PENGGUNAAN METODE PEMBELAJARAN INVESTIGASI KELOMPOK UNTUK MENINGKATKAN KECAKAPAN SOSIAL SISWA KELAS V SDN AIK AMPAT TAHUN PELAJARAN 2018/2019
DOI:
https://doi.org/10.58258/jupe.v4i5.856Keywords:
Investigasi Kelompok, konstruktivisme, kooperatif, sosiokulturalAbstract
Tujuan penelitian ini adalah untuk menghasilkan Metode Pembelajaran Investigasi Kelompok yang dapat meningkatkan kecakapan sosial siswa SD. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode kuantitatif jenis eksperimen kuasi. Prosedur penelitian yang digunakan yaitu studi pendahuluan, mengembangkan rancangan hipotetik metode, validasi metode, dan evaluasi metode. Populasi penelitian ini merupakan semua siswa kelas V SDN Aik Ampat yang berjumlah 27 orang. Instrumen yang digunakan untuk mengukur efektivitas Metode Pembelajaran Investigasi Kelompok yaitu instrumen kecakapan sosial. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan SPSS 16.0 for Windows. Berdasarkan hasil studi pendahuluan profil kecakapan sosial pada siswa kelas V SDN Aik Ampat secara umum masih banyak siswa yang termasuk kriteria kurang cakap. Upaya meningkatkan kecakapan sosial dengan menerapkan rancangan hipotetik Metode Pembelajaran Investigasi Kelompok sebanyak 10 pertemuan, setiap pertemuannya selama tiga jam pelajaran. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Metode Pembelajaran Investigasi Kelompok terbukti efektif meningkatkan kecakapan sosial siswa kelas V SDN Aik Ampat. Implikasinya bagi pengembangan teori dan praktik psikologi pendidikan di Sekolah Dasar. Rekomendasi penelitian ini ditujukan pada sekolah, guru, dan penelitian berikutnya yaitu tentang Metode Pembelajaran Investigasi Kelompok untuk meningkatkan kecakapan sosial siswa Sekolah Dasar.References
Adler, Alfred. (1997). Under Standing Life. USA, England: Oneworld Publications & Oxford.
Albrecht, Karl. (2006). Social Intelligence, The New Science of Success. San Francisco. Jossey-Bass.
Apriyadi, Debi., Supardi., & Sarengat. (2015). Penerapan Model Group Investigation Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Sekolah Dasar. Jurnal: Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universitas Lampung.
Dharma, Surya. (2008). Kriteria dan Indikator Keberhasilan Pembelajaran. Jakarta: Direktur Tenaga Kependidikan & Ditjen PMPTK.
Ganaie, M.Y., & Mudasir, Hafiz. (2015). A Study of Social Intelligence & Academic Achievement of College Students of District Srinagar, J&K, India. Jurnal: Journal of American Science.
Hurlock, Elizabeth. (1978). Perkemban Anak Jilid 1 (Penerjemah: Meitasari Tjandrasa dan Muslichah Zarkasih). Jakarta: Erlangga.
Joyce, Bruce., Weil, Marsha., & Calhoun, Emily. (2009). Models of Teaching, (Penerjemah: Achmad F & Ateilla M). Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Kagan, Spencer. & Kagan, Miguel. (2009). Kagan Cooperative Learning. San Clemate: Kagan Publishing.
Papalia, Diane E. & Feldman, Ruth Duskin. (2014). Menyelami Perkembangan Manusia Buku 2. Jakarta: Salemba Humanika.
Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 22 Tahun 2006 tentang Standar Isi.
Schunk, Dale H. (2012). Learning Teories, (Penerjemah: Eva Hamidah dan Rahmat Fajar). Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Shlomo, Sharan.,& Shachar, Hana. (1988). Language and Learning in the Cooperative Classroom. New York: Springer Verlag.
Slavin, Robert E. (2005). Cooperative Learning, (Penerjemah: Narulita Yusron). Bandung: Nusa Media.
Suyono, Hadi.(2007). Social Intelligence. Jogjakarta: Ar- Ruzz Media.
Undang-Undang RI No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Publication Ethics
This scientific code of ethics statement is a code of ethics statement for all parties involved in the publication process of scientific journals, namely managers, editors, reviewers, and authors. The statement of the ethical code of scientific publications is based on the Head Regulation of LIPI Number 5 of 2014 concerning the Code of Ethics for Scientific Publication, which in essence is the Code of Ethics for Scientific Publication which essentially upholds the three ethical values in publication, namely
- Neutrality, which is free from conflicts of interest in the management of publications;
- Justice, namely to give authorship rights to those who are entitled as authors / writers; and
- Honesty, which is free from duplication, fabrication, falsification, and plagiarism (DF2P) in publications.
Editor-in-Chief’s Duties and Responsibilities of the
- Determine the name of the journal, scope of science, scale, and accreditation if necessary.
- Determine editor membership.
- Defining relationships between publishers, editors, best partners, and other parties.
- Respect confidential matters, both for contributing researchers, authors, editors, and best-partner partners.
- Implement norms and provisions regarding intellectual property rights, especially copyright.
- Conduct a journal policy review and submit it to authors, editors, best partners, and readers.
- Make a code of conduct guide for editors and best partners.
- Publish journals regularly.
- Ensure the availability of funding sources for the sustainability of journal publishing.
- Building a network of cooperation and marketing.
- To improve the quality of the journal.
- Prepare licensing and other legal aspects.
Editor's Duties and Responsibilities
- The editor comments on the author's writing so the reader can understand what the writer wants to say, through comments written on the script.
- The editor comments on the author's writing in accordance with the EYD language (Enhanced Spelling) or the language according to the standard of the journal.
- The editor strives to improve the quality of publications on an ongoing basis;
- The editor puts forward freedom of opinion objectively,
- The editor conveys corrections, clarifications, withdrawals, and apologies if needed,
- The editor ensures that the writer's writings are not related to SARA or anything that could harm the Publisher and coordinate the writer's writings to the editor in chief of the publisher if the writing is slightly controversial.
- Editor receives, examines, and follows up complaints from all parties involved in publishing the journal;
- The editor supports initiatives to educate researchers about the ethics of publication,
- Editors do not maintain their own opinions, authors or third parties that can result in non-objective decisions,
- The editor encourages the author, so that he can make repairs to the paper until it is worth publishing.
- The editor performs the layout of the manuscript to be published so that it matches the journal template.
- Editor membantu pemimpin redaksi dalam menyelesaikan pengumpulan naskah sebelum dicetak dan diterbitkan, terutama dalam hal bahasa, format, dan tata letak.
Tugas dan Tanggung Jawab Peninjau
- Memberikan umpan balik tertulis yang objektif dan tidak bias tentang nilai beasiswa dan kontribusi naskah terhadap pengembangan ilmu pengetahuan;
- Menunjukkan apakah penulisan naskah cukup jelas, lengkap, dan relevan, serta apakah naskah sesuai dengan ruang lingkup jurnal;
- Tidak memberikan kritik atau komentar yang bersifat pribadi; dan
- Menjaga kerahasiaan naskah, dengan tidak membicarakannya dengan pihak-pihak yang tidak terkait, atau mengungkapkan informasi yang terkandung dalam naskah kepada pihak lain.
Tugas dan Tanggung Jawab Administrator Situs Web
Administrator Situs Web adalah orang yang bertanggung jawab untuk mengelola situs web jurnal. Secara spesifik, ruang lingkup tugas Administrator Situs Web adalah sebagai berikut:
- Menyiapkan situs web jurnal;
- Konfigurasikan opsi sistem dan kelola akun pengguna;
- Daftar untuk editor, pengulas, dan penulis;
- Kelola fitur jurnal;
- Melihat statistik laporan; dan
- Unggah/terbitkan makalah yang sudah diterima.
Pemberitahuan Hak Cipta
Penulis yang menerbitkan karya ilmiahnya di Jurnal Ilmiah Mandala Education setuju dengan ketentuan berikut:- Penulis memegang hak cipta dan memberikan jurnal hak penerbitan pertama dengan karya yang dilisensikan secara bersamaan di bawah Lisensi Atribusi Creative Commons (CC BY-SA 4.0)  yang memungkinkan orang lain untuk berbagi karya tersebut dengan pengakuan atas kepengarangan karya dan publikasi awal dalam jurnal ini.Â
- Penulis dapat membuat pengaturan kontraktual tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif atas versi karya yang diterbitkan jurnal tersebut (misalnya, mengunggahnya ke repositori institusi atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas penerbitan awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk mengunggah karya mereka secara daring (misalnya, di repositori institusi atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena hal ini dapat mengarah pada pertukaran yang produktif serta kutipan yang lebih awal dan lebih banyak dari karya yang diterbitkan.


