PENGEMBANGAN BAHAN AJAR FISIKA BERBASIS PBL (PROBLEM BASED LEARNING) PADA POKOK BAHASAN LISTRIK DINAMIS UNTUK SMA/MA KELAS X
DOI:
https://doi.org/10.58258/jupe.v4i5.917Keywords:
Bahan Ajar, Fisika, PBL, ListrikAbstract
Tujuan penelitian adalah untuk mendeskripsikan kelayakan bahan ajar fisika berbasis PBL (Problem Based Learning) pada pokok bahasan Listrik Dinamis. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang menggunakan lima langkah awal metode Borg dan Gall, yaitu penelitian dan pengumpulan data, perencanaan, pengembangan draf produk, uji coba, dan revisi hasil uji coba. Kelayakan diukur dengan menggunakan uji validasi oleh tim ahli materi (dosen Fisika) dan pengguna bahan ajar (guru Fisika Madrasah Aliyah NW Kota Raja Kec. Sikur Lombok Timur).dan uji keterbacaan oleh siswa. Hasil validasi dari penelitian ini menunjukkan bahwa bahan ajar fisika berbasis PBL (Problem Based Learning) dan penanaman nilai-nilai kewirausahaan pada pokok bahasan listrik dinamis mem-peroleh nilai rata-rata 3,57 yang berarti layak. Bahan ajar ini perlu dilakukan per-baikan berdasarkan saran dan kritik dari tim validator. Bahan ajar fisika ini belum dapat digunakan untuk pembelajaran di kelas. Berdasarkan hasil penelitian ini disarankan untuk melakukan penelitian pengembangan lebih lanjut terhadap bahan ajar fisika tersebut dengan melakukan kajian eksperimen dan uji coba yang lebih luas, sehingga di-peroleh bahan ajar fisika berbasis PBL (Problem Based Learning) dan penanaman nilai-nilai kewirausahaan pada pokok bahasan listrik dinamis yang teruji validitasnya secara empiris dan siap digunakan.References
Arikunto, Suharsimi. 2006. Prosedur Penelitian suatu Pendekatan Praktek. Jakarta: PT Rineka Cipta
Depdiknas.2006.Pedoman memilih dan menyusun bahan ajar.Jakarta: Direktorat Sekolah Menengah Pertama
Ennis. H, Robert. 1996. Critical Thinking. USA: Prentice-hall inc
Hassoubah, Izhab Zaleha. 2004. Developing Creatif and Critical Thinking Skill (Cara Berpikir Kreatif dan Kritis). Bandung: Nuansa
Ibrahim, dkk. 2000. Model-model Pembelajaran. Jakarta: Rineka Cipta
Karhami, S.K.A. 1998. Panduan Pembelajaran Fisika SLTP. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan
Kurniawan, Eri. 2002. Pembudayaan keterampilan berpikir kritis Di perguruan tinggi Melalui cognitive coaching. Makalah. Bandung: Universitas Pendidikan Indonesia
Mendiknas. 2006. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional No. 17 tentang Pengelolaan dan Pelaksanaan Pendidikan. Jakarta: Mendiknas RI
Mendiknas. 2006. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional No. 19 tentang Standar Nasional Pendidikan. Jakarta: Mendiknas RI
Mendiknas. 2006. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional No. 23 tentang Standar Kompetensi Kelulusan. Jakarta: Mendiknas RI
Nasution. 2001. Metode Pemecahan Masalah. Bandung: PT Remaja Rosdakarya
Nurhadi. 2004. Problem Based Learning. Jakarta: Rineka Cipta
Salamah, Umi Nur. 2006. Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis dan Hasil Belajar Siswa Pada Pokok Materi Kelarutan dan Hasil Kali Kelarutan dengan Pendekatan Hipotesis Deduktif. Skripsi. Semarang: FMIPA Universitas Negeri Semarang
Saputra, Fendi. Kemahiran berpikir secara kritis dan kreatif, (online), (http;//www.mahirkbkk.tipod.com), diakses 20 Mei 2010, jam 20:22
Sudjana, Nana dan Ahmad Rivai. 2003. Teknologi Pengajaran. Bandung: Sinar Baru Algesindo
Sudrajat, Ahmad. 2008. Rencana Pengembangan Sekolah Pendidikan Sepanjang Hayat (I). Pengembangan Bahan Ajar, (online), (http://akhmadsudrajat.wordpress.com/ 2008/01/24/pengembangan-bahan-ajar/), diakses 12 November 2008
Sukmadinata,N.S. 2007. Metode penelitian pendidikan. Bandung: PT Remaja Rosdakarya
Yuliati, Lia. 2008. Model-model Pembelajaran Fisika ‘Teori dan Praktek”. Malang: Lembaga Pengembangan Pendidikan dan Pembelajaran UM
Downloads
Published
Issue
Section
License
Publication Ethics
This scientific code of ethics statement is a code of ethics statement for all parties involved in the publication process of scientific journals, namely managers, editors, reviewers, and authors. The statement of the ethical code of scientific publications is based on the Head Regulation of LIPI Number 5 of 2014 concerning the Code of Ethics for Scientific Publication, which in essence is the Code of Ethics for Scientific Publication which essentially upholds the three ethical values in publication, namely
- Neutrality, which is free from conflicts of interest in the management of publications;
- Justice, namely to give authorship rights to those who are entitled as authors / writers; and
- Honesty, which is free from duplication, fabrication, falsification, and plagiarism (DF2P) in publications.
Editor-in-Chief’s Duties and Responsibilities of the
- Determine the name of the journal, scope of science, scale, and accreditation if necessary.
- Determine editor membership.
- Defining relationships between publishers, editors, best partners, and other parties.
- Respect confidential matters, both for contributing researchers, authors, editors, and best-partner partners.
- Implement norms and provisions regarding intellectual property rights, especially copyright.
- Conduct a journal policy review and submit it to authors, editors, best partners, and readers.
- Make a code of conduct guide for editors and best partners.
- Publish journals regularly.
- Ensure the availability of funding sources for the sustainability of journal publishing.
- Building a network of cooperation and marketing.
- To improve the quality of the journal.
- Prepare licensing and other legal aspects.
Editor's Duties and Responsibilities
- The editor comments on the author's writing so the reader can understand what the writer wants to say, through comments written on the script.
- The editor comments on the author's writing in accordance with the EYD language (Enhanced Spelling) or the language according to the standard of the journal.
- The editor strives to improve the quality of publications on an ongoing basis;
- The editor puts forward freedom of opinion objectively,
- The editor conveys corrections, clarifications, withdrawals, and apologies if needed,
- The editor ensures that the writer's writings are not related to SARA or anything that could harm the Publisher and coordinate the writer's writings to the editor in chief of the publisher if the writing is slightly controversial.
- Editor receives, examines, and follows up complaints from all parties involved in publishing the journal;
- The editor supports initiatives to educate researchers about the ethics of publication,
- Editors do not maintain their own opinions, authors or third parties that can result in non-objective decisions,
- The editor encourages the author, so that he can make repairs to the paper until it is worth publishing.
- The editor performs the layout of the manuscript to be published so that it matches the journal template.
- Editor membantu pemimpin redaksi dalam menyelesaikan pengumpulan naskah sebelum dicetak dan diterbitkan, terutama dalam hal bahasa, format, dan tata letak.
Tugas dan Tanggung Jawab Peninjau
- Memberikan umpan balik tertulis yang objektif dan tidak bias tentang nilai beasiswa dan kontribusi naskah terhadap pengembangan ilmu pengetahuan;
- Menunjukkan apakah penulisan naskah cukup jelas, lengkap, dan relevan, serta apakah naskah sesuai dengan ruang lingkup jurnal;
- Tidak memberikan kritik atau komentar yang bersifat pribadi; dan
- Menjaga kerahasiaan naskah, dengan tidak membicarakannya dengan pihak-pihak yang tidak terkait, atau mengungkapkan informasi yang terkandung dalam naskah kepada pihak lain.
Tugas dan Tanggung Jawab Administrator Situs Web
Administrator Situs Web adalah orang yang bertanggung jawab untuk mengelola situs web jurnal. Secara spesifik, ruang lingkup tugas Administrator Situs Web adalah sebagai berikut:
- Menyiapkan situs web jurnal;
- Konfigurasikan opsi sistem dan kelola akun pengguna;
- Daftar untuk editor, pengulas, dan penulis;
- Kelola fitur jurnal;
- Melihat statistik laporan; dan
- Unggah/terbitkan makalah yang sudah diterima.
Pemberitahuan Hak Cipta
Penulis yang menerbitkan karya ilmiahnya di Jurnal Ilmiah Mandala Education setuju dengan ketentuan berikut:- Penulis memegang hak cipta dan memberikan jurnal hak penerbitan pertama dengan karya yang dilisensikan secara bersamaan di bawah Lisensi Atribusi Creative Commons (CC BY-SA 4.0)  yang memungkinkan orang lain untuk berbagi karya tersebut dengan pengakuan atas kepengarangan karya dan publikasi awal dalam jurnal ini.Â
- Penulis dapat membuat pengaturan kontraktual tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif atas versi karya yang diterbitkan jurnal tersebut (misalnya, mengunggahnya ke repositori institusi atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas penerbitan awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk mengunggah karya mereka secara daring (misalnya, di repositori institusi atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena hal ini dapat mengarah pada pertukaran yang produktif serta kutipan yang lebih awal dan lebih banyak dari karya yang diterbitkan.


