Efektivitas Urin Ternak Dalam Pembuatan Pupuk Organik Cair Terhadap Pertumbuhan Vegetatif Kacang Hijau (Vigna radiata)
DOI:
https://doi.org/10.58258/jupe.v4i4.683Keywords:
Efektivitas, Urin ternak, Vegetatif Kacang hijau (Vigna radiata).Abstract
Urin ternak dapat dimanfaatkan sebagai pupuk organik cair. Urin ternak merupakan hasil metabolisme dari dalam tubuh ternak yang memiliki kandungan unsur hara N, P, K sebagai penyubur tanah yang dapat dimanfaatkan sebagai pupuk organik cair. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas urin ternak (Kelinci, kambing dan sapi)dalam pembuatan pupuk organik cair terhadap pertumbuhan vegetatif kacang hijau (Vigna radiata).Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini melalui metode observasi dan dokumentasi menggunakan rancangan acak lengkap (RAL). Analisis data menggunakan uji Anova One Way. Sampel terdiri atas 4 perlakuan dengan pemberian dosis yang sama yaitu 40 ml/kg tanah dan di ulang sebanyak 6 kali. Parameter yang diamati dalam penelitian ini adalah tinggi tanaman, diameter batang, jumlah daun, berat basah, dan berat kering tanaman.Hasil penelitian parameter tinggitanaman, jumlah daun, berat basah, dan berat kering tanaman menunjukkan nilai signifikan, sedangkan parameter diameter batang menunjukkan nilai tidak signifikan.Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa P1 (perlakuan dengan menggunakan urin kelinci) memberikan hasil yang terbaik pada parameter tinggi tanaman dan jumlah daun, P2 (perlakuan dengan menggunakan urin kambing) memberikan hasil yang terbaik pada parameter berat basah dan berat kering tanaman, P3 memberikan pengaruh negatif. Dari kelima parameter pengamatan ada 4 parameter pengamatan berpengaruh nyata yaitu pada parameter tinggi tanaman, jumlah daun, berat basah dan berat kering tanaman kacang hijau (signifikan) dan 1 parameter pengamatan tidak berpengaruh nyata terhadap parameter diameter batang tanaman.References
Abdullah,L. D. S, Budhi danLubis, A. D., 2011. Pengaruh Aplikasi Urin Kambing dan Pupuk Cair Organik Komersial Terhadap Beberapa Parameter Agronomi Pada Tanaman Pakan Indigofera SP. Postural.Vol. 1 No.1
Anggrahini, S., 2014. Pengaruh Lama Perkecambahan Terhadap Kandungan A-Tokoferol dan Senyawa Prosimat Kecambah Kacang Hijau (Phaseolus radiates L.) . Anggritech. Vol,27 No. 4
Anonim, 2013. http://kliknurul.blogspot.co.id/Pengaruh-Volume-Penyiraman Terhadap.html.(Diaksespada hari minggu 10 Januari 2016)
Anonim, 2011.Kecambah Kacang Hijau, http://www.bing.com.Diakses 12 Januari 2016, 09.15 am.
Anonim, 2014.Biji Kacang Hijau, http://www.bing.com. Diakses 12 Januari 2016.09.20.
Amalia, Y., dan Sugianta. 2011. Penggunaan Pupuk Oranik Cair Untuk Mengurangi Dosis Penggunaan Pupuk OrganikPada Padi Sawah (Oryza sativa L)Institut Pertanian Bogor.
Ayub, S, P., 2010. Meningkatkan Hasil Panen Dengan Pupuk Organik. Agromedia Pustaka: Jakarta.
Bambang, S., 2007. Kacang hijau (Teknik Budidaya dan Analisis Usaha Tani). Aneka ilmu: Semarang.
Desiana , C, Banuwa, S. I, Evizal, R.dan Yusnaeni, S., 2013. Pengaruh Pupuk Organik Cair Urin Sapi dan Limbah Tahu Terhadap Pertumbuhan Bibit Kakao (Theobroma cacao L.). Jurnal Agrotek Tropika. Vol, 1 No 1.
Hidayani, S., 2014.Pemanfaatan Lumut Kerak (Lichenes) Sebagai Bioindikator Pencemaran Udara Dalam Upaya Pembuatan Brosur Pada Masyarakat. Ikip Mataram.
Huda, K, M., 2013.Pembuatan Pupuk Organik Cair Urin Sapi Dengan Aditif Tetes Tebu (Molasses) Metode Fermentase.
Hulopi, F.,2012 .Penggunaan Pupuk NPK Pada Tanah Bekas Pemberian Bahan Organik Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Kacang Hijau.Buana Sains. Vol, 12 No 1.
Kusriningrum, R.S. 2010. Perancangan Percobaan. Surabaya: Airlangga University Press.
Mutryarny, E, Endrianidan Lestari , U., 2014. Pemanfaatan Urine Kelinci Untuk Meningkatan Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Sawi (Brassica juncea L.) Varietas Tosakan Fakultas Pertanian.
Melissa, S., dan Royani.2014.Respon Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Cabai Merah (Capsicum annum L.)Terhadap Pemberian PGPR (Plant Groth Promoting Rhizobakteri) Dari Akar Bambu dan Urin Kelinci.
Nurrohman, M., 2014.Penggunaan Fermentasi Ekstrak Paitan (Tithonia difersifolia L.) dan Kotoran Kelinci Cair Sebagai Sumber Hara Pada Budidaya Sawi (Brassica juncea L.) Secara Hidroponik Rakit Apung Universitas Brawijaya.
Ismaya, N, R, Parawansa dan Hamka. 2014. Inteval waktu pemberian pupuk organik cair urin sapi pada pertumbuhan dan produksi tanaman kangkung darat (Ipomoeareptans Poir). Jurnal Aggrisistem. Vol 10, No. 6
Rahayu, M, R., 2015. Pengaruh Lama Perendaman Terhadap Kualitas Telur Ayam Dengan Menggunakan Ekstrak Daun Jambu Biji (Psidium guanjava L.) Dalam Upaya Pembuatan Brosur Bagi Masyarakat.Ikip Mataram
Rinekso, B, K, Sutrisno, E. dan Sumiyanti, S., Tanpa Tahun.Studi Pembuatan Pupuk Organik Cair Dari Fermentasi Urine Sapi (Ferias) Dengan Variasi Lokasi Peternakan Yang Berbeda Universitas Dipanegoro.
Roevicka, B., S. 2014. Pengaruh Konsentrasi Pupuk Organik Cair Dari Sampah Dapur Terhadap Pertumbuhan Bibit Kacang Tanah (Arachis hypogeal) Dalam Upaya Pembuatan Brosur Bagi Masyarakat. Ikip Mataram.
Rositawati, S., 2009.Sehat Dengan Kacang Hijau, Citra Praya: Bandung.
Stefanie, R., 2013. Respon Pengunjung Terhadap Media Brosur Jatim Park 2.Jurnal E- Komunikasi.Vol, 1 No 1.
Sumarjani, 2013. Laporan Kegiatan Penyuluhan Teknik Budidaya Tanaman Kacang Hijau (Vigna radiata L.) Universitas Islam Kadiri.
Solikin, 2013. Pertumbuhan Vegetatif dan Generatif Stachytarpeta jamaicensis (L). Bogor.
Syafrina, S., 2009. Respon Pertumbuhan dan Reproduksi Kacang Hijau (Phaseolus radiatus L.) Pada Media Sub Soil Terhadap Pemberian Beberapa Jenis Bahan OrganiK dan Pupuk Organik Cair. Universitas Sumatera Utara.
Sugiono, 2013. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R dan D, Alfabeta: Bandung.
Sufrianto, Hastuti, S, Prabowo, D, Setyawati, Yuwono, E, Andriani, J. dan Pudjiarti., 2012. Opimalisasi Pupuk Cair Urin Sapi Bunting dan Slury Biogas Metode Nanometer Untuk Meningkatkan Produktivitas Rumput Gajah. Universitas Jendral Sudirman.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Publication Ethics
This scientific code of ethics statement is a code of ethics statement for all parties involved in the publication process of scientific journals, namely managers, editors, reviewers, and authors. The statement of the ethical code of scientific publications is based on the Head Regulation of LIPI Number 5 of 2014 concerning the Code of Ethics for Scientific Publication, which in essence is the Code of Ethics for Scientific Publication which essentially upholds the three ethical values in publication, namely
- Neutrality, which is free from conflicts of interest in the management of publications;
- Justice, namely to give authorship rights to those who are entitled as authors / writers; and
- Honesty, which is free from duplication, fabrication, falsification, and plagiarism (DF2P) in publications.
Editor-in-Chief’s Duties and Responsibilities of the
- Determine the name of the journal, scope of science, scale, and accreditation if necessary.
- Determine editor membership.
- Defining relationships between publishers, editors, best partners, and other parties.
- Respect confidential matters, both for contributing researchers, authors, editors, and best-partner partners.
- Implement norms and provisions regarding intellectual property rights, especially copyright.
- Conduct a journal policy review and submit it to authors, editors, best partners, and readers.
- Make a code of conduct guide for editors and best partners.
- Publish journals regularly.
- Ensure the availability of funding sources for the sustainability of journal publishing.
- Building a network of cooperation and marketing.
- To improve the quality of the journal.
- Prepare licensing and other legal aspects.
Editor's Duties and Responsibilities
- The editor comments on the author's writing so the reader can understand what the writer wants to say, through comments written on the script.
- The editor comments on the author's writing in accordance with the EYD language (Enhanced Spelling) or the language according to the standard of the journal.
- The editor strives to improve the quality of publications on an ongoing basis;
- The editor puts forward freedom of opinion objectively,
- The editor conveys corrections, clarifications, withdrawals, and apologies if needed,
- The editor ensures that the writer's writings are not related to SARA or anything that could harm the Publisher and coordinate the writer's writings to the editor in chief of the publisher if the writing is slightly controversial.
- Editor receives, examines, and follows up complaints from all parties involved in publishing the journal;
- The editor supports initiatives to educate researchers about the ethics of publication,
- Editors do not maintain their own opinions, authors or third parties that can result in non-objective decisions,
- The editor encourages the author, so that he can make repairs to the paper until it is worth publishing.
- The editor performs the layout of the manuscript to be published so that it matches the journal template.
- Editor membantu pemimpin redaksi dalam menyelesaikan pengumpulan naskah sebelum dicetak dan diterbitkan, terutama dalam hal bahasa, format, dan tata letak.
Tugas dan Tanggung Jawab Peninjau
- Memberikan umpan balik tertulis yang objektif dan tidak bias tentang nilai beasiswa dan kontribusi naskah terhadap pengembangan ilmu pengetahuan;
- Menunjukkan apakah penulisan naskah cukup jelas, lengkap, dan relevan, serta apakah naskah sesuai dengan ruang lingkup jurnal;
- Tidak memberikan kritik atau komentar yang bersifat pribadi; dan
- Menjaga kerahasiaan naskah, dengan tidak membicarakannya dengan pihak-pihak yang tidak terkait, atau mengungkapkan informasi yang terkandung dalam naskah kepada pihak lain.
Tugas dan Tanggung Jawab Administrator Situs Web
Administrator Situs Web adalah orang yang bertanggung jawab untuk mengelola situs web jurnal. Secara spesifik, ruang lingkup tugas Administrator Situs Web adalah sebagai berikut:
- Menyiapkan situs web jurnal;
- Konfigurasikan opsi sistem dan kelola akun pengguna;
- Daftar untuk editor, pengulas, dan penulis;
- Kelola fitur jurnal;
- Melihat statistik laporan; dan
- Unggah/terbitkan makalah yang sudah diterima.
Pemberitahuan Hak Cipta
Penulis yang menerbitkan karya ilmiahnya di Jurnal Ilmiah Mandala Education setuju dengan ketentuan berikut:- Penulis memegang hak cipta dan memberikan jurnal hak penerbitan pertama dengan karya yang dilisensikan secara bersamaan di bawah Lisensi Atribusi Creative Commons (CC BY-SA 4.0)  yang memungkinkan orang lain untuk berbagi karya tersebut dengan pengakuan atas kepengarangan karya dan publikasi awal dalam jurnal ini.Â
- Penulis dapat membuat pengaturan kontraktual tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif atas versi karya yang diterbitkan jurnal tersebut (misalnya, mengunggahnya ke repositori institusi atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas penerbitan awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk mengunggah karya mereka secara daring (misalnya, di repositori institusi atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena hal ini dapat mengarah pada pertukaran yang produktif serta kutipan yang lebih awal dan lebih banyak dari karya yang diterbitkan.


