PENGARUH LATIHAN FOOTWORK BERBASIS TEKNOLOGI TERHADAP KELINCAHAN DAN DAYA TAHAN SEKOLAH ATLET PB. LYANSA 2019
DOI:
https://doi.org/10.58258/jupe.v4i5.824Keywords:
footwork berbasisi teknologi, kelincahan dan daya tahan dalam permainan bulutangkis.Abstract
Salah satu bentuk latihan yang paling sering diterapkan dalam latihan bulutangkis adalah shadow movement (latihan bayangan), latihan ini bertujuan untuk mensimulasikan permainan bulutangkis untuk melakukan olah kaki (footwork) secara baik dan benar. Namun bentuk latihan tersebut terbilang sudah cukup klasik di dunia bulutangkis sehingga perlu adanya formula dan media khusus yang dapat memberikan motivasi dan semangat baru ketika atlet berlatih. Sehingga dalam hal ini peneliti mencoba menerapkan latihan berbasis teknologi sebagai pengganti shadow movement. Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui efektif atau tidak latihan footwork berbasis teknologi dalam mengingkatkan kelincahan dan daya tahan atlet bulutangkis. Jenis penelitian ini adalah eksperimen dengan menerapkan pretest dan posttest pada subjek yang diteliti berupa tes awal sebelum dan tes akhir berupa tes kelincahan dan daya tahan. Intrumen kelincahan dilakukan Tes rangkaian olah kaki untuk mengukur kelincahan gerakan kaki yang melangkah ke depan kanan-kiri, ke samping kanan-kiri, dan belakang kanan-kiri dalam permainan bulutangkis. Tes ini dikemukakan oleh Tohar (1992). Tes ini mempunyai validitas sebesar 0,98 dan reliabilitas sebesar 0,93. Sedangkan untuk mengukur daya tahan digunakan bleep test. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 12 pemain bulutangkis PB. Lyansa. Tehnik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan dokumentasi dan tes perbuatan untuk mengukur kelincahan dan daya tahan. uji-t paired sample test. Adapun hasil penelitian berkesimulan dengan bantuan SPSS adalah korelasi maupun uji paired samples T-test hasil kelincahan (r-hitung = 0,801 dan T-test = 8,095) lebih kecil pengaruhnya dibandingkan dengan daya tahan (r = 0,959 dan T = 9,706), atau dengan kata lain latihan footwork berbasis teknologi lebih berpengaruh terhadap daya tahan dari pada kelincahan. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa latihan footwork berbasisi teknologi dapat meningkatkan kelincahan dan daya tahan pemain bulutangkis khususnya atlet PB. Lyansa Masbagik tahun 2019.References
Herman, S., 2004. Pendekatan Keterampilan Taktis Dalam Pembelajaran Bulutangkis. Jakarta: Direktorat Jenderal Olahraga, Depdiknas.
Kridiyana, R., 2010. Merangsang Gerak Reaksi Olahragawan Bulutangkis Dengan Menggunakan Bola Lampu. Sumber: https://ratihkrisdiyana.wordpress.com/2010/12/15/merangsang-gerak-reaksi-olahragawan-bulutangkis-dengan-menggunakan-bola-lampu/. (Artikel, posted on Desember 15. 2010). Diakses tanggal 7 Maret 2019.
Maksum, A., 2009. Metodologi Penelitian Dalam Olahraga. Surabaya. Unesa University Press.
Muthiarani, A., 2017. Pengaruh Latihan Shadow Menggunakan Langkah Berurutan Dan Langkah Bersilangan Terhadap Kelincahan Footwork Atlet Bulutangkis PB. Wiratama Jaya Yogyakarta. Fakultas ilmu Keolahragaan: Universitas Negeri Yogyakarta.
Nugraha, Febby. 2015. Pengembangan Sinyal Lampu 3 Warna Untuk Alat Bantu Kelincahan Footwork Pada Klub PB. Mandiri Pati Tahun 2015. Fakultas Ilmu Keolahragaan: Universitas Negeri Semarang.
Nurhasan, 2000. Tes Dan Pengukuran Pendidikan Olahraga. Jakarta: Fakultas Pendidikan Olahraga Dan Kesehatan. Universitas Pendidikan Indonesia.
Nugraha, F., 2015. Pengembangan Sinyal Lampu 3 Warna Untuk Alat Bantu Kelincahan Footwork Pada Klub Pb.Mandiri Pati Tahun 2015 (Skripsi). Semarang: Universitas Negeri Semarang.
Purnama, S. K., 2010. Kepelatihan Bulutangkis Modern. Surakarta: Yuma Pustaka.
Sujianto, E. A., 2009. Aplikasi Statistik Dengan SPSS 16.0. Jakarta: Prestasi Pustaka.
Nugraha, Febby. 2015. Pengembangan Sinyal Lampu 3 Warna Untuk Alat Bantu Kelincahan Footwork Pada Klub PB. Mandiri Pati Tahun 2015. Fakultas Ilmu Keolahragaan: Universitas Negeri Semarang.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Publication Ethics
This scientific code of ethics statement is a code of ethics statement for all parties involved in the publication process of scientific journals, namely managers, editors, reviewers, and authors. The statement of the ethical code of scientific publications is based on the Head Regulation of LIPI Number 5 of 2014 concerning the Code of Ethics for Scientific Publication, which in essence is the Code of Ethics for Scientific Publication which essentially upholds the three ethical values in publication, namely
- Neutrality, which is free from conflicts of interest in the management of publications;
- Justice, namely to give authorship rights to those who are entitled as authors / writers; and
- Honesty, which is free from duplication, fabrication, falsification, and plagiarism (DF2P) in publications.
Editor-in-Chief’s Duties and Responsibilities of the
- Determine the name of the journal, scope of science, scale, and accreditation if necessary.
- Determine editor membership.
- Defining relationships between publishers, editors, best partners, and other parties.
- Respect confidential matters, both for contributing researchers, authors, editors, and best-partner partners.
- Implement norms and provisions regarding intellectual property rights, especially copyright.
- Conduct a journal policy review and submit it to authors, editors, best partners, and readers.
- Make a code of conduct guide for editors and best partners.
- Publish journals regularly.
- Ensure the availability of funding sources for the sustainability of journal publishing.
- Building a network of cooperation and marketing.
- To improve the quality of the journal.
- Prepare licensing and other legal aspects.
Editor's Duties and Responsibilities
- The editor comments on the author's writing so the reader can understand what the writer wants to say, through comments written on the script.
- The editor comments on the author's writing in accordance with the EYD language (Enhanced Spelling) or the language according to the standard of the journal.
- The editor strives to improve the quality of publications on an ongoing basis;
- The editor puts forward freedom of opinion objectively,
- The editor conveys corrections, clarifications, withdrawals, and apologies if needed,
- The editor ensures that the writer's writings are not related to SARA or anything that could harm the Publisher and coordinate the writer's writings to the editor in chief of the publisher if the writing is slightly controversial.
- Editor receives, examines, and follows up complaints from all parties involved in publishing the journal;
- The editor supports initiatives to educate researchers about the ethics of publication,
- Editors do not maintain their own opinions, authors or third parties that can result in non-objective decisions,
- The editor encourages the author, so that he can make repairs to the paper until it is worth publishing.
- The editor performs the layout of the manuscript to be published so that it matches the journal template.
- Editor membantu pemimpin redaksi dalam menyelesaikan pengumpulan naskah sebelum dicetak dan diterbitkan, terutama dalam hal bahasa, format, dan tata letak.
Tugas dan Tanggung Jawab Peninjau
- Memberikan umpan balik tertulis yang objektif dan tidak bias tentang nilai beasiswa dan kontribusi naskah terhadap pengembangan ilmu pengetahuan;
- Menunjukkan apakah penulisan naskah cukup jelas, lengkap, dan relevan, serta apakah naskah sesuai dengan ruang lingkup jurnal;
- Tidak memberikan kritik atau komentar yang bersifat pribadi; dan
- Menjaga kerahasiaan naskah, dengan tidak membicarakannya dengan pihak-pihak yang tidak terkait, atau mengungkapkan informasi yang terkandung dalam naskah kepada pihak lain.
Tugas dan Tanggung Jawab Administrator Situs Web
Administrator Situs Web adalah orang yang bertanggung jawab untuk mengelola situs web jurnal. Secara spesifik, ruang lingkup tugas Administrator Situs Web adalah sebagai berikut:
- Menyiapkan situs web jurnal;
- Konfigurasikan opsi sistem dan kelola akun pengguna;
- Daftar untuk editor, pengulas, dan penulis;
- Kelola fitur jurnal;
- Melihat statistik laporan; dan
- Unggah/terbitkan makalah yang sudah diterima.
Pemberitahuan Hak Cipta
Penulis yang menerbitkan karya ilmiahnya di Jurnal Ilmiah Mandala Education setuju dengan ketentuan berikut:- Penulis memegang hak cipta dan memberikan jurnal hak penerbitan pertama dengan karya yang dilisensikan secara bersamaan di bawah Lisensi Atribusi Creative Commons (CC BY-SA 4.0)  yang memungkinkan orang lain untuk berbagi karya tersebut dengan pengakuan atas kepengarangan karya dan publikasi awal dalam jurnal ini.Â
- Penulis dapat membuat pengaturan kontraktual tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif atas versi karya yang diterbitkan jurnal tersebut (misalnya, mengunggahnya ke repositori institusi atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas penerbitan awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk mengunggah karya mereka secara daring (misalnya, di repositori institusi atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena hal ini dapat mengarah pada pertukaran yang produktif serta kutipan yang lebih awal dan lebih banyak dari karya yang diterbitkan.


