Implikasi Terbatasnya Infrastruktur Dalam Upaya Mencapai Tujuan Pendidikan
DOI:
https://doi.org/10.58258/jupe.v8i2.5261Keywords:
Implikasi, Terbatasnya Infrastruktur, Tujuan PendidikanAbstract
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menyelidiki dan menjelaskan hubungan antara konsekuensi infrastruktur terbatas dalam mengejar tujuan pendidikan. Sebagai pendekatan penelitian, tinjauan pustaka digunakan. Metode studi literatur memerlukan urutan langkah-langkah yang meliputi pengumpulan data pustaka, membaca dan mencatat, dan menyusun bahan penelitian. Menurut temuan penelitian ini, konsekuensi keterbatasan infrastruktur dalam memenuhi tujuan pendidikan terkait dengan ukuran dan kepadatan kelas, lingkungan belajar dan teknologi pendidikan, serta implikasi kesetaraan. Berbagai penelitian dari seluruh dunia menunjukkan manfaat kursus yang lebih kecil, termasuk peningkatan hasil pembelajaran. Beberapa faktor, termasuk teknologi dan program pendidikan khusus, serta arsitektur bangunan dan kendala, memengaruhi ukuran ruang kelas. Jumlah kursi di ruang kelas yang tersedia secara fungsional. Ukuran ruang kelas dan sekolah merupakan aspek sisi penawaran yang penting dari pertumbuhan fasilitas dari sudut pandang numerik yang ketatReferences
Asim, M., Abdan, K., Jawaid, M., Nasir, M., Dashtizadeh, Z., Ishak, M. R., & Hoque, M. E. (2015). A review on pineapple leaves fibre and its composites. International Journal of Polymer Science, 2015.
B, Y. D. A. S., Fordatkosu, R., Umaternate, A. R., & Mesra, R. (2023). The Role of the Village Consultancy Board in Infrastructure Development in Fursuy Village , Selaru District , Maluku Tenggara Barat. Atlantis Press SARL. https://doi.org/10.2991/978-2-494069-35-0
Bingler, S., Diamond, B. M., Hill, B., Hoffman, J. L., Howley, C. B., Lawrence, B. K., Mitchell, S., Rudolph, D., & Washor, E. (2002). Dollars & Sense: The Cost Effectiveness of Small Schools.
Bloom, H. S., Thompson, S. L., & Unterman, R. (2010). Transforming the high school experience: How New York City’s new small schools are boosting student achievement and graduation rates. MDRC, June.
Clough, E., & Barrett, T. (2016). The gene expression omnibus database. Statistical Genomics: Methods and Protocols, 93–110.
Cotton, K. (1996). School size, school climate, and student performance. Citeseer.
Hidayat, M. F., Muyu, C. V, & Mesra, R. (2023). Peran guru dalam meningkatkan disiplin siswa di SMA Negeri 1 Motoling. Urnal Integrasi Dan Harmoni Inovatif Ilmu-Ilmu Sosial (JIHI3S), 3(5), 525–532. https://doi.org/10.17977/um063v3i52023p525-532
Hoerr, T. R. (2007). Buku kerja multiple intelligences. Kaifa.
Ilata, A. H., Santie, Y. D. A., Salem, V. E. T., Hidayat, M. F., Mesra, R., & Manado, U. N. (2022). Lingkungan pergaulan remaja di smp negeri 13 halmahera barat. 3(2), 110–116. https://doi.org/10.53682/jpjsre.v3i2.4995
Irwan. Mesra dkk. (2022). Life Survival, Social Network, and Social Capita Matrilineal of Minangkabau Women Street Vendors during Covid-19 Pandemic in West Sumatera. Jurnal Ilmu Sosial Dan Humaniora, 11(1), 126–135. https://doi.org/10.23887/jish.v11i1.40238
Lanawaang, J. J., & Mesra, R. (2023). Faktor Penyebab Anak Putus Sekolah di Kelurahaan Tuutu Analisis Pasal 31 Ayat 1, 2, dan 3 UUD 1945. Jurnal Ilmiah Mandala Education, 9(2), 1375–1381. https://doi.org/10.58258/jime.v9i1.5103/http
Legiran, L. (2015). Dimensi Antropometrik Anak Sekolah dan Ukuran Kursi Sekolah. Jurnal Kedokteran Dan Kesehatan: Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya, 2(1), 115–120.
Leithwood, K., & Jantzi, D. (2009). A review of empirical evidence about school size effects: A policy perspective. Review of Educational Research, 79(1), 464–490.
MacNeice, B., & Bowen, J. (2016). Powerhouse: Insider Accounts Into the World’s Top High-performance Organizations. Kogan Page Publishers.
Mamonto, F. H., & Mesra, R. (2023). Persepsi Mahasiswa FISH UNIMA tentang Implementasi Materi Mata Kuliah dalam Pembentukan Karakter dan di Kehidupan Sosial. 9(1), 382–391. https://doi.org/10.58258/jime.v9i1.4603/http
Mesra, R. (2022). Pengaruh Media Pembelajaran Berbasis Online Pada Mata Pelajaran IPS Di Sma Negeri 2 Tondano Media Pembelajaran Berbasis Online Pada Mata Pelajaran IPS Media Pembelajaran Berbasis Online Pada Mata Pelajaran IPS Di. Jurnal Ilmiah Mandala Education, 8(3), 2124–2133. https://doi.org/10.36312/jime.v8i2.362
Mesra, R., Marsa, Y. J., & Putri, M. E. (2021). Pola Interaksi Pedagang Konsinyasi Dengan Pemilik Warung Di Kecamatan Tondano Selatan, Provinsi Sulawesi Utara. JISIP (Jurnal Ilmu Sosial Dan Pendidikan), 5(3), 1–8. https://doi.org/10.36312/jisip.v5i3.2104
Mesra, R., Waldi, A., Wijaya, W., & Melia, Y. (2022). Perilaku Mahasiswa Pendidikan Sosiologi UNIMA Ketika Pembelajaran Online. 8(3), 2056–2067. https://doi.org/10.36312/jime.v8i2.3586/http
Noor Azzam Syah, M. (2016). Pelaksanaan pengurusan kokurikulum di sekolah menengah harian/Noor Azzam Syah Mohamed. University of Malaya Centre for Continuing Education (UMCCed).
Pattah, S. H. (2013). Pemanfaatan kajian bibliometrika sebagai metode evaluasi dan kajian dalam ilmu perpustakaan dan informasi. Khizanah Al-Hikmah: Jurnal Ilmu Perpustakaan, Informasi, Dan Kearsipan, 1(1), 47–57.
Ra’ais, R. (2016). Integrasi nasional sekolah wawasan di Kompleks Sekolah Wawasan Taman Aman, Alor Setar, Kedah Darul Aman. Universiti Sains Malaysia.
Romi, M. (2023). Patterns of Social Adaptation of Boarding Students With Local Communities in Gunung Pangilun Village , North of Padang Sub-district , Padang City. Atlantis Press SARL. https://doi.org/10.2991/978-2-494069-35-0
Salainti, Y., Pijoh, F. A., Mongdong, N., & Mesra, R. (2023). Kurangnya Perhatian Orang Tua Terhadap Pergaulan Bebas Pelajar di Kelurahan Watulambot. 7(2), 1022–1029. https://doi.org/10.58258/jisip.v7i1.4681/http
Salem, V. E. T., & Hidayat, M. F. (2023). Patterns of Social Interaction in Post-Covid-19 Offline Learning in The Sociology Education Study Program Unima. Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial, Dan Budaya, 9(1). https://doi.org/10.32884/ideas.v9i1.1102
Salem, V. E. T., & Mesra, R. (2020). Preservation of Local Language Culture in Toundanouw Village District Southeast Minahasa Regency. International Conference on Social Sciences (ICSS 2020), 473(Icss), 175–177. https://doi.org/10.2991/assehr.k.201014.039
Siahaan, C., Laia, A. P., & Adrian, D. (2022). Studi Literatur: Media Sosial “Tiktok” Dan Pembentukan Karakter Remaja. Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia, 7(4), 4939–4950.
Siswo, L. (n.d.). Dimensi Antropometrik Anak Sekolah dan Ukuran Kursi Sekolah. Jurnal Kedokteran Dan Kesehatan.
Tama, S. P., Sari, N., Anwar, K., Pertiwi, M., & Mesra, R. (2023). Kreativitas Guru Ppkn Dalam Pembelajaran Daring Pada Masa Pandemi Covid 19 Di Sma Muhammadiyah Padang Panjang. 8(1), 188–194.
Ulfatin, N. (2022). Metode penelitian kualitatif di bidang pendidikan: Teori dan Aplikasinya. Media Nusa Creative (MNC Publishing).
Wassahua, S. (2016). Analisis faktor-faktor penyebab anak putus sekolah di kampung wara negeri hative kecil kota ambon. Al-Iltizam: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 1(2), 204–224.
Wineburg, S. (2006). Berpikir historis: Memetakan masa depan, mengajarkan masa lalu. Yayasan Obor Indonesia.
Wintolo, H., & Sediarti, T. (2007). Perancangan E-learning untuk meningkatkan mutu proses pendidikan di Sekolah Tinggi Teknologi AdiSutjipto Yogyakarta berbasis Web Template. Seminar Nasional Teknologi Informasi (SNTI) 2007.
Yanto, Y. (2018). Pratinjau ukuran meja dan kursi anak sekolah menurut acuan SNI berdasarkan dimensi tubuh siswa kelas satu sekolah dasar di DKI Jakarta. Jurnal Metris, 19(01), 19–24.
Yarmi, G. (2017). Pembelajaran menulis di sekolah dasar. Perspektif Ilmu Pendidikan, 31(1), 1–6.
Zed, M. (2008). Metode penelitian kepustakaan. Yayasan Pustaka Obor Indonesia.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Publication Ethics
This scientific code of ethics statement is a code of ethics statement for all parties involved in the publication process of scientific journals, namely managers, editors, reviewers, and authors. The statement of the ethical code of scientific publications is based on the Head Regulation of LIPI Number 5 of 2014 concerning the Code of Ethics for Scientific Publication, which in essence is the Code of Ethics for Scientific Publication which essentially upholds the three ethical values in publication, namely
- Neutrality, which is free from conflicts of interest in the management of publications;
- Justice, namely to give authorship rights to those who are entitled as authors / writers; and
- Honesty, which is free from duplication, fabrication, falsification, and plagiarism (DF2P) in publications.
Editor-in-Chief’s Duties and Responsibilities of the
- Determine the name of the journal, scope of science, scale, and accreditation if necessary.
- Determine editor membership.
- Defining relationships between publishers, editors, best partners, and other parties.
- Respect confidential matters, both for contributing researchers, authors, editors, and best-partner partners.
- Implement norms and provisions regarding intellectual property rights, especially copyright.
- Conduct a journal policy review and submit it to authors, editors, best partners, and readers.
- Make a code of conduct guide for editors and best partners.
- Publish journals regularly.
- Ensure the availability of funding sources for the sustainability of journal publishing.
- Building a network of cooperation and marketing.
- To improve the quality of the journal.
- Prepare licensing and other legal aspects.
Editor's Duties and Responsibilities
- The editor comments on the author's writing so the reader can understand what the writer wants to say, through comments written on the script.
- The editor comments on the author's writing in accordance with the EYD language (Enhanced Spelling) or the language according to the standard of the journal.
- The editor strives to improve the quality of publications on an ongoing basis;
- The editor puts forward freedom of opinion objectively,
- The editor conveys corrections, clarifications, withdrawals, and apologies if needed,
- The editor ensures that the writer's writings are not related to SARA or anything that could harm the Publisher and coordinate the writer's writings to the editor in chief of the publisher if the writing is slightly controversial.
- Editor receives, examines, and follows up complaints from all parties involved in publishing the journal;
- The editor supports initiatives to educate researchers about the ethics of publication,
- Editors do not maintain their own opinions, authors or third parties that can result in non-objective decisions,
- The editor encourages the author, so that he can make repairs to the paper until it is worth publishing.
- The editor performs the layout of the manuscript to be published so that it matches the journal template.
- Editor membantu pemimpin redaksi dalam menyelesaikan pengumpulan naskah sebelum dicetak dan diterbitkan, terutama dalam hal bahasa, format, dan tata letak.
Tugas dan Tanggung Jawab Peninjau
- Memberikan umpan balik tertulis yang objektif dan tidak bias tentang nilai beasiswa dan kontribusi naskah terhadap pengembangan ilmu pengetahuan;
- Menunjukkan apakah penulisan naskah cukup jelas, lengkap, dan relevan, serta apakah naskah sesuai dengan ruang lingkup jurnal;
- Tidak memberikan kritik atau komentar yang bersifat pribadi; dan
- Menjaga kerahasiaan naskah, dengan tidak membicarakannya dengan pihak-pihak yang tidak terkait, atau mengungkapkan informasi yang terkandung dalam naskah kepada pihak lain.
Tugas dan Tanggung Jawab Administrator Situs Web
Administrator Situs Web adalah orang yang bertanggung jawab untuk mengelola situs web jurnal. Secara spesifik, ruang lingkup tugas Administrator Situs Web adalah sebagai berikut:
- Menyiapkan situs web jurnal;
- Konfigurasikan opsi sistem dan kelola akun pengguna;
- Daftar untuk editor, pengulas, dan penulis;
- Kelola fitur jurnal;
- Melihat statistik laporan; dan
- Unggah/terbitkan makalah yang sudah diterima.
Pemberitahuan Hak Cipta
Penulis yang menerbitkan karya ilmiahnya di Jurnal Ilmiah Mandala Education setuju dengan ketentuan berikut:- Penulis memegang hak cipta dan memberikan jurnal hak penerbitan pertama dengan karya yang dilisensikan secara bersamaan di bawah Lisensi Atribusi Creative Commons (CC BY-SA 4.0)  yang memungkinkan orang lain untuk berbagi karya tersebut dengan pengakuan atas kepengarangan karya dan publikasi awal dalam jurnal ini.Â
- Penulis dapat membuat pengaturan kontraktual tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif atas versi karya yang diterbitkan jurnal tersebut (misalnya, mengunggahnya ke repositori institusi atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas penerbitan awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk mengunggah karya mereka secara daring (misalnya, di repositori institusi atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena hal ini dapat mengarah pada pertukaran yang produktif serta kutipan yang lebih awal dan lebih banyak dari karya yang diterbitkan.


