EVALUASI DALAM PEMBELAJARAN PENJASORKES DI SMP NEGERI SE-KECAMATAN BELIYU
DOI:
https://doi.org/10.58258/jupe.v5i6.1467Keywords:
Evaluasi Pembelajaran PenjasorkesAbstract
Masalah dalam penelitian ini adalah belum diketahui seberapa baik pelaksanaan pembelajaran khususnya pembelajaran Penjasorkes di SMP Negeri se-Kecamatan Belinyu. Metode penelitian menggunakan teknik survei dengan menggunakan kuesioner atau angket. Informan yang digunakan berjumlah 8 orang dari 4 sekolah SMP Negeri se-Kecamatan Belinyu. Pengumpulan data menggunakan kuesioner atau angket. Analisis data menggunakan analisis deskriptif persentase. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa evaluasi pembelajaran di SMP Negeri se-Kecamatan Belinyu sudah dilaksanakan dengan sangat baik dengan persentase 83,57%. Hasil penelitian berdasarkan pelaksanaan evaluasi di tiap-tiap sekolah diperoleh hasil yaitu pelaksanaan evaluasi di SMP Negeri 1 Belinyu sudah dilaksanakan dengan sangat baik dengan persentase 83,88%, pelaksanaan evaluasi di SMP Negeri 2 Belinyu sudah dilaksanakan dengan sangat baik dengan persentase 87,5%, pelaksanaan evaluasi di SMP Negeri 3 Belinyu sudah dilaksanakan dengan baik dengan persentase 73,75% dan pelaksanaan evaluasi di SMP Negeri 4 Belinyu sudah dilaksanakan dengan sangat baik dengan persentase 89,16%.References
Arikunto, S. (2007). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta.
Asrul, Rusydi Ananda, dan Rosnita. (2015). Evaluasi Pembelajaran. Medan: Citapustaka Media
Depdiknas. (2006). Kurikulum Pendidikan Jasmani. Jakarta: Depdiknas.
Hamalik, O. (2006). Proses Belajar Mengajar. Jakarta: PT. Bumi Aksara.
Hermawan, Adhi Oktavian. 2018. Pelaksanaan Evaluasi Dalam Pembelajaran Penjasorkes di SD Negeri se-Kecamatan Pedan Kabupaten Klaten. SkripsiS-1, Jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar Penjas Pendidikan Olahraga Universitas Negeri Yogyakarta.
Ngatman. (2017). Evaluasi Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan. Jawa Tengah: CV Sarnu Untung.
Panuntun, Adji Bagus. 2010. Survei Proses Pelaksanaan Evaluasi Penjasorkes di SMP Negeri se-Kecamatan Ungaran Barat dan Ungaran Timur. SkripsiS-1, Jurusan Pendidikan Jasmani Kesehatan Dan Rekreasi Universitas Negeri Semarang.
Sutikno, Ibnu. 2010. Survei Pelaksanaan Evaluasi Hasil Belajar Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan Berdasarkan KTSP SMA se-Kota Tegal. SkripsiS-1, Jurusan Pendidikan Jasmani Kesehatan Dan Rekreasi Universitas Negeri Semarang.
Rosdiani, D. (2015). Kurikulum Pendidikan Jasmani. Bandung: Alfabeta.
Siyoto, S. (2015). Dasar Metodologi Penelitian. Sleman: Literasi Media Publishing.
Sugandi, A. (2006). Teori Pembelajaran. Semarang: UNS PRESS.
Sugiyono. (2007). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Sugiyono. (2008). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Sugiyono. (2018). Metodologi Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Widiyanto, J. (2018). Evaluasi Pembelajaran. Madiun: UNIPMA PRESS.
Winarno. (2004). Evaluasi Dalam Pendidikan Jasmani dan Olahraga. Jakarta: Center For Human Capacity Development.
Winarno. (2006). Persfektif Pendidikan Jasmani dan Olahraga. Malang: Laboratorium Jurusan Ilmu Keolahragaan FKIP Universitas Negeri Malang.
Winarno. (2013). Metologi Penelitian Dalam Pendidikan Jasmani. Malang: Universitas Negeri Malang (UMS PRESS).
Winarno. (2014). Evaluasi Hasil Belajar Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan. Malang: Universitas Negeri Malang.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Publication Ethics
This scientific code of ethics statement is a code of ethics statement for all parties involved in the publication process of scientific journals, namely managers, editors, reviewers, and authors. The statement of the ethical code of scientific publications is based on the Head Regulation of LIPI Number 5 of 2014 concerning the Code of Ethics for Scientific Publication, which in essence is the Code of Ethics for Scientific Publication which essentially upholds the three ethical values in publication, namely
- Neutrality, which is free from conflicts of interest in the management of publications;
- Justice, namely to give authorship rights to those who are entitled as authors / writers; and
- Honesty, which is free from duplication, fabrication, falsification, and plagiarism (DF2P) in publications.
Editor-in-Chief’s Duties and Responsibilities of the
- Determine the name of the journal, scope of science, scale, and accreditation if necessary.
- Determine editor membership.
- Defining relationships between publishers, editors, best partners, and other parties.
- Respect confidential matters, both for contributing researchers, authors, editors, and best-partner partners.
- Implement norms and provisions regarding intellectual property rights, especially copyright.
- Conduct a journal policy review and submit it to authors, editors, best partners, and readers.
- Make a code of conduct guide for editors and best partners.
- Publish journals regularly.
- Ensure the availability of funding sources for the sustainability of journal publishing.
- Building a network of cooperation and marketing.
- To improve the quality of the journal.
- Prepare licensing and other legal aspects.
Editor's Duties and Responsibilities
- The editor comments on the author's writing so the reader can understand what the writer wants to say, through comments written on the script.
- The editor comments on the author's writing in accordance with the EYD language (Enhanced Spelling) or the language according to the standard of the journal.
- The editor strives to improve the quality of publications on an ongoing basis;
- The editor puts forward freedom of opinion objectively,
- The editor conveys corrections, clarifications, withdrawals, and apologies if needed,
- The editor ensures that the writer's writings are not related to SARA or anything that could harm the Publisher and coordinate the writer's writings to the editor in chief of the publisher if the writing is slightly controversial.
- Editor receives, examines, and follows up complaints from all parties involved in publishing the journal;
- The editor supports initiatives to educate researchers about the ethics of publication,
- Editors do not maintain their own opinions, authors or third parties that can result in non-objective decisions,
- The editor encourages the author, so that he can make repairs to the paper until it is worth publishing.
- The editor performs the layout of the manuscript to be published so that it matches the journal template.
- Editor membantu pemimpin redaksi dalam menyelesaikan pengumpulan naskah sebelum dicetak dan diterbitkan, terutama dalam hal bahasa, format, dan tata letak.
Tugas dan Tanggung Jawab Peninjau
- Memberikan umpan balik tertulis yang objektif dan tidak bias tentang nilai beasiswa dan kontribusi naskah terhadap pengembangan ilmu pengetahuan;
- Menunjukkan apakah penulisan naskah cukup jelas, lengkap, dan relevan, serta apakah naskah sesuai dengan ruang lingkup jurnal;
- Tidak memberikan kritik atau komentar yang bersifat pribadi; dan
- Menjaga kerahasiaan naskah, dengan tidak membicarakannya dengan pihak-pihak yang tidak terkait, atau mengungkapkan informasi yang terkandung dalam naskah kepada pihak lain.
Tugas dan Tanggung Jawab Administrator Situs Web
Administrator Situs Web adalah orang yang bertanggung jawab untuk mengelola situs web jurnal. Secara spesifik, ruang lingkup tugas Administrator Situs Web adalah sebagai berikut:
- Menyiapkan situs web jurnal;
- Konfigurasikan opsi sistem dan kelola akun pengguna;
- Daftar untuk editor, pengulas, dan penulis;
- Kelola fitur jurnal;
- Melihat statistik laporan; dan
- Unggah/terbitkan makalah yang sudah diterima.
Pemberitahuan Hak Cipta
Penulis yang menerbitkan karya ilmiahnya di Jurnal Ilmiah Mandala Education setuju dengan ketentuan berikut:- Penulis memegang hak cipta dan memberikan jurnal hak penerbitan pertama dengan karya yang dilisensikan secara bersamaan di bawah Lisensi Atribusi Creative Commons (CC BY-SA 4.0)  yang memungkinkan orang lain untuk berbagi karya tersebut dengan pengakuan atas kepengarangan karya dan publikasi awal dalam jurnal ini.Â
- Penulis dapat membuat pengaturan kontraktual tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif atas versi karya yang diterbitkan jurnal tersebut (misalnya, mengunggahnya ke repositori institusi atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas penerbitan awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk mengunggah karya mereka secara daring (misalnya, di repositori institusi atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena hal ini dapat mengarah pada pertukaran yang produktif serta kutipan yang lebih awal dan lebih banyak dari karya yang diterbitkan.


