MENINGKATKAN PRESTASI SISWA MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN JINGSAW DALAM PELAJARAN AGAMA KRISTEN DI KELAS VIB SEKOLAH DASAR INPRES OEBUFU KOTA KUPANG.
DOI:
https://doi.org/10.58258/jupe.v1i1.6Abstract
Proses pembelajaran yang efektif seyogianya melibatkan guru dan siswa secara aktif. Dalam model pembelajaran konvensional peran guru sangat vital dalam artian semua hal harus bersumber dari guru sehingga faktor ketergantungan sangat besar. Akibatnya bila pemilihan metode kurang tepat maka akan berdampak pada keaktifan dan hasil belajar yang akan diperoleh. Salah satu ,etode yang dianggap dapat menjadi solusi persoalan dikelas adalah metode kooperatif jigswa. Metode jigsaw memiliki keunggulanya itu melibatkan siswa dalam proses pembelajaran, meningkatkan partisipasi siswa dalam kelompok, memberi kesempatan siswa untuk berinteraksi dengan siswa lain yang berbeda latar belakangnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektifitas penerapan metode jigsaw untuk meningkatkan keaktifan dan hasil belajar mata pelajaran memahami makna ibdadah pada siswa kelas VI SD InpresOebufu TA 2014/2015.Metode yang digunakan adalah tindakan kelas yang didesain dua siklus dan didahului dengan pra penelitian. Subyek penelitian adalah siswa kelas VI dnegna jumlah 16 orang. Hasil penelitian menunjukan terjadi peningkatan aktivitas pembelajaran yang dialami oleh siswa yaitu pada prapenelitian sebesar 34,38%, pada akhir siklus I 71,09% dan pada akhir siklus II keaktifan meningkat lagi menjadi 81,25%. Penerapan metode Jigsaw juga mampu meningkatkan rata-rata prestasi belajar dari 6,22 pada tahap pra penelitian menjadi 7,34 pada akhir siklus 1 dan meningkat menjadi 8,25 pada akhir siklus 2. Berdasarkan hasil penelitian metode koopertif learning Jigsaw bisa dijadikan sebagai metode yang dapat diterapkan pada mata pelajaran memahami makna ibadah dan mata pelajaran lainnya yang relevan.References
Ismail, 2002. Strategi pembelajaran berbasis PAIKEM. Semarang, Rasil Media Group
Nana Sudjana, 1997. Cara Belajar Siswa Aktif Dalam Proses Belajar Mengajar”. Bandung : CV. Sinar Baru.
Sudarwan Danim, 2011. Profesionalisasi dan Etika Profesi Guru, Bandung : Alfabeta.
Nurhadi. 2003. Pembelajaran Kontekstual (Contextual Teaching and Learning/CTL) dan Penerapannya Dalam KBK. Malang : Penerbit Universitas Malang.
Syahrir, & Sanapiah. 2014. Pengembangan Model Komik Matematika dalam Pembelajaran sekolah dasar. Jurnal Ilmiah IKIP Mataram. Vol. 1 No. 2. ISSN. 2355-6358.Mataram.
Surjadi, A. 1989. Membuat Siswa Aktif Belajar (65 Cara Belajar-Mengajar dalam Kelompok). Bandung : Penerbit Mandar Maju
Downloads
Published
Issue
Section
License
Publication Ethics
This scientific code of ethics statement is a code of ethics statement for all parties involved in the publication process of scientific journals, namely managers, editors, reviewers, and authors. The statement of the ethical code of scientific publications is based on the Head Regulation of LIPI Number 5 of 2014 concerning the Code of Ethics for Scientific Publication, which in essence is the Code of Ethics for Scientific Publication which essentially upholds the three ethical values in publication, namely
- Neutrality, which is free from conflicts of interest in the management of publications;
- Justice, namely to give authorship rights to those who are entitled as authors / writers; and
- Honesty, which is free from duplication, fabrication, falsification, and plagiarism (DF2P) in publications.
Editor-in-Chief’s Duties and Responsibilities of the
- Determine the name of the journal, scope of science, scale, and accreditation if necessary.
- Determine editor membership.
- Defining relationships between publishers, editors, best partners, and other parties.
- Respect confidential matters, both for contributing researchers, authors, editors, and best-partner partners.
- Implement norms and provisions regarding intellectual property rights, especially copyright.
- Conduct a journal policy review and submit it to authors, editors, best partners, and readers.
- Make a code of conduct guide for editors and best partners.
- Publish journals regularly.
- Ensure the availability of funding sources for the sustainability of journal publishing.
- Building a network of cooperation and marketing.
- To improve the quality of the journal.
- Prepare licensing and other legal aspects.
Editor's Duties and Responsibilities
- The editor comments on the author's writing so the reader can understand what the writer wants to say, through comments written on the script.
- The editor comments on the author's writing in accordance with the EYD language (Enhanced Spelling) or the language according to the standard of the journal.
- The editor strives to improve the quality of publications on an ongoing basis;
- The editor puts forward freedom of opinion objectively,
- The editor conveys corrections, clarifications, withdrawals, and apologies if needed,
- The editor ensures that the writer's writings are not related to SARA or anything that could harm the Publisher and coordinate the writer's writings to the editor in chief of the publisher if the writing is slightly controversial.
- Editor receives, examines, and follows up complaints from all parties involved in publishing the journal;
- The editor supports initiatives to educate researchers about the ethics of publication,
- Editors do not maintain their own opinions, authors or third parties that can result in non-objective decisions,
- The editor encourages the author, so that he can make repairs to the paper until it is worth publishing.
- The editor performs the layout of the manuscript to be published so that it matches the journal template.
- Editor membantu pemimpin redaksi dalam menyelesaikan pengumpulan naskah sebelum dicetak dan diterbitkan, terutama dalam hal bahasa, format, dan tata letak.
Tugas dan Tanggung Jawab Peninjau
- Memberikan umpan balik tertulis yang objektif dan tidak bias tentang nilai beasiswa dan kontribusi naskah terhadap pengembangan ilmu pengetahuan;
- Menunjukkan apakah penulisan naskah cukup jelas, lengkap, dan relevan, serta apakah naskah sesuai dengan ruang lingkup jurnal;
- Tidak memberikan kritik atau komentar yang bersifat pribadi; dan
- Menjaga kerahasiaan naskah, dengan tidak membicarakannya dengan pihak-pihak yang tidak terkait, atau mengungkapkan informasi yang terkandung dalam naskah kepada pihak lain.
Tugas dan Tanggung Jawab Administrator Situs Web
Administrator Situs Web adalah orang yang bertanggung jawab untuk mengelola situs web jurnal. Secara spesifik, ruang lingkup tugas Administrator Situs Web adalah sebagai berikut:
- Menyiapkan situs web jurnal;
- Konfigurasikan opsi sistem dan kelola akun pengguna;
- Daftar untuk editor, pengulas, dan penulis;
- Kelola fitur jurnal;
- Melihat statistik laporan; dan
- Unggah/terbitkan makalah yang sudah diterima.
Pemberitahuan Hak Cipta
Penulis yang menerbitkan karya ilmiahnya di Jurnal Ilmiah Mandala Education setuju dengan ketentuan berikut:- Penulis memegang hak cipta dan memberikan jurnal hak penerbitan pertama dengan karya yang dilisensikan secara bersamaan di bawah Lisensi Atribusi Creative Commons (CC BY-SA 4.0)  yang memungkinkan orang lain untuk berbagi karya tersebut dengan pengakuan atas kepengarangan karya dan publikasi awal dalam jurnal ini.Â
- Penulis dapat membuat pengaturan kontraktual tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif atas versi karya yang diterbitkan jurnal tersebut (misalnya, mengunggahnya ke repositori institusi atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas penerbitan awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk mengunggah karya mereka secara daring (misalnya, di repositori institusi atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena hal ini dapat mengarah pada pertukaran yang produktif serta kutipan yang lebih awal dan lebih banyak dari karya yang diterbitkan.


