PENGEMBANGAN PARIWISATA BUDAYA PACUAN KUDA DALAM MENINGKATKAN KESEJAHTRAAN MASYARAKAT DESA BRANG KOLONG KECAMATAN PLAMPANG KABUPATEN SUMBAWA -NTB
DOI:
https://doi.org/10.58258/jime.v6i2.1450Keywords:
Budaya Pacuan Kuda, Hubungan Sosial MasyarakatAbstract
Brang Kolong Kec. Plampang Kabupaten Sumbawa dan untuk mengetahui dampak budaya pacuan kuda dalam meningkatkan hubungan sosial masyarakat di Desa Brang Kolong Kec. Plampang Kabupaten Sumbawa. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan etnografi. Sumber data dalam penelitian ini adalah data primer dan sumber data sekunder tentang budaya pacuan kuda dalam mempererat hubungan sosial masyarakat di Desa Brang Kolong Kecamatan Plampang Kabupaten Sumbawa.Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa, 1) Sejarah awal munculnya budaya pacuan kuda di Desa Brang Kolong Kecamatan Plampang Kabupaten Sumbawa bermula pada saat zaman kolonial Belanda, sampai saat ini masih dipertahankan oleh masyarakat Sumbawa. Perbedaan main jaran pada zaman kolonial Belanda dengan sekarang terletak pada aturan permainan pada saat itu tidak ada, bagi siapa yang mempunyai kuda yang besar dan siap untuk diadu kecepatannya itulah yang tampil, dan arenanya pun di tanah lapang yang tidak dibuatkan arena khusus, sedangkan sekarang atribut yang digunakan oleh kuda-kuda pacu dan para joki sudah memperhatikan keselamatan, ada aturan kelas berdasarkan umur dan ukuran kuda, usia joki dan kuda pacu diberikan hiasan-hiasan. 2) Dampak budaya pacuan kuda dalam mempererat hubungan sosial masyarakat di Desa Brang Kolong Kecamatan Plampang Kabupaten Sumbawa yaitu sebagai ajang silaturahmi, persaudaraan, mengandung makna filosofi yang tinggi bagi derajat /kedudukan sosial seseorang di tengah masyarakat Sumbawa, simbol kehormatan dan kewibawaan, serta upaya untuk melestarikan budaya Sumbawa, mengembangkan pariwisata sebagai event pariwisata unggulan, ekonomi bisnis dan peternakan, dan hiburan rakyat.References
Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. 2003. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka
Dinas Kebudayaan Kabupaten Sumbawa. 2010. Kebudayaan Masyarakat Sumbawa. Diknas Kabupaten Sumbawa
Endraswara. 2006. Metode, Teori, Teknik, Penelitian Kebudayaan: Ideologi, Epistemologi dan Aplikasi. Yogyakarta. Pustaka Widyatama
Hasan, 2010. Metode Penelitian. Jakarta: Balai Pustaka.
Iskandar dkk. 2003. Kuda. Yayasan Pamulang, Jakarta.
Iskandar dkk.2003. Karapan Kuda. Jakarta: PT. Books Komodo
Koentjaraningrat. 2010. Pengantar Ilmu Antropologi. Jakarta: Rineka Cipta
Listiyani. 2011. Makna Budaya Dalam Komunikasi Antar Budaya. Yogyakarta: LKIS
Mangaukang. 2003. Ilmu Kemajiran Ternak. Edisi Pertama. IPB, Bogor
Moleong Lexy. 2014. Metode Penelitian Kualitatif, Bandung: PT. Rosdakarya Persada.
Sulaeman. 2010. Ilmu Budaya Dasar: Suatu Pengantar. Bandung: PT Eresco
Susanto. 2011. Puspawarna Seni Tradisi dalam Perubahan Sosial-Budaya. Yogyakarta: Kanwa Publisher
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright Notice
Authors who publish with Jurnal Ilmiah Mandala Education agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License (CC BY-SA 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.Â
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.


