Keefektifan Model Pembelajaran Problem Based Learning Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah
DOI:
https://doi.org/10.58258/jupe.v8i2.5367Keywords:
Problem Based Learning (PBL), Pemecahan MasalahAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Keefektifan model pembelajaran problem based learning (PBL) terhadap pemecahan masalah pada siswa kelas 3 B sekolah dasar Rejosari 01 Semarang. Jenis Penelitian ini menggunakan metode pre-eksperimental-design dengan pendekatan One-Group-Pretest-Postest. Populasi dan sampel dalam penelitian ini sebanyak 26 siswa yang terdiri dari semua siswa kelas 3B dengan Teknik sampling jenuh. Instrumen yang diguanakan yaitu Soal tes yang terdiri dari 5 soal, Teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah uji normalitas, uji homogenitas, dan uji paired sample T-test, Hasil penelitian menemukan pada pra penelitian mendapatkan presentase 50% dengan kriteria kurang dan pada 4 indikator pemecahan masalah pada pretest kelas eskperimen mendapatkan hasil persentase sebesar 48% dengan kriteria cukup dan pada posttest mendapatkan persentase sebesar 95% dengan kriteria baik sekali. Berdasarkan hal tersebut maka dapat disimpulkan Problem based learning efektif terhadap kemampuan pemecahan masalah.References
Afandi, M. (2017). Teori dan Praktik Penelitian Tindakan Kelas. Semarang: Unissula Press.
Arimbawa P. & Sadia I.W. & Tika I.N. (2013). Pengaruh Model Pembelajaran Berbasis Proyek (MPBP) Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah IPA Sehari-hari Ditinjau dari Motivasi Berprestasi Siswa. e-Journal Mathematics. Program Pascasarjana Universitas Pendidikan Ganesha Program Studi IPA, Vol. 3.
Dhlamini, J. J. (2016). Enhancing learners ’ problem solving performance in mathematics : A cognitive load perspective. European Journal of STEM Education, 1(1), 27–36.
Hadi, S, Novaliyosi. (2019). TIMSS Indonesia (Trends In International Mathematics And Science Study). Prosiding Seminar Nasional. Program Studi Magister Pendidikan Matematika Universitas Siliwangi, Tasikmalaya: 19 Januari 2019. Hal. 565.
Ibrahim. (2012). Penerapan pembelajaran kontekstual berbasis potensi pesisir sebagai upaya peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematika, komunikasi matematika, dan keterampilan sosial siswa SMP. Jurnal Pendidikan Matematika, 2(2), 111-112.
Newman, M. A. 1977. An analysis of sixthgrade pupils' errors on written mathematicaltasks. In White, A. L. 2009. Diagnostic and Pedagogical Issues with Mathematical Word Problems. Brunei International Journal of Science and Mathematics Education, 1(1): 100-112. Diakses pada tanggal 06 Juni 2023. (http://www.sciencedirect.com).
Novitasari, W. (2017). Pengaruh Pembelajaran Kooperatif Tutor Sebaya Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Siswa Mts Al-Azhar Bl’ibadillah. Jurnal Eksakta, 2(1), 1–9.
Polya. G. (1973) How to Solve It: A New Aspect of Mathematical Method (Second ed). New Jersey: Princeton University Press.
Priadi, M. A. & Sudarisman S. & Suparmi. (2012). Pembelajaran Biologi Menggunakan Model Problem Based Learning Melalui Metode Eksperimen Laboratorium dan Lapangan Ditinjau dari Keberagaman Kemampuan Berpikir Kritis dan Sikap Peduli Lingkungan. Jurnal: Jurnal Inkuiri. Vol. 1 (3), hlm. 217-226.
Rahmi, N,Arnawa, I,M, Y. (2019). Preparation Development Of Learning Device Problem Based Learning Model With Scientific Approach To Improve Mathematical Problem Solving Ability. International Journal Of Scientific & Technology Research, 8(2277–8616), 522–529.
Rasiman dan Asmarani, F. (2016). Analisis Kesulitan Siswa Smp Dalam Menyelesaikan Masalah Matematika Ditinjau Dari Gaya Kognitif. Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika, Vol.1 No 2.
Retnowati, P. dan Ekayanti, A. (2020). Think Talk Write sebagai Upaya Meningkatkan Komunikasi Matematis Siswa. SIGMA (Kajian Ilmu Pendidikan Matematika), 6(1), 17-25.
Rohman, N. (2016). Perbedaan Pengaruh Model Pembelajaran Cooperative Script Berbantuan Peta Pikiran Dengan Direct Instruction Terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Pokok Bahasan Program Linear. Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika. 5(1), 50–55.
Rufaida, S. & Sujiono, E.H. (2013). Pengaruh Model Pembelajaran dan Pengetahuan Awal Terhadap Kemampuan Memecahkan Masalah Fisika Peserta Dididk Kelas XI IPA MAN 2 Model Makassar. Jurnal: Jurnal Pendidikan IPA Indonesia, 2 (2), hlm. 161-168.
Singh, P., Rahman, A.A., & Sian. H, T. 2010. The Newman Procedure for Analyzing Primary Four Pupils Errors on Written Mathematical Task: A Malaysian Perspective. Procedia on International Conference on Mathematics Education Research 2010 (ICMER 2010), 8(2010): 264-271. Diakses tanggal 06 Juni 2023. (http://www.sciencedirect.com ).
Soepudin. U. (2014). Penggunaan Lembar Kerja Siswa Berbasis Masalah Dalam Pembelajaran IPA Secara Inkuiri untuk Meningkatkan Literasi Sains Siswa Sekolah Dasar. (Tesis.) Sekolah Pascasarjana, Universitas Pendidikan Indonesia, Bandung.
Sugiyono. (2016). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung : Alfabeta, CV.
Suryanto. 2020. Menjelajah Pembelajaran Inovatif. Surabaya: Media Buana Pusaka.
Yusri, A,Y, (2018). Pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Learning Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Siswa Kelas Vii Di Smp Negeri Pangkajene. Jurnal “Mosharafa”, Volume 7, Nomor 1.
Published
Issue
Section
License
Publication Ethics
This scientific code of ethics statement is a code of ethics statement for all parties involved in the publication process of scientific journals, namely managers, editors, reviewers, and authors. The statement of the ethical code of scientific publications is based on the Head Regulation of LIPI Number 5 of 2014 concerning the Code of Ethics for Scientific Publication, which in essence is the Code of Ethics for Scientific Publication which essentially upholds the three ethical values in publication, namely
- Neutrality, which is free from conflicts of interest in the management of publications;
- Justice, namely to give authorship rights to those who are entitled as authors / writers; and
- Honesty, which is free from duplication, fabrication, falsification, and plagiarism (DF2P) in publications.
Editor-in-Chief’s Duties and Responsibilities of the
- Determine the name of the journal, scope of science, scale, and accreditation if necessary.
- Determine editor membership.
- Defining relationships between publishers, editors, best partners, and other parties.
- Respect confidential matters, both for contributing researchers, authors, editors, and best-partner partners.
- Implement norms and provisions regarding intellectual property rights, especially copyright.
- Conduct a journal policy review and submit it to authors, editors, best partners, and readers.
- Make a code of conduct guide for editors and best partners.
- Publish journals regularly.
- Ensure the availability of funding sources for the sustainability of journal publishing.
- Building a network of cooperation and marketing.
- To improve the quality of the journal.
- Prepare licensing and other legal aspects.
Editor's Duties and Responsibilities
- The editor comments on the author's writing so the reader can understand what the writer wants to say, through comments written on the script.
- The editor comments on the author's writing in accordance with the EYD language (Enhanced Spelling) or the language according to the standard of the journal.
- The editor strives to improve the quality of publications on an ongoing basis;
- The editor puts forward freedom of opinion objectively,
- The editor conveys corrections, clarifications, withdrawals, and apologies if needed,
- The editor ensures that the writer's writings are not related to SARA or anything that could harm the Publisher and coordinate the writer's writings to the editor in chief of the publisher if the writing is slightly controversial.
- Editor receives, examines, and follows up complaints from all parties involved in publishing the journal;
- The editor supports initiatives to educate researchers about the ethics of publication,
- Editors do not maintain their own opinions, authors or third parties that can result in non-objective decisions,
- The editor encourages the author, so that he can make repairs to the paper until it is worth publishing.
- The editor performs the layout of the manuscript to be published so that it matches the journal template.
- Editor membantu pemimpin redaksi dalam menyelesaikan pengumpulan naskah sebelum dicetak dan diterbitkan, terutama dalam hal bahasa, format, dan tata letak.
Tugas dan Tanggung Jawab Peninjau
- Memberikan umpan balik tertulis yang objektif dan tidak bias tentang nilai beasiswa dan kontribusi naskah terhadap pengembangan ilmu pengetahuan;
- Menunjukkan apakah penulisan naskah cukup jelas, lengkap, dan relevan, serta apakah naskah sesuai dengan ruang lingkup jurnal;
- Tidak memberikan kritik atau komentar yang bersifat pribadi; dan
- Menjaga kerahasiaan naskah, dengan tidak membicarakannya dengan pihak-pihak yang tidak terkait, atau mengungkapkan informasi yang terkandung dalam naskah kepada pihak lain.
Tugas dan Tanggung Jawab Administrator Situs Web
Administrator Situs Web adalah orang yang bertanggung jawab untuk mengelola situs web jurnal. Secara spesifik, ruang lingkup tugas Administrator Situs Web adalah sebagai berikut:
- Menyiapkan situs web jurnal;
- Konfigurasikan opsi sistem dan kelola akun pengguna;
- Daftar untuk editor, pengulas, dan penulis;
- Kelola fitur jurnal;
- Melihat statistik laporan; dan
- Unggah/terbitkan makalah yang sudah diterima.
Pemberitahuan Hak Cipta
Penulis yang menerbitkan karya ilmiahnya di Jurnal Ilmiah Mandala Education setuju dengan ketentuan berikut:- Penulis memegang hak cipta dan memberikan jurnal hak penerbitan pertama dengan karya yang dilisensikan secara bersamaan di bawah Lisensi Atribusi Creative Commons (CC BY-SA 4.0)  yang memungkinkan orang lain untuk berbagi karya tersebut dengan pengakuan atas kepengarangan karya dan publikasi awal dalam jurnal ini.Â
- Penulis dapat membuat pengaturan kontraktual tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif atas versi karya yang diterbitkan jurnal tersebut (misalnya, mengunggahnya ke repositori institusi atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas penerbitan awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk mengunggah karya mereka secara daring (misalnya, di repositori institusi atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena hal ini dapat mengarah pada pertukaran yang produktif serta kutipan yang lebih awal dan lebih banyak dari karya yang diterbitkan.


