Analisis Kemampuan Menulis Narasi Teks Cerita Pendek Berbantuan Aplikasi Storybird pada Siswa Kelas V SDN 1 Ngrance
DOI:
https://doi.org/10.58258/jupe.v8i1.4826Keywords:
Short Stories, Ability, Text Narration, StorybirdAbstract
Penggunaan teknologi dalam pembelajaran,membantu mempermudah tugas guru dalam menyampaikan mateti pembelajaran, termasuk dalam keterampilan menulis, yaitu menulis narasi. Keterbatasan kemampuan menulis narasi siswa, disebabkan kurang adanya integrasi antara ide dan kreativitas, sehingga dalam penerapanya pada cerita pendek, terkesan asal-asalan. Aplikasi storybird sendiri adalah aplikasi yng di desain untuk membuat cerita pendek. Penggunaan Aplikasi tersebut oleh guru, akan mempermudah dalam penyampaian materi menulis cerita pendek. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kemampuan siswa dalam membuat cerita pendek teks narasi berbantuan aplikasi storybird pada siswa kelas V SDN 1 Ngrance Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif, merupakan data yang berkenaan dengan fakta, keadaan, variabel dan fenomena yang terjadi saat penelitian berlangsung dan menyajikan apa adanya. Subjek penelitian ini siswa kelas V SDN 1 Ngrance. Instrumen penelitian ini menggunakan lembar observasi, lembar wawancara, dan rubrik penilaian. Hasil penelitan ini didapatkan bahwa kemampuan siswa dalam membuat cerita pendek teks narasi pada siswa kelas V SDN 1 Ngrance adalah tinggi dengan skor rata-rata 9,67 dengan nilai 80,56. Rata – rata siswa telah mampu membuat cerita pendek teks narasi dengan baik, hanya ada beberapa siswa yang dalam penulisan ceritanya kurang sesuai dengan unsur–unsur teks narasi, namun secara keseluruhan kemampuan siswa baik.References
Abdullah, Fuad, Soni Tantan Tandiana, and Risma Amelia. 2020. “Storybird-Based Narrative Writing Activities among Indonesian EFL Learners: Focusing on Contributions.” Premise: Journal of English Education 9(2):164. doi: 10.24127/pj.v9i2.2805.
Al-vania, Anindya dea Finensia, Audi Yundayani, and Venti Mawarni. 2019. “Pengaplikasian Media Storybird Dalam Peningkatan Keterampilan Menulis Siswa.” Prosifding Seminar Nasional Pendidikan STKIP Kusuma Negara PING-063:1–8.
Anita, R. 2016. “Using ‘Storybird’ for Teaching Narrative Writing.” Proceedings of ISELT FBS Universitas Negeri Padang 230–39.
Et.al, Aizan Yaacob. 2021. “Exploring the Use of Story Bird Application for Rural ESL Teachers’ Professional Development.” Turkish Journal of Computer and Mathematics Education (TURCOMAT) 12(3):1200–1210. doi: 10.17762/turcomat.v12i3.868.
Furqan, Muhammad, Erik Yuda Pratama, Muhammad Agus Trianugraha, English Education Program, Universitas Ibn, and Khaldun Bogor. 2020. “Developing Students’ Creative Writing Using Storybird Application.” 2(2):81–92.
Purwandari, Endina Putri, Andang Wijanarko, and Endang Widi Winarni. 2019. “Cerita Rakyat Digital Untuk.” 7(2):107–15.
Saifudin, Ahmad, and Tyas Alhim Mubarok. 2020. “Pengembangan Buku Ajar Mata Kuliah Writing Berbasis Media Sosial Storybird Di Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Nahdlatul Ulama Blitar.” Briliant: Jurnal Riset Dan Konseptual 5(4):762. doi: 10.28926/briliant.v5i4.550.
Zen, Zelhendri. 2018. “Inovasi Pendidikan Berbasis Teknologi Informasi : Menuju Pendidikan Masa Depan.” E-Tech : Jurnal Ilmiah Teknologi Pendidikan 6(2):1–12.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Publication Ethics
This scientific code of ethics statement is a code of ethics statement for all parties involved in the publication process of scientific journals, namely managers, editors, reviewers, and authors. The statement of the ethical code of scientific publications is based on the Head Regulation of LIPI Number 5 of 2014 concerning the Code of Ethics for Scientific Publication, which in essence is the Code of Ethics for Scientific Publication which essentially upholds the three ethical values in publication, namely
- Neutrality, which is free from conflicts of interest in the management of publications;
- Justice, namely to give authorship rights to those who are entitled as authors / writers; and
- Honesty, which is free from duplication, fabrication, falsification, and plagiarism (DF2P) in publications.
Editor-in-Chief’s Duties and Responsibilities of the
- Determine the name of the journal, scope of science, scale, and accreditation if necessary.
- Determine editor membership.
- Defining relationships between publishers, editors, best partners, and other parties.
- Respect confidential matters, both for contributing researchers, authors, editors, and best-partner partners.
- Implement norms and provisions regarding intellectual property rights, especially copyright.
- Conduct a journal policy review and submit it to authors, editors, best partners, and readers.
- Make a code of conduct guide for editors and best partners.
- Publish journals regularly.
- Ensure the availability of funding sources for the sustainability of journal publishing.
- Building a network of cooperation and marketing.
- To improve the quality of the journal.
- Prepare licensing and other legal aspects.
Editor's Duties and Responsibilities
- The editor comments on the author's writing so the reader can understand what the writer wants to say, through comments written on the script.
- The editor comments on the author's writing in accordance with the EYD language (Enhanced Spelling) or the language according to the standard of the journal.
- The editor strives to improve the quality of publications on an ongoing basis;
- The editor puts forward freedom of opinion objectively,
- The editor conveys corrections, clarifications, withdrawals, and apologies if needed,
- The editor ensures that the writer's writings are not related to SARA or anything that could harm the Publisher and coordinate the writer's writings to the editor in chief of the publisher if the writing is slightly controversial.
- Editor receives, examines, and follows up complaints from all parties involved in publishing the journal;
- The editor supports initiatives to educate researchers about the ethics of publication,
- Editors do not maintain their own opinions, authors or third parties that can result in non-objective decisions,
- The editor encourages the author, so that he can make repairs to the paper until it is worth publishing.
- The editor performs the layout of the manuscript to be published so that it matches the journal template.
- Editor membantu pemimpin redaksi dalam menyelesaikan pengumpulan naskah sebelum dicetak dan diterbitkan, terutama dalam hal bahasa, format, dan tata letak.
Tugas dan Tanggung Jawab Peninjau
- Memberikan umpan balik tertulis yang objektif dan tidak bias tentang nilai beasiswa dan kontribusi naskah terhadap pengembangan ilmu pengetahuan;
- Menunjukkan apakah penulisan naskah cukup jelas, lengkap, dan relevan, serta apakah naskah sesuai dengan ruang lingkup jurnal;
- Tidak memberikan kritik atau komentar yang bersifat pribadi; dan
- Menjaga kerahasiaan naskah, dengan tidak membicarakannya dengan pihak-pihak yang tidak terkait, atau mengungkapkan informasi yang terkandung dalam naskah kepada pihak lain.
Tugas dan Tanggung Jawab Administrator Situs Web
Administrator Situs Web adalah orang yang bertanggung jawab untuk mengelola situs web jurnal. Secara spesifik, ruang lingkup tugas Administrator Situs Web adalah sebagai berikut:
- Menyiapkan situs web jurnal;
- Konfigurasikan opsi sistem dan kelola akun pengguna;
- Daftar untuk editor, pengulas, dan penulis;
- Kelola fitur jurnal;
- Melihat statistik laporan; dan
- Unggah/terbitkan makalah yang sudah diterima.
Pemberitahuan Hak Cipta
Penulis yang menerbitkan karya ilmiahnya di Jurnal Ilmiah Mandala Education setuju dengan ketentuan berikut:- Penulis memegang hak cipta dan memberikan jurnal hak penerbitan pertama dengan karya yang dilisensikan secara bersamaan di bawah Lisensi Atribusi Creative Commons (CC BY-SA 4.0)  yang memungkinkan orang lain untuk berbagi karya tersebut dengan pengakuan atas kepengarangan karya dan publikasi awal dalam jurnal ini.Â
- Penulis dapat membuat pengaturan kontraktual tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif atas versi karya yang diterbitkan jurnal tersebut (misalnya, mengunggahnya ke repositori institusi atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas penerbitan awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk mengunggah karya mereka secara daring (misalnya, di repositori institusi atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena hal ini dapat mengarah pada pertukaran yang produktif serta kutipan yang lebih awal dan lebih banyak dari karya yang diterbitkan.


