Penerapan Model Problem Based Learning Untuk Meningkatkan Kemampuan Memecahkan Masalah Dan Sikap Peduli Lingkungan Siswa SMP Darul Aminin NW Aikmual Tahun 2019
DOI:
https://doi.org/10.58258/jupe.v4i5.1271Keywords:
Problem Based Learning, Kemampuan memecahkan masalah, Sikap peduli lingkungan, dan Cara mencegah kerusakan alam.Abstract
Era globalisasi menuntut sumber daya manusia yang memiliki kemampuan memecahkan masalah. Kemampuan ini dikembangkan melalui pendidikan IPA. Hasil observasi menemukan peserta didik kurang memperoleh kemampuan memecahkan masalah dan pembentukan sikap peduli lingkungan. Salah satu model pembelajaran yang berawal dari masalah adalah Problem Based Learning. Dalam Problem Based Learning peserta didik menyelesaikan masalah nyata tentang lingkungan dan berhubungan dengan kepentingan masyarakat. Peserta didik yang menjadi pemecah masalah diharapkan memiliki sikap peduli lingkungan. Penelitian ini bermaksud mengkaji pengaruh penggunaan Problem Based Learning dalam meningkatkan kemampuan memecahkan masalah dan sikap peduli lingkungan. Subjek yang diteliti merupakan peserta didik kelas VII SMP Darul Aminin NW Aikmual. Metode penelitian kuasi eksperimen dengan rancangan kelompok kontrol (pra tes dan pos tes). Kelompok eksperimen mendapatkan PBL sedangkan kelompok kontrol mendapatkan bukan PBL. Kemampuan memecahkan masalah diukur dengan soal uraian. Sikap peduli lingkungan dihimpun dengan angket sikap eksplisit dan sikap implisit. Teknik analisis data menggunakan SPSS for window versi 21. Kemampuan memecahkan masalah menggunakan Independen Test, sedangkan sikap peduli lingkungan menggunakan Mann-Whitney. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan kemampuan memecahkan masalah peserta didik yang memperoleh PBL ( = 0,440) lebih tinggi dari peserta didik yang memperoleh pembelajaran bukan PBL (= 0,281), t (56) = 2,213 >ttabel�= 1,671. Sikap peduli lingkungan peserta didik yang memperoleh PBL lebih tinggi dari peserta didik yang memperoleh pembelajaran bukan PBL. Dengan demikian Model Problem Based Learning berpengaruh signifikan terhadap peningkatan kemampuan memecahkan masalah dan sikap peduli lingkungan peserta didik SMP Darul Aminin NW Aikmual.References
Adisendjaja, Y.H. (2007). Penerapan Pendidikan Lingkungan Di Sekolah. Seminar Open Mind Jurusan Biolgi FKIP Universitas Pasundan ( hlm. 1-20). Bandung: UNPAD.
Afrizona, R. & Ratnawulan & Fauzi, A. (2012). Peningkatan Perilaku Berkarakter Dan Keterampilan Berpikir Kritis Peserta didik Kelas IX MTSN Model Padang Pada Mata Pelajaran IPA-Fisika Menggunakan Model Problem Based Instruction. Jurnal: Jurnal Penelitian Pembelajaran Fisika 1, hlm. 1 -16.
Arends, R.I. ( 2008). Learning To Teach. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Arimbawa P. & Sadia I.W. & Tika I.N. (2013). Pengaruh Model Pembelajaran Berbasis Proyek (MPBP) Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah IPA Sehari-hari Ditinjau dari Motivasi Berprestasi Siswa. e-Journal Program Pascasarjana Universitas Pendidikan Ganesha Program Studi IPA, Vol. 3.
Creswell, J.W. (2013). Research Design: Pendekatan Kualitatif, Kuantitatif, dan Mixed. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Darmawan, B., dkk. (2010). Hubungan Pengetahuan, sikap, perilaku dan Peranserta dengan Kesadaran Lingkungan Hidup serta kesanggupan Membayar Masyarakat sekitar bantaran sungai di Kota Pekanbaru. Journal of Environmental Sciences: Ilmu Lingkungan.
Hafiyah, N. & Puri, A. & Shadewi, R. (2011). Menguji Sikap Implisit Dengan Implicit Association Test. Makara: sosial humaniora, vol. 15 (2), hlm. 94- 108.
Khanafiyah, S. & Yulianti, D. (2013). Model Problem Based Instruktion pada Perkuliahan Fisika Lingkungan untuk Mengembangkan Sikap Kepedulian Lingkungan. Jurnal: Jurnal Pendidikan Fisika Indonesia, 9, hlm. 35-42.
Nuh, M. (2013). Pengembangan Kurikulum 2013. Jakarta: Kemendikbud. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2006 Tentang Standar Kompetensi Lulusan Untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah.
Priadi, M. A. & Sudarisman S. & Suparmi. (2012). Pembelajaran Biologi Menggunakan Model Problem Based Learning Melalui Metode Eksperimen Laboratorium dan Lapangan Ditinjau dari Keberagaman Kemampuan Berpikir Kritis dan Sikap Peduli Lingkungan. Jurnal: Jurnal Inkuiri. Vol. 1 (3), hlm. 217-226.
Rufaida, S. & Sujiono, E.H. (2013). Pengaruh Model Pembelajaran dan Pengetahuan Awal Terhadap Kemampuan Memecahkan Masalah Fisika Peserta Dididk Kelas XI IPA MAN 2 Model Makassar. Jurnal: Jurnal Pendidikan IPA Indonesia, 2 (2), hlm. 161-168
Samatowa, U. (2010). Pembelajaran IPA di Sekolah Dasar. Jakarta: Indeks.
Sanjaya, W. (2014). Strategi Pembelajaran Berorientasi Standar Proses pendidikan. Jakarta: Kencana Prenadamedia Group.
Soepudin. U. (2014). Penggunaan Lembar Kerja Siswa Berbasis Masalah Dalam Pembelajaran IPA Secara Inkuiri untuk Meningkatkan Literasi Sains Siswa Sekolah Dasar. (Tesis.) Sekolah Pascasarjana, Universitas Pendidikan Indonesia, Bandung.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Publication Ethics
This scientific code of ethics statement is a code of ethics statement for all parties involved in the publication process of scientific journals, namely managers, editors, reviewers, and authors. The statement of the ethical code of scientific publications is based on the Head Regulation of LIPI Number 5 of 2014 concerning the Code of Ethics for Scientific Publication, which in essence is the Code of Ethics for Scientific Publication which essentially upholds the three ethical values in publication, namely
- Neutrality, which is free from conflicts of interest in the management of publications;
- Justice, namely to give authorship rights to those who are entitled as authors / writers; and
- Honesty, which is free from duplication, fabrication, falsification, and plagiarism (DF2P) in publications.
Editor-in-Chief’s Duties and Responsibilities of the
- Determine the name of the journal, scope of science, scale, and accreditation if necessary.
- Determine editor membership.
- Defining relationships between publishers, editors, best partners, and other parties.
- Respect confidential matters, both for contributing researchers, authors, editors, and best-partner partners.
- Implement norms and provisions regarding intellectual property rights, especially copyright.
- Conduct a journal policy review and submit it to authors, editors, best partners, and readers.
- Make a code of conduct guide for editors and best partners.
- Publish journals regularly.
- Ensure the availability of funding sources for the sustainability of journal publishing.
- Building a network of cooperation and marketing.
- To improve the quality of the journal.
- Prepare licensing and other legal aspects.
Editor's Duties and Responsibilities
- The editor comments on the author's writing so the reader can understand what the writer wants to say, through comments written on the script.
- The editor comments on the author's writing in accordance with the EYD language (Enhanced Spelling) or the language according to the standard of the journal.
- The editor strives to improve the quality of publications on an ongoing basis;
- The editor puts forward freedom of opinion objectively,
- The editor conveys corrections, clarifications, withdrawals, and apologies if needed,
- The editor ensures that the writer's writings are not related to SARA or anything that could harm the Publisher and coordinate the writer's writings to the editor in chief of the publisher if the writing is slightly controversial.
- Editor receives, examines, and follows up complaints from all parties involved in publishing the journal;
- The editor supports initiatives to educate researchers about the ethics of publication,
- Editors do not maintain their own opinions, authors or third parties that can result in non-objective decisions,
- The editor encourages the author, so that he can make repairs to the paper until it is worth publishing.
- The editor performs the layout of the manuscript to be published so that it matches the journal template.
- Editor membantu pemimpin redaksi dalam menyelesaikan pengumpulan naskah sebelum dicetak dan diterbitkan, terutama dalam hal bahasa, format, dan tata letak.
Tugas dan Tanggung Jawab Peninjau
- Memberikan umpan balik tertulis yang objektif dan tidak bias tentang nilai beasiswa dan kontribusi naskah terhadap pengembangan ilmu pengetahuan;
- Menunjukkan apakah penulisan naskah cukup jelas, lengkap, dan relevan, serta apakah naskah sesuai dengan ruang lingkup jurnal;
- Tidak memberikan kritik atau komentar yang bersifat pribadi; dan
- Menjaga kerahasiaan naskah, dengan tidak membicarakannya dengan pihak-pihak yang tidak terkait, atau mengungkapkan informasi yang terkandung dalam naskah kepada pihak lain.
Tugas dan Tanggung Jawab Administrator Situs Web
Administrator Situs Web adalah orang yang bertanggung jawab untuk mengelola situs web jurnal. Secara spesifik, ruang lingkup tugas Administrator Situs Web adalah sebagai berikut:
- Menyiapkan situs web jurnal;
- Konfigurasikan opsi sistem dan kelola akun pengguna;
- Daftar untuk editor, pengulas, dan penulis;
- Kelola fitur jurnal;
- Melihat statistik laporan; dan
- Unggah/terbitkan makalah yang sudah diterima.
Pemberitahuan Hak Cipta
Penulis yang menerbitkan karya ilmiahnya di Jurnal Ilmiah Mandala Education setuju dengan ketentuan berikut:- Penulis memegang hak cipta dan memberikan jurnal hak penerbitan pertama dengan karya yang dilisensikan secara bersamaan di bawah Lisensi Atribusi Creative Commons (CC BY-SA 4.0)  yang memungkinkan orang lain untuk berbagi karya tersebut dengan pengakuan atas kepengarangan karya dan publikasi awal dalam jurnal ini.Â
- Penulis dapat membuat pengaturan kontraktual tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif atas versi karya yang diterbitkan jurnal tersebut (misalnya, mengunggahnya ke repositori institusi atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas penerbitan awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk mengunggah karya mereka secara daring (misalnya, di repositori institusi atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena hal ini dapat mengarah pada pertukaran yang produktif serta kutipan yang lebih awal dan lebih banyak dari karya yang diterbitkan.


