SURVEY TINGKAT KONDISI FISIK ATLET BULUTANGKIS PB. PAHLAWAN SUMENEP
DOI:
https://doi.org/10.58258/jime.v3i2.160Keywords:
Bulutangkis, Kondisi Fisik, Atlet.Abstract
Bulutangkis merupakan olahraga yang dimainkan dengan menggunakan net, raket, dan bola (cock) dengan teknik pemukulan yang bervariasi mulai dari yang relatif lambat hingga yang sangat cepat disertai dengan gerakan tipuan. Bulutangkis merupakan salah satu olahraga permainan cepat yang membutuhkan gerak reflek yang baik dan tingkat kebugaran yang tinggi, oleh karena itu setiap atlet harus mempunyai kondisi fisik yang baik dalam menunjang setiap gerakan permainan bulutangkis. Daya tahan, kelentukan persendian, kekuatan otot, dan kelincahan merupakan beberapa komponen fisik yang harus dimiliki dengan baik oleh setiap pemain bulutangkis. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kondisi fisik atlet bulutangkis PB. Pahlawan Sumenep. Sasaran penelitian ini adalah atlet bulutangkis PB. Pahlawan Sumenep yang diambil 10 orang. Metode dalam analisa ini menggunakan metode statistik desikriptif kuantitatif, sedangkan teknik pengumpulan data dilakukan dengan melakukan tes yang meliputi: tinggi loncatan, kekuatan otot perut, kekuatan otot lengan, kecepatan, kelincahan, dan daya tahan. Kesimpulan hasil penelitian: (1) Tinggi loncatan atlet dikategorikan kurang dengan rata-rata tinggi loncatan sebesar 53,5 cm. Persentase kriteria tinggi loncatan masing-masing atlet yaitu: 20% kategori sedang, 40% kategori kurang, dan 40% masuk kategori kurang sekali. (2) Kekuatan otot perut atlet dikategorikan baik dengan rata-rata kemampuan sit-up sebesar 26 kali/30detik. Persentase kriteria kekuatan otot perut masing-masing atlet yaitu: 20% kategori baik sekali, 40% kategori baik, 20% kategori sedang, dan 20% kategori kurang. (3) Kekuatan otot lengan atlet dikategorikan sedang dengan rata-rata kemampuan push-up sebesar 53 kali/menit. Persentase kriteria kekuatan otot lengan masing-masing atlet yaitu: 10% kategori baik sekali, 40% kategori baik, dan 50% kategori sedang. (4) Kecepatan lari atlet dikategorikan sedang dengan rata-rata waktu lari 30 meter sebesar 4,69 detik. Persentase kriteria kecepatan lari masing-masing atlet yaitu: 20% kategori baik, 40% kategori sedang, 30% kategori kurang, dan 10% kategori kurang sekali. (5) Kelincahan atlet dikategorikan baik dengan rata-rata waktu tempuh lari bolak-balik sejauh 40 meter sebesar 12,28 detik. Persentase kriteria kelincahan masing-masing atlet yaitu: 50% kategori baik sekali, dan 50% kategori baik. (6) Daya tahan atlet bulutangkis PB. Pahlawan Sumenep dikategorikan sedang dengan rata-rata kapasitas aerobik (VO2Max) sebesar 38,49 ml/kg/mnt. Persentase kriteria daya tahan masing-masing atlet yaitu: 20% kategori baik, 30% kategori sedang, 20% kategori kurang, dan 30% kategori kurang sekaliReferences
Arikunto, S. 2006. Prosedur penelitian. Jakarta: Rineka Cipta
Gilang. M. 2007. Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan. Jakarta: Ganesa Exaet.
Grice, T. 1996. Bulu Tangkis: Petunjuk Praktis Untuk Pemula Dan Lanjut. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.
Harsuki. 2003. Perkembangan Olahraga Terkini Kajian Para Pakar. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.
Harsono. 1988. Coaching Dan Aspek-Aspek Psikologis Dalam Coaching. Jakarta: CV. Tombak Kesuma.Sukadiyanto. 2005. Pengantar Teori dan Metodologi Melatih Fisik. Jogjakarta: FIK UNY.
(http://and1volleyball.blogspot.com/2010/11/prosedur-pengunaan-jump-md.html. Diakses 3 januari 2011)
(http://military.plainfacts.net/fitness/navy-physical-readiness-test-navy-prt/ Diakses 3 januari 2011)
http://www.brianmacsport.co.uk, diakses 3 januari 2011
Maksum, A. 2007. Statistik Dalam Olahraga. Surabaya: Universitas Negeri Surabaya.
Martini, 2007. Prosedur dan Prinsip-prinsip Statistika. Surabaya: Unesa University Press.
Menegpora. 2005. Panduan Penetapan Parameter Tes Pada Pusat Pendidikan Dan Pusat Pelatihan Pelajar Dan Sekolah Khusus Olahragawan. Jakarta: Deputi peningkatan prestasi dan iptek olahraga
Nurhasan, dkk. 2005. Petunjuk Praktis pendidikan jasmani. Surabaya. UNESA University press.
Sajoto. M. 1988. Peningkatan Dan Pembinaan Kondisi Fisik Dalam Olahraga. Jakarta: Departemen Pendidikan Dan Kebudayaan.
Tim Dikti. 1996. Ketahuilah Tingkat Kesgaran Jasmani Anda. Jakarta: Departemen Pendidikan Dan Kebudayaan Pusat Kesegaran Jasmani Dan Rekreasi.
Tim Penyusun. 2006. Panduan Penulisan dan Penulisan Skripsi: Surabaya. UNESA University Press
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright Notice
Authors who publish with Jurnal Ilmiah Mandala Education agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License (CC BY-SA 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.Â
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.


