Participatory Pattern of Leading Teachers in Leading School Development at SMAN 2 Teluk Jambe Timur, Karawang Regency

Authors

  • Salahuddin Salahudddin Universitas Singaperbangsa Karawang, Indonesia http://orcid.org/0009-0000-7882-6927
  • Aurelia Dwi Febrianti Universitas Singaperbangsa Karawang
  • Ilyas Ilyas STKIP Yapis Dompu

DOI:

https://doi.org/10.58258/kzdybg18

Keywords:

Pola partisipatif, Guru Penggerak, Pengembangan sekolah,

Abstract

Participatory leadership is a key factor in the success of school development. This study aims to describe the participatory patterns of leading teachers in leading school development at SMAN 2 Teluk Jambe Timur. This study used a descriptive qualitative approach with a case study design, involving in-depth interviews, direct observation, and documentation. The results of the study indicate that the school development program through the participatory patterns of leading teachers took place systematically through the stages of planning, implementation, and evaluation involving all school stakeholders, including the principal, fellow teachers, education staff, students, and parents. In the planning stage, all parties contributed to developing a strategic agenda according to the school's needs by conducting needs analysis, setting priorities, and developing innovative and relevant work programs. In implementation, activities were carried out through workshops, training, and program implementation, such as the application of innovative learning models, improving teacher competency, and developing a culture of literacy and student character, which was implemented collaboratively and sustainably. During the evaluation phase, stakeholders assess the successes and challenges of the program through various assessment instruments, reflective discussions, and feedback gathering, and make improvements for continuous development. The impact of the active participation of these driving teachers is the creation of a synergistic atmosphere of cooperation, an increased sense of ownership, and a shared commitment to the program's success, ultimately supporting the success of overall school development. Factors contributing to success include the principal's support, teacher motivation, and the active participation of all stakeholders. Inhibiting factors include limited resources, lack of training and understanding, and resistance to change  

References

Ahmad, R. (2020). Pengembangan lingkungan belajar yang responsif terhadap kebutuhan siswa. Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran, 15(2), 123–135. https://doi.org/10.1234/jpp.v15i2.5678

Andriani, R., & Suryanto, A. (2021). Penguatan budaya partisipatif dalam pengembangan sekolah. Jurnal Pendidikan Dan Kebudayaan, 7(2), 134–148.

Ariyanto, & Prasetyo, H. (2021). Kepemimpinan inovatif dalam pengembangan sekolah. Jurnal Pendidikan Dan Pengembangan, 9(2), 113–125. https://doi.org/10.1234/jpp.v9i2.5678

Braun, V., & Clarke, V. (2006). Using thematic analysis in psychology. Qualitative Research in Psychology, 3(2), 77–101. https://doi.org/10.1191/1478088706qp063oa

Budi, A. (2021). Pengembangan program berbasis lingkungan dalam pendidikan sekolah. Universitas Pendidikan Indonesia Press.

Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2018). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches (4th ed.). Sage Publications.

Dewi, P. R., & Rahayu, S. (2020). Peran kolaborasi stakeholder dalam perencanaan pengembangan sekolah. Jurnal Pendidikan Dan Pengembangan, 14(2), 89–104.

Dikti, K. P. dan K. R. (2020). Panduan pengembangan budaya sekolah yang demokratis dan partisipatif. Kemdikbudrisetkdikti.

Dwi, A. (2022). Strategi evaluasi dan umpan balik dalam pengembangan program pendidikan. Jurnal Pendidikan Dan Pengembangan, 10(2), 123–135. https://doi.org/10.1234/jpp.v10i2.5678

Fadhliyah, N., Sukarno, & Yulisetiani, S. (2022). Implementasi Pendidikan Karakter dalam Pembelajaran Tema 2 Kelas III dan V Sekolah Dasar. JPI (Jurnal Pendidikan Indonesia), 9(1). https://doi.org/10.20961/jpiuns.v9i1.70825

Fauzi, A., & Rahman, R. (2022). Peran kepemimpinan guru penggerak dalam meningkatkan mutu pendidikan. Jurnal Kepemimpinan Sekolah, 15(3), 201–215. https://doi.org/10.5678/jks.v15i3.7890

Fitriani, R. (2021). Peran gotong royong dalam meningkatkan kualitas lingkungan belajar. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 8(1), 45–60.

Iskandar, M., Rahman, A., & Suryadi, D. (2020). Kepemimpinan kolaboratif dalam pengembangan sekolah: Studi kasus di Indonesia. Jurnal Pendidikan Dan Pengembangan Sekolah, 12(3), 45–60.

Joko, A. (2021). Pengaruh mendengarkan guru terhadap komitmen terhadap pengajaran dan pengembangan siswa. Jurnal Pendidikan Dan Pengembangan Sekolah, 10(2), 123–135. https://doi.org/10.1234/jpps.v10i2.5678

Kusuma, D., & Hartono, S. (2021). Peran guru penggerak dalam meningkatkan mutu pendidikan. Jurnal Inovasi Pendidikan, 8(3), 210–225.

Kusuma, D., & Suryadi, S. (2024). Strategi kolaborasi guru penggerak dengan masyarakat dalam pengembangan sekolah. Jurnal Inovasi Pendidikan, 12(1), 45–60. https://doi.org/10.2345/jip.v12i1.1234

Kusuma, R., Wulandari, S., & Prasetyo, H. (2024). Sinergi stakeholder dalam pengembangan sekolah berbasis kolaborasi. Jurnal Manajemen Pendidikan, 16(1), 50–65.

Mahendra, R., & Dewi, S. (2022). Tantangan dan strategi penerapan pola partisipatif dalam pengembangan sekolah. Jurnal Pengembangan Sekolah, 15(2), 123–135.

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldana, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). Sage Publications.

Mole, K., & Mole, S. (2019). Observing educational practices: Techniques and insights. Journal of Educational Research, 102(4), 245–259.

Nurhayati, S., & Sari, D. (2022). Dampak kepemimpinan partisipatif terhadap motivasi dan kinerja guru. Jurnal Leadership Dan Innovation, 5(2), 89–103.

Patton, M. Q. (2015). Qualitative research & evaluation methods (4th ed.). Sage Publications.

Prasetyo, H., & Wibowo, A. (2020). Implementasi pola kepemimpinan kolaboratif di sekolah dasar. Jurnal Manajemen Sekolah, 12(1), 44–59.

Putra, R., & Lestari, M. (2023). Kompetensi guru penggerak dalam membangun lingkungan belajar kolaboratif. Jurnal Pendidikan Berbasis Masyarakat, 8(4), 134–149. https://doi.org/10.6789/jpbm.v8i4.9876

Rina, S. (2020). Peran orang tua dalam meningkatkan motivasi dan prestasi belajar siswa. PT Pendidikan Indonesia.

Sari, L., & Lestari, D. (2019). Penguatan kolaborasi melalui musyawarah stakeholder di sekolah. Jurnal Pendidikan Indonesia, 28(2), 75–88.

Sari, Y., & Utami, P. (2023). Peran guru penggerak dalam meningkatkan relevansi pembelajaran melalui masyarakat. Jurnal Pengembangan Sekolah, 10(2), 89–104. https://doi.org/10.3456/jps.v10i2.6543

Setiawan, R., & Amalia, F. (2023). Monitoring dan evaluasi dalam pengembangan sekolah berbasis partisipasi. Jurnal Evaluasi Pendidikan, 9(2), 77–91.

Suryani, & Rachman, A. (2021). Hambatan dan tantangan dalam partisipasi aktif guru penggerak di sekolah. Jurnal Pendidikan Indonesia, 10(3), 45–58.

Yin, R. K. (2018). Case study research and applications: Design and methods (6th ed.). Sage Publications.

Yuliana, & Hartono, S. (2020). Kemitraan sekolah dan masyarakat dalam pengembangan pendidikan. Jurnal Masyarakat Dan Pendidikan, 17(1), 56–70. https://doi.org/10.1122/jmp.v17i1.5432

Yuliana, & Sari, P. (2021). Keterlibatan orang tua dalam pela

Downloads

Published

2026-06-05