PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN KARTU DETEKTIF BERBASIS PENDIDIKAN KARAKTER PESERTA DIDIK SEKOLAH MENENGAH ATAS
DOI:
https://doi.org/10.58258/jupe.v7i4.4172Keywords:
pendidikan karakter, model pembelajaran, kartu detektif, ASSUREAbstract
Penelitian ini bertujuan mengembangkan model pembelajaran “Kartu Detektif’ yang berbasis pendidikan karakter pada pelajaran Fisika untuk siswa sekolah menengah atas. Model pembelajaran “Kartu Detektif” diadopsi dari Model pembelajaran ASSURE dan strategi pembelajaran Team Assisted Individualization yang terdiri dari : analisis karakter peserta didik, menetapkan tujuan pembelajaran, memilih metode pembelajaran, memilih teknologi yang sesuai, dan melibatkan peserta didik agar aktif dalam pembelajaran fisika. Jenis penelitian ini adalah Research and Development (R&D) model 4D. Penelitian ini dibagi menjadi tiga tahap, yaitu : (1) eksplorasi secara teoritis dan penyusunan draft perangkat model pembelajaran fisika (2) Uji empiris, yang terdiri dari validasi ahli, uji kepraktisan, dan angket respon siswa. Hasil validasi ahli diperoleh model pembelajaran fisika yang dikembangkan valid dengan persentase pencapaian 89,5 %. Materi pembelajaran meliputi bab dinamika gerak, sub bab hukum Newton tentang gerak. Uji kepraktisan terdiri dari aspek efektif, interaktif, efisien, dan kreatif. Hasil uji kepraktisan diperoleh model pembelajaran yang dikembangkan praktis dan dikategorikan sangat baik dengan rata-rata pencapaian 81.8 %.References
Akbar, S. D. (2013). Instrumen Perangkat Pembelajaran. Bandung: Remaja Rosdakarya
Ariyawati, P., Waluyo, J., & Prihatin, J. (2017). Analisis Respon Siswa Terhadap Model Pairs, Investigation and Communication (PIC) dalam Pembelajaran IPA. Jurnal Pembelajaran Dan Pendidikan Sains, 2(1), 9-15.
Berkowitz, M. W., & Bier, M. C. (2005). What Works In Character Education : Character Education Partnership. Journal of Research in Christian Education, 5(1), 29–48.
Castro, O. (2014). Social Media as learning Tool in Higher education : The case of Mexico and South Korea. Sinéctica Revista Electrónica de Educación, 44, 1–15.
Diani, R. (2015). Pengembangan Perangkat Pembelajaran Fisika Berbasis Pendidikan Karakter dengan Model Problem Based Instruction. Jurnal Ilmiah Pendidikan Fisika Al-Biruni, 4(2), 243–255. https://doi.org/10.24042/jpifalbiruni.v4i2.96
Indagiarmi, Y., & S, A. H. (2016). Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas XI Semester II pada Materi pokok Fluida Dinamik di SMA. Jurnal Pendidikan Fisika, 5(1), 26-. http://jurnal.unimed.ac.id/2012/index.php/jpf
Kartini, K. S., & Putra, I. N. T. A. (2020). Respon Siswa Terhadap Pengembangan Media Pembelajaran Interaktif Berbasis Android. Jurnal Pendidikan Kimia Indonesia, 4(1), 12. https://doi.org/10.23887/jpk.v4i1.24981
Mulyasa, H. E. (2022). Manajemen pendidikan karakter. Bumi Aksara.
Palila, S. (2015). Analisis Kebutuhan Karakter Mahasiswa Psikologi Fakultas Ilmu Sosial Dan Humaniora Uin Sunan Kalijaga Yogyakarta. Humanitas, 12(2), 105–117. https://doi.org/10.26555/humanitas.v12i2.3838
Pertiwi, I., & Marsigit, M. (2017). Implementasi pendidikan karakter dalam pembelajaran matematika SMP di Kota Yogyakarta. Jurnal Riset Pendidikan Matematika, 4(2), 153. https://doi.org/10.21831/jrpm.v4i2.11241
Rachmah, H., Gunawan, R., & Hendrawan, J. H. (2018). Superflex: Innovative Learning to Develop Social Attitude Competencies. International Journal of Elementary Education, 2(1).
Rifyal, M., Sartika, D., & Kalsum, U. (2022). Integrasi Pendidikan Karakter Dalam Pembelajaran Fisika: Materi Alat Optik. PHYDAGOGIC : Jurnal Fisika Dan Pembelajarannya, 4(2), 83–88. https://doi.org/10.31605/phy.v4i2.1650
Sugiyono, D. R. (2009). Metodologi penelitian pendidikan. Bandung: Alfabeta.
Sugiyono, P. (2011). Metodologi penelitian kuantitatif kualitatif dan R&D. Alpabeta, Bandung.
Sulistyowati, E. (2012). Implementasi kurikulum pendidikan karakter. Yogyakarta: Citra Aji Parama, 12.
Syahril. (2018). Pengembangan Desain Model Assure Pada Pembelajaran IPS SD/MI. Jurnal Tarbiyah Al-Awlad, 65–75. https://ejournal.uinib.ac.id/jurnal/index.php/alawlad/article/view/1592
Wijaya, H., & Harmelia Tulak. (2017). Pengembangan Model Pembelajaran Pendidikan Karakter Berbasis Media Sosial. Sekolah Tinggi Filsafat Jaffray Makassar, UKIT, 2014, 1–9.
Yuliana, N., R, M. D., & Fahri, M. (2020). Model Pendidikan Holistik Berbasis Karakter Di Sekolah Karakter Indonesia Heritage Foundation. EduHumaniora | Jurnal Pendidikan Dasar Kampus Cibiru, 12(1), 15–24. https://doi.org/10.17509/eh.v12i1.15872
Zamiril, Marli, S., & Kresnadi, H. (2019). Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI terhadap Hasil Belajar IPS Kelas V SDN 24 Pontianak Tenggara. Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Khatulistiwa, 8(1), 1–8
Downloads
Published
Issue
Section
License
Publication Ethics
This scientific code of ethics statement is a code of ethics statement for all parties involved in the publication process of scientific journals, namely managers, editors, reviewers, and authors. The statement of the ethical code of scientific publications is based on the Head Regulation of LIPI Number 5 of 2014 concerning the Code of Ethics for Scientific Publication, which in essence is the Code of Ethics for Scientific Publication which essentially upholds the three ethical values in publication, namely
- Neutrality, which is free from conflicts of interest in the management of publications;
- Justice, namely to give authorship rights to those who are entitled as authors / writers; and
- Honesty, which is free from duplication, fabrication, falsification, and plagiarism (DF2P) in publications.
Editor-in-Chief’s Duties and Responsibilities of the
- Determine the name of the journal, scope of science, scale, and accreditation if necessary.
- Determine editor membership.
- Defining relationships between publishers, editors, best partners, and other parties.
- Respect confidential matters, both for contributing researchers, authors, editors, and best-partner partners.
- Implement norms and provisions regarding intellectual property rights, especially copyright.
- Conduct a journal policy review and submit it to authors, editors, best partners, and readers.
- Make a code of conduct guide for editors and best partners.
- Publish journals regularly.
- Ensure the availability of funding sources for the sustainability of journal publishing.
- Building a network of cooperation and marketing.
- To improve the quality of the journal.
- Prepare licensing and other legal aspects.
Editor's Duties and Responsibilities
- The editor comments on the author's writing so the reader can understand what the writer wants to say, through comments written on the script.
- The editor comments on the author's writing in accordance with the EYD language (Enhanced Spelling) or the language according to the standard of the journal.
- The editor strives to improve the quality of publications on an ongoing basis;
- The editor puts forward freedom of opinion objectively,
- The editor conveys corrections, clarifications, withdrawals, and apologies if needed,
- The editor ensures that the writer's writings are not related to SARA or anything that could harm the Publisher and coordinate the writer's writings to the editor in chief of the publisher if the writing is slightly controversial.
- Editor receives, examines, and follows up complaints from all parties involved in publishing the journal;
- The editor supports initiatives to educate researchers about the ethics of publication,
- Editors do not maintain their own opinions, authors or third parties that can result in non-objective decisions,
- The editor encourages the author, so that he can make repairs to the paper until it is worth publishing.
- The editor performs the layout of the manuscript to be published so that it matches the journal template.
- Editor membantu pemimpin redaksi dalam menyelesaikan pengumpulan naskah sebelum dicetak dan diterbitkan, terutama dalam hal bahasa, format, dan tata letak.
Tugas dan Tanggung Jawab Peninjau
- Memberikan umpan balik tertulis yang objektif dan tidak bias tentang nilai beasiswa dan kontribusi naskah terhadap pengembangan ilmu pengetahuan;
- Menunjukkan apakah penulisan naskah cukup jelas, lengkap, dan relevan, serta apakah naskah sesuai dengan ruang lingkup jurnal;
- Tidak memberikan kritik atau komentar yang bersifat pribadi; dan
- Menjaga kerahasiaan naskah, dengan tidak membicarakannya dengan pihak-pihak yang tidak terkait, atau mengungkapkan informasi yang terkandung dalam naskah kepada pihak lain.
Tugas dan Tanggung Jawab Administrator Situs Web
Administrator Situs Web adalah orang yang bertanggung jawab untuk mengelola situs web jurnal. Secara spesifik, ruang lingkup tugas Administrator Situs Web adalah sebagai berikut:
- Menyiapkan situs web jurnal;
- Konfigurasikan opsi sistem dan kelola akun pengguna;
- Daftar untuk editor, pengulas, dan penulis;
- Kelola fitur jurnal;
- Melihat statistik laporan; dan
- Unggah/terbitkan makalah yang sudah diterima.
Pemberitahuan Hak Cipta
Penulis yang menerbitkan karya ilmiahnya di Jurnal Ilmiah Mandala Education setuju dengan ketentuan berikut:- Penulis memegang hak cipta dan memberikan jurnal hak penerbitan pertama dengan karya yang dilisensikan secara bersamaan di bawah Lisensi Atribusi Creative Commons (CC BY-SA 4.0)  yang memungkinkan orang lain untuk berbagi karya tersebut dengan pengakuan atas kepengarangan karya dan publikasi awal dalam jurnal ini.Â
- Penulis dapat membuat pengaturan kontraktual tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif atas versi karya yang diterbitkan jurnal tersebut (misalnya, mengunggahnya ke repositori institusi atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas penerbitan awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk mengunggah karya mereka secara daring (misalnya, di repositori institusi atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena hal ini dapat mengarah pada pertukaran yang produktif serta kutipan yang lebih awal dan lebih banyak dari karya yang diterbitkan.


