HUBUNGAN ANTARA POLA KOMUNIKASI ORANG TUA DENGAN MOTIVASI BELAJAR SISWA DI SMAN 1 LABUAPI LOMBOK BARAT
DOI:
https://doi.org/10.58258/jupe.v2i2.212Abstract
Komunikasi merupakan salah satu faktor penting untuk terjadinya interaksi kedua belah pihak atau lebih, namun komunikasi juga terlihat lebih menarik ketika memberikan dampak positif bagi kedua belah pihak, dampak positif tersebut tergantung bagaimana pola komunikasi yang dibangun oleh para komunakan. Pola komunikasi orang tua dalam lingkungan keluarga akan mempengaruhi keadaan keluarga itu sendiri, misalnya terjadinya motivasi belajar anak tergantung bagaimana orang tua membangun pola komunikasi dengan anak tersebut atau yang disebut oleh mudjiono terdapat faktor eksternal ikut terlibat dalam motivasi belajar anak. Sehingga peneliti tertarik untuk meneli peran pola komunikasi orang tua terhadap motivasi belajar anak di SMAN 1 Labuapi dengan tujuan untuk mengetahui Hubungan antara Pola Komunikasi Orang Tua dengan Motivasi Belajar Siswa di SMAN 1 Labuapi. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian Kuantitatif dengan pendekatan expost-fakto, penlitian ini adalah penelitian populasi dengan tehnik pengumpulan data menggunakan angket dan dokumentasi, jenis data yang dikumpulkan adalah kuantitatif dan sumber data primer. Sementara instrumen dilakukan uji validitas dan reliabilitas untuk mengetahui tingkat konsistensi instrumen tersebut serta uji normalitas untuk peryaratan analisis. Analisis data menggunakan korelasi product moment. Hasil penelitian diperoleh harga r hitung sebesar 0.336 dan r tabel 0,497 pada taraf kesalahan 5 %, artinya r hitung lebih kecil dari r tabel. Maka hasil uji hipotesis menunjukan bahwa tidak terdapat hubungan antara pola komunikasi orang tua dengan motivasi belajar siswa. Sehingga hal tersebut dapat disimpulkan bahwa motivasi belajar siswa kelas XI IPA di SMAN 1 Labupai tidak terpengaruh oleh faktor eksternal, salah satunya pola komunikasi orang tua, akan tetapi lebih kepada faktor eksternal yang lain seperti kemampuan siswa bergaul, berkomunikasi serta sikap siswa itu sendiri yang berada diluar lingkungan keluarga dan faktor internal siswa itu sendiriReferences
Arikunto, 2006 .Prosedur Penelitian. Jakarta: Rieneka Cipta.
Bahril, Syaiful. 2004. Guru dan Anak Didik dalam Interaksi Edukatif. Jakarta: Rineka Cipta
Djamarah, Syaiful Bahri.2004. Psikologi Belajar. Jakarta: PT Rieneka Cipta.
Effendy, Uchjana. 2000. Dinamika Komunikasi. Bandung: Remaja Rosdakarya
Jalaluddin Rakhmad. Psikologi Komunikasi. Remajaa Rosdakarya, Bandung, 2013
Khodijah. 2007. Intensitas Komunikasi Anak Dan Orang Tua. Jakarta: Rineka Cipta
Mulyana, Deddy. 2000. Ilmu Komunikasi Suatu Pengantar. Bnadung: Remaja Rosdakarya
Markum, Enoch. 1985. Anak, Keluarga dan Masyarakat. Jakarta: Sinar Harapan
Mudjiono. 2014. Belajar Dan Pembelajara. Jakarta: Depdikbud.
Pawito, dan Sardjono. Teori-Teori Komunikasi.Buku Pegangan Kuliah Fisipol Komunikasi Massa S1 Semester IV.
Shochib, Moh. 1998. Pola Asuh Orang Tua dalam Membantu Anak Mengembangkan Disiplin Diri. Jakarta: Rineka Cipta
Sugiyono. 2015. StatistikUntuk Penelitian.Bandung:Alfabeta
Sardiman, A. M. 2011. Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar. Jakarta: Grafindo
Shannon &Weaver. 1998. Pengantar Ilmu komunikasi. Jakarta: Grafindo
Widjaja. 1997. Komunikasi ; Komunikasi dan Hubungan masyarakat. Jakarta: Bumi Aksara
Zakiah Daradjat, dkk. 2011. Ilmu Pendidikan Komunikasi . Jakarta: Bumi Aksara.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Publication Ethics
This scientific code of ethics statement is a code of ethics statement for all parties involved in the publication process of scientific journals, namely managers, editors, reviewers, and authors. The statement of the ethical code of scientific publications is based on the Head Regulation of LIPI Number 5 of 2014 concerning the Code of Ethics for Scientific Publication, which in essence is the Code of Ethics for Scientific Publication which essentially upholds the three ethical values in publication, namely
- Neutrality, which is free from conflicts of interest in the management of publications;
- Justice, namely to give authorship rights to those who are entitled as authors / writers; and
- Honesty, which is free from duplication, fabrication, falsification, and plagiarism (DF2P) in publications.
Editor-in-Chief’s Duties and Responsibilities of the
- Determine the name of the journal, scope of science, scale, and accreditation if necessary.
- Determine editor membership.
- Defining relationships between publishers, editors, best partners, and other parties.
- Respect confidential matters, both for contributing researchers, authors, editors, and best-partner partners.
- Implement norms and provisions regarding intellectual property rights, especially copyright.
- Conduct a journal policy review and submit it to authors, editors, best partners, and readers.
- Make a code of conduct guide for editors and best partners.
- Publish journals regularly.
- Ensure the availability of funding sources for the sustainability of journal publishing.
- Building a network of cooperation and marketing.
- To improve the quality of the journal.
- Prepare licensing and other legal aspects.
Editor's Duties and Responsibilities
- The editor comments on the author's writing so the reader can understand what the writer wants to say, through comments written on the script.
- The editor comments on the author's writing in accordance with the EYD language (Enhanced Spelling) or the language according to the standard of the journal.
- The editor strives to improve the quality of publications on an ongoing basis;
- The editor puts forward freedom of opinion objectively,
- The editor conveys corrections, clarifications, withdrawals, and apologies if needed,
- The editor ensures that the writer's writings are not related to SARA or anything that could harm the Publisher and coordinate the writer's writings to the editor in chief of the publisher if the writing is slightly controversial.
- Editor receives, examines, and follows up complaints from all parties involved in publishing the journal;
- The editor supports initiatives to educate researchers about the ethics of publication,
- Editors do not maintain their own opinions, authors or third parties that can result in non-objective decisions,
- The editor encourages the author, so that he can make repairs to the paper until it is worth publishing.
- The editor performs the layout of the manuscript to be published so that it matches the journal template.
- Editor membantu pemimpin redaksi dalam menyelesaikan pengumpulan naskah sebelum dicetak dan diterbitkan, terutama dalam hal bahasa, format, dan tata letak.
Tugas dan Tanggung Jawab Peninjau
- Memberikan umpan balik tertulis yang objektif dan tidak bias tentang nilai beasiswa dan kontribusi naskah terhadap pengembangan ilmu pengetahuan;
- Menunjukkan apakah penulisan naskah cukup jelas, lengkap, dan relevan, serta apakah naskah sesuai dengan ruang lingkup jurnal;
- Tidak memberikan kritik atau komentar yang bersifat pribadi; dan
- Menjaga kerahasiaan naskah, dengan tidak membicarakannya dengan pihak-pihak yang tidak terkait, atau mengungkapkan informasi yang terkandung dalam naskah kepada pihak lain.
Tugas dan Tanggung Jawab Administrator Situs Web
Administrator Situs Web adalah orang yang bertanggung jawab untuk mengelola situs web jurnal. Secara spesifik, ruang lingkup tugas Administrator Situs Web adalah sebagai berikut:
- Menyiapkan situs web jurnal;
- Konfigurasikan opsi sistem dan kelola akun pengguna;
- Daftar untuk editor, pengulas, dan penulis;
- Kelola fitur jurnal;
- Melihat statistik laporan; dan
- Unggah/terbitkan makalah yang sudah diterima.
Pemberitahuan Hak Cipta
Penulis yang menerbitkan karya ilmiahnya di Jurnal Ilmiah Mandala Education setuju dengan ketentuan berikut:- Penulis memegang hak cipta dan memberikan jurnal hak penerbitan pertama dengan karya yang dilisensikan secara bersamaan di bawah Lisensi Atribusi Creative Commons (CC BY-SA 4.0)  yang memungkinkan orang lain untuk berbagi karya tersebut dengan pengakuan atas kepengarangan karya dan publikasi awal dalam jurnal ini.Â
- Penulis dapat membuat pengaturan kontraktual tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif atas versi karya yang diterbitkan jurnal tersebut (misalnya, mengunggahnya ke repositori institusi atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas penerbitan awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk mengunggah karya mereka secara daring (misalnya, di repositori institusi atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena hal ini dapat mengarah pada pertukaran yang produktif serta kutipan yang lebih awal dan lebih banyak dari karya yang diterbitkan.


