Peran Uji Realitas Dalam Konseling: Sebuah Studi Kualitatif

Authors

  • Angel Patricia Fandela Saragih Universitas Negeri Manado
  • Aldina Ntahu Universitas Negeri Manado
  • Angriani Adilang Universitas Negeri Manado
  • Mayglory Oinori Evrata Turang Universitas Negeri Manado
  • Mutiara Havita mamonto Universitas Negeri Manado
  • Ecachristi Melisa Pandey Universitas Negeri Manado
  • Rinna Yunita Kasenda Universitas Negeri Manado
  • Mario Erick Wantah Universitas Negeri Manado

DOI:

https://doi.org/10.58258/jupe.v8i2.5185

Keywords:

broken home, konseling, realitas

Abstract

Anak-anak broken home biasanya mengacu pada anak-anak yang berasal dari keluarga yang telah mengalami banyak gangguan atau kehancuran keluarga, seperti perceraian, perpisahan, penahanan orang tua, atau kematian orang tua. Melihat dampak berbahaya yang ditimbulkan, konseling dan dukungan psikologis dapat membantu anak-anak untuk mengatasi dampak negatif dari situasi tersebut dan membantu mereka untuk tumbuh dan berkembang dengan cara yang sehat dan positif. Konseling dapat membantu anak-anak broken home dalam mengatasi masalah mereka dan mengembangkan keterampilan serta sumber daya yang dibutuhkan untuk menghadapi masa depan dengan lebih baik. Tulisan ini bertujuan untuk menganalisis pemberian konseling realitas pada beberapa siswa broken home di SMP Kristen Tomohon. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian tindakan yang dilakukan dengan cara kualitatif dengan teknik analisis data interaktif. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa pemberian konseling tersebut cukup memberikan hasil yang baik kepada masing-masing individu. Hal ini terlihat pada perubahan dan perkembangan dari para siswa setelah diberikan konseling realita.

References

Batchelor, I. R. C., & Napier, M. B. (1953). Broken homes and attempted suicide. Brit. J. Delinq., 4, 99.

Corey, G. (2012). Theory and practice of counseling and psychotherapy. Cengage learning.

Indrawati, T., & Dewi, L. (2022). The psychosocial growth of preschool-age children from broken home families. Al-Athfaal: Jurnal Ilmiah Pendidikan Anak Usia Dini, 5(2), 204- 216.

IRIASTUTI, M. E. (2022). KONSELING KELOMPOK REALITA UNTUK MENINGKATKAN KONSEP DIRI SISWA BROKEN HOME. VOCATIONAL: Jurnal Inovasi Pendidikan Kejuruan, 2(1), 55-63.

Khofifah, S. (2022). Pengaruh Konseling Kelompok Realita Terhadap Resiliensi Siswa Dari Keluarga Broken Home Pada Siswa Kelas XI SMA Institut Indonesia Semarang. Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK), 4(5), 2321-2128.

Russell, I. L. (1957). Behavior problems of children from broken and intact homes. The Journal of Educational Sociology, 31(2), 124-129.

Setyaningsih, T. S. (2011). Pendekatan konseling realita dalam mengubah konsep diri negatif siswa broken home. Skripsi. Semarang: Jurusan Bimbingan Dan Konseling. Fakultas Ilmu Pendidikan. Universitas Negeri Semarang.

Downloads

Published

2023-06-02