“Pengembangan Model Permainan Tradisional Main Selodor untuk Pembelajaran Penjasorkes Kelas VIII SMPN 8 Pujut Tahun Pelajaran 2019/2020.
DOI:
https://doi.org/10.58258/jupe.v8i1.4905Keywords:
Pengembangan, Permainan Tradisional, Gobak Sodor.Abstract
Permainan tradisional merupakan warisan budaya yang perlu dipertahankan dan dilestarikan. Sekolah merupakan peluang untuk melestarikan budaya yang berkaitan dengan permainan tradisional karena sekolah mempunyai lapangan, siswa, guru dan fasilitas yang menunjang dilaksanakannya permainan tradisional. Pendidikan jasmani merupakan wahana untuk melaksanakan sebuah permainan tradisional. Namun permainan tradisional belum diajarkan di SMPN 8 Pujut karena guru belum memodifikasi permainan tradisional. Perlu diberikan sebuah modifikasi terhadap permainan tradisional agar permainan tradisional dapat diajarkan dalam pembelajaran penjasorkes di sekolah. Perumusan masalah dalam penelitian ini adalah “Bagaimana pengembangan model permainan tradisional benteng kaldera digunakan untuk pembelajaran penjasorkes kelas VIII SMPN 8 Pujut?”. Tujuan penelitian ini untuk menghasilkan produk permainan tradisional benteng kaldera untuk pembelajaran penjasorkes kelas VIII SMPN 8 Pujut.Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan. Adapun prosedur pengembangan produk meliputi analisis produk yang akan diciptakan, mengembangkan produk awal, validasi ahli dan revisi, uji coba I dan revisi, uji coba II, revisi dan produk akhir. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner yang diperoleh dari evaluasi ahli dan kuesioner siswa. Teknik analisis data yang digunakan adalah deskriptif persentase.Dari hasil uji coba diperoleh data evaluasi produk awal yaitu, Pengawas Penjaskesorkes 84,28% (Baik), Pengawas I sebesar 94,28% (Sangat Baik) dan Pengawas II sebesar 80% (Baik). Hasil uji coba I diperoleh aspek kognitif 88,89%, aspek afektif 96% dan aspek psikomotor 77,5% dengan rata-rata sebesar 87% (Baik). Sedangkan hasil uji coba II diperoleh aspek kognitif 94,35%, aspek afektif 98,14% dan aspek psikomotor 87,08% dengan rata-rata sebesar 93% (Sangat Baik).Berdasarkan hasil penelitian di atas, dapat disimpulkan bahwa permainan tradisional Gobak Sodor layak digunakan dalam pembelajaran penjasorkes kelas VIII SMPN 8 Pujut. Diharapkan guru Penjas di SMPN 8 Pujut bisa menggunakan produk model pembelajaran ini sebagai alternatif dalam menyampaikan materi pembelajaran penjasorkes di sekolah, khususnya materi permainan tradisional.References
Abdul Kadir Ateng. 1992. Asas dan Landasan Pendidikan Jasmani. Jakarta: Depdikbud.
Amung Ma‟mun dan Yudha M. Saputra. 2000. Perkembangan Gerak dan Belajar Gerak, Jakarta: Depdikbud.
Fanny Septria. Permainan Tradisional Benteng. Onlinhttp:// fannyseptria.blogspot.com /2012/11/ permainan-tradisional-benteng.html (accesed 14/04/2015).
Indah Fajarwati Abdul. Menjadi Cerdas dan Ceria dengan Permainan Tradisional. Online. http://gurupaud.blogspot.com/2010/09/menjadi-cerdas-dan-ceria-dengan.html) (accessed 11/02/2015).
Irawan Jawandono. 2014. Pengembangan Model Pembelajaran Penjas Adaptif Melalui Media Permainan Bangun Pintar Berwarna pada Siswa Tunarungu SDLB Negeri Semarang. Skripsi. Program Sarjana Universitas Negeri Semarang.
Punaji Setyosari. 2010. Metode
Rusli Lutan dan Adang Suherman. 2000. Perencanaan Pembelajaran Penjaskes. Jakarta: Depdikbud.
Samsudin. 2008. Pembelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan SD/MI. Jakarta: PT Fajar Interpratama.
Soemitro. 1992. Permainan Kecil. Jakarta: Depdikbud.
Sri Mulyani. 2013. 45. Permainan Tradisional Anak Indonesia. Yogyakarta: Langensari Publishing.
Sugiyanto. 2008. Perkembangan dan Belajar Gerak. Jakarta: Depdiknas. Sugiyono. 2009. Penelitian Pendidikan. Bandung: Alfabeta.
Sukintana. 1992. Teori Bermain Penjaskes, Jakarta: Depdiknas.
Trianto. 2007. Model-model Pembelajaran Inovatif Berorientasi Konstruktif Jakarta: Prestasi Pustaka.
Yoyo Bahagia dan Adang Suherman. 2000. Prinsip-prinsip Pengembangan dan Modifikasi Caban
Downloads
Published
Issue
Section
License
Publication Ethics
This scientific code of ethics statement is a code of ethics statement for all parties involved in the publication process of scientific journals, namely managers, editors, reviewers, and authors. The statement of the ethical code of scientific publications is based on the Head Regulation of LIPI Number 5 of 2014 concerning the Code of Ethics for Scientific Publication, which in essence is the Code of Ethics for Scientific Publication which essentially upholds the three ethical values in publication, namely
- Neutrality, which is free from conflicts of interest in the management of publications;
- Justice, namely to give authorship rights to those who are entitled as authors / writers; and
- Honesty, which is free from duplication, fabrication, falsification, and plagiarism (DF2P) in publications.
Editor-in-Chief’s Duties and Responsibilities of the
- Determine the name of the journal, scope of science, scale, and accreditation if necessary.
- Determine editor membership.
- Defining relationships between publishers, editors, best partners, and other parties.
- Respect confidential matters, both for contributing researchers, authors, editors, and best-partner partners.
- Implement norms and provisions regarding intellectual property rights, especially copyright.
- Conduct a journal policy review and submit it to authors, editors, best partners, and readers.
- Make a code of conduct guide for editors and best partners.
- Publish journals regularly.
- Ensure the availability of funding sources for the sustainability of journal publishing.
- Building a network of cooperation and marketing.
- To improve the quality of the journal.
- Prepare licensing and other legal aspects.
Editor's Duties and Responsibilities
- The editor comments on the author's writing so the reader can understand what the writer wants to say, through comments written on the script.
- The editor comments on the author's writing in accordance with the EYD language (Enhanced Spelling) or the language according to the standard of the journal.
- The editor strives to improve the quality of publications on an ongoing basis;
- The editor puts forward freedom of opinion objectively,
- The editor conveys corrections, clarifications, withdrawals, and apologies if needed,
- The editor ensures that the writer's writings are not related to SARA or anything that could harm the Publisher and coordinate the writer's writings to the editor in chief of the publisher if the writing is slightly controversial.
- Editor receives, examines, and follows up complaints from all parties involved in publishing the journal;
- The editor supports initiatives to educate researchers about the ethics of publication,
- Editors do not maintain their own opinions, authors or third parties that can result in non-objective decisions,
- The editor encourages the author, so that he can make repairs to the paper until it is worth publishing.
- The editor performs the layout of the manuscript to be published so that it matches the journal template.
- Editor membantu pemimpin redaksi dalam menyelesaikan pengumpulan naskah sebelum dicetak dan diterbitkan, terutama dalam hal bahasa, format, dan tata letak.
Tugas dan Tanggung Jawab Peninjau
- Memberikan umpan balik tertulis yang objektif dan tidak bias tentang nilai beasiswa dan kontribusi naskah terhadap pengembangan ilmu pengetahuan;
- Menunjukkan apakah penulisan naskah cukup jelas, lengkap, dan relevan, serta apakah naskah sesuai dengan ruang lingkup jurnal;
- Tidak memberikan kritik atau komentar yang bersifat pribadi; dan
- Menjaga kerahasiaan naskah, dengan tidak membicarakannya dengan pihak-pihak yang tidak terkait, atau mengungkapkan informasi yang terkandung dalam naskah kepada pihak lain.
Tugas dan Tanggung Jawab Administrator Situs Web
Administrator Situs Web adalah orang yang bertanggung jawab untuk mengelola situs web jurnal. Secara spesifik, ruang lingkup tugas Administrator Situs Web adalah sebagai berikut:
- Menyiapkan situs web jurnal;
- Konfigurasikan opsi sistem dan kelola akun pengguna;
- Daftar untuk editor, pengulas, dan penulis;
- Kelola fitur jurnal;
- Melihat statistik laporan; dan
- Unggah/terbitkan makalah yang sudah diterima.
Pemberitahuan Hak Cipta
Penulis yang menerbitkan karya ilmiahnya di Jurnal Ilmiah Mandala Education setuju dengan ketentuan berikut:- Penulis memegang hak cipta dan memberikan jurnal hak penerbitan pertama dengan karya yang dilisensikan secara bersamaan di bawah Lisensi Atribusi Creative Commons (CC BY-SA 4.0)  yang memungkinkan orang lain untuk berbagi karya tersebut dengan pengakuan atas kepengarangan karya dan publikasi awal dalam jurnal ini.Â
- Penulis dapat membuat pengaturan kontraktual tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif atas versi karya yang diterbitkan jurnal tersebut (misalnya, mengunggahnya ke repositori institusi atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas penerbitan awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk mengunggah karya mereka secara daring (misalnya, di repositori institusi atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena hal ini dapat mengarah pada pertukaran yang produktif serta kutipan yang lebih awal dan lebih banyak dari karya yang diterbitkan.


