SEJARAH MUSIK KALERO SEBAGAI AKTIFITAS KULTURAL SOSIAL MASYARAKAT DESA MBAWA KECAMATAN DONGGO KABUPATEN BIMA TAHUN 2014
DOI:
https://doi.org/10.58258/jime.v1i2.105Abstract
Sejarah Musik Kalero Sebagai Aktivitas Sosial-Kultural Masyarakat yang dianggap dapat mmberikan suatu keberkahan bagi masyarakat Desa Mbawa. Supaya penelitian ini terfokus, maka peneliti harus membatasi tempat penelitian. Adapun tempat dilaksanakan penelitian ini adalah di Desa Mbawa Kecamatan Donggo Kabupaten Bima. Berdasarkan latar belakang masalah diatas, maka peneliti dapat merumuskan rumusan masalah adalah Bagaimana Sejarah keberadaan Musik Kalero di Desa Mbawa Kecamatan Donggo Kabupaten Bima dilihat dari Sosial-Kultural masyarakat setempat, Bagaimana persepsi masyarakat Desa Mbawa Kecamatan Donggo Kabupaten Bima terhadap Musik Kalero, Bagaimana eksistensi Musik Kalero di Desa Mbawa Kecamatan Donggo Kabupaten Bima. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui serta memahami Sejarah, Persepsi, serta Eksistensi Musik Kalero dalam kehidupan sosial dan kebudayaan masyarakat di Desa Mbawa. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, memuat penjelasan yang terjadi dalam ruang lingkup setempat. Menggunakan metode sejarah dan beberapa teknik seperti observasi, wawancara dan dokumentasi sedangkan tehnik analisis data menggunakan heuristik yang dilakukan dengan mengkritik, interpretasi data, melakukan seleksi data atau uraian singkat dalam pola yang luas. Hasil penelitian membahas bahwa Berdasarkan Sejarah keberadaan Musik Kalero di Desa Mbawa ada sejak para pedagang dari beberapa daerah dan negara melakukan transaksi perdagangan di Pulau Sumbawa pada abad ke 19, selain di gunakan untuk berdagang musik ini juga sekaligus sebagai strategi untuk menyebarkan agama Islam, oleh para pedagang yang berasal dari timur tengah, Makassar, dan Jawa Barat. Keberadaan Musik Kalero menimbulkan banyak persepsi serta pandangan yang beragam dari masyarakat. Terutama pada awal kebangkitannya pada tahun 1998, sebagian masyarakat kurang paham tentang arti dan konsep Musik Kalero ini dan menganggap musik ini adalah musik yang berbau syirik, tetapi setelah dijelaskan akhirnya masyarakat paham dan mendukung keberadaan Musik Kalero tersebut. Eksistensi Musik Kalero di Desa Mbawa dari sajak awal keberadaannya hingga sekarang, masih dijadikan oleh masyarakat Desa Mbawa dalam kehidupan sosial dan kebudayaan masyarakat setempatReferences
Alan Malingi dan M. Hilir Ismail. 2010. Seni
Musik Tradisional Bima Dompu. Mataram: Mahani Persada.
Arafat, Yasir 2010. Undang-Undang Dasar Republik Indonesia 1945 dan Perubahannya ke I,II,III Dan IV. Jakarta: Permata Press
Arikunto, Suharsimi. 2006. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Yang Peraktik. Jakarta: Rineka Cipta.
Ari Kresna, Ardian. 2011. Sejarah Panjang
Mataram. Jogyakarta. DIVA press. Burhan Bungin, 2005. Metodelogi Penelitian Kuantitatif (Komunikasi,
Ekonomi, Dan Kebijakan Public Serta Ilmu-Ilmu Sosial Lainnya), Jakarta: Penerbit. Fajar Interpratama Offset.
Depdiknas. 2007. Kamus Besar Bahasa Indonesia edisi kedua.Jakarta: Balai Pustaka
Djohan. 2009. Psikologi Musik. Yogyakarta: Best Publisher
Gottschalk, Louis. 2008. Mengerti sajarah.
Jakarta: UI-Press. http://abadi.blogspot. com/2014/15/4.
Pengertian Keberkahan.
Jauhari. 2012. Masyarakat Kota dan
Pedesaan. Bandung. Alfabeta
Kutha, Nyoman Ratna, 2010. Metodelogi Penelitian Kajian Budaya Dan Ilmu social Humaniora Pada Umumnya. Yogyakarta: Pustaka Pelajar
Koentjoroningrat, 2007. Pengantar
Antropologi. Jakarta. Rineka Cipta
, 2009. Pengantar Ilmu Antropologi. Jakarta: Rineka Cipta.
, 2011. Pengantar Antropologi 1. Jakarta: Rineka Cipta
, 2013 .Pengantar Antropologi 1.
Jakarta: Rineka Cipta
Lexy J. Moleong, 2007. Metode Penelitian Kualitatif. Bandung PT Remaja Rosdakarya.
Muhammad mansyur. 1927. Syair dan Pepatah Bima. Mataram: Mahani Persada.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright Notice
Authors who publish with Jurnal Ilmiah Mandala Education agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License (CC BY-SA 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.Â
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.


