UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN GURU-GURU PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN (PKn) SMA DALAM MENYUSUN DAN MENERAPKAN “RP3-PORTOFOLIO” MELALUI PELATIHAN KERJA BERSAMA DAN PENDAMPINGAN (PKBP) DI SMA NEGERI 1 WOHA KABUPATEN BIMA
DOI:
https://doi.org/10.58258/jupe.v1i1.68Abstract
Permasalahan yang utama dalam penelitian tindakan sekolah (PTS) ini adalah rendahnya kemampuan guru-guru PKn di SMA Negeri 1 Woha dalam menyusun secara mandiri dan menerapkan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP). Data awal sebelum PTS, menunjukkan bahwa tingkat kemampuan lima orang/guru-guru PKn SMA Negeri 1 Woha dalam menyusun dan menerapkan RPP diperoleh nilai rata-rata 72 dengan kriteria cukup (72/C), dan respon siswa terhadap guru yang menerapkan pembelajaran, guru tidak mengetahuinya karena guru tidak atau belum pernah memberikan angket/kuesioner kepada siswa yang diajarkannya. Rendahnya kemampuan lima orang/guru PKn SMA Negeri 1 Woha Kabupaten Bima, salah satunya disebabkan oleh metode atau cara guru-guru PKn membelajarkan siswa dominan menggunakan metode pembelajaran konvensional yang monoton dengan ceramah, menghafal dan mencatat, hal ini mengakibatkan siswa menjadi jenuh, bosan dan tidak termotivasi atau dengan kata lain pembelajaran tidak bermakna bagi siswa. Dengan adanya permasalahan tersebut di atas, maka yang menjadi tujuan khusus dari PTK ini adalah mencarikan alternatif pemecahan yang tepat untuk meningkatkan kemampuan lima orang/guru PKn di SMA Negeri 1 Woha Kabupaten Bima. Pelatihan Kerja Bersama dan pendampingan (PKBP) dalam menyusun dan menerapkan Rencana Pelaksanaan Perbaikan Pembelajaran Berbasis Model Pembelajaran Portofolio (RP3-Portofolio) adalah salah satu alternatif TINDAKAN untuk meningkatkan kemampuan lima orang/guru PKn SMA Negeri 1 Woha Kabupaten Bima. PTS ini dilaksanakan dalam tiga siklus dimana siklus ketiga adalah merupakan pemantapan atau penyempurnaan hasil pada akhir siklus II. Setiap siklus terdiri dari empat tahapan kegiatan, yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Perencanaan merangkum seluruh kegiatan yang direncanakan dalam setiap siklus, pelaksanaan merupakan tindakan pelatihan bersama dan pendampingan dalam menyusun dan menerapkan RP3-Portofolio, yang diawali dengan menyusun Rencana Pelaksanaan Pelatihan Kerja Bersama dan Pendampingan (RPKBP) dan menyusun RP3-Portofolio sebagai contoh atau penyusunan RP3-Portofolio bagi peserta pelatihan/guru-guru PKn SMA, PKBP dengan instrumen observasi yang disiapkan oleh peneliti,sedangkan refleksi renungan kembali terhadap hasil perencanaan, pelaksanaan, dan pengamatan atas tindakan yang sudah dilaksanakan dicatat dalam buku/jurnal harian peneliti. Hal ini terlihat dari hasil setiap siklus terus menunjukkan peningkatan, berdasarkan hasil analisis data selama siklus I, II, dan pertemuan pertama siklus III dapat disimpulkan bahwa hasil PTS ini sebagai berikut : Sebelum PTS, kemampuan ke-lima orang/guru PKn SMA Negeri 1 Woha Kabupaen Bima diperoleh nilai rata-rata 72 dengan kriteria cukup (C), siklus I diperoleh nilai rata-rata 78,88 dengan kriteria cukup (C) belum mencapai indikator keberhasilan, pada siklus II diperoleh nilai rata-rata sebesar 79,86 dengan kriteria cukup (C), indikator keberhasilan belum terpenuhi atau tercapai, dan pada pertemuan pertama siklus III diperoleh nilai rata-rata sebesar 83,02 dengan kriteria baik (B), Telah terpenuhi indikator keberhasilan. Persentase (%) peningkatan kemampuan lima guru PKn SMA Negeri 1 Woha dalam menyusun RP3-Portofolio sebesar 2,07%. Sebelum PTS, kemampuan lima guru PKn SMA Negeri 1 Woha, diperoleh nilai rata-rata 72 dengan kriteria cukup (C), siklus I diperoleh nilai rata-rata 76,02 dengan kriteria cukup (C) belum mencapai indikator keberhasilan, pada siklus II diperoleh nilai rata-rata 81,82 dengan kriteria baik (B), indikator keberhasilan telah terpenuhi atau tercapai, diperoleh nilai rata-rata sebesar 78,92 dengan kriteria baik (B), Telah terpenuhi indikator keberhasilan. Sebelum PTS semua guru belum pernah membuat angket untuk mengetahui respon siswa terhadap pembelajaran pendidikan kewarganegaraan setelah selesai tatap muka atau setelah mengajar, namun dengan dilakukannya PKBP atau PTS ini dapat mengetahui respon siswa terhadap pembelajaran yang dilakukan oleh masing-masing guru PKn SMA tersebut, hasilnya positif pada akhir siklus I dan menjadi sangat positif pada akir siklus II. Dengan melalui tindakan pelatihan kerja bersama dan pendampingan (PKBP) dalam menyusun dan menerapkan rencana pelaksanaan perbaikan pembelajaran berbasis model pembelajaran portofolio (RP3-Portofolio) dapat meningkatkan kemampuan lima orang/guru PKn SMA Negeri 1 Woha Kabupaten BimaReferences
Bambang Suteng, dkk, 2007. Pendidikan Kewarganegaraan 3 Untuk SMA Kelas XII, Penerbit Erlangga,Jakarta.
Depdikbud, 1996-1997. Perangkat pembelajaran. Bahan Penataran untuk Guru Sekolah Menengah Umum, Jakarta.
……, 1998. Pedoman Penyusunan Karya Tulis Ilmiah dibidang guru dan angka kredit perkembangan profesi guru, Jakarta.
Depdiknas, 2003. Sistem Penilaian Kelas. Jakarta : Ditjen Dikdasmen.
……,2004. Pedoman Pengembangan Portofolio KBK SMA.Jakarta : Ditjen Didasmen
……,2004. Pedoman Penilaian Dengan Portofolio.Jakarta: Ditjen Didasmen
……,2004. Praktik Belajar Pengetahuan Sosial Berbasis Portofolio. Jakarta : Ditjen Didasmen.
Fajar, Arnie. 2004. Portofolio : dalam Pembelajaran IPS. Bndung : PT Remaja Roesdakarya.
Hamalik, Oemar, 1999. Kurikulum dan Pembelajaran. Bumi Aksara, Jakarta.
……..., 2004. Proses Belajar Mengajar. Bumi
Aksara, Jakarta.
Hendrianto, Denni Andhita. 2009. Penilaian Portofolio. STKIP Persada Khatulistiwa Sintang.
Kintoko. 2005. Pengaruh penerapan Penilaian Portofolio terhadap Prestasi Belajar Matematika Pokok Bahasa Teorema Pythagoras pada Siswa Kelas 2 Semester I SMP Negeri Bojong Pekalongan Tahun ajaran 2005/2006. Jurusan Matematika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Semarang.
Sudrajat, Akhmad. 2010. Portofolio.Online diakses dihttp://sudrajat.wordpress.com/2014/01/05/port ofolio/pada tanggal 5 Januari 2015.
Suherman, Erman. 2011. Assessment Portofolio Online diakses dihttp://sudrajat.wordpress.com/2014/01/05/portofolio/pada tanggal 5 Januari 2015.
Suharsimi Arikunto, 1999. Proses Penelitian Suatu Pendekatan Praktis.Bumi Aksara, Jakarta.
Suhardjono, 2010. Penelitian Tindakan Kelas & Penelitian Tindakan Sekolah. Penerbit Cakrawala Indonesia, LP3 Universitas Negeri Malang.
Sugianto, 2010. Model-model pembelajaran
Inovatif, Yuman Pustaka, Surakarta
Tasrif, 2008. Pengantar Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial, cetakan I, Genta Press, LENGGE printika, Yogyakarta.
Zainal Aqib, 2003. Profesionalisme Guru Dalam Pembelajaran. Penerbit Insan Cendekia, Surabaya.
Zaini, Hisyam dkk, 2008. Strategi Pembelajaran Aktif, Pustaka Insan Madani, Yogyakarta
Downloads
Published
Issue
Section
License
Publication Ethics
This scientific code of ethics statement is a code of ethics statement for all parties involved in the publication process of scientific journals, namely managers, editors, reviewers, and authors. The statement of the ethical code of scientific publications is based on the Head Regulation of LIPI Number 5 of 2014 concerning the Code of Ethics for Scientific Publication, which in essence is the Code of Ethics for Scientific Publication which essentially upholds the three ethical values in publication, namely
- Neutrality, which is free from conflicts of interest in the management of publications;
- Justice, namely to give authorship rights to those who are entitled as authors / writers; and
- Honesty, which is free from duplication, fabrication, falsification, and plagiarism (DF2P) in publications.
Editor-in-Chief’s Duties and Responsibilities of the
- Determine the name of the journal, scope of science, scale, and accreditation if necessary.
- Determine editor membership.
- Defining relationships between publishers, editors, best partners, and other parties.
- Respect confidential matters, both for contributing researchers, authors, editors, and best-partner partners.
- Implement norms and provisions regarding intellectual property rights, especially copyright.
- Conduct a journal policy review and submit it to authors, editors, best partners, and readers.
- Make a code of conduct guide for editors and best partners.
- Publish journals regularly.
- Ensure the availability of funding sources for the sustainability of journal publishing.
- Building a network of cooperation and marketing.
- To improve the quality of the journal.
- Prepare licensing and other legal aspects.
Editor's Duties and Responsibilities
- The editor comments on the author's writing so the reader can understand what the writer wants to say, through comments written on the script.
- The editor comments on the author's writing in accordance with the EYD language (Enhanced Spelling) or the language according to the standard of the journal.
- The editor strives to improve the quality of publications on an ongoing basis;
- The editor puts forward freedom of opinion objectively,
- The editor conveys corrections, clarifications, withdrawals, and apologies if needed,
- The editor ensures that the writer's writings are not related to SARA or anything that could harm the Publisher and coordinate the writer's writings to the editor in chief of the publisher if the writing is slightly controversial.
- Editor receives, examines, and follows up complaints from all parties involved in publishing the journal;
- The editor supports initiatives to educate researchers about the ethics of publication,
- Editors do not maintain their own opinions, authors or third parties that can result in non-objective decisions,
- The editor encourages the author, so that he can make repairs to the paper until it is worth publishing.
- The editor performs the layout of the manuscript to be published so that it matches the journal template.
- Editor membantu pemimpin redaksi dalam menyelesaikan pengumpulan naskah sebelum dicetak dan diterbitkan, terutama dalam hal bahasa, format, dan tata letak.
Tugas dan Tanggung Jawab Peninjau
- Memberikan umpan balik tertulis yang objektif dan tidak bias tentang nilai beasiswa dan kontribusi naskah terhadap pengembangan ilmu pengetahuan;
- Menunjukkan apakah penulisan naskah cukup jelas, lengkap, dan relevan, serta apakah naskah sesuai dengan ruang lingkup jurnal;
- Tidak memberikan kritik atau komentar yang bersifat pribadi; dan
- Menjaga kerahasiaan naskah, dengan tidak membicarakannya dengan pihak-pihak yang tidak terkait, atau mengungkapkan informasi yang terkandung dalam naskah kepada pihak lain.
Tugas dan Tanggung Jawab Administrator Situs Web
Administrator Situs Web adalah orang yang bertanggung jawab untuk mengelola situs web jurnal. Secara spesifik, ruang lingkup tugas Administrator Situs Web adalah sebagai berikut:
- Menyiapkan situs web jurnal;
- Konfigurasikan opsi sistem dan kelola akun pengguna;
- Daftar untuk editor, pengulas, dan penulis;
- Kelola fitur jurnal;
- Melihat statistik laporan; dan
- Unggah/terbitkan makalah yang sudah diterima.
Pemberitahuan Hak Cipta
Penulis yang menerbitkan karya ilmiahnya di Jurnal Ilmiah Mandala Education setuju dengan ketentuan berikut:- Penulis memegang hak cipta dan memberikan jurnal hak penerbitan pertama dengan karya yang dilisensikan secara bersamaan di bawah Lisensi Atribusi Creative Commons (CC BY-SA 4.0)  yang memungkinkan orang lain untuk berbagi karya tersebut dengan pengakuan atas kepengarangan karya dan publikasi awal dalam jurnal ini.Â
- Penulis dapat membuat pengaturan kontraktual tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif atas versi karya yang diterbitkan jurnal tersebut (misalnya, mengunggahnya ke repositori institusi atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas penerbitan awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk mengunggah karya mereka secara daring (misalnya, di repositori institusi atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena hal ini dapat mengarah pada pertukaran yang produktif serta kutipan yang lebih awal dan lebih banyak dari karya yang diterbitkan.


