Amal Usaha Aisyiyah Bidang Kesehatan Daerah Padang Pariaman (1978-1998)
DOI:
https://doi.org/10.58258/jupe.v7i4.4457Keywords:
Aisyiyah, business charity, healthAbstract
Abstract.This study aims to describe Aisyiyah's role in the health sector in the Padang Pariaman area (1978-1998). This study uses historical methods consisting of heuristics, source criticism, interpretation and historiography. Aisyiyah is an autonomous women's organization Muhammadiyah which was founded in 1917 with the initial name Sopo Tresno. Aisyiyah's existence is very helpful in the midst of society because Aisyiyah's organization operates and its programs are in various fields such as health, education, social welfare, and religion/tabligh. The work programs that exist in Aisyiyah in various fields are used as a charitable business organization by building facilities in various fields in accordance with the goals and mission of the Aisyiyah organization. Aisyiyah itself as a Muhammadiyah women's organization often helps the community as a manifestation of the real Aisyiyah movement, in its implementation and being able to realize it by starting the construction of the RBA (Children's Maternity Home) in 1978 which was spearheaded by Syarifah Dinar as chairman of the regional leadership of Aisyiyah Padang Pariaman. In the first year, many patients gave birth at RBA because there were not many midwives at that time. When there was a change in management, RBA experienced a decrease in patients because there were already many village midwives in the Padang Pariaman. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang peranan Aisyiyah dalam bidang kesehatan di daerah Padang Pariaman (1978-1998). Penelitian ini menggunakan metode sejarah yang terdiri dari Heuristik, kritik sumber, interpretasi dan historiografi. Aisyiy ah merupakan organisasi otonom perempuan Muhammadiyah yang berdiri tahun 1917 dengan awal nama Sopo Tresno. Keberadaan Aisyiyah sangat membantu di tengah-tengah masyarakat karena organisasi Aisyiyah bergerak dan programnya di berbagai bidang seperti bidang kesehatan, pendidikan, kesejahteraan sosial, dan agama/tabligh. Program kerja yang ada di Aisyiyah diberbagai bidang dijadikan sebagai amal usaha organisasi dengan pembangunan fasilitas diberbagai bidang sesuai dengan tujuan dan misi organisasi Aisyiyah. Aisyiyah sendiri sebagai organisasi perempuan nya Muhammadiyah sering membantu masyarakat sebagai wujud gerakan nyata Aisyiyah, dalam implementasinya serta mampu mewujudkan dengan dimulai adanya pembangunan RBA (Rumah Bersalin Anak) pada tahun 1978 yang dipelopori oleh Syarifah Dinar selaku ketua pimpinan daerah Aisyiyah Padang Pariaman. Tahun pertama banyak pasien yang bersalin di RBA dikarena bidan pada masa itu tidak banyak, Saat terjadi pergantian kepengurusan RBA mengalami penurunan pasien yang disebabkan sudah banyak bidan desa yang ada didaerah Padang Pariaman.References
DAFTAR PUSTAKA
Bakry, A. (2010). Sejarah Singkat Aisyiyah di Pariaman dan Sekitarnya.
Bakry, A. (2015). Sejarah Aisyiyah Pariaman dan Sekitarnya.
Hamka. (1974). Muhammadiyah di Minangkabau. Yayasan Nurul Islam.
Ishaq, T. (1978). Sejarah Kebangkitan Nasional Daerah Sumatera Barat. Depdikbud.
Juita, A. (1991). Aisyiyah di Sumatera Barat (1926-1942). Universitas Andalas.
Khairanis, K. (2021). Dari Yogyakarta ke Kenagarian Kubang: Organisasi Aisyiyah Cabang Kubang (1930-1945). Analisis Sejarah, 9(2).
Kuntowijoyo. (2003). Metodologi Sejarah. Tiara Wacana Yogya.
Mursidah. (2013). Gerakan Organisasi Perempuan Indonesia Dalam Bingkai Sejarah. Jurnal Muwazah, 4(1).
Nura’ini, D. S. (2013). Corak Pemikiran dan Gerakan Aktivis Perempuan (Melacak Pandangan Keagamaan AisyiyahPeriode 1917–1945). Jurnal Studi Islam, 14(2).
Oktaviningsih, S. (2009). Dari Asas Tunggal ke Asas Islam Organisasi Aisyiyah Daerah Kabupaten 50 Kota/Payakumbuh 1985-2000. Sekolah Tinggi Keguruan Ilmu Pendidikan Abdi Pendidikan Payakmbuh.
PANGESTUTY, N. (2017). Perkembangan Majelis Kesehatan ’Aisyiyah Babat Tahun 1990-2005. Avatara, 5(2).
Pengabdian, J., Vol, M., Issn, O., Dahlan, A., Muhammadiyah, P.,
Dahlan, A., & Dahlan, K. A. (2020). Penguatan Gerakan ‘Aisyiyah Untuk Pencerahan Perempuan Berkemajuan Melalui Praksis Gerakan Al-Ma’un Pada Pimpinan Wilayah ‘Aisyiyah Sumatera Utara. Ihsan: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(1), 86–100. https://doi.org/10.30596/ihsan.v2i1.5154
Remiswal, Suryadi, F., & Rahmadina, P. (2017). Aisyiyah Dan Peranannya Dalam Meningkatkan Derajat Kaum Perempuan. Pendidikan Sejarah Dan Riset Sosial Humaniora (KAGANGA), 4(1).
Sufyan, F. H. (2003). Organisasi Muhammadiyah Daerah Padang Pariaman Masa Orde Baru 1967-1998. Universitas Andalas.
Suryadi. (2004). Syair Sunur Teks dan Konteks Otobiografi Seorang Ulama Minangkabau Abad ke-19. Citra Budaya Indonesia.
Wawancara dengan Asmak Bakry. (2016).
Downloads
Published
Issue
Section
License
Publication Ethics
This scientific code of ethics statement is a code of ethics statement for all parties involved in the publication process of scientific journals, namely managers, editors, reviewers, and authors. The statement of the ethical code of scientific publications is based on the Head Regulation of LIPI Number 5 of 2014 concerning the Code of Ethics for Scientific Publication, which in essence is the Code of Ethics for Scientific Publication which essentially upholds the three ethical values in publication, namely
- Neutrality, which is free from conflicts of interest in the management of publications;
- Justice, namely to give authorship rights to those who are entitled as authors / writers; and
- Honesty, which is free from duplication, fabrication, falsification, and plagiarism (DF2P) in publications.
Editor-in-Chief’s Duties and Responsibilities of the
- Determine the name of the journal, scope of science, scale, and accreditation if necessary.
- Determine editor membership.
- Defining relationships between publishers, editors, best partners, and other parties.
- Respect confidential matters, both for contributing researchers, authors, editors, and best-partner partners.
- Implement norms and provisions regarding intellectual property rights, especially copyright.
- Conduct a journal policy review and submit it to authors, editors, best partners, and readers.
- Make a code of conduct guide for editors and best partners.
- Publish journals regularly.
- Ensure the availability of funding sources for the sustainability of journal publishing.
- Building a network of cooperation and marketing.
- To improve the quality of the journal.
- Prepare licensing and other legal aspects.
Editor's Duties and Responsibilities
- The editor comments on the author's writing so the reader can understand what the writer wants to say, through comments written on the script.
- The editor comments on the author's writing in accordance with the EYD language (Enhanced Spelling) or the language according to the standard of the journal.
- The editor strives to improve the quality of publications on an ongoing basis;
- The editor puts forward freedom of opinion objectively,
- The editor conveys corrections, clarifications, withdrawals, and apologies if needed,
- The editor ensures that the writer's writings are not related to SARA or anything that could harm the Publisher and coordinate the writer's writings to the editor in chief of the publisher if the writing is slightly controversial.
- Editor receives, examines, and follows up complaints from all parties involved in publishing the journal;
- The editor supports initiatives to educate researchers about the ethics of publication,
- Editors do not maintain their own opinions, authors or third parties that can result in non-objective decisions,
- The editor encourages the author, so that he can make repairs to the paper until it is worth publishing.
- The editor performs the layout of the manuscript to be published so that it matches the journal template.
- Editor membantu pemimpin redaksi dalam menyelesaikan pengumpulan naskah sebelum dicetak dan diterbitkan, terutama dalam hal bahasa, format, dan tata letak.
Tugas dan Tanggung Jawab Peninjau
- Memberikan umpan balik tertulis yang objektif dan tidak bias tentang nilai beasiswa dan kontribusi naskah terhadap pengembangan ilmu pengetahuan;
- Menunjukkan apakah penulisan naskah cukup jelas, lengkap, dan relevan, serta apakah naskah sesuai dengan ruang lingkup jurnal;
- Tidak memberikan kritik atau komentar yang bersifat pribadi; dan
- Menjaga kerahasiaan naskah, dengan tidak membicarakannya dengan pihak-pihak yang tidak terkait, atau mengungkapkan informasi yang terkandung dalam naskah kepada pihak lain.
Tugas dan Tanggung Jawab Administrator Situs Web
Administrator Situs Web adalah orang yang bertanggung jawab untuk mengelola situs web jurnal. Secara spesifik, ruang lingkup tugas Administrator Situs Web adalah sebagai berikut:
- Menyiapkan situs web jurnal;
- Konfigurasikan opsi sistem dan kelola akun pengguna;
- Daftar untuk editor, pengulas, dan penulis;
- Kelola fitur jurnal;
- Melihat statistik laporan; dan
- Unggah/terbitkan makalah yang sudah diterima.
Pemberitahuan Hak Cipta
Penulis yang menerbitkan karya ilmiahnya di Jurnal Ilmiah Mandala Education setuju dengan ketentuan berikut:- Penulis memegang hak cipta dan memberikan jurnal hak penerbitan pertama dengan karya yang dilisensikan secara bersamaan di bawah Lisensi Atribusi Creative Commons (CC BY-SA 4.0)  yang memungkinkan orang lain untuk berbagi karya tersebut dengan pengakuan atas kepengarangan karya dan publikasi awal dalam jurnal ini.Â
- Penulis dapat membuat pengaturan kontraktual tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif atas versi karya yang diterbitkan jurnal tersebut (misalnya, mengunggahnya ke repositori institusi atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas penerbitan awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk mengunggah karya mereka secara daring (misalnya, di repositori institusi atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena hal ini dapat mengarah pada pertukaran yang produktif serta kutipan yang lebih awal dan lebih banyak dari karya yang diterbitkan.


