Penerapan Pendekatan VCT ( Value Clarification Teaching ) Untuk Meningkatkan Kedisiplinan dan Hasil Belajar IPS Pada Siswa Kelas V SDN Telaga Waru Kec. Praya, Kab. Lombok Tengah Tahun Pelajaran 2017/2018
DOI:
https://doi.org/10.58258/jime.v5i1.667Keywords:
VCT ( Value Clarification Teaching ), kedisiplinan, hasil belajarAbstract
pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi mendorong pada perubahan kebutuhan dan kondisi baru yang menimbulkan berbagai tantangan dan permasalahan yang semakin kompleks. Sekolah sebagai pusat pendidikan dan kebudayaan harus tanggap terhadapa perubahan-perubahan itu, sehingga tidak hanya menghasilkan manusia yang berilmu , tetapi juga manusia yang berkaraekter. Dalam kaitan inilah Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial memegang peranan yang sangat penting untuk memberikan pengertian dan pemahaman terhadap perubahan-perubahan masyarakat dengan berbagai tantangan dan permasalahannya, serta mampu mencari jalan keluarnya. Oleh karena itu IPS perlu diajaran dengan metode-metode dan teknik yang sesuai dengan perkembangan dan kebutuhan peserta didik, bukan saja menjejalkan dengan ilmu pengetahuan tetapi juga dengan nilai-nilai luhur budaya bangsan yang kini mulai tergerus, rasa kedisiplinan yang semakin merosot. Hal ini terlihat dari hasil observasi awal tentang nilai kedisiplinan yang dilakukan oleh peneliti saat proses pembelajaran mata pelajara IPS pada tanggal 7 Agustus 2017 khususnya pada materi menegnal tokoh sejarh pada masa hindu, budha dan islam di Indonesia, masih kurang disiplin, dan hasil belajar pada tes awal membuktikan masih dibawah ketuntasan maksimal (KKM) IPS di SDN Telaga Waru, Kec. Paraya kabupaten Lombok Tengah Tahun Pelajaran 2017/2018, yakni 70. Pada kenyataannya nilai peserta didik di bawah 70, yaitu 12 orang (sekitar 60 %) dari 31 orang yang terdiri dari 13 laki-laki dan 18 perempuan, dan sisanya 8 orang (sekitar 40 %) yang sudah berhasil mencapai KKM yang diharapkan. atas dasar ini maka metode penelitian yang akan diangkat adalah bagaimana ”Penerapan Pendekatan VCT ( Value Clarification Teaching ) dapat Meningkatkan Kedisiplinan Dan Hasil Belajar IPS Pada Siswa Kelas V Telaga Waru Kec. Praya, Kab. Lombok Tengah Tahun Pelajaran 2017/2018References
Arikunto, Suharsimi. 2010. Prosedur Penelitian : Suatu Pendekatan Praktik (Edisi Revisi). Rineka Cipta. Jakarta.
Amir Daien Indrakusuma,1973. Pengantar Ilmu Pendidikan, (Malang: Usaha Nasional,
Anonim, 2017 Kurikulum SDN Dasan Jontak, SDN Dasan Jontak
Bell-Gredler,1997, Belajar adalah Proses yang Dilakukan Manusia. UNS. Surakarta.
Bahri syaiful dan Aswan Zain,2002. Strategi Belajar Mengajar. Rineka Cipta. Jakarta.
BNSP. 2006. Peraturan Mendiknas no 22 dan 23 Tahun 2006. BNSP. Jakarta.
Conny Semiawan,2002. Pendidikan Keluarga Dalam Era Global, (Jakarta: PT Prenhallindo
... 2007. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 42 Tahun 2007 Tentang Standar Proses. BNSP. Jakarta.
Darsono, Max. 2000. Belajar dan Pembelajaran. IKIP Semarang. Semarang.
Mulyana, Dedey. 2003. Metodologi Penelitian Kualitatif Paradigma Baru Ilmu Komunikasi dan Ilmu Sosial Lainnya. Remaja Rosda Karya. Bandung.
Sardjiyo,dkk,2014. Pendidikan IPS di SD, Universitas Terbuka,Banten - Indonesia
Slameto. 2003. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Balai Pustaka. Jakarta.
Subari, 1994. Supervisi Pendidikan, (Jakarta: Bumi Aksara,
Sukarna, 1992 Dasar-Dasar Manajemen, (Bandung: Mandar Maju,
Sjikabuden, 1984, Pengantar Media Pendidikan, Malang: FIP IKIP Malang
Undang-undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional (UU Sisdiknas 2003)
Winamo Surachmad, 1990, Pengantar Penelitian Ilmiah, Bandung:Tarsito
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright Notice
Authors who publish with Jurnal Ilmiah Mandala Education agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License (CC BY-SA 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.Â
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.



