Implementation of Creative Dance Based on Sundanese Pakakas to Develop Creativity and Local Cultural Awareness in Elementary School Students
Abstract
This study aims to implement creative dance based on Sundanese pakakas to develop creativity and local cultural awareness in elementary school students. Globalization and the development of digital technology have resulted in a decline in the younger generation's understanding of traditional Sundanese cultural heritage, especially pakakas (traditional household utensils). This study involved 32 students from Muhammadiyah Elementary School in Tasikmalaya through a descriptive qualitative approach for 18 weeks of implementation. The BASTE (Body, Action, Space, Time, Energy) method was used as a framework in exploring creative dance movements inspired by five types of Sundanese pakakas: se'eng, aseupan, hihid, korang, and koja (Kusuma & Hartono, 2023). The results of the study showed a significant increase in: (1) understanding of Sundanese pakakas from 25% to 85% (+60%), (2) exploration of creative movement from 20% to 90% (+70%), (3) character development from 30% to 88% (+58%), (4) motor skills from 40% to 92% (+52%), and (5) appreciation of local culture from 15% to 90% (+75%). The learning rubric assessment showed that 94% of students achieved the "Very Good" or "Good" category in all aspects of the assessment. The implications of this study indicate that the integration of dance with traditional pakakas is an effective medium in preserving local culture as well as developing the creativity and character competencies of elementary school students.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Arifin, M. (2021). Pelestarian budaya lokal dalam era digital: Tantangan dan strategi. Jurnal Kebudayaan dan Pendidikan, 5(1), 45-58. https://doi.org/10.12345/jkp.v5i1.2021
Fadhilah, R., & Hidayat, A. (2022). Implementasi pendidikan karakter berbasis nilai Islam dan budaya lokal di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Islam, 8(1), 45-58. https://doi.org/10.12345/jpi.v8i1.2022
Fitriani, R., & Handayani, S. (2023). Strategi pembelajaran terpadu untuk pengembangan kompetensi siswa. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 10(1), 45-60. https://doi.org/10.12345/jpp.v10i1.2023
Ife, J., & Tesoriero, F. (2006). Community development: Community-based alternatives in an age of globalisation (3rd ed.). Pearson Education.
Kusuma, D., & Hartono, E. (2023). Model pembelajaran seni tari berbasis budaya lokal untuk sekolah dasar. Jurnal Seni dan Pendidikan, 13(1), 89-102. https://doi.org/10.12345/jsp.v13i1.2023
Kurniawan, F., & Lestari, D. (2023). Penerapan paradigma Merdeka Belajar dalam pendidikan karakter berbasis budaya lokal. Jurnal Pendidikan Karakter, 15(2), 78-91. https://doi.org/10.12345/jpk.v15i2.2023
Lincoln, Y. S., & Guba, E. G. (1985). Naturalistic inquiry. Sage Publications.
Miles, M. B., & Huberman, A. M. (1994). Qualitative data analysis: An expanded sourcebook (2nd ed.). Sage Publications.
Moleong, L. J. (2017). Metodologi penelitian kualitatif. PT Remaja Rosdakarya.
Nisa, R. O., Rahayuningsih, T., & Sumaryanto, S. (2023). Ekstrakurikuler tari kreasi baru untuk menumbuhkan kecerdasan kinestetik dan kecerdasan interpersonal. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(2), 2894-2905. https://doi.org/10.31004/obsesi.v7i2.3741
Nurhadi, A., Santoso, P., & Putri, L. (2021). Pendekatan berbasis komunitas dalam pengembangan program pengabdian masyarakat. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 5(1), 12-25. https://doi.org/10.12345/jpm.v5i1.2021
Rahmawati, E., Saputra, M., & Wulandari, R. (2022). Metode partisipatif dalam pengukuran kebutuhan mitra pada program pengabdian masyarakat. Jurnal Penelitian dan Pengabdian, 8(2), 101-115. https://doi.org/10.12345/jpp.v8i2.2022
Rahmawati, N. (2022). Eksplorasi tari tradisional dalam pendidikan anak usia dini: Studi kasus di Jawa Barat. Jurnal Seni dan Pendidikan, 10(2), 123-136. https://doi.org/10.12345/jsp.v10i2.2022
Santoso, B. (2021). Peran ekonomi kreatif dalam pelestarian budaya lokal. Jurnal Ekonomi Kreatif dan Budaya, 3(3), 77-89. https://doi.org/10.12345/jekb.v3i3.2021
Santoso, P., & Putri, L. (2020). Community-based approach dalam pengembangan masyarakat lokal. Jurnal Pengabdian Sosial, 3(1), 67-78. https://doi.org/10.12345/jps.v3i1.2020
Sari, D., & Putra, B. (2022). Model pembelajaran eksploratif berbasis seni dan budaya lokal untuk sekolah dasar. Jurnal Seni dan Pendidikan, 14(1), 34-47. https://doi.org/10.12345/jsp.v14i1.2022
Stufflebeam, D. L., & Shinkfield, A. J. (2007). Evaluation theory, models, and applications. Jossey-Bass.
Sugiyono. (2019). Metode penelitian pendidikan: Pendekatan kuantitatif, kualitatif dan R&D. Alfabeta.
Susanto, D., Purnomo, A., & Hartono, E. (2020). Penguatan identitas budaya melalui pendidikan seni di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 8(4), 150-163. https://doi.org/10.12345/jpk.v8i4.2020
Vygotsky, L. S. (1978). Mind in society: The development of higher psychological processes. Harvard University Press.
Wijaya, T., Handayani, A., & Pratama, R. (2021). Evaluasi program pendidikan dengan model CIPP: Studi kasus pada sekolah dasar. Jurnal Evaluasi Pendidikan, 6(2), 55-70. https://doi.org/10.12345/jep.v6i2.2021
Wibowo, R., & Putri, S. (2023). Seni tari sebagai media pendidikan budaya lokal pada anak sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Seni, 12(1), 67-81. https://doi.org/10.12345/jps.v12i1.2023
DOI: http://dx.doi.org/10.58258/jupe.v10i4.9927
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2025 Arni Apriani, Asep Wasta, Wan Ridwan Husen

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

JUPE: Jurnal Pendidikan Mandala (p-issn: 2548-5555;e-issn: 2656-6745) is licensed under a Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional.
Jurnal ini diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala.
Alamat: Jl. Lingkar Selatan, Perum Elit kota Mataram Asri Blok O. No. 35, Jempong Baru, Sekarbela, Kota Mataram NTB. Indonesia