Dampak Terapi Naratif pada Persepsi Realitas dalam Konseling: Analisis Kualitatif
DOI:
https://doi.org/10.58258/jupe.v8i2.5182Keywords:
terapi, naratif, konselingAbstract
Terapi naratif adalah suatu pendekatan konseling yang dilakukan dalam bentuk individu ataupun kelompok dengan mengajak klien agar mau terbuka mengungkapkan pengalamannya dengan bercerita terkait masalah yang dihadapinya. Di dalam konseling, terdapat beberapa langkah yang digunakan dengan terapi naratif. Pertama, mengeksternalisasi masalah. Hal ini dilakukan dengan terlebih dahulu meminta klien mengemukakan nama yang bermakna untuk masalah tersebut. Kedua, menghancurkan narasi lama yang dipenuhi masalah dan menggantinya dengan narasi alternatif yang memiliki fokus berbeda. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat dampak terapi naratif pada persepsi realitas dalam konseling. Metode yang digunakan di dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu studi kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dampak terapi naratif pada persepsi realitas dalam konseling sangatlah signifikan. Melalui terapi naratif, klien dapat mengembangkan pemahaman yang lebih mendalam tentang diri mereka sendiri dan tentang cara mereka memandang dunia di sekitar mereka. Dalam keseluruhan, terapi naratif memiliki potensi besar untuk membantu klien memperbaiki persepsi mereka tentang realitas dan membuka diri pada kemungkinan yang lebih luas.References
Ardana, N., & Purwoko, B. (2018). STUDI KEPUSTAKAAN PENERAPAN KONSELING NARATIF DALAM LINGKUP PENDIDIKAN [Doctoral Disertation].
Drianus, O., & Nuraisah, S. (2020). TRANSFORMASI DIRI MELALUI NARASI: KAJIAN KEPUSTAKAAN ATAS TEKNIK KONSELING BIBLIOTERAPI. PSYCHOSOPHIA, 2(1).
Elfira, Y., Suhaili, N., Marjohan, Ifdil, & Afdal. (2022). Implikasi narrative therapy berbasis nilai-nilai bundo kanduang untuk meningkatkan kepuasan pernikahan pasangan usia dini. JRTI (Jurnal Riset Tindakan Indonesia), 7(1), 63-70.
Gumilang, G. (2016). METODE PENELITIAN KUALITATIF DALAM BIDANG BIMBINGAN DAN KONSELING. Jurnal Fokus Konseling, 2(2), 144-159.
Habsy, B. A. (2017). Seni Memehami Penelitian Kuliatatif Dalam Bimbingan Dan Konseling : Studi Literatur. Jurnal Konseling Andi Matappa, 1(2), 90-100.
Rahmawati, H. S., Purwanto, E., & Mulawarman, M. (2020). IMPLEMENTASI KETERAMPILAN DASAR KONSELING GURU BK SMK KOTA SEMARANG. Jurnal Consulenza: Jurnal Bimbingan Konseling dan Psikologi, 3(1), 13-18.
Tyas, P. H. (2015). PENDEKATAN NARATIF DALAM KONSELING RATIONAL EMOTIVE BEHAVIOR THERAPY (REBT) UNTUK MENGELOLA EMOSI. Jurnal Fous Konseling, 1(2), 101-117.
Wolter, J., Dillollo, A., & Apel, K. (2006). A Narrative Therapy Approach to Counseling: A Model for Working With Adolescents and Adults With Language-Literacy Deficits.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Publication Ethics
This scientific code of ethics statement is a code of ethics statement for all parties involved in the publication process of scientific journals, namely managers, editors, reviewers, and authors. The statement of the ethical code of scientific publications is based on the Head Regulation of LIPI Number 5 of 2014 concerning the Code of Ethics for Scientific Publication, which in essence is the Code of Ethics for Scientific Publication which essentially upholds the three ethical values in publication, namely
- Neutrality, which is free from conflicts of interest in the management of publications;
- Justice, namely to give authorship rights to those who are entitled as authors / writers; and
- Honesty, which is free from duplication, fabrication, falsification, and plagiarism (DF2P) in publications.
Editor-in-Chief’s Duties and Responsibilities of the
- Determine the name of the journal, scope of science, scale, and accreditation if necessary.
- Determine editor membership.
- Defining relationships between publishers, editors, best partners, and other parties.
- Respect confidential matters, both for contributing researchers, authors, editors, and best-partner partners.
- Implement norms and provisions regarding intellectual property rights, especially copyright.
- Conduct a journal policy review and submit it to authors, editors, best partners, and readers.
- Make a code of conduct guide for editors and best partners.
- Publish journals regularly.
- Ensure the availability of funding sources for the sustainability of journal publishing.
- Building a network of cooperation and marketing.
- To improve the quality of the journal.
- Prepare licensing and other legal aspects.
Editor's Duties and Responsibilities
- The editor comments on the author's writing so the reader can understand what the writer wants to say, through comments written on the script.
- The editor comments on the author's writing in accordance with the EYD language (Enhanced Spelling) or the language according to the standard of the journal.
- The editor strives to improve the quality of publications on an ongoing basis;
- The editor puts forward freedom of opinion objectively,
- The editor conveys corrections, clarifications, withdrawals, and apologies if needed,
- The editor ensures that the writer's writings are not related to SARA or anything that could harm the Publisher and coordinate the writer's writings to the editor in chief of the publisher if the writing is slightly controversial.
- Editor receives, examines, and follows up complaints from all parties involved in publishing the journal;
- The editor supports initiatives to educate researchers about the ethics of publication,
- Editors do not maintain their own opinions, authors or third parties that can result in non-objective decisions,
- The editor encourages the author, so that he can make repairs to the paper until it is worth publishing.
- The editor performs the layout of the manuscript to be published so that it matches the journal template.
- Editor membantu pemimpin redaksi dalam menyelesaikan pengumpulan naskah sebelum dicetak dan diterbitkan, terutama dalam hal bahasa, format, dan tata letak.
Tugas dan Tanggung Jawab Peninjau
- Memberikan umpan balik tertulis yang objektif dan tidak bias tentang nilai beasiswa dan kontribusi naskah terhadap pengembangan ilmu pengetahuan;
- Menunjukkan apakah penulisan naskah cukup jelas, lengkap, dan relevan, serta apakah naskah sesuai dengan ruang lingkup jurnal;
- Tidak memberikan kritik atau komentar yang bersifat pribadi; dan
- Menjaga kerahasiaan naskah, dengan tidak membicarakannya dengan pihak-pihak yang tidak terkait, atau mengungkapkan informasi yang terkandung dalam naskah kepada pihak lain.
Tugas dan Tanggung Jawab Administrator Situs Web
Administrator Situs Web adalah orang yang bertanggung jawab untuk mengelola situs web jurnal. Secara spesifik, ruang lingkup tugas Administrator Situs Web adalah sebagai berikut:
- Menyiapkan situs web jurnal;
- Konfigurasikan opsi sistem dan kelola akun pengguna;
- Daftar untuk editor, pengulas, dan penulis;
- Kelola fitur jurnal;
- Melihat statistik laporan; dan
- Unggah/terbitkan makalah yang sudah diterima.
Pemberitahuan Hak Cipta
Penulis yang menerbitkan karya ilmiahnya di Jurnal Ilmiah Mandala Education setuju dengan ketentuan berikut:- Penulis memegang hak cipta dan memberikan jurnal hak penerbitan pertama dengan karya yang dilisensikan secara bersamaan di bawah Lisensi Atribusi Creative Commons (CC BY-SA 4.0)  yang memungkinkan orang lain untuk berbagi karya tersebut dengan pengakuan atas kepengarangan karya dan publikasi awal dalam jurnal ini.Â
- Penulis dapat membuat pengaturan kontraktual tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif atas versi karya yang diterbitkan jurnal tersebut (misalnya, mengunggahnya ke repositori institusi atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas penerbitan awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk mengunggah karya mereka secara daring (misalnya, di repositori institusi atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena hal ini dapat mengarah pada pertukaran yang produktif serta kutipan yang lebih awal dan lebih banyak dari karya yang diterbitkan.


