Meningkatkan Keterampilan Sosial Anak Melalui Pembelajaran Berbasis Proyek Di PAUD Terpadu An-Nabawi
DOI:
https://doi.org/10.58258/jupe.v7i3.3846Keywords:
Keterampilan Sosial Anak, Pembelajaran Berbasis ProyekAbstract
Penelitian dilatar belakangi masih kurangnya kesadaran diri anak, ada yang belum mematuhi peraturan sekolah, kurangnya rasa tanggung jawab terhadap pekerjaannya, dan tingkat sosialisasi yang masih rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat keterampilan sosial anak Melalui Pembelajaran berbasis proyek Di PAUD Terpadu An-Nabawi Kedaung, Kecamatan Pamulang. Yang menjadi subjek dalam penelitian ini adalah anak kelompok B1 berjumlah 10 orang dengan perincian laki-laki 6 orang dan perempuan 4 orang. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Tekhnik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisi data yang digunakan yaitu teknik analisis kualitatif dan teknik analisis kuantitatif. Hasil dalam penelitian ini adalah adanya peningkatan keterampilan sosial anak melalui pembelajaran berbasis proyek. Peningkatan ini terlihat dari jumlah anak yang memiliki keterampilan sosial dengan kategori Berkembang Sangat Baik yang meningkat dari 0% pada pra-siklus menjadi 70% pada siklus II. Hal ini berarti terjadi peningkatan sebanyak 7 anak. Adapun jumlah anak yang memiliki keterampilan sosial ke dalam kategori Belum Berkembang menjadi menurun dari 60 % pada pra-siklus I menjadi 0% pada siklus II.References
Bhavya Bhasin, Gautam Gupta, & Sumedha Malhotra. (2020). Impact of covid-19 pandemic on education system. EPRA International Journal of Environmental Economics, Commerce and Educational Management, 29(9), 3812–3814. https://doi.org/10.36713/epra6363
Combs, M. L., & Diana Arezzo Slaby. (1977). Social-Skills Training with Children. In Advances in Clinical Child Psychology (Vol. 29, Issue 1, pp. 13–50). Plenum Press. https://doi.org/10.1080/00094056.1952.10728626
Diswantika, N. (2022). Efektifitas internalisasi keterampilan sosial anak usia dini pada masa pandemi covid-19. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(5), 3817–3824. https://doi.org/10.31004/obsesi.v6i5.2389
Husna, F., Awiria, & Muttaqien, N. (2019). Penelitian Tindakan Kelas (pp. 1–134).
Izza, H. (2020). Meningkatkan perkembangan sosial anak usia dini melalui metode proyek. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 4(2), 951–961. https://doi.org/10.31004/obsesi.v4i2.483
Kemendikbud. (2020). Surat edaran nomor 4 tahun 2020 tentang pelaksanaan kebijakan pendidikan dalam masa darurat penyebaran coronavirus disease (covid-19) menteri pendidikan dan kebudayaan republik indonesia (pp. 1–3).
Kusuma, W. S., & Sutapa, P. (2020). Dampak pembelajaran daring terhadap perilaku sosial emosional anak. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(2), 1635–1643. https://doi.org/10.31004/obsesi.v5i2.940
Listia, W. N. (2015). Anak sebagai makhluk sosial. Bunga Rampai Usia Emas, 1(1), 14–23. https://media.neliti.com/media/publications/75822-ID-none.pdf
Masitoh. (2005). Pendekatan Belajar Aktif Di Taman Kanak-Kanak. DEPDIKNAS.
Mendikbudristek. (2022). Surat edaran menteri pendidikan, kebudayaan, riset, dan teknologi nomor 2 tahun 2022 tentang diskresi pelaksanaan keputusan bersama 4 (empat) menteri tentang panduan penyelenggaraan pembelajaran di masa pandemi corona virus disease 2019 (Covid-19). SE Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, Dan TeknologiNomor 2 Tahun 2022, 2–3. https://bersamahadapikorona.kemdikbud.go.id/category/berita/surat-edaran/
Moeslichatoen. (2004). Metode Pengajaran Di Taman Kanak-Kanak. PT Rineka Cipta.
Mutmainah, S. (2012). Perilaku sosial anak usia dini berambut gimbal di daerah dataran tinggi dieng. Indonesian Journal of Early Childhood Education Studies, 1(1), 49–53.
Nilawati. (2020). Peningkatan keterampilan sosial anak melalui bermain peran pada kelas b2 taman kanak- kanak nurul yaqin simpang sungai duren kecamatan jambi luar kota kabupaten muaro jambi. UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi.
Permendikbud. (2014). Peraturan Nomor 137 tahun 2014 (pp. 1–76). https://doi.org/10.33578/jpsbe.v10i1.7699
Putri, S. utami. (2019). Pembelajaran Sains Untuk Anak Usia Dini. UPI Sumedang Press.
Rohmawati, A. (2018). Children’s social skills stimulation viewed from early childhood education unit in indonesia. International Journal of Educational Research Review, 3(3), 69–73. https://doi.org/10.24331/ijere.443852
Saputra, A. (2018). Pendidikan anak pada usia Dini. Jurnal Ilmiah Pendidikan Agama Islam, 10(2), 209. https://core.ac.uk/download/pdf/228822655.pdf
Sardi, M., & Mayar, F. (2021). Perkembangan sosial anak usia dini pada masa pembelajaran daring. Jurnal Pendidikan Tambusai, 5(3), 9809–9813.
Simbolon, E. T. (2018). Pentingnya keterampilan sosial dalam pembelajaran. Jurnal Christian Humaniora, 2(1), 40–52. https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/
Sudjana, N. (2009). Penilaian Hasil Belajar Mengajar. Remaja Rosdakarya.
Sulman, H., Alhadad, B., & Arfa, U. (2020). Penerapan metode proyek dalam mengembangkan sosial anak usia 5-6 tahun. Jurnal Ilmiah Cahaya Paud, 2(1), 45–58. https://doi.org/10.33387/cp.v2i1.1956
Tsalisah, N. H., & Syamsudin, A. (2022). Dampak pembelajaran daring terhadap proses belajar anak usia dini. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(3), 2391–2403. https://doi.org/10.31004/obsesi.v6i3.1958
Tukiran&Hidayati. (2014). Penelitian Kuantitatif Sebuah Pengantar. Alfabeta.
Yuniarni, D. (2016). Peran paud dalam mengoptimalkan tumbuh kembang anak usia dini demi membangun masa depan bangsa. Jurnal Visi Ilmu Pendidikan, 8(1), 1–13. https://doi.org/10.26418/jvip.v8i1.27370
Downloads
Published
Issue
Section
License
Publication Ethics
This scientific code of ethics statement is a code of ethics statement for all parties involved in the publication process of scientific journals, namely managers, editors, reviewers, and authors. The statement of the ethical code of scientific publications is based on the Head Regulation of LIPI Number 5 of 2014 concerning the Code of Ethics for Scientific Publication, which in essence is the Code of Ethics for Scientific Publication which essentially upholds the three ethical values in publication, namely
- Neutrality, which is free from conflicts of interest in the management of publications;
- Justice, namely to give authorship rights to those who are entitled as authors / writers; and
- Honesty, which is free from duplication, fabrication, falsification, and plagiarism (DF2P) in publications.
Editor-in-Chief’s Duties and Responsibilities of the
- Determine the name of the journal, scope of science, scale, and accreditation if necessary.
- Determine editor membership.
- Defining relationships between publishers, editors, best partners, and other parties.
- Respect confidential matters, both for contributing researchers, authors, editors, and best-partner partners.
- Implement norms and provisions regarding intellectual property rights, especially copyright.
- Conduct a journal policy review and submit it to authors, editors, best partners, and readers.
- Make a code of conduct guide for editors and best partners.
- Publish journals regularly.
- Ensure the availability of funding sources for the sustainability of journal publishing.
- Building a network of cooperation and marketing.
- To improve the quality of the journal.
- Prepare licensing and other legal aspects.
Editor's Duties and Responsibilities
- The editor comments on the author's writing so the reader can understand what the writer wants to say, through comments written on the script.
- The editor comments on the author's writing in accordance with the EYD language (Enhanced Spelling) or the language according to the standard of the journal.
- The editor strives to improve the quality of publications on an ongoing basis;
- The editor puts forward freedom of opinion objectively,
- The editor conveys corrections, clarifications, withdrawals, and apologies if needed,
- The editor ensures that the writer's writings are not related to SARA or anything that could harm the Publisher and coordinate the writer's writings to the editor in chief of the publisher if the writing is slightly controversial.
- Editor receives, examines, and follows up complaints from all parties involved in publishing the journal;
- The editor supports initiatives to educate researchers about the ethics of publication,
- Editors do not maintain their own opinions, authors or third parties that can result in non-objective decisions,
- The editor encourages the author, so that he can make repairs to the paper until it is worth publishing.
- The editor performs the layout of the manuscript to be published so that it matches the journal template.
- Editor membantu pemimpin redaksi dalam menyelesaikan pengumpulan naskah sebelum dicetak dan diterbitkan, terutama dalam hal bahasa, format, dan tata letak.
Tugas dan Tanggung Jawab Peninjau
- Memberikan umpan balik tertulis yang objektif dan tidak bias tentang nilai beasiswa dan kontribusi naskah terhadap pengembangan ilmu pengetahuan;
- Menunjukkan apakah penulisan naskah cukup jelas, lengkap, dan relevan, serta apakah naskah sesuai dengan ruang lingkup jurnal;
- Tidak memberikan kritik atau komentar yang bersifat pribadi; dan
- Menjaga kerahasiaan naskah, dengan tidak membicarakannya dengan pihak-pihak yang tidak terkait, atau mengungkapkan informasi yang terkandung dalam naskah kepada pihak lain.
Tugas dan Tanggung Jawab Administrator Situs Web
Administrator Situs Web adalah orang yang bertanggung jawab untuk mengelola situs web jurnal. Secara spesifik, ruang lingkup tugas Administrator Situs Web adalah sebagai berikut:
- Menyiapkan situs web jurnal;
- Konfigurasikan opsi sistem dan kelola akun pengguna;
- Daftar untuk editor, pengulas, dan penulis;
- Kelola fitur jurnal;
- Melihat statistik laporan; dan
- Unggah/terbitkan makalah yang sudah diterima.
Pemberitahuan Hak Cipta
Penulis yang menerbitkan karya ilmiahnya di Jurnal Ilmiah Mandala Education setuju dengan ketentuan berikut:- Penulis memegang hak cipta dan memberikan jurnal hak penerbitan pertama dengan karya yang dilisensikan secara bersamaan di bawah Lisensi Atribusi Creative Commons (CC BY-SA 4.0)  yang memungkinkan orang lain untuk berbagi karya tersebut dengan pengakuan atas kepengarangan karya dan publikasi awal dalam jurnal ini.Â
- Penulis dapat membuat pengaturan kontraktual tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif atas versi karya yang diterbitkan jurnal tersebut (misalnya, mengunggahnya ke repositori institusi atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas penerbitan awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk mengunggah karya mereka secara daring (misalnya, di repositori institusi atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena hal ini dapat mengarah pada pertukaran yang produktif serta kutipan yang lebih awal dan lebih banyak dari karya yang diterbitkan.


