Perilaku Poligami Pada Kalangan Salafi Dan Dampaknya Pada Pendidikan Anak Di Lombok
DOI:
https://doi.org/10.58258/jime.v9i2.4874Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan tentang perilaku poligami pada kalangan Salafi dan dampaknya terhadap pendidikan anak di Lombok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Setiap Jama’ah Salafi di Lombok yang berpoligami pada umumnya mendapatkan izin dari istri pertamanya dan juga yang berpoligami pada umumnya dilakukan secara sirri. Tujuan dari poligami tersebut adalah untuk menjalankan Sunnah Nabi Muhammad Shallahu ‘Alaihi Wassalam, dengan maksud untuk menghindari perbuatan zina, salah satunya untuk menundukkan pandangan serta memiliki keturunan yang banyak. Salah satu faktor yang menyebabkan pernikahan poligami tersebut dilakukan secara sirri ialah administrasi yang sulit untuk dipenuhi, dan (2) Praktek poligami di Lombok ternyata menimbulkan banyak permasalahan bagi kehidupan rumah tangga yang didalamnya terjadi praktek poligami tersebut, khususnya pada pendidikan anak diantaranya: semula ceria menjadi murung dan sering melamun saat di kelas, semula pendiam menjadi pemberontak dan berbuat ulah di kelas, semula aktif mengikuti pelajaran menjadi jarang datang ke sekolah, semula patuh terhadap aturan sekolah menjadi siswa yang melanggar aturan sekolah, dan semangat pendidikan anak menurun.Downloads
Published
2023-04-01
Issue
Section
Articles
License
Copyright Notice
Authors who publish with Jurnal Ilmiah Mandala Education agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License (CC BY-SA 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.Â
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.


