Meningkatkan Kemampuan Berhitung Permulaan Anak Usia Dini Melalui Media Permainan Puzzle
DOI:
https://doi.org/10.58258/jupe.v7i3.3900Keywords:
Berhitung Permulaan, Media Permainan Puzzle, Anak Usia DiniAbstract
Berhitung permulaan adalah suatu keterampilan penting bagi anak yang harus dikembangkan untuk membekali mereka dikehidupan yang akan datang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah melalui media permainan puzzle dapat meningkatkan kemampuan berhitung permulaan anak usia dini. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) oleh Kemmis dan Mc. Tanggart. Subjek dengan jumlah penelitian 5 anak. Metode pengumpulan data menggunakan observasi dan dokumentasi. Analisa data yang digunakan adalah analisa grafik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berhitung permulaan melalui media permainan puzzle dapat meningkatkan kemampuan berhitung anak usia dini.References
Anggreani, C. (2013). Upaya meningkatkan kemampuan berhitung dengan menggunakan metode bermain melalui media ikan di akuarium pada anak kelompok b TK IT IQRA’.
Arsyad. (2015). Peran media pendidikan dalam meningkatkan kemanpuan bahasa arab siswa madrasah. Jurnal Imiah Didaktika, 16, 44.
Authary, N. (2016). Number sense anak usia dini: Suatu investigasi pada aritmatika tahap awal. Bunayya, I(2), 1–15.
Basri, H. (2018). Kemampuan kognitif dalam peningkatkan efektivitas pembelajaran ilmu sosial bagi siswa Sekolah Dasar. 18(1), 1–9. https://doi.org/10.17509/jpp.v18i1.11054
Chandra, R. D. A. (2019). Pengaruh media puzzle terhadap kemampuan anak mengenal angka (1-10) Pada anak usia 4-5 tahun di TK Nusa Indah Desa Gumuksari Kecamatan Kalisat Kabupaten Jember Tahun Pelajaran 2018/2019. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 01(01), 32–45.
Depdiknas. (2007). Pedoman pembelajaran permainan berhitung permulaan di taman kanak-kanak. Jakarta: Dirjen dikdasmen. https://fdokumen.com/
Sidiq. Choiri, (2019). Metode penelitian kualitatif di bidang pendidikan. In Journal of chemical information and modeling (Vol. 53, Issue 9). http://repository.iainponorogo.ac.id/484/1/Metode penelitian kualitatif di bidang pendidikan.pdf
Febiola, K. A. (2020). Peningkatan kemampuan berhitung permulaan anak usia dini melalui pengembangan media pembelajaran pohon angka. Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru, 3(2), 238. https://doi.org/10.23887/jippg.v3i2.28263
Fitri, N. D., & Hariani, I. T. (2019). Pada anak usia dini. Jurnal Pendidikan Dan Pembelajran Anak Usia Dini, 6, 101–108.
Wulan, G. A. N., Priatna, D., Ismail, H. (2018). Meningkatkan kemampuan berhitung permulaan anak usia dini melalui media permainan stick angka. Cakrawala Dini: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 8(1). https://doi.org/10.17509/cd.v8i1.10551
Habe, H., & Ahiruddin, A. (2017). Sistem pendidikan nasional. Ekombis Sains: Jurnal Ekonomi, Keuangan Dan Bisnis, 2(1), 39–45. https://doi.org/10.24967/ekombis.v2i1.48
Hatiningsih, N. (2013). Play therapy untuk meningkatkan kosentrasi pada anak attetion deficit hyperactive (ADHD). 16(22), 119–128.
Hidayati, E. W. (2018). Penggunaan media puzzle konstruksi terhadap hasil belajar kognitif siswa SDN Kemangsen II Krian. Indonesian Journal of Islamic Education Studies (Ijies), 1(1), 61–88. https://doi.org/10.33367/ijies.v1i1.519
Kurniawati, E. (2014). Upaya meningkatkan kemampuan berhitung permulaan menggunakan strategi bermain stick angka pada anak kelompok Tk B mojorejo 2 tahun ajaran 2013/2014. Doctoral Dissertation, Universitas Muhammadiyah Surakarta, 1–17.
Mahardikha, Asrori, M., & Yuniarni, D. (2013). Permainan edukatif dengan media puzzle mengembangkan kemampuan kognitif anak usia 4-5 tahun Tk Islamiyah. Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Khatulistiwa, 2(10), 1–10.
Oktriyani, N. (2017). Peningkatan kemampuan berhitung anak usia dini melalui permainan lingkaran angka di taman kanak- kanak Qatrinnada Kecamatan Koto Tangah Padang. Paud Lectura: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 1(1), 83–96. http://journal.unilak.ac.id/index.php/paud-lectura/article/view/510
Rozalina, L. (2018). Pengembangan aspek kognitif anak usia dini dengan menggunakan pemainan outdoor di paud harapan ananda kota Bengkulu. Biomass Chem Eng, 3(2), ثقثقثقثق.
Safitri, R. (2021). Penggunaan media puzzle angka dalam mengembangkan kemampuan berhitung permulaan anak kelompok a di paud Kartini Kecamatan Jati Agung Lampung Selatan. 3(March), 6.
Sagita, E. (2020). Pengaruh bermain kereta angka terhadap kemampuan berhitung pada anak di TK Babatan Seluma. 1–85.
Suryana, D. (2018). Pendidikan anak usia dini stimulasi & aspek perkembangan anak. In Stimulasi aspek perkembangan.
Susanto, A. (2011). Perkembangan anak usia dini: Pengantar dalam berbagai aspeknya. Kencana.
Sutrisno, A., & ivanka Yudistira, U. A. (2021). Pentingnya pendidikan anak di usia dini. Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat LPPM UMJ, 1–4.
Ulfah, F., & Alkibtiah, S. R. (2015). Upaya meningkatkan kemampuan berhitung permulaan melalui media magic ruler puzzle pada kelompok b RA TANJUNG ASSALAM PAKENJANG. 1–12.
Wulandari, M. (2019). Pengaruh permainan puzzle terhadap perkembangan kognitif pada anak 5-6tahun di paud harapan ananda kota Bengkulu. http://repository.iainbengkulu.ac.id/2800/1/BAB I-V.pdf
Yatini, T., Ali, M., & Yuniarni, D. (2013). Peningkatan kemampuan berhitung permulaan dengan menggunakan media gambar pada anak usia 5-6 tahun. Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran, 2(12), 1–18.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Publication Ethics
This scientific code of ethics statement is a code of ethics statement for all parties involved in the publication process of scientific journals, namely managers, editors, reviewers, and authors. The statement of the ethical code of scientific publications is based on the Head Regulation of LIPI Number 5 of 2014 concerning the Code of Ethics for Scientific Publication, which in essence is the Code of Ethics for Scientific Publication which essentially upholds the three ethical values in publication, namely
- Neutrality, which is free from conflicts of interest in the management of publications;
- Justice, namely to give authorship rights to those who are entitled as authors / writers; and
- Honesty, which is free from duplication, fabrication, falsification, and plagiarism (DF2P) in publications.
Editor-in-Chief’s Duties and Responsibilities of the
- Determine the name of the journal, scope of science, scale, and accreditation if necessary.
- Determine editor membership.
- Defining relationships between publishers, editors, best partners, and other parties.
- Respect confidential matters, both for contributing researchers, authors, editors, and best-partner partners.
- Implement norms and provisions regarding intellectual property rights, especially copyright.
- Conduct a journal policy review and submit it to authors, editors, best partners, and readers.
- Make a code of conduct guide for editors and best partners.
- Publish journals regularly.
- Ensure the availability of funding sources for the sustainability of journal publishing.
- Building a network of cooperation and marketing.
- To improve the quality of the journal.
- Prepare licensing and other legal aspects.
Editor's Duties and Responsibilities
- The editor comments on the author's writing so the reader can understand what the writer wants to say, through comments written on the script.
- The editor comments on the author's writing in accordance with the EYD language (Enhanced Spelling) or the language according to the standard of the journal.
- The editor strives to improve the quality of publications on an ongoing basis;
- The editor puts forward freedom of opinion objectively,
- The editor conveys corrections, clarifications, withdrawals, and apologies if needed,
- The editor ensures that the writer's writings are not related to SARA or anything that could harm the Publisher and coordinate the writer's writings to the editor in chief of the publisher if the writing is slightly controversial.
- Editor receives, examines, and follows up complaints from all parties involved in publishing the journal;
- The editor supports initiatives to educate researchers about the ethics of publication,
- Editors do not maintain their own opinions, authors or third parties that can result in non-objective decisions,
- The editor encourages the author, so that he can make repairs to the paper until it is worth publishing.
- The editor performs the layout of the manuscript to be published so that it matches the journal template.
- Editor membantu pemimpin redaksi dalam menyelesaikan pengumpulan naskah sebelum dicetak dan diterbitkan, terutama dalam hal bahasa, format, dan tata letak.
Tugas dan Tanggung Jawab Peninjau
- Memberikan umpan balik tertulis yang objektif dan tidak bias tentang nilai beasiswa dan kontribusi naskah terhadap pengembangan ilmu pengetahuan;
- Menunjukkan apakah penulisan naskah cukup jelas, lengkap, dan relevan, serta apakah naskah sesuai dengan ruang lingkup jurnal;
- Tidak memberikan kritik atau komentar yang bersifat pribadi; dan
- Menjaga kerahasiaan naskah, dengan tidak membicarakannya dengan pihak-pihak yang tidak terkait, atau mengungkapkan informasi yang terkandung dalam naskah kepada pihak lain.
Tugas dan Tanggung Jawab Administrator Situs Web
Administrator Situs Web adalah orang yang bertanggung jawab untuk mengelola situs web jurnal. Secara spesifik, ruang lingkup tugas Administrator Situs Web adalah sebagai berikut:
- Menyiapkan situs web jurnal;
- Konfigurasikan opsi sistem dan kelola akun pengguna;
- Daftar untuk editor, pengulas, dan penulis;
- Kelola fitur jurnal;
- Melihat statistik laporan; dan
- Unggah/terbitkan makalah yang sudah diterima.
Pemberitahuan Hak Cipta
Penulis yang menerbitkan karya ilmiahnya di Jurnal Ilmiah Mandala Education setuju dengan ketentuan berikut:- Penulis memegang hak cipta dan memberikan jurnal hak penerbitan pertama dengan karya yang dilisensikan secara bersamaan di bawah Lisensi Atribusi Creative Commons (CC BY-SA 4.0)  yang memungkinkan orang lain untuk berbagi karya tersebut dengan pengakuan atas kepengarangan karya dan publikasi awal dalam jurnal ini.Â
- Penulis dapat membuat pengaturan kontraktual tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif atas versi karya yang diterbitkan jurnal tersebut (misalnya, mengunggahnya ke repositori institusi atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas penerbitan awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk mengunggah karya mereka secara daring (misalnya, di repositori institusi atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena hal ini dapat mengarah pada pertukaran yang produktif serta kutipan yang lebih awal dan lebih banyak dari karya yang diterbitkan.


