Upaya Penumbuhan Kedisiplinan Peserta Didik Melalui Penanaman Nilai Karakter Di SD Negeri Montong Tanggak Kecamatan Kopang Kab. Lombok Tengah Tahun Pelajaran 2017/2018
DOI:
https://doi.org/10.58258/jupe.v2i2.207Abstract
Akhir -akhir ini bangsa kita berada pada degradasi moral yang di tandai dengan tindakan yang merugikan orang banyak seperti KKN, kriminal, dan kenakalan remaja ketidak disiplinan rendahnya semangat kerja. Untuk mengatasi hal tersebut yaitu dengan memperbaiki karakter bangsa. Dalam penanaman nilai karakter yang sangat berperan adalah pendidikan, karena pendidikan merupakan upaya sadar dan sistematis dalam mengembangkan potensi manusia untuk memiliki kekuatan spiritual, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, dan keterampilan yang berguna bagi dirinya, masyarakat, bangsa dan negara. Masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana Upaya penumbuhan kedisiplinan pada peserta didik melalui penanaman nilai- nilai karakter di SDN Montong Tanggak Kecamatan Kopang Lombok Tengah, hambatan dan upaya yang dilakukan untuk mengatasi hambatan tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan proses penumbuhan kedisiplinan melalui penanaman nilai-nilai karakter pada peserta didik di SDN Montong Tanggak Lombok Tengah, Pendekatan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Lokasi penelitian di SDN Montong Tanggak Lombok Tengah. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik pengujian dalam penentuan validitas data adalah dengan menggunakan triangulasi. Sedangkan metode analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan atau verifikasi. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa Penumbuhan kedisiplinan melalui penanaman nilai karakter pada peserta didik di SDN Montong Tanggak Lombok Tengah sudah baik, walaupun di dalam pelaksanaanya masih ada hambatan. Saran yang diberikan adalah perlu adanya 1) guru sebagai teladan sebaiknya meningkatkan kedisiplinan ,sikap dan perilaku yang berkarakter, 2) perlu adanya peningkatan dukungan dari seluruh warga sekolah (kepala sekolah, guru, staf dan karyawan, dan masyrakat) dalam penumbuhan kedisiplinan dan penanaman nilai-nilai karakterReferences
Anni, Catharina Tri dkk. 2004. Psiologi Belajar. Semarang: UPT UNNES Press.
Arikunto, Suharsimi. 2002. Prosedur Penelitian. Jakarta: Rineka Cipta.
Arismantoro. 2008. Character Building. Yogyakarta: Tiara Wacana. Bertens, K. 2005. Etika. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Budimansyah, Dasim dan Karim. 2008. PKn dan Masyarakat Multikultural.
Bandung: Universitas Pendidikan Indonesia.
Daroeso, Bambang. 1986. Dasar-dasar dan Konsep Pendidikan Moral Pancasila. Semarang: Aneka Ilmu.
Daryono, M, dkk. Pengantar Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan. Jakarta: Rineka Cita.
Hariyadi, Sugeng. 2003. Psikologi Perkembangan. Semarang: UNNES Press.
Kaswardi. EM. K. 1993. Pendidikan Nilai Memasuki Tahun 2000. Jakarta: Grasindo
Kementerian Pendidikan Nasional Badan Penelitian dan Pengembangan Pusat Kurikulum. 2010. Pengembangan Pendidikan Budaya Dan Karakter Bangsa. Jakarta.
Majid, Abdul. 2005. Perencanaan Pembelajaran Mengembangkan Standar Kompetensi Guru. Bandung: Remaja Rosdakarya..
Megawangi, Ratna. 2004. Pendidikan Karakter. Jakarta: BPMIGAS.
Moleong, J.Lexy. 2004. Metodologi Penelitian suatu pendekatan. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Mulyana, Rohmat. 2004. Mengartikulasikan Pendidikan Nilai. Bandung: Alfabeta
Muslich, Masnur. 2007. KTSP Pembelajaran Berbasis Kompetensi dan Kontekstual. Jakarta: Bumi Aksara.
Priyanto, AT Sugeng. 2005. Kurikulum 2004 (Kurikulum Berbasis Kompetensi).
Semarang: FIS UNNES.
Pusat Departemen Pendidikan Nasional. 2005. Kamus Besar Bahasa Indonesia.
Jakarta: Balai Pustaka.
Puskur Balitbang Kementerian Pendidikan Nasional. 2010. Pembinaan Pendidikan Karakter di Sekolah Menengah Pertama. Jakarta.
Ramli. 2003. Memahami Konsep Dasar Islam. Semarang: UPT UNNES Press. Sanjaya,
Wina. 2008. Strategi Pembelajaran Berorientasi Standar Proses Pendidikan. Jakarta: Kencana.
Sjarkawi. 2008. Pembentukan Kepribadian Anak Peran Moral, Intelektual, Emosional, dan Sosial Sebagai Wujud Integritas Membangun Jati Diri. Jakarta: PT Bumi Aksara.
Sugandi, Achmad dkk. 2008. Teori Pembelajaran. Semarang: UPT UNNES Press.
Sumarsono, S. 2005. Pendidikan Kewarganegaraan. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Suparno, Paul, dkk. 2002. Pendidikan Budi Pekerti di Sekolah Suatu Tinjauan Umum. Yogyakarta: Kanisius.
Suryabrata, Sumadi. 2007. Psikologi Keperibadian. Jakarta: Raja Grafindo Persada.
Suyahmo. 2002. Filsafat Pancasila. Semarang: IKIP Semarang Press.
Syahrir. 2016. Pengembangan Perangkat Pembelajaran Matematika SMP untuk Meningkatkan Kemampuan Berfikir Kreatif. JIME. Volume 2 Nomor 1. ISSN 2442-9511. Hal. 436-441.
Hukum dan Kewarganegaraan Fakultas Ilmu Sosial UNNES.
Undang-undang Sistem Pendidikan Nasional. 2009. Yogyakarta: Pustaka Belajar
Downloads
Published
Issue
Section
License
Publication Ethics
This scientific code of ethics statement is a code of ethics statement for all parties involved in the publication process of scientific journals, namely managers, editors, reviewers, and authors. The statement of the ethical code of scientific publications is based on the Head Regulation of LIPI Number 5 of 2014 concerning the Code of Ethics for Scientific Publication, which in essence is the Code of Ethics for Scientific Publication which essentially upholds the three ethical values in publication, namely
- Neutrality, which is free from conflicts of interest in the management of publications;
- Justice, namely to give authorship rights to those who are entitled as authors / writers; and
- Honesty, which is free from duplication, fabrication, falsification, and plagiarism (DF2P) in publications.
Editor-in-Chief’s Duties and Responsibilities of the
- Determine the name of the journal, scope of science, scale, and accreditation if necessary.
- Determine editor membership.
- Defining relationships between publishers, editors, best partners, and other parties.
- Respect confidential matters, both for contributing researchers, authors, editors, and best-partner partners.
- Implement norms and provisions regarding intellectual property rights, especially copyright.
- Conduct a journal policy review and submit it to authors, editors, best partners, and readers.
- Make a code of conduct guide for editors and best partners.
- Publish journals regularly.
- Ensure the availability of funding sources for the sustainability of journal publishing.
- Building a network of cooperation and marketing.
- To improve the quality of the journal.
- Prepare licensing and other legal aspects.
Editor's Duties and Responsibilities
- The editor comments on the author's writing so the reader can understand what the writer wants to say, through comments written on the script.
- The editor comments on the author's writing in accordance with the EYD language (Enhanced Spelling) or the language according to the standard of the journal.
- The editor strives to improve the quality of publications on an ongoing basis;
- The editor puts forward freedom of opinion objectively,
- The editor conveys corrections, clarifications, withdrawals, and apologies if needed,
- The editor ensures that the writer's writings are not related to SARA or anything that could harm the Publisher and coordinate the writer's writings to the editor in chief of the publisher if the writing is slightly controversial.
- Editor receives, examines, and follows up complaints from all parties involved in publishing the journal;
- The editor supports initiatives to educate researchers about the ethics of publication,
- Editors do not maintain their own opinions, authors or third parties that can result in non-objective decisions,
- The editor encourages the author, so that he can make repairs to the paper until it is worth publishing.
- The editor performs the layout of the manuscript to be published so that it matches the journal template.
- Editor membantu pemimpin redaksi dalam menyelesaikan pengumpulan naskah sebelum dicetak dan diterbitkan, terutama dalam hal bahasa, format, dan tata letak.
Tugas dan Tanggung Jawab Peninjau
- Memberikan umpan balik tertulis yang objektif dan tidak bias tentang nilai beasiswa dan kontribusi naskah terhadap pengembangan ilmu pengetahuan;
- Menunjukkan apakah penulisan naskah cukup jelas, lengkap, dan relevan, serta apakah naskah sesuai dengan ruang lingkup jurnal;
- Tidak memberikan kritik atau komentar yang bersifat pribadi; dan
- Menjaga kerahasiaan naskah, dengan tidak membicarakannya dengan pihak-pihak yang tidak terkait, atau mengungkapkan informasi yang terkandung dalam naskah kepada pihak lain.
Tugas dan Tanggung Jawab Administrator Situs Web
Administrator Situs Web adalah orang yang bertanggung jawab untuk mengelola situs web jurnal. Secara spesifik, ruang lingkup tugas Administrator Situs Web adalah sebagai berikut:
- Menyiapkan situs web jurnal;
- Konfigurasikan opsi sistem dan kelola akun pengguna;
- Daftar untuk editor, pengulas, dan penulis;
- Kelola fitur jurnal;
- Melihat statistik laporan; dan
- Unggah/terbitkan makalah yang sudah diterima.
Pemberitahuan Hak Cipta
Penulis yang menerbitkan karya ilmiahnya di Jurnal Ilmiah Mandala Education setuju dengan ketentuan berikut:- Penulis memegang hak cipta dan memberikan jurnal hak penerbitan pertama dengan karya yang dilisensikan secara bersamaan di bawah Lisensi Atribusi Creative Commons (CC BY-SA 4.0)  yang memungkinkan orang lain untuk berbagi karya tersebut dengan pengakuan atas kepengarangan karya dan publikasi awal dalam jurnal ini.Â
- Penulis dapat membuat pengaturan kontraktual tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif atas versi karya yang diterbitkan jurnal tersebut (misalnya, mengunggahnya ke repositori institusi atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas penerbitan awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk mengunggah karya mereka secara daring (misalnya, di repositori institusi atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena hal ini dapat mengarah pada pertukaran yang produktif serta kutipan yang lebih awal dan lebih banyak dari karya yang diterbitkan.


