PENINGKATAN KETERAMPILAN BERBICARA BAHASA INGGRIS MELALUI MODEL PEMBELAJARAN AKTIF PADA SISWA KELAS VII SMP NEGERI 1 WERA KABUPATEN BIMA TAHUN PELAJARAN 2016/2017
DOI:
https://doi.org/10.58258/jupe.v2i2.484Abstract
Siswa kelas VII SMP Negeri 1 Wera Kabupaten Bima, setelah belajar bahasa Inggris belum mampu juga menggunakan bahasa Inggris dalam berkomunikasi sekalipun dalam bentuk yang sederhana. Bahkan yang lebih tragis lagi, belakangan ini timbul kecenderungan bagi siswa untuk membenci pelajaran bahasa Inggris karena mereka menganggap bahwa pelajaran bahasa Inggris suatu yang membosankan dan menakutkan. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dengan 2 siklus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siklus 1 ditemukan bahwa adanya peningkatan persentase ketuntasan dalam tes evaluasi pada perbaikan 1 dan tes evaluasi perbaikan 2. Setelah perbaikan siklus 1 persentase ketuntasan ada peningkatan menjadi 69%. Meskipun ada peningkatan penguasaan materi berbicara mata pelajaran bahasa Inggris pada perbaikan 1 masih perlu perbaikan lagi dikarenakan belum mencapai ketuntasan yang diinginkan. Kemudian dilakukan perbaikan siklus 2, nilai ketuntasan belajar mengalami kenaikan yang signifikan yaitu 99%. Pada siklus 2 ini ketuntasan belajar secara klasikal telah tercapai sehingga tidak perlu lagi diadakan perbaikan. Suasana pembelajaran yang kondusif sangat membantu siswa dalam belajar sehingga tindakan perbaikan pembelajaran I dan II dapat tercapai. Berdasarkan hasil penelitian tindakan kelas yang telah dilaksanakan pada dua siklus dengan teknik pembelajaran aktif dalam pembelajaran bahasa Inggris pada siswa kelas VII SMP Negeri 1 Wera kabupaten Bima dapat disimpulkan bahwa dengan teknik pembelajaran aktif dapat meningkatkan hasil belajar bahasa Inggris siswa kelas VII. Hasil penelitian tindakan kelas dengan menggunakan dua siklus ternyata hipotesis yang dirumuskan telah terbukti kebenarannya. Artinya bahwa dengan menerapkan teknik pembelajaran aktif dalam pembelajaran bahasa Inggris ternyata dapat meningkatkan keterampilan berbicara mata pelajaran bahasa Inggris siswa kelas VII SMP Negeri 1 WERA Tahun Pelajaran 2016/2017. Hal ini ditunjukkan hasil belajar pada akhir siklus II dengan banyaknya siswa yang tuntas mencapai 99 % dan nilai rata-ratanya 90. Sedangkan indikator kinerja penelitian yang peneliti tetapkan adalah sekurang-kurangnya 75 % siswa mendapat nilai hasil belajar bahasa Inggris lebih dari atau sama dengan 60 dan sekurang-kurangnya 90 nilai rata-rata kelas dalam pembelajaran bahasa Inggris. Dengan demikian indikator tersebut telah tercapai. Berkaitan dengan hal tersebut di atas penerapan teknik pembelajaran aktif dapat dilaksanakan untuk meningkatkan praktik-praktik pembelajaran bahasa Inggris di kelas VII sehingga dapat meningkatkan hasil belajar siswa serta menciptakan suasana pembelajaran yang aktif, kreatif dan efektif serta menyenangkan.References
Daeng Nurjamal, Warta Sumirat, & Riadi Darwis. (2011). Terampil Berbahasa Menyusun Karya Tulis Akademik, Memandu Acara(MC-Moderator), dan Menulis Surat. Bandung: Penerbit Alfabeta.
Dewi Salma Prawiradilaga. (2007). Prinsip Desain Pembelajaran (Instructional Design Principle). Jakarta: Kencana Prenada Media Group & Universitas Negeri Jakarta.
Hamruni. (2012). Strategi Pembelajaran. Yogyakarta: Insan Madani.
Henry Guntur Tarigan. (2008). Berbicara sebagai Suatu Keterampilan Berbahasa. Bandung: Angkasa.
Iskandarwassid & Dadang Sunendar. (2008). Strategi Pembelajaran Bahasa. Bandung: Sekolah Pascasarjana Universitas Pendidikan Indonesia & PT Remaja Rosdakarya.
Bellaca, James. (2011). 200+ Strategi dan Proyek Pembelajaran Aktif untuk Melibatkan
Kecerdasan Siswa. (Alih bahasa: Siti Mahyuni). ed. 2. Jakarta: PT Indeks.
Saleh Abbas. (2006). Pembelajaran Bahasa Indonesia yang Efektif di Sekolah Dasar.
Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Direktorat Ketenagaan.
Silberman, Melvin L. (2012). Active Learning 101: Cara Belajar Siswa Aktif. (Alih bahasa: Raisul Muttaqien). Ed. Revisi. Bandung: Penerbit Nuansa.
Syamsu Yusuf LN. (2004). Psikologi Perkembangan Anak dan Remaja. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Tomkins, Gail. E & Hoskisson, Kenneth. (1995). Language Arts: Content and Teaching Strategies. 3rd. ed. New York: Mac Millan Publising Co.
Dewi Salma Prawiradilaga. (2007). Prinsip Desain Pembelajaran (Instructional Design Principle). Jakarta: Kencana Prenada Media Group & Universitas Negeri Jakarta.
Ulas, Abdulhak Halim. (2008). Effects of Creative, Educational Drama Activities on Developing Oral Skills in Primary School Children. American Journal of Applied Sciences. Diakses dari http://www.thescipub.com/pdf/10.3844/ ajassp.2008.876.880 April 2013, jam 19:57 WIB.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Publication Ethics
This scientific code of ethics statement is a code of ethics statement for all parties involved in the publication process of scientific journals, namely managers, editors, reviewers, and authors. The statement of the ethical code of scientific publications is based on the Head Regulation of LIPI Number 5 of 2014 concerning the Code of Ethics for Scientific Publication, which in essence is the Code of Ethics for Scientific Publication which essentially upholds the three ethical values in publication, namely
- Neutrality, which is free from conflicts of interest in the management of publications;
- Justice, namely to give authorship rights to those who are entitled as authors / writers; and
- Honesty, which is free from duplication, fabrication, falsification, and plagiarism (DF2P) in publications.
Editor-in-Chief’s Duties and Responsibilities of the
- Determine the name of the journal, scope of science, scale, and accreditation if necessary.
- Determine editor membership.
- Defining relationships between publishers, editors, best partners, and other parties.
- Respect confidential matters, both for contributing researchers, authors, editors, and best-partner partners.
- Implement norms and provisions regarding intellectual property rights, especially copyright.
- Conduct a journal policy review and submit it to authors, editors, best partners, and readers.
- Make a code of conduct guide for editors and best partners.
- Publish journals regularly.
- Ensure the availability of funding sources for the sustainability of journal publishing.
- Building a network of cooperation and marketing.
- To improve the quality of the journal.
- Prepare licensing and other legal aspects.
Editor's Duties and Responsibilities
- The editor comments on the author's writing so the reader can understand what the writer wants to say, through comments written on the script.
- The editor comments on the author's writing in accordance with the EYD language (Enhanced Spelling) or the language according to the standard of the journal.
- The editor strives to improve the quality of publications on an ongoing basis;
- The editor puts forward freedom of opinion objectively,
- The editor conveys corrections, clarifications, withdrawals, and apologies if needed,
- The editor ensures that the writer's writings are not related to SARA or anything that could harm the Publisher and coordinate the writer's writings to the editor in chief of the publisher if the writing is slightly controversial.
- Editor receives, examines, and follows up complaints from all parties involved in publishing the journal;
- The editor supports initiatives to educate researchers about the ethics of publication,
- Editors do not maintain their own opinions, authors or third parties that can result in non-objective decisions,
- The editor encourages the author, so that he can make repairs to the paper until it is worth publishing.
- The editor performs the layout of the manuscript to be published so that it matches the journal template.
- Editor membantu pemimpin redaksi dalam menyelesaikan pengumpulan naskah sebelum dicetak dan diterbitkan, terutama dalam hal bahasa, format, dan tata letak.
Tugas dan Tanggung Jawab Peninjau
- Memberikan umpan balik tertulis yang objektif dan tidak bias tentang nilai beasiswa dan kontribusi naskah terhadap pengembangan ilmu pengetahuan;
- Menunjukkan apakah penulisan naskah cukup jelas, lengkap, dan relevan, serta apakah naskah sesuai dengan ruang lingkup jurnal;
- Tidak memberikan kritik atau komentar yang bersifat pribadi; dan
- Menjaga kerahasiaan naskah, dengan tidak membicarakannya dengan pihak-pihak yang tidak terkait, atau mengungkapkan informasi yang terkandung dalam naskah kepada pihak lain.
Tugas dan Tanggung Jawab Administrator Situs Web
Administrator Situs Web adalah orang yang bertanggung jawab untuk mengelola situs web jurnal. Secara spesifik, ruang lingkup tugas Administrator Situs Web adalah sebagai berikut:
- Menyiapkan situs web jurnal;
- Konfigurasikan opsi sistem dan kelola akun pengguna;
- Daftar untuk editor, pengulas, dan penulis;
- Kelola fitur jurnal;
- Melihat statistik laporan; dan
- Unggah/terbitkan makalah yang sudah diterima.
Pemberitahuan Hak Cipta
Penulis yang menerbitkan karya ilmiahnya di Jurnal Ilmiah Mandala Education setuju dengan ketentuan berikut:- Penulis memegang hak cipta dan memberikan jurnal hak penerbitan pertama dengan karya yang dilisensikan secara bersamaan di bawah Lisensi Atribusi Creative Commons (CC BY-SA 4.0)  yang memungkinkan orang lain untuk berbagi karya tersebut dengan pengakuan atas kepengarangan karya dan publikasi awal dalam jurnal ini.Â
- Penulis dapat membuat pengaturan kontraktual tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif atas versi karya yang diterbitkan jurnal tersebut (misalnya, mengunggahnya ke repositori institusi atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas penerbitan awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk mengunggah karya mereka secara daring (misalnya, di repositori institusi atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena hal ini dapat mengarah pada pertukaran yang produktif serta kutipan yang lebih awal dan lebih banyak dari karya yang diterbitkan.


