The Impact of Implementing Islamic Sharia on Women's Freedom in Aceh

Authors

  • muhammad afrizal adami Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga, Yogyakarta

DOI:

https://doi.org/10.58258/jupe.v9i4.7774

Keywords:

Content, Formatting, Article.

Abstract

This study aims to determine the impact of the implementation of Islamic Sharia on the freedom of women in the Province of Aceh, Indonesia. This research method uses a qualitative approach with a questionnaire survey as the data collection instrument. The survey is designed to collect data related to the implementation of Sharia and its impact on women's freedom. Respondents were randomly selected from various regions in Aceh. Data were analyzed using descriptive statistics. The respondents who participated in the survey were 20 women living in Aceh, aged between 17-25 years. The results of this study indicate that the implementation of Sharia has a significant impact on freedom of clothing, mobility, and access for women. This study is expected to provide comprehensive insights into the situation in Aceh.  

References

Halimah, S., & Hasibuan, A. (2019). "Peran ‎Perempuan dalam Pelaksanaan Syariat ‎Islam di ‎Provinsi Aceh."‎

Iskandar, I. (2018). Pelaksanaan Syariat Islam ‎di Aceh. Serambi Mekkah, Poltekkes ‎Aceh.‎

Ismail, N. (2014). "Syariat Islam dan Implikasi ‎Penerapannya Terhadap Perempuan di ‎‎Aceh."‎

Ismail, N. (2021). Syariat Islam dan Implikasi ‎Penerapannya Terhadap Perempuan di ‎Aceh. Jurnal Hak Asasi Manusia, ‎‎10(10), 43-57. ‎https://doi.org/10.58823/jham.v10i10.‎‎81‎

Maulana, I., & Roslaili, Y. (2018). "Penerapan ‎Syariat Islam dalam Bingkai ‎Keberagaman ‎Nusantara (Studi Kasus ‎Penerapan Syariat Islam di Provinsi ‎Aceh)." Dusturiah: Jurnal ‎Hukum ‎Islam, Perundang-undangan dan ‎Pranata Sosial , 8(2), 96-116. DOI: ‎‎‎10.22373/dusturiyah.v8i2.4216‎

Muhsinah (2019). "Peran Perempuan dalam ‎Pelaksanaan Syariat Islam di Provinsi ‎Aceh." ‎MIQOT Jurnal Ilmu-ilmu ‎Keislaman , 43(2). DOI: ‎‎10.30821/miqot.v43i2.617‎

Rokhamah, dkk. (2024). Metode Penelitian ‎Kualitatif: Teori, Metode, dan Praktik . ‎Depok, ‎Indonesia: Penerbit Widina ‎Media Utama.‎

Roviana, S. (2016). "Identitas Perempuan Aceh ‎pasca Pemberlakuan Syari’ah Islam: ‎Sebuah ‎Kajian Kepustakaan."‎ Jurnal ‎Ilmu Ushuluddin.‎

Saraini, M., & Kholifah, S. (2019). ‎Implementasi perda syariah sebagai ‎upaya memperjuangkan kesetaraan ‎gender. Jurnal Sosiologi Pendidikan ‎Humanis, 3(2), 73. ‎https://doi.org/10.17977/um021v3i2p7‎‎3-87‎

Wahyuli, A., Syafruddin, Suud, & Suryanti, N. ‎M. N. (2023). "Mobilitas Pekerjaan ‎‎Perempuan dan Dampaknya terhadap ‎Keberlangsungan Hidup (Survival) ‎‎(Studi di Kawasan ‎Wisata Tanjung ‎Menangis Ketapang)." Pendas: Jurnal ‎Ilmiah Pendidikan Dasar, 8(3). DOI: ‎‎‎10.23969/jp.v8i3.11607‎

Yunus, F. M., Azwarfajri, & Yusuf, M. (2023). ‎Penerapan dan Tantangan Pelaksanaan ‎‎Syariat Islam di Aceh. Jurnal Sosiologi ‎USK: Media Pemikiran & Aplikasi, ‎‎17(1), 181-192. ‎‎https://doi.org/10.24815/jsu.v17i1.328‎‎65‎

Dokumen Pemerintah ‎

Undang-Undang Nomor 44 Tahun 1999 tentang ‎Penyelenggaraan Keistimewaan ‎Provinsi ‎Daerah Istimewa Aceh.‎

Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2001 tentang ‎Otonomi Khusus bagi Provinsi Daerah ‎‎Istimewa Aceh sebagai Provinsi ‎Nanggroe Aceh Darussalam.‎

Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2006 tentang ‎Pemerintahan Aceh.‎

Qanun Aceh tentang Pokok-Pokok Syariat ‎Islam (Qanun Aceh No. 8 Tahun 2014)‎

Qanun Aceh nomor 11 tahun 2002 tentang ‎Pelaksanaan Syariat Islam Bidang ‎Aqidah, ‎Ibadah, dan Syi'ar Islam. ‎Khusus soal busana tertuang dalam ‎pasal 13 Bab V tentang ‎‎Penyelenggaraan Syi'ar Islam.‎

Downloads

Published

2024-12-09