PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH DENGAN PENERAPAN KONFLIK KOGNITIF TERHADAP KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS MATEMATIS DAN SIKAP PESERTA DIDIK MTs.QUDWATUN HASANAH T.P 2019/2020
DOI:
https://doi.org/10.58258/jupe.v4i4.1322Keywords:
Berpikir Kritis, Berbasis masalahAbstract
Keterampilan berpikir kritis matematis, dan sikap positif peserta didik terhadap IPA Terpadu merupakan komponen penting yang harus dimiliki oleh seorang peserta didik, sehingga dengan memiliki keterampilan ini diharapkan membantu peserta didik dalam memecahkan masalah IPA Terpadu, maupun masalah sehari-hari. Salah satu cara mengembangkan keterampilan ini adalah dengan pembelajaran berbasis masalah dengan strategi konflik kognitif merupakan pembelajaran yang berdasarkan masalah, dimana pada masalah yang dikemukakan terdapat fakta, keadaan, situasi yang mempertentangkan struktur kognisi peserta didik. Dalam situasi ini terjadi konflik antara pengetahuan yang dimiliki peserta didik dengan situasi yang sengaja disediakan. Permasalahan utama dalam penelitian ini adalah bagaimana keterampilan berpikir kritis matematis dan sikap peserta didik MTs.Qudwatun Hasanah Mertak Kesambik kelas VIII berdasarkan model pembelajaran, peserta didik, dan level sekolah. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental. Populasi dalam penelitian ini adalah peserta didik MTs.Qudwatun Hasanah Mertak Kesambik kelas VIII di Lombok Tengah. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini meliputi tes keterampilan IPA Terpadu, tes keterampilan berpikir kritis matematis, skala sikap peserta didik terhadap IPA Terpadu. Tujuan dari penelitian yang akan dilakukan adalah: mengkaji dan menganalisis perbedaan keterampilan berpikir kritis matematis, sikap peserta didik peserta didik yang menerima pembelajaran berbasis masalah dengan strategi konflik kognitif dan pembelajaran konvensional ditinjau dari: a) keseluruhan, pengetahuan awal peserta didik (tinggi, sedang, dan rendah), dan level sekolaReferences
Armanto, D. (2001) Upaya Peningkatan Pembelajaran IPA Terpadu SD Melalui Pendidikan IPA Terpadu Realistik (PMR). Seminar Nasional Pendidikan IPA Terpadu
Baron, J. B and Sternberg, R. J. (1987). Teaching Thinking Skills : Theory and Practice, New York : W. H. Freeman and Company.
Dahlan, J.A.(2004). Meningkatkan
Keterampilan penalaran dan Pemahaman Peserta didik SLTP Melalui Pendekatan Pembelajaran Open-Ended. Bandung: Disertasi SPS UPI tidak diterbitkan.
Delishe, R. (1997). How to Use Problem-
Based Learning in The
Classroom. New York. ASCD.
Ennis, R. H, (1996). Critical Thinking,
United States of America:
Prentice-Hall Inc.
Fisher, R. (1995). Thinking Children to
Think, Cheltenham, United
Kingdom : Stanley Thornes Ltd
Fogarty, R. (1997). Problem-Based
Learning and the Other Curriculum Models for Multiple Intelegences Classroom. Hawker Brownlow Education.
Gijselaers, W.H.(1996). Connecting Problem-Based Practice with
Educational Theory. Dalam Wilkerson, L.(Ed). New Direction for Theaching and Learning. No.68. Josey-Bass Publisher.
IMSTEP-JICA (1999). Permasalahan Pembelajaran IPA Terpadu SD, SLTP, dan SMU di Kota Bandung: Bandung: FMIPA UPI.
Krulik, S. (1980), Problem Solving in School Mathematics. NCTM.
Marzano, R. J et.al. (1989). Dimention of Thingking : A Framework for Curricullum and Instruction. Alexanderia US : Association for Supervision and Curriculum Development
Ngeow, K.K. dan San, Y. (1997). Learning to learn: Preparing Teachers and Student for
Downloads
Published
Issue
Section
License
Publication Ethics
This scientific code of ethics statement is a code of ethics statement for all parties involved in the publication process of scientific journals, namely managers, editors, reviewers, and authors. The statement of the ethical code of scientific publications is based on the Head Regulation of LIPI Number 5 of 2014 concerning the Code of Ethics for Scientific Publication, which in essence is the Code of Ethics for Scientific Publication which essentially upholds the three ethical values in publication, namely
- Neutrality, which is free from conflicts of interest in the management of publications;
- Justice, namely to give authorship rights to those who are entitled as authors / writers; and
- Honesty, which is free from duplication, fabrication, falsification, and plagiarism (DF2P) in publications.
Editor-in-Chief’s Duties and Responsibilities of the
- Determine the name of the journal, scope of science, scale, and accreditation if necessary.
- Determine editor membership.
- Defining relationships between publishers, editors, best partners, and other parties.
- Respect confidential matters, both for contributing researchers, authors, editors, and best-partner partners.
- Implement norms and provisions regarding intellectual property rights, especially copyright.
- Conduct a journal policy review and submit it to authors, editors, best partners, and readers.
- Make a code of conduct guide for editors and best partners.
- Publish journals regularly.
- Ensure the availability of funding sources for the sustainability of journal publishing.
- Building a network of cooperation and marketing.
- To improve the quality of the journal.
- Prepare licensing and other legal aspects.
Editor's Duties and Responsibilities
- The editor comments on the author's writing so the reader can understand what the writer wants to say, through comments written on the script.
- The editor comments on the author's writing in accordance with the EYD language (Enhanced Spelling) or the language according to the standard of the journal.
- The editor strives to improve the quality of publications on an ongoing basis;
- The editor puts forward freedom of opinion objectively,
- The editor conveys corrections, clarifications, withdrawals, and apologies if needed,
- The editor ensures that the writer's writings are not related to SARA or anything that could harm the Publisher and coordinate the writer's writings to the editor in chief of the publisher if the writing is slightly controversial.
- Editor receives, examines, and follows up complaints from all parties involved in publishing the journal;
- The editor supports initiatives to educate researchers about the ethics of publication,
- Editors do not maintain their own opinions, authors or third parties that can result in non-objective decisions,
- The editor encourages the author, so that he can make repairs to the paper until it is worth publishing.
- The editor performs the layout of the manuscript to be published so that it matches the journal template.
- Editor membantu pemimpin redaksi dalam menyelesaikan pengumpulan naskah sebelum dicetak dan diterbitkan, terutama dalam hal bahasa, format, dan tata letak.
Tugas dan Tanggung Jawab Peninjau
- Memberikan umpan balik tertulis yang objektif dan tidak bias tentang nilai beasiswa dan kontribusi naskah terhadap pengembangan ilmu pengetahuan;
- Menunjukkan apakah penulisan naskah cukup jelas, lengkap, dan relevan, serta apakah naskah sesuai dengan ruang lingkup jurnal;
- Tidak memberikan kritik atau komentar yang bersifat pribadi; dan
- Menjaga kerahasiaan naskah, dengan tidak membicarakannya dengan pihak-pihak yang tidak terkait, atau mengungkapkan informasi yang terkandung dalam naskah kepada pihak lain.
Tugas dan Tanggung Jawab Administrator Situs Web
Administrator Situs Web adalah orang yang bertanggung jawab untuk mengelola situs web jurnal. Secara spesifik, ruang lingkup tugas Administrator Situs Web adalah sebagai berikut:
- Menyiapkan situs web jurnal;
- Konfigurasikan opsi sistem dan kelola akun pengguna;
- Daftar untuk editor, pengulas, dan penulis;
- Kelola fitur jurnal;
- Melihat statistik laporan; dan
- Unggah/terbitkan makalah yang sudah diterima.
Pemberitahuan Hak Cipta
Penulis yang menerbitkan karya ilmiahnya di Jurnal Ilmiah Mandala Education setuju dengan ketentuan berikut:- Penulis memegang hak cipta dan memberikan jurnal hak penerbitan pertama dengan karya yang dilisensikan secara bersamaan di bawah Lisensi Atribusi Creative Commons (CC BY-SA 4.0)  yang memungkinkan orang lain untuk berbagi karya tersebut dengan pengakuan atas kepengarangan karya dan publikasi awal dalam jurnal ini.Â
- Penulis dapat membuat pengaturan kontraktual tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif atas versi karya yang diterbitkan jurnal tersebut (misalnya, mengunggahnya ke repositori institusi atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas penerbitan awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk mengunggah karya mereka secara daring (misalnya, di repositori institusi atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena hal ini dapat mengarah pada pertukaran yang produktif serta kutipan yang lebih awal dan lebih banyak dari karya yang diterbitkan.


