Peningkatan Partisipasi Aktif Dan Hasil Belajar Siswa Kelas VII.E Dalam Pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan Melalui Penerapan Metode Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD Di SMP Negeri 7 Pujut Lombok Tengah Tahun Pelajaran 2015/2016
DOI:
https://doi.org/10.58258/jupe.v2i2.210Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan partisipasi aktif dan hasil belajar siswa kelas VII.E di SMP Negeri 7 Pujut dengan menggunakan metode pembelajaran kooperatif tipe STAD dalam proses belajar mengajar pada mata pelajaran PKn. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (classroom action research), yaitu bentuk penelitian yang bersifat reflektif dengan melakukan tindakan- tindakan tertentu agar dapat memperbaiki dan meningkatkan praktek pembelajaran di kelas. Subjek penelitian siswa kelas VII.E di SMP Negeri 7 Pujut yang partisipasi aktif dan hasil belajar dalam mata pelajaran PKn masih rendah atau kurang dari 75 sesuai dengan standar ketuntasan belajar minimal (SKBM). Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, tes dan dokumentasi. Untuk menganalisis data dari hasil lembar observasi partisipasi aktif dan nilai rata-rata kelas mengunakan statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode pembelajaran kooperatif tipe STAD pada mata pelajaran PKn dapat meningkatkan partisipasi aktif dan hasil belajar siswa. Hal ini terbukti dari hasil observasi peningkatan partisipasi aktif belajar siswa pada siklus II. Pada Siklus I siswa yang melakukan partisipasi aktif yang mencapai kriteria sedang sebanyak 20 siswa, dimana skor yang diperoleh masih dibawah 70. Sedangkan yang mencapai kriteria baik 13 siswa sudah mendapat skor minimal 70. Pada Siklus II yang mencapai kriteria sedang hanya 9 orang, dan yang mendapat kriteria baik 25 orang. Dari data tersebut bisa dilihat adanya peningkatan, dimana pada Siklus I yang mendapat kriteria sedang dari 20 menurun menjadi 9 siswa pada siklus II, sedangkan yang mendapat kriteria baik dari siklus I sebanyak 13 siswa, naik menjadi 25 siswa. Dari hasil tersebut dapat dikatakan partisipasi aktif siswa meningkat karena sudah memehuni kriteria yang telah ditentukan, dimana yang mengikuti partisipasi aktif minimal 23 siswa dengan memperoleh skor minimal 70. Peningkatan hasil belajar siswa terhadap mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan dari tahap Siklus I rata-rata yang diperoleh 74,09 naik menjadi rata-rata 81,96 pada tahap siklus II. Dari rata-rata tersebut dapat diketahui terjadi peningkatan rata-rata 7,87 dari siklus I ke siklus II. Hal ini menunjukkan dengan adanya perolehan nilai siswa rata-rata dari siklus I (74,09) meningkat cukup signifikan pada siklus II dengan nilai rata-rata (81,96)References
Abdul Gafur. (2003). Standar Operasional Prosedur (SOP) Pengembangan Silabus Berbasis Kemampuan Dasar Siswa Sekolah Menengah Umum SMU. Yogyakarta : Pasca Sarjana UNY.
Anas Sudijono. (2007). Pengantar Evaluasi Pendidikan. Jakarta: PT RajaGrafindo Persada.
Anita Lie. (2002). Kooperatif learning: Mempraktekan kooperatif learning di Luar kelas. Jakarta:Grassindo.
Asriyadin, A., & Fikri, H. N. (2016). Pengaruh Model Learning Cycle 5E terhadap Hasil Belajar Fisika Siswa Kelas X SMAN 1 Madapangga Tahun Pelajaran 2016/2017. JURNAL PENDIDIKAN MIPA, 6(2), 63-67.
Cholisin. (2004). Pendidikan Kewarganegaraan (Civic Education). Yogyakarta: Fakultas Ilmu sosial dan Ekonomi UNY.
Dimyati & Mudjiono. (2002). Belajar dan Pembelajaran. Jakarta: Depdikbud dan PT Renika Cipta.
Muktakim. (2001). Psikologi Pendidikan. Semarang: FTIW.
Nana Sudjana. (2002). Penilaian Hasil Proses Belajar Mengajar. Bandung :PT Remaja Rosdakarya.
Ngalim Purwanto . (1993). Psikologi Pendidikan. Bandung : PT Remaja Roskarya. Rochiati Wiriaatmadja. (2006). Metode penelitian tindakan kelas. Bandung: Pascasarjan UPI dan PT Remaja Rosdakarya.
Robert E. Slavin. (2009). Cooperatif Learning teori, riset dan praktik. Bandung : Nusa Media.
(1995). Cooperatif Learning, Theory, Research, and practice.
London : Ally and Bacon
Slameto. (1998). Belajar dan Fakto-faktor yang mempengaruhinya. Jakarta: Rineka Cipta.
Sunarsodkk.(2006).Pendidikan Kewarganegaraan untukperguruan tinggi.Yogyakarta : UNY Press.
Sotikno Sobry. (2004). Menuju Pendidikan Bermutu. Mataram: NTB Press
Sri Hartati. (1997). Strategi pembelajaran kooperatif dalam proses belajar mengajar biologi di SMU:Edukasi
Suharsimi Arikunto. (1997). Dasar-dasar evaluasi pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara.
(2006). Dasar-dasar Evaluasi Pendidikan. Jakrta: Bumi Aksara.
Susilo. (2007). Panduan Penelitian Tindakan Kelas.Yogyakarta: Pustaka Book Publishen.
Suwarsih Madya. (1994). Panduan Penelitian Tindakan. Lembaga Penelitian FKIP IKIP Yogyakarta.
Suyatno. (2009). Menjelajah Pembelajaran Inovatif. Sidoarjo: Masmedia Buana Pustaka.
Syahrir. 2016. Pengembangan Perangkat Pembelajaran Matematika SMP untuk Meningkatkan Kemampuan Berfikir Kreatif. JIME. Volume 2 Nomor 1. ISSN 2442-9511. Hal. 436-441.
Syahrir, Elma Heliati. 2017. Analisis Mind Map Siswa Kelas VII.C SMPN 6 Kopang. JIME. Volume 3 Nomor 1. ISSN 2442-9511. Hal. 421-434.
Syahrir, S. (2017). Application Of Cooperative Learning Model Index Card Match Type In Improving Student Learning Results On Composition And Composition Functions Of Functions Invers In Man 1 Mataram. AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika, 6(3), 414-420.
UU No.20 Tahun 2003 Tentang Sisdiknas. Bandung: Citra Umbara. Permen No. 22 Tahun 2006 Tentang Standar isi.
http://digilib.unnes.ac.id/gsdl/collect/skripsi/archives/HASHacea/7c4d72ac.dir/doc.pdf. Diambil pada tanggal 7 juni 2014.
http://www.canboyz.co.cc/2014/05/pengertian-definisi-partisipasi.html. Diambil pada tanggal 7 juni 2014.
http://turindraatp.blogspot.com/2014/06/pengertian-partisipasi.html. Diambil pada tanggal 7 juni 2014
Downloads
Published
Issue
Section
License
Publication Ethics
This scientific code of ethics statement is a code of ethics statement for all parties involved in the publication process of scientific journals, namely managers, editors, reviewers, and authors. The statement of the ethical code of scientific publications is based on the Head Regulation of LIPI Number 5 of 2014 concerning the Code of Ethics for Scientific Publication, which in essence is the Code of Ethics for Scientific Publication which essentially upholds the three ethical values in publication, namely
- Neutrality, which is free from conflicts of interest in the management of publications;
- Justice, namely to give authorship rights to those who are entitled as authors / writers; and
- Honesty, which is free from duplication, fabrication, falsification, and plagiarism (DF2P) in publications.
Editor-in-Chief’s Duties and Responsibilities of the
- Determine the name of the journal, scope of science, scale, and accreditation if necessary.
- Determine editor membership.
- Defining relationships between publishers, editors, best partners, and other parties.
- Respect confidential matters, both for contributing researchers, authors, editors, and best-partner partners.
- Implement norms and provisions regarding intellectual property rights, especially copyright.
- Conduct a journal policy review and submit it to authors, editors, best partners, and readers.
- Make a code of conduct guide for editors and best partners.
- Publish journals regularly.
- Ensure the availability of funding sources for the sustainability of journal publishing.
- Building a network of cooperation and marketing.
- To improve the quality of the journal.
- Prepare licensing and other legal aspects.
Editor's Duties and Responsibilities
- The editor comments on the author's writing so the reader can understand what the writer wants to say, through comments written on the script.
- The editor comments on the author's writing in accordance with the EYD language (Enhanced Spelling) or the language according to the standard of the journal.
- The editor strives to improve the quality of publications on an ongoing basis;
- The editor puts forward freedom of opinion objectively,
- The editor conveys corrections, clarifications, withdrawals, and apologies if needed,
- The editor ensures that the writer's writings are not related to SARA or anything that could harm the Publisher and coordinate the writer's writings to the editor in chief of the publisher if the writing is slightly controversial.
- Editor receives, examines, and follows up complaints from all parties involved in publishing the journal;
- The editor supports initiatives to educate researchers about the ethics of publication,
- Editors do not maintain their own opinions, authors or third parties that can result in non-objective decisions,
- The editor encourages the author, so that he can make repairs to the paper until it is worth publishing.
- The editor performs the layout of the manuscript to be published so that it matches the journal template.
- Editor membantu pemimpin redaksi dalam menyelesaikan pengumpulan naskah sebelum dicetak dan diterbitkan, terutama dalam hal bahasa, format, dan tata letak.
Tugas dan Tanggung Jawab Peninjau
- Memberikan umpan balik tertulis yang objektif dan tidak bias tentang nilai beasiswa dan kontribusi naskah terhadap pengembangan ilmu pengetahuan;
- Menunjukkan apakah penulisan naskah cukup jelas, lengkap, dan relevan, serta apakah naskah sesuai dengan ruang lingkup jurnal;
- Tidak memberikan kritik atau komentar yang bersifat pribadi; dan
- Menjaga kerahasiaan naskah, dengan tidak membicarakannya dengan pihak-pihak yang tidak terkait, atau mengungkapkan informasi yang terkandung dalam naskah kepada pihak lain.
Tugas dan Tanggung Jawab Administrator Situs Web
Administrator Situs Web adalah orang yang bertanggung jawab untuk mengelola situs web jurnal. Secara spesifik, ruang lingkup tugas Administrator Situs Web adalah sebagai berikut:
- Menyiapkan situs web jurnal;
- Konfigurasikan opsi sistem dan kelola akun pengguna;
- Daftar untuk editor, pengulas, dan penulis;
- Kelola fitur jurnal;
- Melihat statistik laporan; dan
- Unggah/terbitkan makalah yang sudah diterima.
Pemberitahuan Hak Cipta
Penulis yang menerbitkan karya ilmiahnya di Jurnal Ilmiah Mandala Education setuju dengan ketentuan berikut:- Penulis memegang hak cipta dan memberikan jurnal hak penerbitan pertama dengan karya yang dilisensikan secara bersamaan di bawah Lisensi Atribusi Creative Commons (CC BY-SA 4.0)  yang memungkinkan orang lain untuk berbagi karya tersebut dengan pengakuan atas kepengarangan karya dan publikasi awal dalam jurnal ini.Â
- Penulis dapat membuat pengaturan kontraktual tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif atas versi karya yang diterbitkan jurnal tersebut (misalnya, mengunggahnya ke repositori institusi atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas penerbitan awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk mengunggah karya mereka secara daring (misalnya, di repositori institusi atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena hal ini dapat mengarah pada pertukaran yang produktif serta kutipan yang lebih awal dan lebih banyak dari karya yang diterbitkan.


