PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN WEB (e-LEARNING) BERNUANSA LINGKUNGAN BERBANTUAN MEDIA AUDIOVISUAL TERHADAP HASIL BELAJAR IPS DITINJAU DARI MINAT OUTDOOR SISWA KELAS V SDN GUGUS 1 MASBAGIK UTARA LOMBOK TIMUR TAHUN PELAJARAN 2018/2019
DOI:
https://doi.org/10.58258/jupe.v4i5.858Keywords:
model Pembelajaran web (e-Learning), media Audiovisual, minat Outdoor, hasil BelajarAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki pengaruh model pembelajaran web (e-Learning) dari minat outdoor siswa kelas V SDN Gugus 1 Masbagik Utara Lombok Timur. Penelitian ini menggunakan pendekatan eksperimen semu dengan rancangan post test two group faktorial design. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 143 orang siswa. Sampel penelitian ini berjumlah 76 orang siswa ditentukan dengan teknik random sampling. Data minat outdoor siswa dikumpulkan dengan kuisioner dan data hasil belajar IPS dikumpulkan dengan tes. Data dianalisis menggunakan Anava AB berbantuan SPSS 16.00 for windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran web (e-Learning) bernuansa lingkungan berbantuan media audiovisual dan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional (FA hitung = 14,489, dengan p < 0,05), 2) Terdapat pengaruh interaksi yang signifikan antara model pembelajaran web (e-Learning) bernuansa lingkungan berbantuan media audiovisual dan minat outdoor terhadap hasil belajar IPS siswa (FA hitung = 36,202, dengan p < 0,05), 3) Pada siswa yang memiliki minat outdoor tinggi, terdapat perbedaan signifikan hasil belajar IPS antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran web (e-Learning) bernuansa lingkungan berbantuan media audiovisual dan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional (thitung >ttabel = 6,934 > 1,980), 4) Pada siswa yang memiliki minat outdoor rendah, tidak terdapat perbedaan signifikan hasil belajar antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran web (e-Learning) bernuansa lingkungan berbantuan media audiovisual dan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional (thitung < ttabel = 1,561 < 1,980).References
, N. 2014. Landasan Pendidikan Tinjauan dari Dimensi Makropedagogis. Singaraja: Universitas Pendidikan Ganesha Singaraja.
Dewi, S.R, dkk. 2014. Pengaruh Metode Pembelajaran Ekspresi Bebas Terhadap Hasil Belajar Seni Musik Ditinjau Dari Minat Outdoor Siswa Kelas XII SMA Negeri 1 Semarapura. Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran. Program Pascasarjana Universitas Pendidikan Ganesha Volume 4 Tahun 2014. Terdapat pada: http://119.252.161.254/e-journal/index.php/jurnal_ep/article/view/1148 (diaskes tanggal 04 Desember 2019).
Utomo, A.P dan Poedjiastoeti. 2014. Pengembangan Media Audio-Visual Sel Volta Dan Sel Elektrolisis Pada Materi Redoks Di SMA Development Of Visual Auditory Media Voltaic Cells And Electrolysis Cells Subject Redox In Senior High School. Jurnal UNESA Journal of Chemical Education Volume 3 Nomor 3 Tahun 2014. Terdapat pada: http://jurnalmahasiswa.unesa.ac.id/index.php/journal-of-chemical-education/article/view/9769 (diaskes tanggal 25 November 2019).
Rusman. 2011. Model-model Pembelajaran Mengembangkan Profesionalisme Guru. Jakarta: Raja Grafindo Persada.
Purwono, J, dkk. 2014. Penggunaan Media Audio-Visual Pada Mata Pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam Di Sekolah Menengah Pertama Negeri 1 Pacitan. Jurnal Program Studi Teknologi Pendidikan Pascasarjana UNS Volume 2 Nomor 2 Tahun 2014. Terdapat pada: https://media.neliti.com/media/publications/142050-ID-penggunaan-media-audio-visual-pada-mata.pdf (diaskes tanggal 05 Desember 2019).
Lasmawan, I.W. 2010. Menelisik Pendidikan IPS dalam Perspektif Kontekstual Empiris. Singaraja: Mediakom Indonesia Press Bali.
Ramadhani, W.S. 2016. Penerapan Pembelajaran Outdoor Learning Process (Olp) Melalui Pemanfaatan Taman Sekolah Sebagai Sumber Belajar Materi Klasifikasi Tumbuhan Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa SMP. Jurnal OLP Tahun 2016. Terdapat pada: file:///C:/Users/user/Downloads/15312-19317-1-PB.pdf (diaskes tanggal 22 November 2019).
Ngalimun.2016. Strategi dan Model Pembelajaran. Yogyakarta: Pressindo.
Ardiani, W, dkk. 2014. Model Brain Based Learning (BBL) Bernuansa Lingkungan Sekitar Berpengaruh Terhadap Hasil Belajar IPA Siswa Kelas V SD. Jurnal Mimbar PGSD Universitas Pendidikan Ganesha Jurusan PGSD Volume 2 Nomor 1 Tahun 2014. Terdapat pada: https://ejournal.undiksha.ac.id/index.php/JJPGSD/article/view/3016 (diaskes tanggal 20 Desember 2017).
Pribadi, B. 2011. Model ASSURE untuk Mendesain Pembelajaran Sukses. Jakarta: Dian Rakyat.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Publication Ethics
This scientific code of ethics statement is a code of ethics statement for all parties involved in the publication process of scientific journals, namely managers, editors, reviewers, and authors. The statement of the ethical code of scientific publications is based on the Head Regulation of LIPI Number 5 of 2014 concerning the Code of Ethics for Scientific Publication, which in essence is the Code of Ethics for Scientific Publication which essentially upholds the three ethical values in publication, namely
- Neutrality, which is free from conflicts of interest in the management of publications;
- Justice, namely to give authorship rights to those who are entitled as authors / writers; and
- Honesty, which is free from duplication, fabrication, falsification, and plagiarism (DF2P) in publications.
Editor-in-Chief’s Duties and Responsibilities of the
- Determine the name of the journal, scope of science, scale, and accreditation if necessary.
- Determine editor membership.
- Defining relationships between publishers, editors, best partners, and other parties.
- Respect confidential matters, both for contributing researchers, authors, editors, and best-partner partners.
- Implement norms and provisions regarding intellectual property rights, especially copyright.
- Conduct a journal policy review and submit it to authors, editors, best partners, and readers.
- Make a code of conduct guide for editors and best partners.
- Publish journals regularly.
- Ensure the availability of funding sources for the sustainability of journal publishing.
- Building a network of cooperation and marketing.
- To improve the quality of the journal.
- Prepare licensing and other legal aspects.
Editor's Duties and Responsibilities
- The editor comments on the author's writing so the reader can understand what the writer wants to say, through comments written on the script.
- The editor comments on the author's writing in accordance with the EYD language (Enhanced Spelling) or the language according to the standard of the journal.
- The editor strives to improve the quality of publications on an ongoing basis;
- The editor puts forward freedom of opinion objectively,
- The editor conveys corrections, clarifications, withdrawals, and apologies if needed,
- The editor ensures that the writer's writings are not related to SARA or anything that could harm the Publisher and coordinate the writer's writings to the editor in chief of the publisher if the writing is slightly controversial.
- Editor receives, examines, and follows up complaints from all parties involved in publishing the journal;
- The editor supports initiatives to educate researchers about the ethics of publication,
- Editors do not maintain their own opinions, authors or third parties that can result in non-objective decisions,
- The editor encourages the author, so that he can make repairs to the paper until it is worth publishing.
- The editor performs the layout of the manuscript to be published so that it matches the journal template.
- Editor membantu pemimpin redaksi dalam menyelesaikan pengumpulan naskah sebelum dicetak dan diterbitkan, terutama dalam hal bahasa, format, dan tata letak.
Tugas dan Tanggung Jawab Peninjau
- Memberikan umpan balik tertulis yang objektif dan tidak bias tentang nilai beasiswa dan kontribusi naskah terhadap pengembangan ilmu pengetahuan;
- Menunjukkan apakah penulisan naskah cukup jelas, lengkap, dan relevan, serta apakah naskah sesuai dengan ruang lingkup jurnal;
- Tidak memberikan kritik atau komentar yang bersifat pribadi; dan
- Menjaga kerahasiaan naskah, dengan tidak membicarakannya dengan pihak-pihak yang tidak terkait, atau mengungkapkan informasi yang terkandung dalam naskah kepada pihak lain.
Tugas dan Tanggung Jawab Administrator Situs Web
Administrator Situs Web adalah orang yang bertanggung jawab untuk mengelola situs web jurnal. Secara spesifik, ruang lingkup tugas Administrator Situs Web adalah sebagai berikut:
- Menyiapkan situs web jurnal;
- Konfigurasikan opsi sistem dan kelola akun pengguna;
- Daftar untuk editor, pengulas, dan penulis;
- Kelola fitur jurnal;
- Melihat statistik laporan; dan
- Unggah/terbitkan makalah yang sudah diterima.
Pemberitahuan Hak Cipta
Penulis yang menerbitkan karya ilmiahnya di Jurnal Ilmiah Mandala Education setuju dengan ketentuan berikut:- Penulis memegang hak cipta dan memberikan jurnal hak penerbitan pertama dengan karya yang dilisensikan secara bersamaan di bawah Lisensi Atribusi Creative Commons (CC BY-SA 4.0)  yang memungkinkan orang lain untuk berbagi karya tersebut dengan pengakuan atas kepengarangan karya dan publikasi awal dalam jurnal ini.Â
- Penulis dapat membuat pengaturan kontraktual tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif atas versi karya yang diterbitkan jurnal tersebut (misalnya, mengunggahnya ke repositori institusi atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas penerbitan awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk mengunggah karya mereka secara daring (misalnya, di repositori institusi atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena hal ini dapat mengarah pada pertukaran yang produktif serta kutipan yang lebih awal dan lebih banyak dari karya yang diterbitkan.


