Upaya Meningkatan Motivasi Belajar Peserta didik Melalui Bimbingan Klasikal Pada Layanan Bimbingan Konseling Kelas Ix Di Smp Negeri 1 Taliwang
DOI:
https://doi.org/10.58258/jupe.v7i4.4320Keywords:
motivasi belajar, bimbingan klasikal, bimbingan konselingAbstract
Kegiatan bimbingan dan konseling dalam penelitian ini dilaksanakan dalam suasana kontak langsung dengan peserta didik (kegiatan kontak). Adapun prosedur penelitian yang dilakukan terdiri dari penerapan bimbingan klasikal dalam empat tahap yaitu penilaian, tahap perencanaan, tahap pelaksanaan dan tahap evaluasi. Subjek penelitian ini berjumlah 239 peserta didik dari 8 kelas peserta didik kelas IX SMP Negeri 1 Taliwang Kabupaten Sumbawa Barat Propinsi Nusa Tenggara Barat Tahun Pelajaran 2021/2023 yang dilaksankan dalam 1 semester dengan 1 kali tatap muka (1 jam pelajaran) dalam tiap minggu. Instrument yang digunakan berupa angket motivasi dan wawancara. Angket yang digunakan terdiri dari 6 pertanyaan dengan rentang skor 1-4. Sehingga skor terendah yang akan di peroleh tiap peserta didik adalah 1 x 6 = 6 dan skor tertinggi adalah 6 x 4 = 24. Adapun kategori hasil angket peserta didik terdiri dalam 4 kriteria yaitu sangat baik (interval skor 21-24), baik (interval skor 17-20), cukup (interval skor 13-16), dan kurang (interval skor ≤ 12). Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pelayanan bimbingan klasikal dapat meningkatkan motivasi belajar peserta didik jika dilakukan secara siklus pembelajaran. Hal ini di tunjukkan bahwa siswa yang memiliki motivasi rendah pada siklus I mengalami peningkatan pada siklus II minimal berkategori cukup, yang artinya tidak ada lagi siswa yang masuk dalam kategori rendah dan siswa dalam kategori baik dan sangat baik mengalami peningkatan yang sangat signifikan sebesar 84% pada siklus II jika dibandingkan pada siklus I sebesar 31%.References
Munadi, D., Adit, G. N., & Rosita, T. (2018). Meningkatkan motivasi belajar melalui penerapan layanan bimbingan klasikal untuk peserta didik xi ips 2 yang tinggal di pondok pesantren sma darul falah cihampelas. Fokus (kajian bimbingan & konseling dalam pendidikan), 1(3), 103-110.
Hartinah, G. (2016). Upaya Meningkatkan Motivasi Belajar Peserta didik Melalui Layanan Bimbingan Kelompok Menggunakan Metode Problem Solving. Jurnal Konseling Gusjigang, 2(2).
Pakpahan, L. (2019). Meningkatkan motivasi belajar peserta didik melalui layanan bimbingan klasikal di kelas vii-2 smp negeri 29 medan pada tahun pelajaran 2017/2018. Jurnal penelitian pendidikan mipa, 4(1), 266-274.
EE, M. N. H., Purwanti, P., & Lestari, S. 2019. Layanan bimbingan klasikal tentang motivasi belajar peserta didik kelas xi ips sma negeri 2 pontianak. Jurnal pendidikan dan pembelajaran khatulistiwa, 8(3).
Aisah, I. S., & Herawati, E. S. B. (2021). Implementasi program layanan bimbingan dan konseling di sman 1 luragung. Jendela aswaja, 2(01), 64-78.
Permana, S. A. (2020). Peran Guru BK dalam Meningkatkan Keterampilan Belajar dan Motivasi Belajar Peserta didik. Syifaul Qulub: Jurnal Bimbingan dan Konseling Islam, 1(2), 61-69.
Fatimah, D. N. (2017). Layanan bimbingan klasikal dalam meningkatkan self control peserta didik SMP Negeri 5 Yogyakarta. HISBAH: Jurnal Bimbingan Konseling dan Dakwah Islam, 14(1), 25-37.
Farozin, M., Astuti, B., & Eliasa, E. I. (2013). Pengembangan Materi Bimbingan Klasikal Berbasis Kebutuhan Untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Bagi Peserta didik Sekolah Menengah Pertama. Laporan hibah bersaing, Tersedia: http://eprints. uny. ac. id/22465/1/LAPORAN% 20PAK% 20FAROZIN% 20HIBER, 202013.
Darma, surya. 2008. Bimbingan dan konseling di sekolah. Direktorat tenaga kependidikan direktorat jenderal peningkatan mutu pendidik dan tenaga kependidikan departemen pendidikan nasional
Downloads
Published
Issue
Section
License
Publication Ethics
This scientific code of ethics statement is a code of ethics statement for all parties involved in the publication process of scientific journals, namely managers, editors, reviewers, and authors. The statement of the ethical code of scientific publications is based on the Head Regulation of LIPI Number 5 of 2014 concerning the Code of Ethics for Scientific Publication, which in essence is the Code of Ethics for Scientific Publication which essentially upholds the three ethical values in publication, namely
- Neutrality, which is free from conflicts of interest in the management of publications;
- Justice, namely to give authorship rights to those who are entitled as authors / writers; and
- Honesty, which is free from duplication, fabrication, falsification, and plagiarism (DF2P) in publications.
Editor-in-Chief’s Duties and Responsibilities of the
- Determine the name of the journal, scope of science, scale, and accreditation if necessary.
- Determine editor membership.
- Defining relationships between publishers, editors, best partners, and other parties.
- Respect confidential matters, both for contributing researchers, authors, editors, and best-partner partners.
- Implement norms and provisions regarding intellectual property rights, especially copyright.
- Conduct a journal policy review and submit it to authors, editors, best partners, and readers.
- Make a code of conduct guide for editors and best partners.
- Publish journals regularly.
- Ensure the availability of funding sources for the sustainability of journal publishing.
- Building a network of cooperation and marketing.
- To improve the quality of the journal.
- Prepare licensing and other legal aspects.
Editor's Duties and Responsibilities
- The editor comments on the author's writing so the reader can understand what the writer wants to say, through comments written on the script.
- The editor comments on the author's writing in accordance with the EYD language (Enhanced Spelling) or the language according to the standard of the journal.
- The editor strives to improve the quality of publications on an ongoing basis;
- The editor puts forward freedom of opinion objectively,
- The editor conveys corrections, clarifications, withdrawals, and apologies if needed,
- The editor ensures that the writer's writings are not related to SARA or anything that could harm the Publisher and coordinate the writer's writings to the editor in chief of the publisher if the writing is slightly controversial.
- Editor receives, examines, and follows up complaints from all parties involved in publishing the journal;
- The editor supports initiatives to educate researchers about the ethics of publication,
- Editors do not maintain their own opinions, authors or third parties that can result in non-objective decisions,
- The editor encourages the author, so that he can make repairs to the paper until it is worth publishing.
- The editor performs the layout of the manuscript to be published so that it matches the journal template.
- Editor membantu pemimpin redaksi dalam menyelesaikan pengumpulan naskah sebelum dicetak dan diterbitkan, terutama dalam hal bahasa, format, dan tata letak.
Tugas dan Tanggung Jawab Peninjau
- Memberikan umpan balik tertulis yang objektif dan tidak bias tentang nilai beasiswa dan kontribusi naskah terhadap pengembangan ilmu pengetahuan;
- Menunjukkan apakah penulisan naskah cukup jelas, lengkap, dan relevan, serta apakah naskah sesuai dengan ruang lingkup jurnal;
- Tidak memberikan kritik atau komentar yang bersifat pribadi; dan
- Menjaga kerahasiaan naskah, dengan tidak membicarakannya dengan pihak-pihak yang tidak terkait, atau mengungkapkan informasi yang terkandung dalam naskah kepada pihak lain.
Tugas dan Tanggung Jawab Administrator Situs Web
Administrator Situs Web adalah orang yang bertanggung jawab untuk mengelola situs web jurnal. Secara spesifik, ruang lingkup tugas Administrator Situs Web adalah sebagai berikut:
- Menyiapkan situs web jurnal;
- Konfigurasikan opsi sistem dan kelola akun pengguna;
- Daftar untuk editor, pengulas, dan penulis;
- Kelola fitur jurnal;
- Melihat statistik laporan; dan
- Unggah/terbitkan makalah yang sudah diterima.
Pemberitahuan Hak Cipta
Penulis yang menerbitkan karya ilmiahnya di Jurnal Ilmiah Mandala Education setuju dengan ketentuan berikut:- Penulis memegang hak cipta dan memberikan jurnal hak penerbitan pertama dengan karya yang dilisensikan secara bersamaan di bawah Lisensi Atribusi Creative Commons (CC BY-SA 4.0)  yang memungkinkan orang lain untuk berbagi karya tersebut dengan pengakuan atas kepengarangan karya dan publikasi awal dalam jurnal ini.Â
- Penulis dapat membuat pengaturan kontraktual tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif atas versi karya yang diterbitkan jurnal tersebut (misalnya, mengunggahnya ke repositori institusi atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas penerbitan awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk mengunggah karya mereka secara daring (misalnya, di repositori institusi atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena hal ini dapat mengarah pada pertukaran yang produktif serta kutipan yang lebih awal dan lebih banyak dari karya yang diterbitkan.


