ANALISA RASIO DEBIT MAKSIMUM DAN MINIMUM (Qmax/Qmin) SUNGAI UNUS KOTA MATARAM

Authors

  • Itratip Itratip
  • Wardatul Jannah

DOI:

https://doi.org/10.58258/jupe.v1i1.81

Abstract

Banjir merupakan salah satu masalah tahunan yang dihadapi Pemerintah Kota Mataram.Penyempitan kapasitas sungai dapat disebabkan oleh sedimentasi (pengendapan) dan sampah..Penelitian ini dilakukan di Sungai Unus Kota Mataram. Sungai unus melewati beberapa kelurahan padat penduduk di Kota Mataram. Data yang diperoleh akan dianalisis dengan metode statistik.Berdasarkan obeservasi dan analisis data dapat disimpulkan bahwa terjadi peningkatan rasio maksimum dan minimum sungai Unus dari 4,04 tahun 2007 menjadi 5,75 pada 2010. Peningkatan rasio debit maksimum dan minimum menyebabkan potensi banjir meningkat

References

Arsyad, S.2010. Konservasi Tanah dan Air. Bogor.

Asdak, Chay. 2002. Hidrologi dan Pengelolaan Daerah Aliran Sungai. Gadjah Mada University Press. Yogyakarta.

Bisri, Mohammad. 2009. Pengelolaan Daerah Aliran Sungai. CV. Asrori.Malang.

Kodoatie, Robert J. dan Sjarief, Roestam. 2008. Pengelolaan Sumber Daya Terpadu. Penerbit ANDI. Yogyakarta.

Kodoatie, Robert J. dan Sjarief, Roestam. 2010. Tata Ruang Air. Penerbit ANDI. Yogyakarta.

Kodoatie, Robert J. dan Sjarief, Roestam. 2006. Pengelolaan Bencana Terpadu: Banjir, Longsor, Kekeringan dan Tsunami. Penerbit ANDI. Yogyakarta.

Suripin. (2002). Pelestarian Sumber Daya Tanah Dan Air. Andi. Yogyakarta.

Utomo, Hadi, Wani.1994.Erosi dan Konservasi Tanah. IKIP. Malang

Downloads

Published

2016-12-04

Issue

Section

Articles

How to Cite

ANALISA RASIO DEBIT MAKSIMUM DAN MINIMUM (Qmax/Qmin) SUNGAI UNUS KOTA MATARAM. (2016). JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala, 1(1), 273-276. https://doi.org/10.58258/jupe.v1i1.81