Pengintegrasian Potensi Lokal Pada Mata Kuliah Pendidikan Karakter Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Dan Rasa Hormat Mahasiswa Terhadap Lingkungan
DOI:
https://doi.org/10.58258/jupe.v4i4.995Keywords:
Potensi Lokal, Pendidikan Karakter, Hasil Belajar, Lingkungan.Abstract
Di lingkungan kampus terdapat beberapa slogan mengenai kebersihan, akan tetapi masih sering ditemukan mahasiswa yang membuang sampah sembarangan, sehingga para mahasiswa perlu untuk membiasakan diri menjaga kebersihan lingkungan kampus dan sekitarnya, karena kebersihan lingkungan kampus tidak bisa hanya dibebankan pada cleaning service, tetapi merupakan tanggung jawab bersama sebagai warga kampus. Pendidikan karakter menamakan dasar agar mahasiswa mampu menghormati diri sendiri dan orang lain maupun lingkungan baik di dalam kelas, di luar kelas atau di lingkungan luas di tengah masyarakat. Pengintegrasian potensi lokal pada Pendidikan karakter akan meningkatkan hasil belajar mahasiswa dan rasa rormat pada lingkungan, karena mahasiswa dapat secara langsung mengaplikasikan apa yang dipelajari pada lingkungan kampus ataupun lingkungan sekitarnya dengan menggali banyak potensi lokal yang bisa dijadikan sumber belajar dari lingkungan. Penelitian merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) terdiri dari 2 (dua) siklus dengan tahapan sebagai berikut: 1). Perencanaan, 2). Pelaksanaan, 3). Observasi dan Evaluasi, 4). Refleksi. Objek penelitian ini adalah Mahasiswa Semester 2 Program Studi Pendidikan Biologi FPMIPA IKIP Mataram. Instrumen penelitian ini berupa: Lembar observasi aktivitas mahasiswa, lembar observasi keterlaksanaan RPP, Lembar tes, dan lembar angket. Data-data yang diperoleh dianalisis secara diskriptif. Keterlaksanaan RPP siklus 1 dan siklus 2 mencapai 100% dengan kategori sangat baik, sedangkan aktivitas mahasiswa pada siklus 1 mencapa1 85% dengan kategori baik dan meningkat pada siklus 2 mencapai 90% dengan kategori sangat baik. Evaluasi pembelajaran pada penelitian ini dilakukan setiap akhir siklus untuk memperoleh data tentang hasil belajar mahasiswa dan rasa hormat/kepedulian mahasiswa pada lingkungan kampus. Hasil belajar mahasiswa pada siklus 1 mencapai KK 82%, dan meningkat pada siklus 2 mencapai KK 89%. Berdasarkan hasil analisis angket diperoleh bahwa rasa hormat/kepedulian mahasiswa pada lingkungan kampus mencapai 85% dengan kategori tinggi dan meningkat mencapai 95% dengan kategori sangat tinggi. Kesimpulan: Pengintegrasian potensi lokal pada mata kuliah Pendidikan karakter dapat meningkatkan hasil belajar dan rasa hormat mahasiswa pada lingkungan.References
Abdullah, Z. 2008. Seri Budi Pekerti Kebersihan. Yogyakarta: Karisma.
Arikunto, S. 2016. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cpta.
Fuadati, M., dan Wilujeng, I. 2019. Web-Lembar Kerja Peserta Didik IPA Terintegrasi Potensi Lokal Pabrik Gula Untuk Meningkatkan Rasa Ingin Tahu Peserta Didik. Jurnal Inovasi Pendidikan IPA, Vol 5. No. 1, Th 2019, hal 98-108.
Ilma, S., & Wijarini, F. 2017. Developing of environmental education textbook based on lokal potencities. Jurnal Pendidikan Biologi Indonesia, Vol 3 No.3 hal 194
Ilma, S., & Wijarini, F. 2018. Efektivitas Buku Ajar Pendidikan Lingkungan Hidup Berbasis Potensi Lokal Tarakan. Pedagogi, Vol. 2, No. 1 Maret 2018
Juniati, E., dan Sari, W.P. 2016. Integrasi Potensi Lokal Pada Pembelajaraan SL Terhadaap Pembentukan Learner Softskill Untuk Memecahkan masalah Lingkungan. Prosiding Symposium on Biology Education. Prodi Pendidikan Biologi, FKIP Universitar Akhmaad dahlan, 27 Agustus 2016.
Nurhidayati, S., dan Khaeruman, 2017. Pengembangan Bahan Ajar Bioteknologi Berbasis Potensi Lokal. Jurnal Pendidikan Mandala, Vol 2 (2). 2017.
Sudiana, I.M., dan Sudirgayasa, I.G. 2015. Integrasi Kearifan LOkal Bali dalam Buku Ajar Sekolah Dasar. Jurnal Kajian Bali, Vol 5 no. 1 April 2015, hal 181-200.
Sogiono, 2014. Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuatitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Publication Ethics
This scientific code of ethics statement is a code of ethics statement for all parties involved in the publication process of scientific journals, namely managers, editors, reviewers, and authors. The statement of the ethical code of scientific publications is based on the Head Regulation of LIPI Number 5 of 2014 concerning the Code of Ethics for Scientific Publication, which in essence is the Code of Ethics for Scientific Publication which essentially upholds the three ethical values in publication, namely
- Neutrality, which is free from conflicts of interest in the management of publications;
- Justice, namely to give authorship rights to those who are entitled as authors / writers; and
- Honesty, which is free from duplication, fabrication, falsification, and plagiarism (DF2P) in publications.
Editor-in-Chief’s Duties and Responsibilities of the
- Determine the name of the journal, scope of science, scale, and accreditation if necessary.
- Determine editor membership.
- Defining relationships between publishers, editors, best partners, and other parties.
- Respect confidential matters, both for contributing researchers, authors, editors, and best-partner partners.
- Implement norms and provisions regarding intellectual property rights, especially copyright.
- Conduct a journal policy review and submit it to authors, editors, best partners, and readers.
- Make a code of conduct guide for editors and best partners.
- Publish journals regularly.
- Ensure the availability of funding sources for the sustainability of journal publishing.
- Building a network of cooperation and marketing.
- To improve the quality of the journal.
- Prepare licensing and other legal aspects.
Editor's Duties and Responsibilities
- The editor comments on the author's writing so the reader can understand what the writer wants to say, through comments written on the script.
- The editor comments on the author's writing in accordance with the EYD language (Enhanced Spelling) or the language according to the standard of the journal.
- The editor strives to improve the quality of publications on an ongoing basis;
- The editor puts forward freedom of opinion objectively,
- The editor conveys corrections, clarifications, withdrawals, and apologies if needed,
- The editor ensures that the writer's writings are not related to SARA or anything that could harm the Publisher and coordinate the writer's writings to the editor in chief of the publisher if the writing is slightly controversial.
- Editor receives, examines, and follows up complaints from all parties involved in publishing the journal;
- The editor supports initiatives to educate researchers about the ethics of publication,
- Editors do not maintain their own opinions, authors or third parties that can result in non-objective decisions,
- The editor encourages the author, so that he can make repairs to the paper until it is worth publishing.
- The editor performs the layout of the manuscript to be published so that it matches the journal template.
- Editor membantu pemimpin redaksi dalam menyelesaikan pengumpulan naskah sebelum dicetak dan diterbitkan, terutama dalam hal bahasa, format, dan tata letak.
Tugas dan Tanggung Jawab Peninjau
- Memberikan umpan balik tertulis yang objektif dan tidak bias tentang nilai beasiswa dan kontribusi naskah terhadap pengembangan ilmu pengetahuan;
- Menunjukkan apakah penulisan naskah cukup jelas, lengkap, dan relevan, serta apakah naskah sesuai dengan ruang lingkup jurnal;
- Tidak memberikan kritik atau komentar yang bersifat pribadi; dan
- Menjaga kerahasiaan naskah, dengan tidak membicarakannya dengan pihak-pihak yang tidak terkait, atau mengungkapkan informasi yang terkandung dalam naskah kepada pihak lain.
Tugas dan Tanggung Jawab Administrator Situs Web
Administrator Situs Web adalah orang yang bertanggung jawab untuk mengelola situs web jurnal. Secara spesifik, ruang lingkup tugas Administrator Situs Web adalah sebagai berikut:
- Menyiapkan situs web jurnal;
- Konfigurasikan opsi sistem dan kelola akun pengguna;
- Daftar untuk editor, pengulas, dan penulis;
- Kelola fitur jurnal;
- Melihat statistik laporan; dan
- Unggah/terbitkan makalah yang sudah diterima.
Pemberitahuan Hak Cipta
Penulis yang menerbitkan karya ilmiahnya di Jurnal Ilmiah Mandala Education setuju dengan ketentuan berikut:- Penulis memegang hak cipta dan memberikan jurnal hak penerbitan pertama dengan karya yang dilisensikan secara bersamaan di bawah Lisensi Atribusi Creative Commons (CC BY-SA 4.0)  yang memungkinkan orang lain untuk berbagi karya tersebut dengan pengakuan atas kepengarangan karya dan publikasi awal dalam jurnal ini.Â
- Penulis dapat membuat pengaturan kontraktual tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif atas versi karya yang diterbitkan jurnal tersebut (misalnya, mengunggahnya ke repositori institusi atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas penerbitan awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk mengunggah karya mereka secara daring (misalnya, di repositori institusi atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena hal ini dapat mengarah pada pertukaran yang produktif serta kutipan yang lebih awal dan lebih banyak dari karya yang diterbitkan.


