KAJIAN NILAI BUDAYA PADA TARI BEDAYOU TULANG BAWANG
DOI:
https://doi.org/10.58258/jupe.v6i2.2750Keywords:
Nilai Budaya, Tari Bedayou Tulang BawangAbstract
This study aims to examine the cultural values in the Bedayou Tulang Bawang dance. The Bedayou Tulang Bawang dance was analyzed using ethnochoreologi theory assisted by folklore theory. The method used in this research is qualitative method. Data collection techniques were carried out by means of observation, interviews, and documentation studies. To analyze the cultural value in the Bedayou Tulang Bawang dance, the researchers used data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The analysis produces cultural values, namely the value of self-confidence and nemui nyimah (friendly, polite, and tolerant).References
Agnesia, Gatra. (2016). Penguatan Identitas Budaya Melalui Pembelajaran Tari Melinting di SMKN 1 Buay Bahuga Lampung. (Tesis). Sekolah Pascasarjana. Universitas Pendidikan Indonesia, Bandung.
Anik Ghufron.C, Asri Budiningsih, dan Hidayati. 2017. “Pengembangan Pembelajaran Berbasis Nilai-Nilai Budaya Yogyakarta di Sekolah Dasar”. Cakrawala Pendidikan. XXXVI. Nomor 2.
Creswell, John. (2013). Riset Pendidikan (Perencanaan, Pelaksanaan, dan Evaluasi Riset Kualitatif dan Kuantitatif. Yogyakarta: Pustaka Pelajar (Edisi kelima).
Devi, Febrilyan Sakuntala. (2017). Pengaruh Pembelajaran Tari Cangget terhadap Kesantunan Siswa di SMPN 1 Marga Tiga Kabupaten Lampung Timur. (Tesis). Sekolah Pascasarjana. Universitas Pendidikan Indonesia, Bandung.
Fachruddin dan Suharyadi. (1996). Falsafat Pi’il Pesenggiri Sebagai Norma Tatakrama Kehidupan Sosial Masyarakat. Lampung: Dik-Bud, Provinsi Lampung. Bandar Lampung.
Gie, Liang. (1996). Filsafat Seni, Sebuah Pengantar. Yogyakarta: Pusat Belajar Ilmu Berguna (PUBIB)
Gunawan, Imam. (2013). Metode Penelitian Kualitatif (Teori dan Praktik). Jakarta: Bumi Aksara.
Gustianingrum, Pratiwi Wulan. (2016). Upaya Pelestarian Nilai Budaya Daerah dalam Pembentukan Karakter Bangsa. (Tesis). Sekolah Pascasarjana. Universitas Pendidikan Indonesia, Bandung.
Harsojo, Ali. (2013). Membangun Karakter Berkearifan Lokal Dalam Bingkai Pendidikan Persekolahan. Jurnal Pelopor Pendidikan. Volume 4, Nomor 1, Januari 2013.
Istiawati, Fitri Novia. (2016). Pendidikan Karakter Berbasis Nilai-Nilai Kearifan Lokal Adat Ammatoa dalam Menumbuhkan Karakter Konservasi. Cendekia, 10(1): 1-18.
Julia. (2011). Membentuk Keindahan Moral Melalui Pendidikan Seni Berbasis Tradisi Lokal. Quovadis Seni Tradisi 7.
Jurnawan, Hendry, dkk. (2015) Analisis Struktur Gerak Tari Jepin Langkah Penghibur Pengantin Di Kota Pontianak Kalimantan Barat. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Untan Vol. 4, No 9 2015.
Hadikusuman, Hilman (1989). Masyarakat dan Adat-Budaya Lampung. Mandar Maju: Bandung.
Hakam, A.K. (2000). Pendidikan Nilai. Bandung: Alfabeta.
Irianto, S dan Margaret, R. (2011). Pi’il Pesenggiri: Modal Budaya dan Strategi Identitas Ulun Lampung, Makara, Sosial Humaniora, Vol. 15, No. 2 Desember 2011:140-150, Departemen Antropologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Indonesia.
Narawati, Tati. (2003). Wajah Tari Sunda dari Masa ke Masa . Bandung: P4ST UPI (Pusat Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Seni Tradisional Universitas Pendidikan Indonesia).
Nurhadi. (2003). Pembelajaran Kontekstual dan Penerapannya dalam KBK. Malang: Universitas Negeri Malang.
Saraswati, Ayu Ridho. (2016). Pembelajaran Tari Reog Bulkiyo untuk Menanamkan Nilai Patriotisme Siswa di Madrasah Tsanawiyah Sunan Ampel Doko Kabupaten Blitar. (Tesis). Sekolah Pascasarjana, Universitas Pendidikan Indonesia, Bandung.
Sartini. (2006). Menggali Kearifan Lokal Nusantara Sebuah Kajian Filsafat. Vol. 2. III. Tersedia:http://filsafat.ugm.ac.id.
Sa’dun Akbar. 2010. “Model Pembelajaran Nilai dan Karakter Berbasis Nilai-Nilai Kehidupan di Sekolah Dasar”. Jurnal Ilmu Pendidikan. Jilid 17. Nomor 1. Februari. Halaman 46-54.
Siswanto, Edi. (2014). Pelestarian Budaya Pi’il Pesenggiri Dalam Masyarakat Multikultural Lampung: Studi Pendidikan Kewarganegaraan Di Kecamatan Baradatu Kabupaten Way Kanan. (Tesis). Sekolah Pascasarjana, Universitas Pendidikan Indonesia, Bandung.
Sumardjo, Jakob. (2000). Filsafat Seni. Bandung: ITB
Sutrisno, Mudji, Hendra Putranto.(2005). Teori-teori Kebudayaan. Yogyakarta: Kanisius (Anggota IKAPI)
Supardan, D. (2008). Pengantar Ilmu Sosial Sebuah Kajian Pendekatan Struktural. Jakarta: Bumi Aksara.
Wahyudi, Ayu Vinlandari. (2017). Penanaman Nilai-Nilai Kesundaan berbasis Pembelajaran Tari Pakujajar di SMP Negeri 5 Kota Sukabumi. (Tesis). Sekolah Pascasarjana, Universitas Pendidikan Indonesia, Bandung.
Wardhani. Novia Wahyu. (2014). Pembelajaran Nilai-Nilai Kearifan Lokal Sebagai Penguat Karakter Bangsa Melalui Pendidikan Informal. ISSN 1412-565 X.
Wuryandani, W. (2013). Integrasi Nilai-Nilai Kearifan Lokal Dalam Pembelajaran Untuk Menanamkan Nasionalisme di Sekolah Dasar. (Online) Tersedia: http://staff.uny.ac.id.
Zuriana,C. (2011). Makna Ragam Gerak dan Nilai-Nilai Budaya dari Tari Ranup Lampuan. Jurnal Mentari. Vol. 14. No. 1 2011. ejournal.unmuha.ac.id
Antoni, et.al. 2018. Karakteristik Homestay Di Kawasan Wisata Pulau Lombok: P3M Politeknik Pariwisata Lombok.
Chukwuma, E.M., & Obiefuna, O. (2014). Effect of Motivation on Employee Productivity : A Study of Manufacturing Companies in Nnewi. Journal of Managerial Studies and Research 2 (7).
Damanik, Janianton dan Weber, Helmut F. (2006). Perencanaan Ekowisata. Yogyakarta.
Goeldner, Charles & Ritchie, J.R. Brent. (2012). Tourism Principles, Practices, Philosopies. 12 th Edition. John Wiley & Sons,Inc. New Jersey. USA.
Hill, K. M., Fombelle, P. W., & Sirianni, N. J. (2016). Shopping under the influence of curiosity: How retailers use mystery to drive purchase motivation. Journal of Business Research, 69(3), 1028–1034.
Hu, Y. and Ritchie, J. (1993), ''Measuring destination attractiveness: a contextual approach'', Journal of Travel Research, Vol. 32.
Karomi, et.al. (2021). Pengembangan Standar Pengelolaan Homestay Sesuai Protokol Covid-19 (Studi Kasus Di Kota Mataram Dan Kabupaten Banyuwangi). Jurnal Media Ina Ilmiah Vol.15 No.11.
Karomi, et.al. 2019. Strategi Pemasaran Hotel Pasca Bencana Gempa Bumi Di Hotel Kota Mataram Dan Daerah Istimewa Yogyakarta: Jurnal Ilmiah Mandala Education Vol. 6. No. 2. Oktober 2020.
Kotler & Keller. 2006. Manajemen Pemasaran, Edisi 12 jilid 1, Terjemahan (Molan Benyamin). Indonesia: PT. Indeks.
Kotler, Philip and Kevin Lane Keller, 2011. Manajemen Pemasaran, Edisi 13 Jilid 1 dan 2, Alih Bahasa: Bob Sabran, Erlangga, Jakarta.
Kotler, Philip and Kevin Lane Keller, 2012. Marketing Management, Edisi 14, New Jersey: Prentice-Hall Published.
Kotler, Philip and Kevin Lane Keller, 2016. Marketing Managemen, 15th Edition, Pearson Education,Inc.
Kotler, Philip dan Gary Armstrong, 2012. Principles of Marketing, Edisi 14, New Jersey: Prentice-Hall Published.
Lamb, hair dan McDaniel. 2001. Pemasaran Buku1 edisi pertama. Jakarta: Salemba Empat.
Malhotra Naresh K. 2008 Marketing Research an Apllied Orientation. Second Edition. New Jersey: Prentice Hall Internasional, Inc.
Middleton,T.C.V, Fyall, Alan & Morgan, Micheal .(2009). Marketing ini Travel dan Tourism, 4th Edition. Elsevier Ltf. United Kingdom.
Raman, Arasu, and Viswanathan A. (2011). Web Services and e-Shopping Decisions: A Study on Malaysian e-Consumer. IJCA Special Issue on “Wireless Information Networks & Business Information System”. WINBIS
Schiffman, Leon & Kanuk, L, Leslie. (2008). Perilaku th Konsumen 7 Edition. PT. Indeks. Jakarta
Simamora, Bilson. (2002). Panduan Riset Perilaku Konsumen. Penerbit PT. Gramedia Pustaka Utama. Jakarta
Swarbrooke, John & Horner, Susan. (2007). Consumer th Behavious in Tourism 2 Edition. Elsevier Ltd. United Kingdom
Tjiptono, Fandy. 2007.Strategi Pemasaran. Edisi 2. Yogyakarta: Andi. 2002. Mnj. Jasa.Yogyakarta: Andy Ofset.
Undang Undang tentang Kepariwisataan, UU No. 9 Tahun 1990. Jakarta: Menteri Sekretaris Negara.
Undang Undang tentang Kepariwisataan, UU No. 10 Tahun 2009. Jakarta: Direktorat Jenderal Hukum dan HAM
https://www.ntbprov.go.id/post/program-unggulan/desa-wisata-kembang-kuning-simpan-sejuta-pesona, diakses Oktober 2021.
https://www.suarantb.com/air-terjun-burung-walet-lotim-si-cantik-yang-bersembunyi-di-antara-bebatuan, diakses Oktober 2021.
Ellen Chandra, B. Sc, B. Econ, https://www.finansialku.com/staycation-saat-liburan/, diakses Agustus 2021.
https://data.ntbprov.go.id/dataset/jumlah-kunjungan-wisatawan-ke-provinsi-nusa-tenggara-barat-ntb, diakses Oktober 2021.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Publication Ethics
This scientific code of ethics statement is a code of ethics statement for all parties involved in the publication process of scientific journals, namely managers, editors, reviewers, and authors. The statement of the ethical code of scientific publications is based on the Head Regulation of LIPI Number 5 of 2014 concerning the Code of Ethics for Scientific Publication, which in essence is the Code of Ethics for Scientific Publication which essentially upholds the three ethical values in publication, namely
- Neutrality, which is free from conflicts of interest in the management of publications;
- Justice, namely to give authorship rights to those who are entitled as authors / writers; and
- Honesty, which is free from duplication, fabrication, falsification, and plagiarism (DF2P) in publications.
Editor-in-Chief’s Duties and Responsibilities of the
- Determine the name of the journal, scope of science, scale, and accreditation if necessary.
- Determine editor membership.
- Defining relationships between publishers, editors, best partners, and other parties.
- Respect confidential matters, both for contributing researchers, authors, editors, and best-partner partners.
- Implement norms and provisions regarding intellectual property rights, especially copyright.
- Conduct a journal policy review and submit it to authors, editors, best partners, and readers.
- Make a code of conduct guide for editors and best partners.
- Publish journals regularly.
- Ensure the availability of funding sources for the sustainability of journal publishing.
- Building a network of cooperation and marketing.
- To improve the quality of the journal.
- Prepare licensing and other legal aspects.
Editor's Duties and Responsibilities
- The editor comments on the author's writing so the reader can understand what the writer wants to say, through comments written on the script.
- The editor comments on the author's writing in accordance with the EYD language (Enhanced Spelling) or the language according to the standard of the journal.
- The editor strives to improve the quality of publications on an ongoing basis;
- The editor puts forward freedom of opinion objectively,
- The editor conveys corrections, clarifications, withdrawals, and apologies if needed,
- The editor ensures that the writer's writings are not related to SARA or anything that could harm the Publisher and coordinate the writer's writings to the editor in chief of the publisher if the writing is slightly controversial.
- Editor receives, examines, and follows up complaints from all parties involved in publishing the journal;
- The editor supports initiatives to educate researchers about the ethics of publication,
- Editors do not maintain their own opinions, authors or third parties that can result in non-objective decisions,
- The editor encourages the author, so that he can make repairs to the paper until it is worth publishing.
- The editor performs the layout of the manuscript to be published so that it matches the journal template.
- Editor membantu pemimpin redaksi dalam menyelesaikan pengumpulan naskah sebelum dicetak dan diterbitkan, terutama dalam hal bahasa, format, dan tata letak.
Tugas dan Tanggung Jawab Peninjau
- Memberikan umpan balik tertulis yang objektif dan tidak bias tentang nilai beasiswa dan kontribusi naskah terhadap pengembangan ilmu pengetahuan;
- Menunjukkan apakah penulisan naskah cukup jelas, lengkap, dan relevan, serta apakah naskah sesuai dengan ruang lingkup jurnal;
- Tidak memberikan kritik atau komentar yang bersifat pribadi; dan
- Menjaga kerahasiaan naskah, dengan tidak membicarakannya dengan pihak-pihak yang tidak terkait, atau mengungkapkan informasi yang terkandung dalam naskah kepada pihak lain.
Tugas dan Tanggung Jawab Administrator Situs Web
Administrator Situs Web adalah orang yang bertanggung jawab untuk mengelola situs web jurnal. Secara spesifik, ruang lingkup tugas Administrator Situs Web adalah sebagai berikut:
- Menyiapkan situs web jurnal;
- Konfigurasikan opsi sistem dan kelola akun pengguna;
- Daftar untuk editor, pengulas, dan penulis;
- Kelola fitur jurnal;
- Melihat statistik laporan; dan
- Unggah/terbitkan makalah yang sudah diterima.
Pemberitahuan Hak Cipta
Penulis yang menerbitkan karya ilmiahnya di Jurnal Ilmiah Mandala Education setuju dengan ketentuan berikut:- Penulis memegang hak cipta dan memberikan jurnal hak penerbitan pertama dengan karya yang dilisensikan secara bersamaan di bawah Lisensi Atribusi Creative Commons (CC BY-SA 4.0)  yang memungkinkan orang lain untuk berbagi karya tersebut dengan pengakuan atas kepengarangan karya dan publikasi awal dalam jurnal ini.Â
- Penulis dapat membuat pengaturan kontraktual tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif atas versi karya yang diterbitkan jurnal tersebut (misalnya, mengunggahnya ke repositori institusi atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas penerbitan awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk mengunggah karya mereka secara daring (misalnya, di repositori institusi atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena hal ini dapat mengarah pada pertukaran yang produktif serta kutipan yang lebih awal dan lebih banyak dari karya yang diterbitkan.


