Analysis of the Learning Environment and Teacher-Student Interaction in Learning Dynamics at MA Assohwah Al-Islamiyah
DOI:
https://doi.org/10.58258/jupe.v10i1.8455Keywords:
Lingkungan Belajar, Interaksi Guru-Siswa, Dinamika Pembelajaran, MA Assohwah Al-Islamiyah, Program Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP)Abstract
This article is the result of observations conducted during the School Field Introduction Program (PLP) 1 at MA Assohwah Al-Islamiyah, which lasted for ten days. The aim of the study is to analyze the learning environment, teacher-student interactions, and the learning dynamics that occur. The method used was participatory observation, with data collection through field notes, informal interviews, and photographic documentation. The observation results show a generally conducive learning environment, characterized by adequate facilities and a relatively quiet classroom atmosphere. Teacher-student interactions are considered positive, with teachers tending to be communicative and students actively responding. Learning dynamics vary, with some teachers employing interactive and participatory learning methods, while others still use lecture methods. In conclusion, MA Assohwah Al-Islamiyah has the potential to improve the quality of learning by more consistently implementing active learning methods and increasing student engagement. Keywords: Learning Environment, Teacher-Student Interaction, Learning Dynamics, MA Assohwah Al-Islamiyah, School Field Introduction Program (PLP). Abstrak: Artikel ini merupakan hasil observasi selama Program Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) 1 di MA Assohwah Al-Islamiyah yang berlangsung selama sepuluh hari. Tujuannya adalah untuk menganalisis lingkungan belajar, interaksi guru-siswa, dan dinamika pembelajaran yang terjadi. Metode yang digunakan adalah observasi partisipatif, dengan pengumpulan data melalui catatan lapangan, wawancara informal, dan dokumentasi foto. Hasil observasi menunjukkan lingkungan belajar yang umumnya kondusif, ditandai dengan fasilitas yang memadai dan suasana kelas yang relatif tenang. Interaksi guru-siswa tergolong positif, dengan guru yang cenderung komunikatif dan siswa yang aktif merespons. Dinamika pembelajaran bervariasi, dengan beberapa guru menggunakan metode pembelajaran yang interaktif dan partisipatif, sementara yang lain masih menggunakan metode ceramah. Kesimpulannya, MA Assohwah Al-Islamiyah memiliki potensi untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dengan lebih konsisten menerapkan metode pembelajaran aktif dan meningkatkan keterlibatan siswa. Kata Kunci: Lingkungan Belajar, Interaksi Guru-Siswa, Dinamika Pembelajaran, MA Assohwah Al-Islamiyah, Program Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP).References
Ambarwati, M., Gani, A., Putri, N., & Nugraha, Y. (2023). Analisis Kesiapan Mengajar Mahasiswa Setelah Pelaksanaan Pengenalan Lapangan Persekolahan. Jurnal Penelitian Bidang Pendidikan dan Pembelajaran, 3(2), 72-79.
Dedy Putranto, Iful Rahmawati Mega, Romadon, Erik Prayogo Walton, Yudi Yunika Putra, Agci Hikmawati, & S. A. M. (2024). PLP I Pengenalan Lapangan Persekolahan.
Hadiat. (1980). Analisis Interaksi. Jakarta: Proyek Pengembangan Pendidikan Guru (P3G) Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.
Kumala, L. N., & Patrikha, F. D. (2024). Pengaruh Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) Melalui Efikasi Diri Terhadap Minat Menjadi Guru Pada Mahasiswa Universitas Negeri Surabaya Program Studi Pendidikan Tata Niaga. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 10(6), 533-549.
Mulyasa, E. (2013). Kurikulum Berbasis Kompetensi. Remaja Rosdakarya.
Muslich, Masnur dkk. (1987). Dasar-Dasar Interaksi Belajar Mengajar Bahasa Indonesia. Malang: Jemmars.
Nugraheni, B. I. (2021). Analisis pelaksanaan mata kuliah pengenalan lapangan persekolahan (pip) secara daring berdasarkan experiential learning theory. Humanika, Kajian Ilmiah Mata Kuliah Umum, 21(2), 173-192.
Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2016. Tentang Standar Proses Pendidikan Dasar dan Menengah.
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2005. Tentang Standar Nasional Pendidikan.
Rahmawati, Y., et al. (2020). Analisis Implementasi Kurikulum 2013 (K13) di Sekolah Menengah Atas. Jurnal Ilmu Pendidikan, 6(1), 1-12.
Sanjaya, W. (2013). Strategi Pembelajaran Berorientasi Standar Proses Pendidikan. Kencana.
Sardiman, A. M. (2010 & 2011). Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar. Jakarta: PT RajaGrafindo Persada (2010); Rajawali Press (2011).
Setiawan, A., et al. (2019). Pengaruh Metode Pembelajaran Terhadap Hasil Belajar Siswa. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 7(1), 1-8.
Sumiati. (2012). Pengaruh Lingkungan Belajar Siswa Terhadap Motivasi Belajar dan Implikasinya terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Ekonomi Syariah Di Smp Kota Tasikmalaya. Jurnal Pendidikan Ekonomi dan Koperasi, 7(1).
Supriyadi. (2011). Strategi Belajar dan Mengajar. Yogyakarta: Cakrawala Ilmu.
Umaroh, L. N., & Bahtiar, M. D. (2022). Pengaruh Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP), Penguasaan Teknologi Informasi dan Penguasaan Materi Akuntansi Terhadap Kesiapan Mahasiswa Menjadi Guru Akuntansi Di Era Revolusi Industri.
Widyastuti, P., et al. “Penerapan Kurikulum Merdeka dalam Meningkatkan Kualitas Pembelajaran.” Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran 11.2 (2022): 1-10.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Publication Ethics
This scientific code of ethics statement is a code of ethics statement for all parties involved in the publication process of scientific journals, namely managers, editors, reviewers, and authors. The statement of the ethical code of scientific publications is based on the Head Regulation of LIPI Number 5 of 2014 concerning the Code of Ethics for Scientific Publication, which in essence is the Code of Ethics for Scientific Publication which essentially upholds the three ethical values in publication, namely
- Neutrality, which is free from conflicts of interest in the management of publications;
- Justice, namely to give authorship rights to those who are entitled as authors / writers; and
- Honesty, which is free from duplication, fabrication, falsification, and plagiarism (DF2P) in publications.
Editor-in-Chief’s Duties and Responsibilities of the
- Determine the name of the journal, scope of science, scale, and accreditation if necessary.
- Determine editor membership.
- Defining relationships between publishers, editors, best partners, and other parties.
- Respect confidential matters, both for contributing researchers, authors, editors, and best-partner partners.
- Implement norms and provisions regarding intellectual property rights, especially copyright.
- Conduct a journal policy review and submit it to authors, editors, best partners, and readers.
- Make a code of conduct guide for editors and best partners.
- Publish journals regularly.
- Ensure the availability of funding sources for the sustainability of journal publishing.
- Building a network of cooperation and marketing.
- To improve the quality of the journal.
- Prepare licensing and other legal aspects.
Editor's Duties and Responsibilities
- The editor comments on the author's writing so the reader can understand what the writer wants to say, through comments written on the script.
- The editor comments on the author's writing in accordance with the EYD language (Enhanced Spelling) or the language according to the standard of the journal.
- The editor strives to improve the quality of publications on an ongoing basis;
- The editor puts forward freedom of opinion objectively,
- The editor conveys corrections, clarifications, withdrawals, and apologies if needed,
- The editor ensures that the writer's writings are not related to SARA or anything that could harm the Publisher and coordinate the writer's writings to the editor in chief of the publisher if the writing is slightly controversial.
- Editor receives, examines, and follows up complaints from all parties involved in publishing the journal;
- The editor supports initiatives to educate researchers about the ethics of publication,
- Editors do not maintain their own opinions, authors or third parties that can result in non-objective decisions,
- The editor encourages the author, so that he can make repairs to the paper until it is worth publishing.
- The editor performs the layout of the manuscript to be published so that it matches the journal template.
- Editor membantu pemimpin redaksi dalam menyelesaikan pengumpulan naskah sebelum dicetak dan diterbitkan, terutama dalam hal bahasa, format, dan tata letak.
Tugas dan Tanggung Jawab Peninjau
- Memberikan umpan balik tertulis yang objektif dan tidak bias tentang nilai beasiswa dan kontribusi naskah terhadap pengembangan ilmu pengetahuan;
- Menunjukkan apakah penulisan naskah cukup jelas, lengkap, dan relevan, serta apakah naskah sesuai dengan ruang lingkup jurnal;
- Tidak memberikan kritik atau komentar yang bersifat pribadi; dan
- Menjaga kerahasiaan naskah, dengan tidak membicarakannya dengan pihak-pihak yang tidak terkait, atau mengungkapkan informasi yang terkandung dalam naskah kepada pihak lain.
Tugas dan Tanggung Jawab Administrator Situs Web
Administrator Situs Web adalah orang yang bertanggung jawab untuk mengelola situs web jurnal. Secara spesifik, ruang lingkup tugas Administrator Situs Web adalah sebagai berikut:
- Menyiapkan situs web jurnal;
- Konfigurasikan opsi sistem dan kelola akun pengguna;
- Daftar untuk editor, pengulas, dan penulis;
- Kelola fitur jurnal;
- Melihat statistik laporan; dan
- Unggah/terbitkan makalah yang sudah diterima.
Pemberitahuan Hak Cipta
Penulis yang menerbitkan karya ilmiahnya di Jurnal Ilmiah Mandala Education setuju dengan ketentuan berikut:- Penulis memegang hak cipta dan memberikan jurnal hak penerbitan pertama dengan karya yang dilisensikan secara bersamaan di bawah Lisensi Atribusi Creative Commons (CC BY-SA 4.0)  yang memungkinkan orang lain untuk berbagi karya tersebut dengan pengakuan atas kepengarangan karya dan publikasi awal dalam jurnal ini.Â
- Penulis dapat membuat pengaturan kontraktual tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif atas versi karya yang diterbitkan jurnal tersebut (misalnya, mengunggahnya ke repositori institusi atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas penerbitan awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk mengunggah karya mereka secara daring (misalnya, di repositori institusi atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena hal ini dapat mengarah pada pertukaran yang produktif serta kutipan yang lebih awal dan lebih banyak dari karya yang diterbitkan.


