pendidikan aliran esensialisme. Equilibrium: Jurnal Pendidikan, 12(1), 110–117.

UNDARI, M. (2022). Pandangan aliran rekonstruksionisme terhadap gaya belajar dalam penerapan kurikulum merdeka. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 7(2), 1252–1261.

Widiantie, R. (2025). Pendidikan untuk Masa Depan: Integrasi Kecakapan Abad 21 dan Pedagogi Kritis. Thalibul Ilmi Publishing & Education.

Downloads

Published

2026-02-04

How to Cite

Synthesis of Essentialism and Reconstructionism: Philosophical Relevance in the Transformation of General Education and Christian Religious Education. (2026). JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala, 11(1), 80-85. https://doi.org/10.58258/jupe.v11i1.10273