Dampak Keluarga Broken Home Terhadap Perkembangan Sosial Emosional Anak Usia 5-6 Tahun (Studi Kasus Di Tk Sedesa Tegal Maja Lombok Utara)
DOI:
https://doi.org/10.58258/jupe.v7i2.3824Keywords:
Keluarga Broken Home, Sosial EmosionalAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak keluarga broken home terhadap sosial emosional anak usia dini usia 5-6 tahun. Penelitian ini mengkaji terkait bentuk-bentuk keluarga broken home dan dampak yang di timbulkan terhadap aspek perkembangan sosial emosional anak usia 5-6 tahun. Jumlah responden sebanyak 13 orang siswa yang mengalami broken home. Metode dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah observasi, wawancara, dan dokumantasi. Untuk mengukur keabsahan data peneliti menggunakan teknik triangulasi, member check, focus group diskusi, dan diskusi teman sejawat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk-bentuk keluarga broken home karena perceraian orang tua, disebabkan faktor psikologis berupa adanya kecemburuan terhadap pasangan, selain itu faktor ekonomi serta dampaknya terhadap sosial emosional yang di timbulkan terhadap anak usia 5-6 tahun adalah anak kecenderungan menunjukkan sikap menjadi lebih pendiam, kurangnya rasa percaya diri anak, menurunnya minat anak untuk berosialisasi aktif dengan teman sebayanyaReferences
Agustin Kurniasih. (2019). Regulasi Emosi Pada Anak Broken Home. Universitas Semarang. Vol 1, No. 2 Hal 1-11.
Ahmad Susanto. (2011). Perkembangan Anak Usia Dini Pengantar Dalam Berbagai Aspeknya. Jakarta : Prenadamedia.
Aisyah Siti, dkk. (2017). Perkembangan Dan Konsep Dasar Anak Usia Dini, Banten : Universitas Terbuka.
Ali Nugraha, Yulia Rachmawati. (2019). Metode Pengembangan Sosial Emosional, Banten: universitas terbuka.
Arnianti, (2021). Teori Perkembangan Psikoanalisis. Jurnal Penelitian Guru Indonesia. Vol. 1. No 2. Hal 1-13
Cholid N. Ardilla. (2021). Pengaruh Broken Home Terhadap Anak. Jurnal Hasil Hasil Penelitian Mahasiswa. Vol .6. No. 1
Diani Fathonnah, dkk. (2020). Gambaran Self Esteem Siswa dari Keluarga Broken Home di SMAN 1 Ciwidey. Fokus : Kajian Bimbingan dan Konseling Dalam Pendidikan. Vol 3, No. 4 Hal 129-139
Eliszabeth B. Hurlock. (1978). Perkembangan Anak. Jakarta : Erlangga.
Farida Mayar. (2013). Perkembangan Sosial Anak Usia Dini Sebagai Bibit Untuk Masa Depan Bangsa. Junal Al-Ta’lim. Vol 1, No 6 Hal 459-464.
Femmi Nurmalitasari. (2015). Perkembangan Sosial Emosi Anak Pada Anak Usia Sekolah. Buletin Psikologi. Vol 23, No. 2. Hal 103-111.
Harnilawati. (2013). Konsep Dan Proses Keperawatan Keluarga. Takalar : Pustaka As Salam.
Helmawati, (2016). Pendidikan Keluarga. Bandung : Remaja Rosdakarya.
Jaja Suteja, Yusriah. (2017). Dampak Pola Asuh Orang Tua Terhadap Perkembangan Soial-Emosional Anak. Jurnal Pendidikan Anak. Vol 3, No 1.
Jhon W. Creswell. (2016). Research Design. Edisi 4. Yogjakarta : Pustaka Pelajar.
Loeziana Uce. (2017). The Golden Age : Masa efektif Merancang Kualitas Anak. Jurnal Pendidikan Anak. Vol 1 No 2, Hal 77-92.
Moleong. (2014). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung : Remaja Rosdakarya.
Musyarofah. (2017). Pengembangan Aspek Sosial Anak Usia Dini Di Taman Kanak-Kanak ABA IV Mangli Jember. Intradisiplinary Journal Of Comunication, Vol. 2, No 1, Hal. 104-111
Muttaqin Imron. (2019). Analisis Faktor Penyebab Dan Dampak Keluarga Broken Home. Jurnal Studi Gender Dan Anak. Vol .6. No . 2.
Nazarudin, (2019). Pendidikan Keluarga Menurut Ki Hajar Dewantara Dan Relevansinya Dengan Pendidikan Islam. Palembang : Nurfikri.
Nurtia Massa, dkk. (2020). Dampak Keluarga Brokn Home Terhadap Prilaku Sosial Anak. JamburaJournal Of Comunity Empowerment. Vol. 1 .No. 1. Hal.1-12
Sugiyono. (2015). Metodologi Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung : Alfabeta.
Samsu, (2017). Metode Penelitian Teori Dan Aplikasi Penelitian Kualitatif, Kuantitatif, Mixed Methods, Serta Research Dan Development, Jambi : Pusaka.
Titing Rohayati. (2013). Pengembangan Perilaku Sosial Anak Usia Dini. Cakrawala : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini. Vol 4, No. 2. Hal 131-137.
Undang-Undang Dasar Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003. Tentang Pendidikan Nasional
Wilma Fransisca Mamuly Magdalnea Paunno. (2021). Dampak Psikologi dan Sosial Terhadap Kesehatan Mental Anak Korban Broken Home di Desa Hattu Kabupaten Maluku Tengah, Jurnal Riset Kesehatan Vol 11, No. 2
Wiwin Mistiani. (2018). Dampak Keluarga Broken Home Terhadap Psikologis Anak. Jurnal Mustawa. Vol 10, No.2 Hal 322-354.
Yulis Jamiah. (2010). Keluarga Harmonis dan Implikasinya Terhadap Pembentukan Kepribadian Anak Usia Dini. Jurnal Cakrawala Kependidikan Vol 8, No 1 Hal 1-13
Downloads
Published
Issue
Section
License
Publication Ethics
This scientific code of ethics statement is a code of ethics statement for all parties involved in the publication process of scientific journals, namely managers, editors, reviewers, and authors. The statement of the ethical code of scientific publications is based on the Head Regulation of LIPI Number 5 of 2014 concerning the Code of Ethics for Scientific Publication, which in essence is the Code of Ethics for Scientific Publication which essentially upholds the three ethical values in publication, namely
- Neutrality, which is free from conflicts of interest in the management of publications;
- Justice, namely to give authorship rights to those who are entitled as authors / writers; and
- Honesty, which is free from duplication, fabrication, falsification, and plagiarism (DF2P) in publications.
Editor-in-Chief’s Duties and Responsibilities of the
- Determine the name of the journal, scope of science, scale, and accreditation if necessary.
- Determine editor membership.
- Defining relationships between publishers, editors, best partners, and other parties.
- Respect confidential matters, both for contributing researchers, authors, editors, and best-partner partners.
- Implement norms and provisions regarding intellectual property rights, especially copyright.
- Conduct a journal policy review and submit it to authors, editors, best partners, and readers.
- Make a code of conduct guide for editors and best partners.
- Publish journals regularly.
- Ensure the availability of funding sources for the sustainability of journal publishing.
- Building a network of cooperation and marketing.
- To improve the quality of the journal.
- Prepare licensing and other legal aspects.
Editor's Duties and Responsibilities
- The editor comments on the author's writing so the reader can understand what the writer wants to say, through comments written on the script.
- The editor comments on the author's writing in accordance with the EYD language (Enhanced Spelling) or the language according to the standard of the journal.
- The editor strives to improve the quality of publications on an ongoing basis;
- The editor puts forward freedom of opinion objectively,
- The editor conveys corrections, clarifications, withdrawals, and apologies if needed,
- The editor ensures that the writer's writings are not related to SARA or anything that could harm the Publisher and coordinate the writer's writings to the editor in chief of the publisher if the writing is slightly controversial.
- Editor receives, examines, and follows up complaints from all parties involved in publishing the journal;
- The editor supports initiatives to educate researchers about the ethics of publication,
- Editors do not maintain their own opinions, authors or third parties that can result in non-objective decisions,
- The editor encourages the author, so that he can make repairs to the paper until it is worth publishing.
- The editor performs the layout of the manuscript to be published so that it matches the journal template.
- Editor membantu pemimpin redaksi dalam menyelesaikan pengumpulan naskah sebelum dicetak dan diterbitkan, terutama dalam hal bahasa, format, dan tata letak.
Tugas dan Tanggung Jawab Peninjau
- Memberikan umpan balik tertulis yang objektif dan tidak bias tentang nilai beasiswa dan kontribusi naskah terhadap pengembangan ilmu pengetahuan;
- Menunjukkan apakah penulisan naskah cukup jelas, lengkap, dan relevan, serta apakah naskah sesuai dengan ruang lingkup jurnal;
- Tidak memberikan kritik atau komentar yang bersifat pribadi; dan
- Menjaga kerahasiaan naskah, dengan tidak membicarakannya dengan pihak-pihak yang tidak terkait, atau mengungkapkan informasi yang terkandung dalam naskah kepada pihak lain.
Tugas dan Tanggung Jawab Administrator Situs Web
Administrator Situs Web adalah orang yang bertanggung jawab untuk mengelola situs web jurnal. Secara spesifik, ruang lingkup tugas Administrator Situs Web adalah sebagai berikut:
- Menyiapkan situs web jurnal;
- Konfigurasikan opsi sistem dan kelola akun pengguna;
- Daftar untuk editor, pengulas, dan penulis;
- Kelola fitur jurnal;
- Melihat statistik laporan; dan
- Unggah/terbitkan makalah yang sudah diterima.
Pemberitahuan Hak Cipta
Penulis yang menerbitkan karya ilmiahnya di Jurnal Ilmiah Mandala Education setuju dengan ketentuan berikut:- Penulis memegang hak cipta dan memberikan jurnal hak penerbitan pertama dengan karya yang dilisensikan secara bersamaan di bawah Lisensi Atribusi Creative Commons (CC BY-SA 4.0)  yang memungkinkan orang lain untuk berbagi karya tersebut dengan pengakuan atas kepengarangan karya dan publikasi awal dalam jurnal ini.Â
- Penulis dapat membuat pengaturan kontraktual tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif atas versi karya yang diterbitkan jurnal tersebut (misalnya, mengunggahnya ke repositori institusi atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas penerbitan awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk mengunggah karya mereka secara daring (misalnya, di repositori institusi atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena hal ini dapat mengarah pada pertukaran yang produktif serta kutipan yang lebih awal dan lebih banyak dari karya yang diterbitkan.


