PEMBELAJARAN SEJARAH BERBASIS SITUS-SITUS SEJARAH BIMA DENGAN MENGGUNAKAN METODE INKUIRI UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN SEJARAH LOKAL (Studi Kasus Pada Siswa Kelas XI IPS 1 MAN 2 Kota Bima)
DOI:
https://doi.org/10.58258/jime.v2i1.97Abstract
rendahnya hasil belajar, dikarenakan oleh pembelajaran yang kurang melibatkan siswa. Maka penelitian ini dengan menggunakan metode Inkuiri pada pembelajaran Sejarah berbasis Situs-situs sejarah Bima dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas XI IPS 1 MAN 2 Kota Bima. Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk mengetahui bagaimanakah pembelajaran sejarah berbasis situs-situs sejarah Bima dengan menggunakan metode Inkuiri untuk meningkatkan pemahaman sejarah lokal pada siswa kelas XI IPS 1 MAN 2 kota Bima. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah dilaksanakan dengan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dalam tiga siklus dengan pendekatan partisipasif antara antara guru dan peneliti, berupa tindakan atau perlakuan dengan menggunakan metode Inkuiri dalam pembelajaran sejarah. Adapun subyek dari penelitian ini adalah siswa kelas XI IPS 1 MAN 2 Kota Bima, sedangkan obyeknya dalah diperoleh dari hasil pengamatan kegiatan proses belajar mengajar yang meliputi kegiatan mengajar guru, aktifitas dan kreatifitas siswa, kepala sekolah, dan dokumen arsip, dan foto-foto kegiatan melalui tahapan Planning, Acting, Observing dan Reflecting. Setelah dilakukan tindakan maka dapat dilihat hasilnya melalui data sebagai berikut: Sedangkan untuk Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) sejarah kelas XI IPS 1 MAN 2 Kota Bima adalah 75 dengan persentase ketuntasan minimal yang tentukan 80%. Sedangkan persentase ketuntasan minimal untuk skala sikap pemahaman sejarah lokal adalah 80%. Setelah dilakukan tindakan selama tiga siklus ternyata berhasil dengan baik terbukti dari kondisi prasiklus pencapaian KKM 28,57% dengan nilai rata-rata 73,02 selanjutnya siklus I mencapai ketuntasan dengan persentase 57,14% dengan nilai rata-rata 75,2, kemudian siklus II mencapai ketuntasan dengan persentase 82,85% dengan nilai rata-rata 79 sedangkan Siklus III mencapai ketuntasan dengan persentase 100% dengan nilai rata-rata 82,85. Sedangkan nilai pemahaman sejarah lokal berdasarkan hasil nilai skala sikap dari data angket setiap siklus mengalami peningkatan mulai dari prasiklus dengan persentase ketuntasan mencapai 14,28% dengan nilai rata-rata nilai 75,88, pada siklus I mencapai persentase 71,42% dengan nilai rata-rata 80,54, siklus II mencapai persentase 91,42% dengan nilai rata-rata 82,71 sedangkan pada siklus III mencapai persentase 100% dengan nilai rata-rata 84,57References
Abdullah Taufik. 1996. Sejarah Lokal di Indonesia. Yogyakarta : Gajah Mada University Press
Abdullah Tajib, BA. 1995. Sejarah Bima Dana Mbojo. PT Harapan Masa (PGRI)
Depdiknas. 2003. Pendekatan Kontekstual (Contextual Teaching and Learning (CTL)). Jakarta: Ditjen Dikdasmen.
____________2006. Buku petunjuk teknis pengembangan silabus dan contoh/model silabus, Jakarta: dirjen Dikdasmen.
Dudung Abdurrahman. 1999. Metode Penelitian Sejarah. Jakarta : Logos Wacana Ilmu
Geertz Clifford. 1975. The Interpretation Of Cultur. London: Hutchinson Of London
Hasan, S.H. (2004). “Kurikulum Sejarah Dan Pendidikan Sejarah Local” Makalah Pada Seminar Nasional Kurikulum Berbasis Kompetensi. Bandung: UPI
Hasan, S. Hamid. (2006). Makalah MUKERNAS Pengajaran Sejarah, Direktorat Sejarah, Departemen Pariwisata Dan Kebudayaan Surabaya. 11 Juli 2006
I Gde Widja. 1989. Sejarah lokal Suatu Perspektif dalam pengajaran sejarah, Jakarta : Proyek Pengembangan Lembaga Pendidikan Tenaga Pendidikan.
Syaiful Amin. 2010 pewarisan nilai sejarah local melalui pembelajaran sejarah jalur formal dan informal pada siswa SMA di kudus Kulon. Tesis program pasca sarjana Universitas Sebelas Maret.
Sarwiji Suwandi. 2009. Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dan Penelitian Karya Ilmiah. Solo: UNS
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright Notice
Authors who publish with Jurnal Ilmiah Mandala Education agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License (CC BY-SA 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.Â
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.


