Intrik Politik Dan Kekuasaan Dalam Novel Geger Perang Bubat Karya Wahyu HR (Sebuah Kajian Semiotika)
DOI:
https://doi.org/10.58258/jupe.v7i1.3441Keywords:
Novel Geger Perang Bubat, Politik dan Kekuasaan, Kajian SemiotikaAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan novel Geger Perang Bubat dengan menggunakan teori semiotika Charles Sanders Pierce sebagai model analisis. Model analisis teori semiotika Charles Sanders Peirce dalam novel mencakup analisis tanda ikon, indeks, dan simbol dalam novel. Penelitian ini termasuk penelitian pustaka dengan metode kualitatif interpretatif. Data diperoleh melalui sumber data primer dan skunder. Data yang diperoleh dijelaskan secara deskriptif interpretatif. Metode pengumpulan data dalam penelitian menggunakan metode dokumentasi dan metode telaah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tuduhan sebagian pembesar Majapahit terhadap Gajah Mada yang berambisi menyatukan nusantara merupakan ikon dari watak Raja Kertanegara karena dianggap sama-sama berambisi meluaskan kekuasaan walaupun harus menyingkirkan lawan politiknya. Di sisi lain, tuduhan yang di tujukan kepada Gajah Mada merupakan indeks dari konspirasi politik sebagian pejabat Majapahit untuk menyingkirkan Gajah Mada dari percaturan politik di kerajaan Majapahit. Di samping itu, fitnah yang di mainkan oleh sebagian pejabat Majapahit untuk menghancurkan nama baik Gajah Mada merupakan simbol dari kebencian sebagian pejabat Majapahit akibat dendam masa lalu dan timbulnya keinginan untuk mengikis dominasi Gajah Mada di kerajaan Majapahit.References
Aini, Alfiah Nurul. 2013. “Analisis Semiotika Terhadap Novel Laskar Pelangi Karya Andrea Hirata Sebagai Alternatif Pembelajaran Sastra di SMA”.Jurnal NOSI. Volume 1. Nomor 2. Hlm.80-86
Fadli, Zaki Ainul. 2015. Kajian Semiotik: Interpretasi Puisi Kurofune Karya Kinoshita Mokutaro. jurnal Izumi. Volume 4, No 2. Hlm. 72-73
H.R, Wahyu. 2013. Geger Perang Bubat. Yogyakarta: Dipta
Hoed, Benny H. 2011. Semiotik & Dinamika Sosial Budaya. Depok: Komunitas Bambu
Lubis,Fheti Wulandari. 2018. Analisis Diskriminasi Pada Novel “Amaliya” Karya Tere Liye. Journal Of Science And Social Research. Vol. 1. No. 1. Hlm.53-59
Mahsun. 2007. Metode Penelitian Bahasa Tahap Strategi, Metode , dan Teknik. Jakarta: Raja Grafindo
Nurgiyantoro, Burhan. 1998. Teori Pengkajian Fiksi. Yogyakarta: Gajah Mada University Press
Ratna, Nyoman Kutha. 2009. Teori, Metode, Dan Teknik Penelitian Sastra. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Santosa, Puji. 1993. Ancangan Semiotika dan Pengkajian Susastra. Bandung: Penerbit Angkasa.
Setyowati, Nurmala. 2016. Kajian Semiotika Karya-Karya Stensil Propaganda Digie Sigit. Yogyakarta: Universitas Negeri Yogyakarta
Sobur, Alex. 2006. Semiotika Komunikasi. Bandung: Rosdakarya.
Suherdiana, Dadan. 2008. Konsep Dasar Semiotika Dalam Komunikasi Massa Menurut Charles Sanders Pierce. Jurna Ilmu Dakwah Vol. 4 No. 12. Hlm.371-407
Sumardjo, Jacob dan Saini K.M.. 1986. Apresiasi Kesusastraan. Jakarta: Gramedia.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Publication Ethics
This scientific code of ethics statement is a code of ethics statement for all parties involved in the publication process of scientific journals, namely managers, editors, reviewers, and authors. The statement of the ethical code of scientific publications is based on the Head Regulation of LIPI Number 5 of 2014 concerning the Code of Ethics for Scientific Publication, which in essence is the Code of Ethics for Scientific Publication which essentially upholds the three ethical values in publication, namely
- Neutrality, which is free from conflicts of interest in the management of publications;
- Justice, namely to give authorship rights to those who are entitled as authors / writers; and
- Honesty, which is free from duplication, fabrication, falsification, and plagiarism (DF2P) in publications.
Editor-in-Chief’s Duties and Responsibilities of the
- Determine the name of the journal, scope of science, scale, and accreditation if necessary.
- Determine editor membership.
- Defining relationships between publishers, editors, best partners, and other parties.
- Respect confidential matters, both for contributing researchers, authors, editors, and best-partner partners.
- Implement norms and provisions regarding intellectual property rights, especially copyright.
- Conduct a journal policy review and submit it to authors, editors, best partners, and readers.
- Make a code of conduct guide for editors and best partners.
- Publish journals regularly.
- Ensure the availability of funding sources for the sustainability of journal publishing.
- Building a network of cooperation and marketing.
- To improve the quality of the journal.
- Prepare licensing and other legal aspects.
Editor's Duties and Responsibilities
- The editor comments on the author's writing so the reader can understand what the writer wants to say, through comments written on the script.
- The editor comments on the author's writing in accordance with the EYD language (Enhanced Spelling) or the language according to the standard of the journal.
- The editor strives to improve the quality of publications on an ongoing basis;
- The editor puts forward freedom of opinion objectively,
- The editor conveys corrections, clarifications, withdrawals, and apologies if needed,
- The editor ensures that the writer's writings are not related to SARA or anything that could harm the Publisher and coordinate the writer's writings to the editor in chief of the publisher if the writing is slightly controversial.
- Editor receives, examines, and follows up complaints from all parties involved in publishing the journal;
- The editor supports initiatives to educate researchers about the ethics of publication,
- Editors do not maintain their own opinions, authors or third parties that can result in non-objective decisions,
- The editor encourages the author, so that he can make repairs to the paper until it is worth publishing.
- The editor performs the layout of the manuscript to be published so that it matches the journal template.
- Editor membantu pemimpin redaksi dalam menyelesaikan pengumpulan naskah sebelum dicetak dan diterbitkan, terutama dalam hal bahasa, format, dan tata letak.
Tugas dan Tanggung Jawab Peninjau
- Memberikan umpan balik tertulis yang objektif dan tidak bias tentang nilai beasiswa dan kontribusi naskah terhadap pengembangan ilmu pengetahuan;
- Menunjukkan apakah penulisan naskah cukup jelas, lengkap, dan relevan, serta apakah naskah sesuai dengan ruang lingkup jurnal;
- Tidak memberikan kritik atau komentar yang bersifat pribadi; dan
- Menjaga kerahasiaan naskah, dengan tidak membicarakannya dengan pihak-pihak yang tidak terkait, atau mengungkapkan informasi yang terkandung dalam naskah kepada pihak lain.
Tugas dan Tanggung Jawab Administrator Situs Web
Administrator Situs Web adalah orang yang bertanggung jawab untuk mengelola situs web jurnal. Secara spesifik, ruang lingkup tugas Administrator Situs Web adalah sebagai berikut:
- Menyiapkan situs web jurnal;
- Konfigurasikan opsi sistem dan kelola akun pengguna;
- Daftar untuk editor, pengulas, dan penulis;
- Kelola fitur jurnal;
- Melihat statistik laporan; dan
- Unggah/terbitkan makalah yang sudah diterima.
Pemberitahuan Hak Cipta
Penulis yang menerbitkan karya ilmiahnya di Jurnal Ilmiah Mandala Education setuju dengan ketentuan berikut:- Penulis memegang hak cipta dan memberikan jurnal hak penerbitan pertama dengan karya yang dilisensikan secara bersamaan di bawah Lisensi Atribusi Creative Commons (CC BY-SA 4.0)  yang memungkinkan orang lain untuk berbagi karya tersebut dengan pengakuan atas kepengarangan karya dan publikasi awal dalam jurnal ini.Â
- Penulis dapat membuat pengaturan kontraktual tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif atas versi karya yang diterbitkan jurnal tersebut (misalnya, mengunggahnya ke repositori institusi atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas penerbitan awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk mengunggah karya mereka secara daring (misalnya, di repositori institusi atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena hal ini dapat mengarah pada pertukaran yang produktif serta kutipan yang lebih awal dan lebih banyak dari karya yang diterbitkan.


