The Influence of Principal Academic Supervision and Work Motivation on State High School Teacher Performance in Toba Regency
DOI:
https://doi.org/10.58258/jupe.v9i2.7101Keywords:
Principal Academic Supervision, Work Motivation, Teacher PerformanceAbstract
The purpose of this research is 1) to analyze the influence of the Principal's academic supervision on the performance of State High School teachers in Toba Regency; 2) to analyze the influence of work motivation on the performance of State High School teachers in Toba Regency; 3) to analyze the influence of the principal's academic supervision and work motivation on the performance of State High School teachers in Toba Regency. The method used in this research is a quantitative research method. The population is all state high school teachers in Toba Regency, totaling 416 people and a sample of 84 people was determined, which is 20% of the total population. Data was collected using a closed questionnaire with 65 items. The results of data analysis show that: 1) the calculated F value > F table between the Principal's academic supervision on teacher performance is 22.590 > 3.15, so it is known that there is an influence of the Principal's academic supervision on the performance of State High School teachers in Toba Regency, namely 21, 6%, 2) calculated F value > F table between work motivation and teacher performance, namely 44.658 > 3.15, thus it is known that there is an influence of work motivation on the performance of State High School teachers in Toba Regency, namely 35.3%, 3) F value calculate > F table between the principal's academic supervision and work motivation on teacher performance, namely 25.298 > 3.15, thus it is known that there is an influence of the principal's academic supervision and work motivation on the performance of State High School teachers in Toba Regency, namely 38.4%. Ha is accepted and H0 is rejected.References
Asterina, F., & Sukoco. (2019). Pengaruh Kepemimpinan Kepala Sekolah, Motivasi Kerja, dan Disiplin Guru terhadap Kinerja Guru. Jurnal Akuntabilitas Manajemen Pendidikan, VII(II), 208-219. doi:https://doi.org/10.21831/amp.v7i2.26743.
Agustini, F. (2019). Strategi Manajemen Sumber Daya Manusia. Medan: UISU Press.
Alkitab. 2002. Jakarta: Lembaga Alkitab Indonesia.
Armstrong & Baron, 2007. Pengertian Kinerja. In: Manajemen Kinerja. Jakarta: Raja Grafindo Persada
Aslamiah, & Normianti, H. (2019). Relationship Of Transformational Leaders Of Principal, Teacher Motivation, TeacherOrganization Commitments With Performance Of Primary School Teachers In Labuan Amas Selatan, Indonesia (Vol. 5).European Journal of Education Studies https://oapub.org/edu/index.php/ejes/article/view/2308.
Dalimunthe, A. (2021). Pengaruh iklim Organisasi dan Motivasi Kerja Terhadap Kinerja Pramubakti Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara. Manajemen Pendidikan Dasar, Mengah dan Tinggi. doi:https://doi.org/10.30596/jmp-dmt.v2i3.7700.
Depdiknas. (2003). Undang-undang RI No.20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Diunduh https://kelembagaan.ristekdikti.go.id/wpcontent/uploads/2016/08/ UU_no_20_th_2003.pdf pada 22 Juli 2019.
Djamarah, Syaiful Bahri. 2005. Strategi Belajar Mengajar. Rineka Cipta.
Handayani, A. (2021, maret 22). Pengaruh Supervisi Kepala Sekolah Dan Motivasi Kerja Terhadap Kinerja Guru Sd Negeri Kecamatan Burau Kabupaten Luwu Timur. Diambil kembali dari http://eprints.unm.ac.id/id/eprint/21235.
Hamzah B. Uno. 2013. Teori Motivasi Dan Pengukurannya: Analisis Di Bidang Pendidikan. Jakarta: PT Bumi Aksara.
Hutagaol, S., & Wasini, P. (2016). Hubungan Antara Kepemimpinan Transformasional Kepala Sekolah Dan Motivasi Kerja Guru Dengan Kinerja.
Joen, S. & P., 2022. Kinerja Guru, Pendekatan Kepemimpinan Transformasional Kepala Sekolah dan Motivasi Kerja Guru. 1 penyunt. Palu: Magama(Anggota IKAPI).
Juwariah, Enung. 2022. “Supervisi Akademik Dalam Upaya Peningkatan Kompetensi Pedagogik Guru Non Kependidikan Dalam Penyusunan Perencanaan Pembelajaran.” inovasi dan Riset Pendidikan Matematika 3 (1): 41-54. http://www.jurnal.untirta.ac.id/index.php/wilangan.
Guru Sekolah Dasar Negeri Di Kecamatan Ciracas Jakarta Timur. Journal Manajemen Pendidikan Universitas Kristen Indonesia https://core.ac.uk/download/pdf/236430227.pdf.
Gunawan & I., 2018. KompetensiI Kinerja Guru Menurut Kurikulum Karakter (K-13 ). 1 penyunt. Jakarta: Sefa Bumi Persada.
Kamus Besar Bahasa Indonesia, 2013.
Koentjaraningrat, 2004. Kebudayaan Mentalitet dan Pembangunan, , Jakarta, Gramedia.
Kholisoh. (2021, September 29). Pengaruh Supervisi Akademik Kepala Sekolah Dan Motivasi Kerja Terhadap Kinerja Guru Di Smp Istiqomah Sambas Purbalingga. Retrieved from https://eprints.uinsaizu.ac.id/id/eprint/3033.
Mangkunegara, A. P. (2007). Manajemen Sumber Daya Manusia. Bandung: PT.Remaja Rosdakarya.
Mulyasa, E. (2013). Uji Kompetensi dan Penilaian Kinerja Guru. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.
Murni, & Emilda. (2021). Pengaruh Kepemimpinan Dan Budaya Sekolah Terhadap Motivasi Kerja Guru Yayasan Sinar Husni Medan. manajemen pendidkan dasar, menengah dan tinggi(vol2,nomor3). doi:https://doi.org/10.30596/jmp-dmt.v2i3.7699
M. Nazir, 1983, Metode Statistika dasar I ,Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Murray. R. 2004. Statistika. Jakarta : Erlangga.
Moch. Uzer Usman (2013). Menjadi Guru Profesional. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.
Nurdin, S. 2005. Guru Profesional dan tersertifikasi dalam Implementasi K urikulum, Jakarta: Quantum Teaching.
Permendiknas No.16 Tahun 2007 tentang Standar Kualifikasi Akademik dan Kompetensi Guru.
Rivai, Veithzal, dan Ella Jauvani Sagala, 2009. Manajemen Sumber Daya Manusia untuk Perusahaan dari Teori ke Praktik. Jakarta: PT Rapa Grafindo Persada.
Riyadi, Slamet. 2022. Peran Motivasi Kerja, Stres Kerja dan Kepuasan Kerja terhadap Kinerja Guru. Yogyakarta, Jejak Pustaka.
Rorimpandey, W. H. F. (2020). Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Kinerja Guru Sekolah Dasar (1st ed.). Malang: Ahlimedia Press.
Syafruddin, dan Nasution. 2009. Guru Profesional. Diakses pada taggal 5 Oktober 2012 http://ilyasismaiputrabugis.blogspot.com/2009/11/kinerja-dan-kompetensi.
Sagala, Syaiful. 2010. Manajemen Strategi dalam Peningkatan Mutu Pendidikan. Bandung: Alfabeta.
Septiawan, B., Masrunik, E., dan Rizal, M. (2020). Motivasi Kerja dan Generasi Z: (Teori dan Penerapan). Blitar: Zaida Digital Publishing.
Sudrajat, Akhmad. (2008). Peran Kepala Sekolah dalam Mengembangkan Kompetensi Guru, tersedia di http://akhmadsudrajat.wordpress. com/2008/01/21/kompetensi-guru-dan-peran-kepala-sekolah-2/. -------. (2008). Teori Budaya Organisasi. [online]. Tersedia: http://pps.uny.ac.id/index.php?j=15[10 Mei 2009]. (2008). Teori-teori Motivasi. [Online]. Tersedia:http://akhmad- sudrajat.wordpress.com/2008/02/06teori-teorimotivasi/.
Sufiyadi, U. (2019). Pengaruh Supervisi Akademik Dan Kepemimpinan Kepala Sekolah Terhadap Kinerja Guru Di SD. pendidikan dan pembelajaran(vol.6 No. 8). doi:https://dx.doi.org/10.26418/jppk.v6i8.21367
Sukamto, E. (2020). Supervisi Akademik Kepala Sekolah & Kompetensi Profesional Guru. Indramayu: Adab.
Sugiyono. 2009. Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Sugiyono. 2018. Metode Penelitian Kombinasi (Mixed Methods). Bandung: Alfabeta.
Sudijono, Anas. 1996. Pengantar Statistik Pendidikan. Jakarta: Rajawali Spiegel.
Susanto, Ahmad. 2016. Manajemen Peningkatan Kinerja Guru (Konsep,Strategi dan Implementasinya). Jakarta. Kencana.
Supranto. J. 2001. Statistika Teori dan Aplikasi Edisi Keenam Jilid2. Jakarta : Erlangga.
Supiani. (2022). Kinerja Guru Peningkatan Melalui Supervisi Kepala Sekolah dan Motivasi Kerja. Riau: Dotplus.
Tika, M.Pabundu.(2006). Budaya Organisasi dan Peningkatan Kinerja Perusahaan, Jakarta: Bumi Aksara.
Timotius D.2020. Motivasi Untuk Kinerja. Sleman. Budi Utama.
Undang undang RI No. 14 tahun 2005 tentang Undang-undang Guru dan Dosen. Jakarta: Rineka Cipta.
Uno Hamzah. (2007). Profesi Kependidikan Problema, Solusi, dan Reformasi Pendidikan di Indonesia. Jakarta: Bumi Aksara.
Usman, M. U. (1999). Menjadi guru professional Indonesia: Remaja Rosdakarya.
Wahab Abdul Aziz. 2011. Teori dan Landasan Pendidikan Kewarganegaraan. Bandung: Alfabeta.
Wahyuni, Evi, dan Nur Ahyani. 2022. “Pengaruh Supervisi Kepala Sekolah dan Motivasi Kerja Guru Terhadap Kinerja Guru.” Jurnal Pendidikan Tambusai 6 (3): 14017-14018. doi: https://doi.org/10.31004/jptam.v6i3.4930.
Walpole. Ronald.E. 1995. Ilmu Peluang dan Statistika untuk Insinyur dan Ilmuawan. Bandung : ITB.
Widodo Djoko Setyo, 2020. Membangun Budaya Kerja pada Instansi Pemerintah. Surabaya.Cipta Media Nusa (Usman, 2003).
Zamroni, 2000. Paradigma Pendidikan Masa Depan. Yogyakarta: Bigraf Publishing.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Publication Ethics
This scientific code of ethics statement is a code of ethics statement for all parties involved in the publication process of scientific journals, namely managers, editors, reviewers, and authors. The statement of the ethical code of scientific publications is based on the Head Regulation of LIPI Number 5 of 2014 concerning the Code of Ethics for Scientific Publication, which in essence is the Code of Ethics for Scientific Publication which essentially upholds the three ethical values in publication, namely
- Neutrality, which is free from conflicts of interest in the management of publications;
- Justice, namely to give authorship rights to those who are entitled as authors / writers; and
- Honesty, which is free from duplication, fabrication, falsification, and plagiarism (DF2P) in publications.
Editor-in-Chief’s Duties and Responsibilities of the
- Determine the name of the journal, scope of science, scale, and accreditation if necessary.
- Determine editor membership.
- Defining relationships between publishers, editors, best partners, and other parties.
- Respect confidential matters, both for contributing researchers, authors, editors, and best-partner partners.
- Implement norms and provisions regarding intellectual property rights, especially copyright.
- Conduct a journal policy review and submit it to authors, editors, best partners, and readers.
- Make a code of conduct guide for editors and best partners.
- Publish journals regularly.
- Ensure the availability of funding sources for the sustainability of journal publishing.
- Building a network of cooperation and marketing.
- To improve the quality of the journal.
- Prepare licensing and other legal aspects.
Editor's Duties and Responsibilities
- The editor comments on the author's writing so the reader can understand what the writer wants to say, through comments written on the script.
- The editor comments on the author's writing in accordance with the EYD language (Enhanced Spelling) or the language according to the standard of the journal.
- The editor strives to improve the quality of publications on an ongoing basis;
- The editor puts forward freedom of opinion objectively,
- The editor conveys corrections, clarifications, withdrawals, and apologies if needed,
- The editor ensures that the writer's writings are not related to SARA or anything that could harm the Publisher and coordinate the writer's writings to the editor in chief of the publisher if the writing is slightly controversial.
- Editor receives, examines, and follows up complaints from all parties involved in publishing the journal;
- The editor supports initiatives to educate researchers about the ethics of publication,
- Editors do not maintain their own opinions, authors or third parties that can result in non-objective decisions,
- The editor encourages the author, so that he can make repairs to the paper until it is worth publishing.
- The editor performs the layout of the manuscript to be published so that it matches the journal template.
- Editor membantu pemimpin redaksi dalam menyelesaikan pengumpulan naskah sebelum dicetak dan diterbitkan, terutama dalam hal bahasa, format, dan tata letak.
Tugas dan Tanggung Jawab Peninjau
- Memberikan umpan balik tertulis yang objektif dan tidak bias tentang nilai beasiswa dan kontribusi naskah terhadap pengembangan ilmu pengetahuan;
- Menunjukkan apakah penulisan naskah cukup jelas, lengkap, dan relevan, serta apakah naskah sesuai dengan ruang lingkup jurnal;
- Tidak memberikan kritik atau komentar yang bersifat pribadi; dan
- Menjaga kerahasiaan naskah, dengan tidak membicarakannya dengan pihak-pihak yang tidak terkait, atau mengungkapkan informasi yang terkandung dalam naskah kepada pihak lain.
Tugas dan Tanggung Jawab Administrator Situs Web
Administrator Situs Web adalah orang yang bertanggung jawab untuk mengelola situs web jurnal. Secara spesifik, ruang lingkup tugas Administrator Situs Web adalah sebagai berikut:
- Menyiapkan situs web jurnal;
- Konfigurasikan opsi sistem dan kelola akun pengguna;
- Daftar untuk editor, pengulas, dan penulis;
- Kelola fitur jurnal;
- Melihat statistik laporan; dan
- Unggah/terbitkan makalah yang sudah diterima.
Pemberitahuan Hak Cipta
Penulis yang menerbitkan karya ilmiahnya di Jurnal Ilmiah Mandala Education setuju dengan ketentuan berikut:- Penulis memegang hak cipta dan memberikan jurnal hak penerbitan pertama dengan karya yang dilisensikan secara bersamaan di bawah Lisensi Atribusi Creative Commons (CC BY-SA 4.0)  yang memungkinkan orang lain untuk berbagi karya tersebut dengan pengakuan atas kepengarangan karya dan publikasi awal dalam jurnal ini.Â
- Penulis dapat membuat pengaturan kontraktual tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif atas versi karya yang diterbitkan jurnal tersebut (misalnya, mengunggahnya ke repositori institusi atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas penerbitan awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk mengunggah karya mereka secara daring (misalnya, di repositori institusi atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena hal ini dapat mengarah pada pertukaran yang produktif serta kutipan yang lebih awal dan lebih banyak dari karya yang diterbitkan.


